Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

THE OF GUIDED IMAGERY RELAXATION THERAPY ON CHANGES IN ANXIETY LEVEL IN PREGNANT WOMEN IN TM III IMPLEMENTING ANC Nur Elly; Nabila Meiliarani; Sariman Pardosi; Dimas Dewa Darma
Proceeding B-ICON Vol. 2 No. 1 (2023): Proceeding of The 3rd Bengkulu International Conference on Health (B-ICON 2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/bicon.v2i1.130

Abstract

Anxiety is a psychological problem experienced by most pregnant women. The incidence of anxiety in the third trimester is increasing compared to the previous trimester. The research to prove the effect of guided imagery relaxation techniques on reducing the anxiety level of pregnant women. This type of research quasi-experimental design with pre and post test with control group design. The population was trimester III pregnant women with 40 samples (20 people in each group) obtained by using consecutive sampling. instruments research using the questionnaire Hamilton Rating for Anxiety (HRS- A). Analysis using Wilcoxon signed rank testand the Mann Whitney test. Results obtained the average anxiety score in the intervention group before the intervention was 22.60 after the intervention became 14.55. In the control group before the intervention19.80 and after the intervention 17.80.When compared between the two groups, the results of the Man-Whitney statistical test showed the 0.000. There is a significant difference decreased mean anxiety scores between groups. This proves is effect Guided imagery relaxation therapy is expected to be used as therapy to reduce anxiety trimester III pregnant women.
PRODUK OLAHAN INOVATIF TEMPE SEBAGAI ALTERNATIF MENINGKATKAN KONSUMSI DAN PELUANG USAHA Betty Yosephin Simanjuntak; Anang Wahyudi; Nur Elly; Yenni Okfrianti
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): MEI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v7i1.670

Abstract

Saat ini tempe sebagai sumber protein nabati mulai digemari oleh masyarakat di semua kalangan dan suku tanpa memandang golongan sosial  ekonomi. Namun hasil olahan tempe cenderung kurang bervariasi. Kegiatan ini merupakan tahapan akhir setelahh lomba menciptakan menu olahan tempe. Tujuan: kegiatan ini menghasilkan produk olahan tempe yang inovatif.  Hasil: para peserta menciptakan dan mengolah tempe menjadi produk inovatif antara lain siomay tempe pelangi, cookies tempe, tempe kreasi Pamia, gelamai tempe tepung mocaf, Fermented Soybean Dessert Box. Peserta yang ikut adalah warga masyrakat yang telah mendapatkan edukasi dan mengumpulkan resep hasil olahan tempe. Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini menambah keterampilan ibu ibu di Kecamatan Sukaraja  untuk menghasilkan produk olahan tempe yang inovatif. Diharapkan ibu-ibu dapat menghasilkan produk dan sangat berpotensi untuk dijadikan usaha baru yang kekinian dan diminati oleh masyarakat.
Literature Review: Terapi Relaksasi Benson Berpengaruh Terhadap Kualitas Tidur Lansia Nur Elly; Rahma Annisa; Sarwendi Al Ghazali; Ervan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 6 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi tidur sangat penting bagi kehidupan lansia. Terganggunya kualitas tidur dapat menyebabkan gangguan keseimbangan fisiologis maupun psikologis. Relaksasi Benson merupakan salah satu metode intervensi nafas dalam dikombinasi dengan kalimat pasrah kepada Tuhan yang memberikan perasaan rileks dan nyaman. Tujuan: penelitian ini dilakukan untuk membuktikan pengaruh relaksasi Benson terhadap kualitas tidur lansia. Metode: Penelitian menggunakan rancangan literature review. Pemilihan studi berbasis data online sebagai data penelitian. Peneliti menggunakan artikel yang relevan dengan kata kunci MeSH dan PICOS Framework yang akan dijelaskan dalam Diagram PRISMA. Artikel yang memenuhi syarat dinilai menggunakan penilaian kritis untuk menentukan kualitas studi. Hasil: Dari 6 studi yang memenuhi kriteria untuk dianalisis, responden dengan gangguan kualitas tidur rata – rata lansia berusia 60 – 70 tahun, dan sebagian besar dialami oleh lansia berjenis kelamin perempuan, lama waktu intervensi bervariasi mulai dari 1 minggu untuk yang paling singkat dan 6 bulan untuk yang paling lama. Lama waktu intervensi juga bervariasi, terpendek 1 minggu dan terlama 6 bulan. Seluruh studi membuktikan ada peningkatan kualitas tidur setelah dilakukan intervensi relaksasi Benson. Kesimpulan: terapi relaksasi Benson dapat meningkatkan kualitas tidur lansia.
PENERAPAN TERAPI AKUPRESUR TITIK P6 PADA IBU EMESIS GRAVIDARUM DENGAN PENDEKATAN ASUHAN KEPERAWATAN INDIVIDU DALAM KONTEKS KELUARGA SERLI FEBRIANI SIMAMORA; NUR ELLY; ASMAWATI ASMAWATI; DWI WULANDARI
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v12i2.7354

