Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Ragam Bahasa Jurnalistik Waridah, Waridah
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Simbolika Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v4i2.1822

Abstract

Bahasa jurnalis adalah bahasa yang khususnya digunakan di surat kabar dan terealisasi dalam ragam bahasa yang berbeda dengan ragam bahasa lain. Perbedaan satu ragam bahasa dengan ragam bahasa lain yang bersifat  kuantitatif dan performatif. Ragam bahasa jurnalis memiliki empat ciri, yaitu proyeksi, bahasa objektif, kontraksi, dan metafora.
PENERAPAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP BANGUN DATAR PADA SISWA KELAS II SDN 7 KEBEBU sari, wahyu eka; Waridah, Waridah; Sukardi, Sukardi
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.24 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this research to determine differences in understanding two-dimensional geometry concepts of students before and after application of worksheet in second grade students of SDN 7 Kebebu. This research is an pre-experimental research and used one group pretest-posttest design. Data collection techniques used essay tests. The Worksheet and instrument is validated by two experts namelly material expert and linguists used content validity. To determine reliability instrument data was analyzed used Cronbach Alpha formula, liliefors test for normality of data and t test to determine differences in understanding two-dimensional geometry concepts before and after used worksheet. The result of calculation used the t test showed that the sig value of 0,000 < 0,05 so that Ha is received. It can be conclude that there are significant difference in understanding two-dimensional geometry concept between before and after application of worksheet in second grade students of Elementary School 7 Kebebu.Keywords: worksheet, understanding two-dimensional geometry concept Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep bangun datar siswa sebelum dan sesudah penerapan Lembar Kerja Siswa (LKS). Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen dan menggunakan desain one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis esai. Lembar kerja siswa (LKS) dan instrumen penelitian divalidasi oleh dua ahli yaitu ahli materi dan ahli bahasa menggunakan validitas isi. Untuk mengetahui reliabilitas instrumen data dianalisis dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach, uji liliefors untuk kenormalan suatu data dan uji-t untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep bangun datar sebelum dan sesudah menggunakan lembar kerja siswa (LKS). Hasil perhitungan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa nilai sig 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep bangun datar yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan lembar kerja siswa (LKS) di kelas II Sekolah Dasar Negeri 7 Kebebu.Kata Kunci: Lembar kerja siswa (LKS), pemahaman konsep bangun datar
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TERPADU TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) KABUPATEN MELAWI KARTINI, KARTINI; WARIDAH, WARIDAH
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.006 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran terpadu pada pendidikan anak usia dini dan pengaruh pembelajaran terpadu terhadap aspek perkembangan kognitif anak. Penelitian ini adalah Penelitian metode kualitatif dengan dengan pendekatan studi kasus yang mendeskripsikan tentang pemahaman terhadap seseorang diberbagai situasi dimana akan menjadi bagian utama dalam penggambarannya. Teknik pengumpulan data pengamatan peran serta, di mana peneliti berfungsi sebagai instrumen yang tak terpisahkan dengan subjek penelitian untuk melakukan wawancara mendalam, pengamatan terus-menerus dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang dilakukan melalui empat kegiatan utama yakni: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan Proses pembelajaran terpadu yang dilakukan belum memperlihatkan keterkaitan antara tema dan dilakukan melalui tahapan: kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pengaruh pembelajaran terhadap perkem-bangan anak, bidang yang paling menonjol adalah bidang sosial emosional dengan pengenalan ?rewards?Kata kunci: pembelajaran terpadu, pendidikan anak usia dini, aspek perkembangan anak Abstract: This study aims to investigate: (1) the implementation of integrated learning in early childhood education, and (2) the impact of integrated learning on the aspects of children?s cognitive development. The study employed the qualitative method with the phenomenological approach in which the illustration of understanding people in different situation becomes the essential point of the data. The data were collected through participant observations, in which the researcher functioned as the instrument inseparable from the research subjects to carry out in-depth inter-views, continuous observations, and documentation study. The data analysis technique was the interactive analysis model conducted in four main activities, namely data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing or verification. The research findings are as follows. (1) The implemented integrated learning process has not shown the relation among themes and was conducted through the stages of activity planning, implementation, and evaluation. In terms of the impact of learning on children?s development, the most outstanding areas are the emotional and social areas using the introduction to rewards.Keywords: integrated learning, early childhood education, aspects of children?s cognitive development
Therapeutic communication in survivors of obsessive-compulsive disorder: A Twitter analysis Siregar, Nina Siti Salmaniah; Lu, Jiaqing; Waridah, Waridah; Tamsil, Ilma Saakinah
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v6i2.4884

