Articles
Faktor - faktor yang mempengaruhi penerimaan pajak daerah di kota Samarinda
Rukman Rukman;
Jiuhardi Jiuhardi;
Eny Rochaida
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 4, No 2 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v4i2.5181
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pajak daerah di Kota Samarinda yang diukur melalui regresi berganda tahun 2006-2015.Tipe penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif data time series. Alat analisis data yang digunakan adalah regresi berganda dengan menggunakan spss tipe 20. Hasil analisis dan pembahasan diketahui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pajak daerah Kota Samarinda tahun 2006-2015 yaitu Pertumbuhan ekonomi secara statistik tidak berpengaruh signifikan terhadap Pajak Daerah Kota Samarinda. Pengaruh yang positif ini dapat diartikan bahwa pertumbuhan ekonomi selama era desentralisasi fiskal memberikan kontribusi baik terhadap Pajak Daerah Kota Samarinda. Hal ini menunjukkan bahwa pemungutan pajak kepada masyarakat bersifat baik. Petumbuhan inflasi pemerintah secara statistik tidak berpengaruh signifikan terhadap Pajak Daerah Kota Samarinda pada era desentralisasi fiskal. Pengaruh tidak signifikan ini dapat diartikan bahwa faktor sosial yang muncul dari inflasi yaitu menurunnya tingkat kesejahteraan masyarakat, memburuknya distribusi pendapatan. Jumlah Penduduk secara statistik berpengaruh signifikan terhadap Pajak Daerah Kota Samarinda. Pengaruh yang signifikan ini dapat diartikan bahwa dengan meningkatnya jumlah penduduk akan berdampak pada meningkatnya penerimaan pajak daerah Kota Samarinda dari sisi realisasi penerimaan pajak daerah.
ANALISIS PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP SYARIAH DALAM AKAD KERJASAMA MUDHARABAH PADA PERUSAHAAN PANGLIMA ROQIIQU GROUP SAMARINDA
FITRIANA SARI;
Eny Rochaida;
Agus Junaidi
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 4, No 3 (2019): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v4i3.5458
Fitriana Sari, 2019. Analisis Penerapan Prinsip-Prinsip Syariah Dalam Akad Kerjasama Mudharabah Pada Perusahaan Panglima Roqiiqu Group Samarinda. Penelitian ini di bawah bimbingan Ibu Eny Rochaida sebagai pembimbing I dan bapak Agus Junaidi sebagai pembimbing II. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan prinsip-prinsip syariah dalam akad kerjasama mudharabah pada perusahaan Panglima Roqiiqu Group Samarinda. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di perusahaan Panglima Roqiiqu Group Samarinda. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pihak mudharib dan shahibul maal yang melakukan kerjasama mudharabah pada perusahaan Panglima Roqiiqu Group serta dokumentasi. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa, penerapan prinsip-prinsip syariah dalam akad mudharabah yang dilakukan oleh perusahaan Panglima Roqiiqu Group sudah sangat baik, prinsip-prinsip tersebut yaitu prinsip tauhid, prinsip keadilan, prinsip persamaan, dan prinsip kejujuran. Masing-masing prinsip sudah diterapkan dengan sangat baik oleh perusahaan ini. Hal itu dapat dilihat dari bagaimana mereka menjalankan kegiatan usaha dengan menanamkan nilai-nilai syariah yang bertujuan untuk memiliki hablum minallah dan juga hablum minannas.
