Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Barang Bekas Komponen Elektronika Berbantuan Simulator Livewire untuk Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa pada Materi Elektronika Dasar Miftah Miftah; Nurasyah Dewi Napitupulu; Muhammad Zaky; Ketut Alit Adi Untara
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 5 (2024): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i5.6907

Abstract

The purpose of this research is to develop learning media for passive electronic components assisted by Livewire simulator to increase student creativity in basic electronics material. This research was conducted in the Physics Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Tadulako University. Development research time for 8 months. The subjects of this research are physics education students who program basic electronics courses. The measured change is the validation value of learning media development from expert respondents and students. To increase student creativity is measured through a creativity questionnaire. This research is a type of research and development or known as Research and Development (R&D). This research uses several stages of research: (1) Potential and problems; (2) Data collection; (3) Product design; (4) Design validation; (5) Design revision; (6) Product trial; (7) Product revision; (8) Usage trial; (9) Product revision; and (10) Mass production. From the results of the study, the N-gain value of the pretest and posttest data was 0.47 or N-gain in the medium category. Therefore, it can be concluded that the development of used electronic component media can increase student creativity on the subject of basic electronics
Competence of Junior high Schools' Science Teachers in Implementing Laboratory Teaching: A Case Study on Palu, Centre Celebes Supriyatman Supriyatman; Amiruddin Kade; I Wayan Darmadi; Miftah Miftah; Supriyadi Supriyadi; Ismail Ismail
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 6 (2024): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i6.7510

Abstract

This research investigates the competence of junior high school science teachers in Palu City, Indonesia, regarding laboratory teaching. The study aims to assess teachers' abilities in planning, implementing, and evaluating laboratory-based learning. Data were collected through observations, document reviews, and interviews with science teachers across six public junior high schools. The findings reveal that all schools engage in laboratory learning to some extent, with varying degrees of success. Teachers often create their own worksheets or use existing guides from science kits. Challenges identified include insufficient laboratory space, incomplete equipment, and a lack of dedicated laboratory assistants. Despite these obstacles, science teachers collaborate to ensure effective laboratory learning, highlighting the need for improved resources and support to enhance the overall quality of science education. The study concludes that while teachers demonstrate competency in laboratory teaching, further development is needed in creating practicum guides, conducting experiments, and assessing student skills. Future research should explore the impact of teacher competence on student learning outcomes in laboratory settings.
ANALISIS KOMPARATIF KUALITAS UMPAN BALIK CHATGPT DAN DEEPSEEK TERHADAP JAWABAN KONTEKSTUAL SISWA PADA KONSEP OPTIK FISIKA Siti Faitul Hidayah; Miftah Miftah; I Komang Werdhiana; Gustina Gustina
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 5 No 2 (2026): Al-Irsyad Journal of Physics Education
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijpe.v5i2.839

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan kualitas umpan balik ChatGPT 5.5 dan DeepSeek V4 terhadap jawaban kontekstual siswa pada konsep optik fisika. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan desain explanatory sequential. Data diperoleh dari 20 siswa yang mengerjakan enam soal kontekstual optik fisika. Setiap jawaban siswa diberi umpan balik oleh ChatGPT 5.5 dan DeepSeek V4 sehingga diperoleh 240 unit umpan balik AI. Kualitas umpan balik dinilai berdasarkan empat indikator, yaitu akurasi ilmiah, kedalaman penjelasan, relevansi terhadap konteks jawaban siswa, dan kejelasan bahasa. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan Wilcoxon Signed-Rank Test, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui telaah isi umpan balik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT 5.5 memperoleh mean total 15,31 atau 95,68%, sedangkan DeepSeek V4 memperoleh mean total 14,68 atau 91,77%. Keduanya berada pada kategori sangat baik. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan pada akurasi ilmiah, kedalaman penjelasan, relevansi terhadap konteks jawaban siswa, dan total skor, sedangkan kejelasan bahasa tidak berbeda signifikan. Analisis kualitatif menunjukkan bahwa ChatGPT 5.5 lebih stabil dalam memberikan koreksi konseptual yang akurat, mendalam, dan relevan, sedangkan DeepSeek V4 tetap kuat pada kejelasan bahasa tetapi lebih bervariasi pada substansi isi. Dengan demikian, perbedaan utama kedua model terletak pada kualitas isi umpan balik, bukan pada aspek kebahasaan. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa ChatGPT 5.5 lebih unggul dalam menghasilkan umpan balik yang akurat, mendalam, dan sesuai dengan konteks jawaban siswa, sedangkan DeepSeek V4 menunjukkan performa yang kompetitif terutama pada aspek kejelasan bahasa. Hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan bagi pendidik dalam memilih dan memanfaatkan AI generatif sebagai pendukung asesmen formatif pada pembelajaran fisika.
KLASIFIKASI PENYAKIT GASTRITIS MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES DAN K-NEAREST NEIGHBOR (KNN) DI PUSKESMAS TOTIKUM SELATAN KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN Aulia Izzatul Azmi; Chairunnisa Lamasitudju; Wirdayanti Wirdayanti; Ryfial Azhar; Miftah Miftah
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.6402

