Claim Missing Document
Check
Articles

Tingkat VO2Max Atlet Futsal Putri Kota Malang dan Kota Batu Dinda Saputri, Mellenia; Wahyudi, Usman; Kurniawan, Rama
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Reguler Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v3i3.290

Abstract

Didalam upaya untuk meraih prestasi tepatnya di ajang PORPROV JATIM ke VIII kondisi fisik terutama VO2Max merupakan suatu faktor penting dalam mencapai prestasi yang optimal. Permainan futsal memiliki karakteristik pergerakan cepat dinamis terlihat dari ukuran lapangan yang relatif kecil, oleh karena itu atlet futsal dituntut untuk memiliki tingkat VO2Max yang tinggi agar mampu bermain cukup lama tanpa kelelahan yang berlebih. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat VO2Max tim futsal putri Kota Malang dan Kota Batu serta untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara kedua tim tersebut. Sasaran penelitian ini berjumlah 34 atlet terdiri dari 16 pemain tim futsal putri Kota Malang dan 18 pemain tim futsal putri Kota Batu. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan analisis data menggunakan 3 uji yaitu; Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov, Uji Homogenitas Fisher dan Uji Hipotesis Independent Sample T-Test. Pengumpulan data menggunakan Multistage Fitness Test dengan satu kali pelaksanaan tes. Hasil penelitian adalah 1) nilai rata-rata VO2Max pada tim futsal putri Kota Malang sebesar 38,15 ml/kg/min dan mempunyai kategori bagus. 2) nilai rata-rata VO2Max pada tim futsal putri Kota Batu sebesar 37,45 ml/kg/min dan mempunyai kategori cukup 3) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara futsal putri Kota Malang dan Kota Batu. Perbandingan VO2Max antara tim futsal putri Kota Malang dan Kota Batu dengan nilai T_hitung 0,814 < nilai T_tabel 2,036. Kesimpulan yang diperoleh bahwa tingkat VO2Max tim futsal putri Kota Malang lebih baik daripada Kota Batu namun tidak ada perbedaan yang signifikan dari kedua tim hal ini ditunjukkan dari nilai T_hitung. Adanya perbedaan dikarenakan beberapa faktor diantaranya; kemampuan sistem kardiovaskular, keturunan, usia, kondisi fisik, porsi latihan dan pola hidup. Sebagai pelatih bisa membuat program latihan yang terstruktur seperti membagi porsi latihan teknik,taktik dan fisik terutama meningkatkan VO2Max atlet, agar dapat mencapai prestasi yang diinginkan.
Survei Motivasi Peserta Didik Putri dalam Mengikuti Materi PJOK di SMP Swasta Se Kecamatan Sempu Kabupaten Banyuwangi Octavia Putri; Usman Wahyudi
Mutiara Pendidikan dan Olahraga Vol. 2 No. 6 (2025): November: Mutiara Pendidikan dan Olahraga
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/mupeno.v2i6.700

Abstract

in private junior high schools throughout Sempu District, female students follow Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning with feelings of boredom, doubt, and difficulty. However, it is not yet known what level of motivation female students have in following Physical Education, Sports, and Health (PJOK). This study aims to analyze the motivation level of female students in participating in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning at private junior high schools in Sempu District, Banyuwangi Regency. The research employs a survey method with a descriptive quantitative approach. Data were collected through questionnaires distributed to 62 respondents and analyzed using descriptive statistics with the assistance of SPSS software. The findings indicate that students' motivation in PJOK learning is generally high, with an actual score of 4,637 out of an ideal score of 6,200. The obtained mean score is 3.738, with a Respondent Achievement Level (TCR) of 74.79. Although most indicators reflect a high level of motivation, certain aspects remain in the moderate category, such as indicators X11, X16, X18, and X20. Factors contributing to lower motivation in these aspects may include a lack of variation in teaching methods, limited sports facilities, and insufficient external support. Therefore, efforts to enhance motivation should include more interactive teaching methods, improved sports facilities, and stronger environmental support to further increase students' enthusiasm for PJOK learning.
Peningkatan Keterampilan Teknik Dasar Passing Menggunakan Mtode Drill pada Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola Wijaya, Winas Adi; Wahyudi, Usman; Fitriady, Gema
Journal Sport Science Indonesia Vol 3 No 1 (2024): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.3.1.273-282