Abstract

Pendahuluan: Mual disertai muntah (emesis gravidarum) merupakan keadaan yang sering terjadi pada awal kehamilan. Kondisi ini dapat memengaruhi status nutrisi ibu hamil yang dapat berdampak pada pertumbuhan janin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perubahan status emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I setelah diberikan terapi akupresur “titik P6“. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada individu dalam konteks keluarga. Subjek yang diteliti adalah ibu hamil Ny. W dengan emesis gravidarum yang merupakan anggota keluarga Tn. D yang berdomisili di wilayah kerja PKM Telaga Dewa Kota Bengkulu. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 01 sampai 07 Juni 2023. Hasil : setelah dilakukan implementasi teknik akupresur titik P6, Ny. W menunjukkan adanya penurunan emesis gravidarum berdasarkan perhitungan menurut PUQE dari skor 7 menjadi skor 5. Kesimpulan : Implementasi akupresur titik P6 dapat digunakan sebagai alternative intervensi dalam asuhan keperawatan untuk menurunkan frekuensi emesis gravidarum pada pasien ibu hamil.
Penggunaan Aplikasi Primary Care BPJS Di Puskesmas Lingkar Barat Niska Ramadani; Raisya Nur Fadillah; Nur Elly
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 7 No. 2 (2022): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v7i2.367

Abstract

Semakin meningkatnya jumlah peserta BPJS menuntut dibutuhkannya sebuah sistem informasi yang dapat menunjang pelayanan di sebuah fasilitas kesehatan. berdasarkan studi pendahuluan dengan melakukan wawancara kepada petugas pendaftaran diketahui bahwa dalam penerapannya tidak semua fitur digunakan atau dimanfaatkan hanya digunakan untuk pendaftaran dan rujukan.Hal ini berdampak pada kegiatan pelaporan dimana dapat mengakibatkan terjadinya keterlambatan dalam pengiriman laporan dan proses pengklaiman dan pada saat pengajuan klaim di setiap akhir bulan petugas harus melakukan pengecekan kembali dengan menggunakan buku register secara manual sehingga dapat mempengaruhi kelengkapan data. Mengetahui sistem pelayanan dengan menggunakan aplikasi P-Care di Puskesmas Lingkar Barat. Penelitian ini Merupakan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah petugas pengguna Aplikasi P-Care yang berjumlah 4 orang di Puskesmas Lingkar Barat. Objek dalam penelitian ini yaitu Aplikasi P-Care dan Laporan. Input dalam penggunaan Aplikasi P-Care Puskesmas Lingkar Barat berjumlah 4 orang, namun dengan latar belakang pendidikan non rekam medis (D3 Keperawatan). Untuk pengembangan sistem informasi puskesmas saat ini belum tersedia. Output yang dihasilkan dari Aplikasi P-Care berupa laporan jumlah kunjungan sakit, jumlah kunjungan sehat, jumlah rujukan, jumlah rujukan luar per wilayah, jumlah 10 penyakit terbanyak pada periode tertentu yang akan dilaporkan setiap bulannya ke BPJS.
Overview of the Design and Completion of the Admission and Discharge Summary Form at Harapan dan Doa Regional General Hospital, Bengkulu City Liza Putri; Ovi Madetry; nur elly
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 8 No. 1 (2023): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v8i1.383

Abstract

Medical record form design involves designing a medical record form tailored to the needs of the healthcare workers who will complete it. The importance of completeness in completing the medical record is also demonstrated by its use as an indicator of service quality. Incomplete medical records can impact doctors, other healthcare workers, and other stakeholders. Several aspects must be considered in form design, including the anatomical aspects, including the heading, introduction, instructions, body, and closing. Understanding the design and completion of the admission and discharge summary form. The descriptive method explains the problem in detail based on available data and facts. Researchers directly observed the admission and discharge summary forms and explored staff compliance with the completeness of the forms. Anatomically, the admission and discharge summary forms were found to be inconsistent in the heading section, lacking a logo, revision code, and page number. Instructions are not yet available, the left margin of the body is too narrow, namely 0.9 cm, causing data information to often be lost if the form is perforated to be inserted into the folder, the cover is already there but only has a signature and no clear name. Of the 7 officers who filled out the entry and exit sheets, 4 (57.1%) officers complied with filling out the entry and exit sheet, and 3 (42.8%) officers did not comply with filling out the entry and exit sheet.