Abstract

Mental or psychiatric disorders are problems experienced by some people. There are several types of mental disorders, such as anxiety, mood, or eating disorders. This problem affects how sufferers think and behave, like obsessive-compulsive disorder (OCD). A mental disorder makes sufferers have thoughts and behaviours that are not controlled (obsessions) to do something repeatedly (compulsively). The action can also interfere with the sufferers' daily activities and social interactions. This study aimed to determine therapeutic communication in survivors of obsessive-compulsive disorder (OCD). The method used in this research is phenomenology, where the informants in this study are survivors of obsessive-compulsive disorder (OCD). The conclusion of this study shows that therapists engage in therapeutic communication with Obsessive-Compulsive Disorder (OCD) survivors using a form of psychological therapy that helps OCD survivors overcome their worries and obsessive thoughts without coercion. This is done by raising the ability to pay attention, empathy, and the ability to respond.
Penerapan Kegiatan Mewarnai, Menggunting Dan Menempel (3M) Pada Kemampuan Motorik Halus Anak Kelas B Di Tk Mutiara Hati Desa Rarai Sari, Ayu Ruksiana; Tirsa, Aprima; Waridah, Waridah
Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/mkjpaud.v4i1.1962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerapan kegiatan mewarnai, menggunting dan menempel (3M) pada kemampuan motorik halus anak  di TK Mutiara Hati Desa Rarai Kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah Guru dan peserta didik TK Mutiara Hati 5-6 tahun dan sebagai sumber datanya adalah TK Mutiara Hati. Tahapan dalam pengumpulan data penelitian yaitu : (1) teknik pengumpulan data (2) teknik analisis data (3).  Teknik  Keabsahan Data  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Pembelajaran melalui kegiatan mewarnai, menggunting dan menempel di TK Mutiara Hati  dilakukan dengan 3 tahap yaitu (1). Tahap perencanaan mempersiapkan bahan dan alat, membuat jadwal kegiatan pembelajaran,menyiapkan tempat yang akan digunakan untuk proses pembelajaran, mengadakan pertemuan khusus dengan para wali murid. (2). Tahap pelaksanaan kegiatan mewarnai,menggunting dan menempel di kelas. (3). Tahap evaluasi dengan adanya evaluasi ini, para guru membuat catatan perkembangan anak untuk mengetahui perkembangan anak. Kendala-kendala yaitu guru kesulitan dalam menghadapi karakter anak yang berbeda-beda, sarana prasarana yang dimiliki TK Mutiara Hati  masih sederhana dan alat peraga edukatif yang dimiliki juga belum memadai. Kata Kunci : Strategi Pembelajaran, Mewarnai, Menggunting ,menempel, motorik halus
PENGARUH PERMAINAN BALOK HURUF TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI DI PAUD TERPADU AISYAH MADONG RAYA Jamaliyana, Jamaliyana; Waridah, Waridah; Mutaqin, Nur Sulistyo
Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/mkjpaud.v3i2.1906