Abstract

Dibutuhkan adanya suatu model latihan yang nantinya dapat berdampak dalam meningkatkan hasil keterampilan teknik dasar dalam bermain sepakbola. Model latihan menggunakan metode drill ini diharapkan mampu menjadi media dalam upaya untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar para peserta, salah satunya yaitu pada teknik dasar passing permainan sepakbola. Penelitian ini bertujuan untuk mengupayakan peningkatan keterampilan passing peserta ekstrakurikuler sepakbola di SMKN 4 Kabupaten Bondowoso. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Olahraga dengan 4 penerapan model tindakan. Pada pengamatan awal diperoleh dari 20 peserta, tingkat ketuntasan para peserta dalam melakukan passing hanya sebesar 40% atau dalam kategori kurang. Setelah penerapan tindakan menggunakan metode drill pada siklus 1, mengalami peningkatan frekuensi sebesar 16% sehingga menjadi 56% atau dalam kategori cukup. Selanjutnya dalam penerapan tindakan pada siklus 2 kembali mengalami peningkatan frekuensi sebesar 20% sehingga menjadi 76% atau dalam kategori baik dan telah memenuhi standart ketuntasan tindakan. Hal itu menandakan bahwa penerapan metode drill dapat digunakan sebagai upaya dalam peningkatan keterampilan teknik dasar passing pada permainan sepakbola.
Tingkat Kesegaran Jasmani Peserta Ekstrakurikuler Futsal Di SMP Negeri Se-Kecamatan Singosari Abdillah, Mochamad Ilham; Wahyudi, Usman; Kurniawan, Rama
Journal Sport Science Indonesia Vol 3 No 1 (2024): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.3.1.314-328

Abstract

Kesegaran jasmani dapat diartikan suatu kesanggupan tubuh dalam menjalankan kegiatan setiap harinya yang relatif lama tanpa merasa keletihan berlebihan serta tetap memiliki persedian energi untuk melaksanakan aktivitas lainnya. Peran penting kesegaran jasmani tubuh guna untuk menunjang ketika melaksanakan kegiatan setiap harinya dan tentunya bagi siswa disekolah untuk memperlancar proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji kesegaran jasmani peserta ekstrakurikuler futsal di SMP Negeri Se Kecamatan Singosari. Rancangan penelitian ini menggunakan pendeketan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subyeknya adalah seluruh peserta ekstrakurikuler futsal di SMP Negeri Se Kecamatan Singosari sejumlah 78 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) kriteria usia 13-15 tahun. Teknik analisa yang digunakan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 33,33% berkategori baik, 62,82% berkategori sedang, 3,85% berkategori kurang dan 0% berkategori baik sekali dan kurang sekali. Sehingga dapat dikatakan hasil dari survei tingkat kesegaran jasmani peserta ekstrakurikuler futsal di SMP Negeri Se Kecamatan singosari berkategori sedang.
Hubungan Kondisi Fisik Peserta Bolabasket Putra di Akademi Klub Human Kota Malang dengan Prestasi Bolabasket Gias Puspita, Risa; Usman Wahyudi; Rama Kurniawan
Journal Sport Science Indonesia Vol 3 No 3 (2024): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.3.3.505

Abstract

Kondisi fisik dalam permainan bolabasket menjadi salah satu komponen terpenting yang memiliki pengaruh besar dalam permainan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik peserta akademi putra yang masih menjadi masalah utama yaitu belum adanya tes kondisi fisik yang dilakukan untuk mengetahui tingkat kemampuan peserta akademi bolabasket putra, yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kondisi fisik yang harus diperbaiki untuk peserta akademi Klub Human Kota Malang. Dengan jumlah subjek 37 peserta, survei ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif menggunakan metode analisis perhitungan statistik dengan rumus relativ persentase. Hasil ini menggunakan Tes Kondisi Fisik dimana untuk usia 10 tahun memiliki persentase 56% dalam kategori cukup, untuk usia 12 tahun memiliki persentase 59,78% dalam kategori cukup. Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam tes keseluruhan dinyatakan termasuk dalam kategori baik. Sedangkan hasil dari hubungan kondisi fisik terhadap prestasi terdapat hubungan yang positif dan liniear secara signifikan.
PENERAPAN PEER TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LAY UP PERMAINAN BOLA BASKET DI KELAS 3.2.5 SMP NEGERI 3 MALANG Shintia Eka Arfenda; Shintia Eka Arfenda; Usman Wahyudi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i4.2024.12

Abstract

The purpose of this research is for students to obtain better learning outcomes. To overcome these problems, researchers use students who have better abilities from his friend to serve as a model or peer tutor. FigureThese peer tutors are students have more capabilities well and work to help the task one person teachers in guiding and training his friends especially on the subject matter shoot (lay up shoot). The research method using collaborative classroom action research (PTKK) is divided intoII continuous cycle with subject research by class 3.2.5 students of SMP Negeri 3 Malang. The result is that students show thorough learning about general information in the second cycle I learning session from 71% to 87%, in the second cycle II meeting. Conclude that the application of the peer tutoring method has succeeded in improving the learning process and encouraging increased student academic achievement.