Abstract

Gastritis merupakan penyakit yang tidak bisa di anggap remeh, jika kondisi ini dibiarkan terus berlanjut maka bisa memicu berkembangnya penyakit lain yang bisa menyebabkan kematian apabila tidak segera ditangani. Terbatasnya akses terhadap informasi kesehatan membuat penderita gastritis kesulitan memprediksi tingkat resiko penyakit yang dideritanya. Oleh karena itu, penelitian ini mempunyai tujuan  untuk membuat sistem klasifikasi penyakit gastritis dengan menggunakan algoritma Naive Bayes dan KNN berbasis website. Data yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 847 data yang bersumber dari data Puskemas Totikum Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan, lalu data tersebut dibagi 2 yakni data uji dan data latih. Proses pengujian akan dilakukan menggunakan confusion matrix. Hasil pengujian menunjukkan bahwa  nilai performa dari algoritma Naive Bayes mempunyai nilai akurasi sebesar 95%, nilai precision sebesar 94.5%, dan nilai recall sebesar 95.35% Sedangkan untuk algoritma KNN dengan nilai K=9 didapatkan hasil akurasi sebesar 93%, nilai precision sebesar 92%, dan nilai recall sebesar 93.35%.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI DIREKTORAT SAMAPTA POLDA MENGGUNAKAN ALGORTIMA RC4 BERBASIS WEBSITE Makruf Harani; Chairunnisa Ar Lamasitudju; Dwi Shinta Angreni; Ryfial Azhar; Rahma Laila; Miftah Miftah
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i2.6312

Abstract

sistem informasi kepegawaian adalah untuk data menangani kepegawaian, hal ini sangatlah penting mengingat kebutuhan akan ada data peningkatan dan informasi. Saat ini Direktorat Samapta Polda Sulteng masih mengolah data personel terutama dengan manual, termasuk pengolahan data dan penyimpanan informasi. File sangat penting untuk menjaga data kerahasia, terutama untuk dokumen yang isinya hanya dapat diakses oleh individu yang berwenang. Tanpa tindakan pencegahan keaman, kerahasia dan intersepsi akan terancam menjadi penghambat produktivitas pekerja. Demi menjaga kerahasiaan berkas dokumen yang merupakan aset berharga Direktorat Samapta Polda Sulteng, RC4 dalam penelitian ini dimanfaatkan untuk membantu pengarsipan data dan data perlindungan. Pengujian keberhasilan sistem menggunakan Delone Dan Mclean ADALAH Model Sukses menunjukan bahwa pengguna puas dengan sistem informasi pegawai ditsamapta polda provinsi Sulawesi Tengah Menggunakan RC4 beserta kualitas informasi yang disajikan.
Analisis Sikap Ekologis Siswa Pada Materi Pemanasan Global Suci Novita Sari Bete; Nurasyah Dewi Napitupulu; Muhammad Jarnawi; Miftah Miftah
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 14 No. 1 (2026): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v14i1.6025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap ekologis 25 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pasangkayu, yang terdiri dari 17 laki-laki dan 8 perempuan, terhadap materi pemanasan global. Sikap ekologis dipahami sebagai bentuk kepedulian siswa terhadap isu-isu lingkungan yang ditunjukkan melalui ranah afektif berdasarkan taksonomi Bloom. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket sikap ekologis dan wawancara. Instrumen angket terdiri atas 30 pernyataan skala Likert yang telah divalidasi oleh ahli. Data dianalisis secara kualitatif berdasarkan persentase skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap ekologis siswa adalah cukup baik dengan skor 65,73%. Berdasarkan indikator, skor tertinggi adalah penerimaan (77,50%) dan terendah adalah karakterisasi (56,50%). Berdasarkan gender, skor siswa perempuan lebih tinggi (68.13%) dibandingkan dengan siswa laki-laki (64.95%). Temuan ini menunjukkan pentingnya meningkatkan sikap ekologis siswa yang lebih baik melalui pembelajaran holistik tanpa membedakan peran laki-laki dan perempuan.  Diharapkan guru menggunakan pendekatan ekopedagogi dalam menguatkan pembentukan karakter ekologis siswa laki-laki dan perempuan.