Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pelatihan Olahan Ikan Pada Kelompok Ibu Pkk Di Desa Purworejo Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan Tri Yusufi Mardiana; Wijianto *; Ashari Fahrurrozi; Linayati *; Nila Oktaviani; Rukmi Ayu Permana; Syafiyya Hanifah Putri; Benny Diah Madusari; Slamet Suharto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Jurnal PKM Balida Indonesia
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmbelida.v2i2.111

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam hal olahan ikan, meningkatkan peluang usaha dan pendapatan masyarakat. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2022 bertempat di Balai Desa Purworejo Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan. Adapun pelatihan yang diberikan meliputi : pelatihan pembuatan nugget ikan, cumi crispy, kaki naga, sate ikan. Pelatihan diikuti oleh 13 ibu ibu PKK. Dari hasil kuisioner 100% peserta pelatihan ingin mempraktekkan di rumah masing masing, 33 % ingin melanjutkan untuk kegiatan berwirausaha dan 100 % peserta ingin melanjutkan dengan kegiatan olahan ikan yang lainnya diantaranya bakso ikan, bandeng presto, abon ikan, ikan bakar, empek empek, basreng. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian adalah motivasi dan minat peserta dari mitra cukup tinggi untuk mengikuti seluruh kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh tim pengabdi, peserta pelatihan memiliki pengetahuan dan ketrampilan tentang kebutuhan bahan dan proses pembuatan berbagai produk olahan ikan yaitu nugget ikan, cumi crispy, kaki naga dan sate ikan.
Efektifitas Penambahan Ekstrak Sonneratia caseolaris Pada Pakan Ikan Kerapu Cantang (Ephinephelus fuscoguttatus X Ephinephelus lanceolatus) M Bahrus Syakirin; Tri Yusufi Mardiana; Linayati Linayati; Ashari Fahrurrozi; Wijianto Wijianto; Nauval Rabbani
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 22, No 2 (2023): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v22i2.3484

Abstract

Sonneratia caseolaris merupakan jenis tanaman bakau yang banyak dimanfaatkan pada kegiatan akuakultur. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penambahan ekstrak buah mangrove Sonneratia caseolaris yang dicampurkan pada pakan komersil untuk pemeliharaan ikan kerapu cantang (Ephinephelus fuscoguttatus X Ephinephelus lanceolatus). Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pemberian dosis perlakuan 5 mg/L, 15 mg/L, dan kontrol dengan masing-masing tiga pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan 15 mg/L ekstrak buah pedada pada pakan komersil adalah dosis terbaik. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai biomassa rata-rata 37.78 gr, feed conversion ratio 1.10, survival rate 100%, dan efisiensi pemanfaatan pakan sebesar 90.26%. Selain itu parameter kualitas seperti pH 7.9, oksigen terlarut 5.88 mg/L, suhu 290C, dan salinitas 31 ppt secara keseluruhan masih sesuai baku mutu air untuk kegiatan budidaya ikan air payau. Perlakuan lain yaitu 5 mg/L dan kontrol juga cukup progresif, tetapi tidak seefektif perlakuan 15 mg/L. Kesimpulan penelitian ini adalah Penambahan ekstrak buah mangrove Sonneratia caseolaris pada pakan komersil ikan kerapu cantang dinilai cukup efektif dengan pengambilan dosis ekstrak sebesar 15 mg/L. Indikator nyata yang dapat dilihat adalah nilai parameter biomassa ikan, feed conversion ratio, survival rate, dan efektifitas pemberian pakan.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Mangrove Api-api (Avicennia sp.) pada Pakan Terhadap Pertumbuhan Bobot dan FCR ikan bandeng (Chanos chanos) Wijianto Wijianto; Ashari Fahrurrozi; Dinna Firstiany; Nailatul Khoiroh
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v17i1.391