Fenomena Remaja Perempuan Menjadi Pekerja Seks Komersial Di Samarida
annis atika sari;
Eny Rochaida Rochaida;
Juliansyah Roy Roy
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 4, No 2 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v4i2.5078
Pada umumnya Pekerja Seks Komersial (PSK) yang rata-rata berasal dari kalangan remaja perempuan atau sering disebut Anak Baru Gede (ABG) menjadi daya tarik tersendiri dalam dunia prostitusi. Prostitusi dapat dijalankan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi komunikasi, salah satunya dengan komunikasi online di internet. Jika zaman dulu, operasi pelacuran sangat sederhana bertemu secara langsung atau dari mulut ke mulut maka bersamaan dengan perkembangan teknologi, dunia pelacuran menjadi sangat canggih.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Fitri Aulia Sari;
Eny Rochaida;
Rahcmad Budi Suharto
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 4, No 4 (2019): November
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v4i4.6024
Fitria Aulia Sari, 2019. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengangguran di Provinsi Kalimantan Timur. Dibimbing oleh Eny Rochaida dan Rahcmad Budi Suharto. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Regional Bruto Upah Minimum Provinsi dan Inflasi terhadap Tingkat Pengangguran serta mengetahui variabel yang paling dominan yang berpengaruh. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam kurun waktu sepuluh tahun dari periode tahun 2008 sampai 2017.Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan alat analisis Regresi Linier Berganda. Data yang ada diolah dengan menggunakan program komputer SPSS (Statistical Package for Social Science) versi 22. Hasil analisis menunjukkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran pengaruh Produk Domestik Regional Bruto terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Kalimantan Timur tahun 2008-2017 disebabkan oleh peningkatan Produk Domestik Regional Bruto pada masing-masing kabupaten/kota di provinsi Kalimantan Timur yang dialokasikan untuk berbagai kegiatan ekonomi yang berorientasi pada sektor riil sehingga berkontribusi terhadap peningkatan penyerapan tenaga kerja dan menurunkan jumlah pengangguran dan Upah Minimum Provinsi berpengaruh signifikan terhadap tingkat Pengangguran hal ini disebabkan kenaikan Upah Minimum Provinsi yang terjadi di masing-masing kabupaten/kota provinsi Kalimanatan Timur tahun 2008 - 2017 masih berada dibawah titik keseimbangan permintaan dan penawaran tenaga kerja di pasar tenaga kerja, sehingga tidak terjadi kekakuan upah.Sedangkan Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran hal ini terjadi karena tingkat inflasi yang terjadi di kabupaten/kota provinsi Kalimantan Timur tidak disebabkan oleh terjadinya peningkatan permintaan agregat yang bermutiflier efek terhadap peningkatan kapasitas produksi dan penyerapan tenaga kerja sehingga akhirnya mengurangi jumlah pengangguran. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto lebih dominan memberikan pengaruh terhadap Tingkat Pengangguran di Provinsi Kalimantan Timur.
Determinan produk domestik regional bruto dan pendapatan asli daerah di kabupaten berau
Rita Mayumi;
Eny Rochaida;
Ardi Paminto
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 3, No 3 (2018): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v3i3.3634
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami pengaruh Belanja Daerah terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Berau. Untuk mengetahui dan memahami pengaruh Dana Perimbangan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Berau. Untuk mengetahui dan memahami pengaruh Jumlah Tenaga Kerja terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Berau. Untuk mengetahui dan memahami pengaruh Belanja Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah melalui Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Berau. Untuk mengetahui dan memahami pengaruh Dana Perimbangan terhadap Pendapatan Asli Daerah melalui Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Berau. Untuk mengetahui dan memahami pengaruh Jumlah Tenaga Kerja terhadap Pendapatan Asli Daerah melalui Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Berau. Untuk mengetahui dan memahami pengaruh Produk Domestik Regional Bruto terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Berau. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis jalur (Path Analysis)analisis regresi linier berganda, analisis korelasi berganda serta uji hipotesis dan uji asumsi klasik. Secara parsial variabel belanja daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di kabupaten Berau. Variabel dana perimbangan berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di kabupaten Berau. Secara parsial variabel jumlah tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di kabupaten Berau. Secara parsial variabel belanja daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah di kabupaten Berau Variabel dana perimbangan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di kabupaten Berau Variabel tenaga kerja secara parsial tidak berpengaruh terhadap variabel pendapatan asli daerah di Kabupaten Berau. Secara parsial variabel Produk Domestik Regional Bruto berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Berau.
Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk dan Inflasi serta Pertumbuhan Ekonomi terhadap Tingkat Kemiskinan di Kota Samarinda
Leo Adi Saputra;
ENY ROCHAIDA;
Muhammad Awaluddin
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 4, No 3 (2019): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v4i3.5911
ABSTRAK Leo Adi Saputra 2019, Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk dan Inflasi serta Pertumbuhan Ekonomi terhadap Tingkat Kemiskinan, dibimbing oleh Ibu Eny Rochaida sebagai dosen pembimbing I dan Bapak Muhammad Awaluddin sebagai dosen pembimbing IIPenelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh Jumlah Penduduk, Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Tingkat Kemiskinan di Kota Samarinda. Penelitan ini Menggunakan Data sekunder time series di Kota Samarinda tahun 2012-2017. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Liniear Berganda. Data menggunakan analisis regresi dengan rumus regresi linear dan analisis computer menggunakan SPSS untuk menemukan hasil dari penelitian ini.Hasil menunjukan Jumlah Penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan, Inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan. Kata Kunci: Tingkat Kemiskinan, Jumlah Penduduk, Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan retribusi pengujian kendaraan bermotor dan kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah kabupaten berau
Hendra Syaifuddin;
Eny Rochaida;
Anis Rachma Utary
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 3, No 3 (2018): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v3i3.3682
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, jumlah kendaraan bermotor roda empat dan roda enam terhadap penerimaan retribusi pengujian kendaraan bermotor dan pendapatan asli daerah di Kabupaten Berau. Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Keynes, yang menjadi landasan utama pentingnya peran pemerintah dalam perekonomian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series dari tahun 2007 – 2016, sedangkan alat analisis yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) Pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif akan tetapi tidak signfikan terhadap penerimaan retribusi pengujian kendaraan bermotor, 2) Jumlah jumlah kendaraan bermotor roda empat dan roda enam berpengaruh signifikan terhadap penerimaan retribusi pengujian kendaraan bermotor, 3) Penerimaan retribusi pengujian kendaraan bermotor berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah, 4) pertumbuhan ekonomi, jumlah kendaraan bermotor roda empat dan roda enam berpengaruh tidak langsung terhadap pendapatan asli daerah melalui penerimaan retribusi pengujian kendaraan bermotor.