Abstract

Ikan bandeng merupakan salah satu ikan air payau yang potensial untuk dikembangkan. Ikan bandeng dapat hidup di perairan dengan kadar salinitas 0-35 ppt. . Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap  pertumbuhan ikan bandeng yaitu pakan. Penggunaan bahan alami sebagai upaya peningkatan laju pertumbuhan ikan bandeng menggunakan madu dapat meningkatkan laju pertumbuhan ikan bandeng. Bahan alami lain yang dapat digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan ikan yaitu ekstrak daun mangrove. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji pengaruh  penambahan ekstrak daun mangrove api-api (Avicennia sp.) pada pakan terhadap pertumbuhan ikan bandeng (Chanos chanos). Ikan uji yang akan digunakan yaitu benih ikan bandeng yang berukuran 3 - 4 cm. Pakan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah pakan buatan berbentuk pellet. Pakan uji diberi ekstrak daun mangrove Avicennia sp. Pemberian pakan dilakukan sebanyak 3 kali sehari yaitu pada pukul 08.00, 13.00 dan 17.00 WIB. Rancangan percobaan  Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan. Perlakuan A yaitu pakan komersial tanpa penambahan, perlakuan B yaitu penambahan ekstrak mangrove Avicennia sp 75 ppm/500 g pakan, perlakuan C yaitu penambahan ekstrak daun mangrove Avicennia sp. 125 ppm/500 g pakan dan perlakuan D yaitu Penambahan ekstrak daun mangrove Avicennia sp. 170 ppm/500 g pakan. Hasil penelitian penambahan ekstrak daun mangrove Avicennia sp. terhadap pakan dapat meningkatkan pertumbuhan ikan bandeng meliputi pertumbuhan bobot mutlak dan Feed Convention Ratio (FCR) dengan perlakuan terbaik yaitu pada perlakuan B dengan dosis ekstrak mangrove 75 ppm/500 g pakan.
PENGUATAN MANAJEMEN INVESTASI KELOMPOK MASYARAKAT PEMBUDIDAYA IKAN NILA KELURAHAN DEGAYU KOTA PEKALONGAN Linayati - Linayati; Tri Yusufi Mardiana; Wijianto Wijianto; Ashari Fahrurrozi; Muhammad Zulkham Yahya
PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/abdms.v4i2.2247

Abstract

Indonesia as a country that has abundant natural resources, especially waters, causes the fishery sector to become one of the sectors with great potential in development. One of the efforts to improve the human resources of coastal communities is to form institutions at the farmer level, but there is a lack of insight and knowledge about the function of farmer institutions as a forum for the organization. The purpose of this community service is to increase and increase knowledge for the community about the importance of institutions in managing businesses in the fisheries sector, especially in investing. The method used by explaining directly or presenting to community groups who attended the counseling with participants was the MAPAN group from Degayu Village, Pekalongan City with 25 members. The result was that 80% of participants were able to capture knowledge about the importance of institutions for developing fishery businesses after being given counseling and the community was able to compile data on investment in institutions that were formed after receiving counseling. Keywords: Organization, Investment, Society
Dinamika Kualitas Air Budidaya Litopenaeus vannamei di Tambak Intensif Wilayah Pesisir Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang Ashari Fahrurrozi
Grouper: Jurnal Ilmiah Fakultas Perikanan Universitas Islam Lamongan Vol. 14 No. 1 (2023): Grouper : Jurnal Ilmiah Perikanan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v14i1.140

Abstract

Fakta mengungkapkan bahwa udang Litopenaeus vannamei merupakan komoditas unggulan di Indonesia, dengan alasan permintaan pasar yang tinggi baik untuk keperluan domestik maupun ekspor. Khususnya Kabupaten Pemalang merupakan salah satu penyumbang hasil produksi perikan seperti udang vaname (Litopenaeus vannamei). Akan tetapi, dalam pelaksanaanya masih saja menemui kegagalan terutama akibat kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika kualitas air pada parameter fisika, kimia, biologi, pertumbuhan (ABW dan ADG) serta sintasan udang vaname pada kolam petakan T1, T2 dan T3. Pengukuran kualitas air pada beberapa parameter fisika seperti suhu, kecerahan ketinggian. Kimia seperti salinitas, pH, DO, ammonium, nitrit, alkalinitas, TOM. Biologi seperti total fitoplankton dan bakteri vibrio. Hasil penelitian menunjukan secara dinamis bahwa pada petakan T2 merupakan petakan terbaik dibandingkan petakan T1 dan T3. Fakta tersebut dikarenakan kualitas air pada semua parameter yang diamati cenderung konsisten dan masih berada dalam batas optimal untuk budidaya udang vaname. Selain itu, petakan T2 memiliki nilai ABW akhir ±13,76 gram, ADG akhir ±0,45 gram dan SR ±95,47% lebih tinggi dibandingkan dua petakan lainnya.
Edukasi Bioaktif Tumbuhan Dalam Pengelolaan Penyakit Untuk Pembudidaya Ikan di Desa Purworejo, Sragi Kabupaten Pekalongan Ashari Fahrurrozi; Wijianto Wijianto
SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/safari.v4i1.1105

Abstract

Community service program (PkM) for the community carried out in Purworejo Village, Sragi District, Pekalongan Regency, Central Java Province. This activity aims to introduce fisheries cultivation to the surrounding community and the application of plant bioactives in fish disease management for aquaculture practitioners. Provide insight and experience regarding implementation, management and utilization to increase fish resistance from disease, and produce economically valuable and profitable production results. The method used in this program is assistance to participants through presentations and outreach, application of plant bioactives and their management, to evaluation through questionnaires. The stages of service activities are carried out through education in the meeting room, demonstration of plant bioactive applications, as well as evaluation of the materials and demonstrations that have been provided. With questionnaire percentage results ≥80% in the good category. Therefore, it can be interpreted that the material presented is useful, which shows that the material and performances presented are right on target.