Analisis Penyerapan Jumlah Tenaga Kerja Usia Produktif di Provinsi Kalimantan Timur
Irwan Wahyudi;
Eny Rochaida;
Siti Amalia
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 4, No 4 (2019): November
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v4i4.5999
ABSTRAKIrwan Wahyudi 2019, Analisis Penyerapan Jumlah Tenaga Kerja di Provinsi Kalimantan Timur di bawah bimbingan Ibu Eny Rochaida dan Ibu Siti Amalia.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Analisis Penyerapan Jumlah Tenaga Kerja di Provinsi Kalimantan Timur Pada penelitian ini digunakan alat analisis Regresi Linear Berganda, setelah melakukan penelitian ini dengan mengacu pada data-data sekunder, maka disimpulkan terdapat tiga variabel yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja usia produktif di provinsi Kalimantan timur yaitu Pdrb,Ump,dan Investasi . Hasil penelitian analisis saya menunjukan bahwa Investasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja usia produktif, Upah Minimum Provinsi (UMP) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja usia produktif, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berpengaruh secara signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja usia produktif, Investasi, UMP dan PDRB secara bersamaan berpengaruh secara signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja usia produktif.Kata Kunci: Penyerapan Tenaga Kerja Usia Produktif, PDRB, UMP, Investasi
Strategi pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk memberdayakan ekonomi masyarakat pada laz dpu kaltim cabang samarinda oleh mahasiswa program studi ekonomi islam fakultas ekonomi dan bisnis universitas mulawarman
Khairul Khairul;
Eny Rochaida;
Juliansyah Roy
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v3i4.3833
Program LAZ DPU Kaltim cabang samarinda, mengarahkan dana zakat, infak, dan sedekah lebih hidup, bergulir, tepat sasaran dan berdayaguna serta lebih produktif sehingga dana yang terhimpun oleh LAZ DPU Kaltim cabang Samarinda memiliki nilai tambah dan maslahat yang berlipat ganda dan memiliki multi efek bagi mustahik yang mendapatkan dana bantuan maupun pinjaman. Dalam teknik analisis SWOT, berbagai kekuatan dan kelemahan program pemberdayaan LAZ DPU Kaltim cabang samarinda dapat diidentifikasikan, begitu pula peluang dan ancaman bagi penerima manfaat dapat diketahui, selanjutnya dapat dipilih berbagai strategi yang ada, dengan metode Matriks SWOT model Kearns (1992) yang paling banyak digunakan.
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN DI KOTA SAMARINDA
NOVIA ANDRIANI AHNADI;
Eny Rochaida;
Muliati Muliati
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 4, No 3 (2019): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v4i3.5593
Novia Andriani Ahnadi, 2019 Program Keluarga Harapan (PKH) is a conditional assistance program that is given to very poor households with the requirements of the health and education component. This program began in 2007 which was later announced as a national program in 2012. In this study the analytical tool used to test is hypothesis testing using the Chi Square method, this method is used to see the effect of PKH to become a government solution in alleviating community poverty through education and health facilities.The results of this study are that there is a very strong relationship between poor household groups with the help of PKH or it can be said that PKH can be a government solution to alleviate community poverty through education and health facilities with sigma exact values is 0.815 then greater than the critical point of 0.05 (0.815 0.05). The implementation of PKH activities on faculties and health facilities from 2010 - 2017 showed a change in the positive attitudes of PKH participants and there was also a decrease in the number of poor people within that year. Where there was a decrease in the level of poor people in Kota Samarinda from 2010 to 2017 there was a decline in the poor population by 18.02%.