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan sekelompok anak dengan usia 0-7 tahun yang berada pada masa pertumbuhan dan perkembangan yang unik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemain balok huruf terhadap perkembangan kognitif anak, Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuantitatif dengan desain one grup pre test - post test . Subjek dari penelitian ini adalah seluruh siswa/siswi di Paud Terpadu Aisyah Madong Raya yang berjumlah 27 orang, penelitian ini dilaksanak.an dengan dua tahapan yaitu pre test atau tes awal dan post test yang merupakan tes akhir yang telah diberikan treatment dari kedua nilai rata- rata dari tes tersebut dihitung dengan SPSS21 dengan rumus uji t sampel berpasangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Permainan balok huruf berpengaruh terhadap perkembangan kognitif anak usia dini dengan indikator berikut: Mengurutkan huruf dari az ,Mengelompokkan benda, Membedakan huruf balok dan kafital dan Merangkai kata atau kalimat .Pengaruh permainan balok huruf bagi anak usia dini sebesar -133.000 yang diperoleh melalui hasil rata- rata-rata pre test sebesar 51,26 dan rata-rata post test sebesar 184,26. Maka berdasarkan hasil uji t bahwa atau 0.001(p0,005) berarti Ha diterima. Kata Kunci : Permainan Balok Huruf, Perkembangan Kognitifn, Dan Anak Usia Dini
Strategi Guru dalam Membelajarkan Siswa Membaca Permulaan di Kelas 2 SD Negeri 05 Pemuar Waridah, Waridah; Anjelia, Resa; Sulistyo M, Nur
Tematik: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/tem.v2i2.1169

Abstract

This study aimed to investigate teachers' strategies for teaching early reading and identify factors contributing to students' difficulties in the process. The research employed a qualitative approach, with the second-grade teacher at SD Negeri 05 Pemuar as the research subject. The focus was on understanding the teacher's methods for instructing students in early reading. Data collection involved interviews, observations, and document analysis, utilizing interview and observation sheets as research instruments. Data analysis encompassed data reduction, exposure, and drawing conclusions. Triangulation techniques were applied to ensure the validity of the research data. The findings revealed that teachers utilized various strategies, including the spelling, sound, syllabic, and global methods, to facilitate early reading skills. Factors influencing students' challenges in initial reading were linked to motivation, interest, social maturity, emotions, and adjustment, contributing to difficulties in letter recognition, syllabic reading, word decoding, and reading repetition.
PELAKSANAAN P5 DIMENSI BERNALAR KRITIS PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DALAM KURIKULUM MERDEKA KELAS IV SEKOLAH DASAR Waridah, Waridah; Dari, Intan Wulan; Albar, Joni
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 12, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.3035

Abstract

Tujuan penelitian mendeskripsikan pelaksanaan P5 dimensi bernalar kritis pada pembelajaran matematika dalam kurikulum merdeka di kelas IV Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan kualititatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian guru dan siswa kelas IV. Objek penelitian pelaksanaan P5 dimensi bernalar kritis pembelajaran matematika dalam kurikulum merdeka. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa siswa memperoleh dan memproses informasi dan gagasan yakni mengajukan pertanyaan yang relevan, melakukan identifikasi dan mengklarifikasi gagasan dan informasi, serta mampu mengolah informasi dalam pelajaran matematika. Menganalisis penalaran yakni melakukan analisis terhadap soal dan menyampaikan pendapat yang ditemukan serta memberikan kesimpulan saat menyelesaikan soal. Mengevaluasi penalaran yakni guru dan siswa bersama-sama membahas kesalahan siswa dalam mengerjakan soal, kemudian siswa menjelaskan kembali apa yang ditemukan dalam melakukan evaluasi. Merefleksi pemikiran dan proses berfikir di akhir pembelajaran, sehingga guru dapat memahami apa saja kelemahan dan kekurangan dari sebuah pembelajaran yang telah dipresentasikan di kelas.
Penggunaan Istilah Bahasa Inggeris dalam ITE dan Studi Hukum di SMA (Taman Madya) Perguruan Taman Siswa Singosari Cabang Medan Hardini, Sri; Munawir, Zaini; Waridah, Waridah
Journal Liaison Academia and Society Vol 2, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.897 KB) | DOI: 10.58939/j-las.v2i1.218

Abstract

Tujuan pembelajaran tentang Istilah ini agar siswa dapat memahami danmenggunakannya dalam Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi, jugamenjelaskan tentang manfaat dan dampaknya.Teknologi informasi dan komunikasi(bahasa Inggeris : Information and communication technology, disingkat ICT) adalah payung besar terminology yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi.TIK mencakup 2 aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi teknologi informasi dan komunikasi mengandung pengertian yang luas yaitu segala kegiatan yang terekait dengan pemrosesan, manipulasi,pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi computer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak)dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke -20.perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Istilah teknologi informasi (information technology)mulai popular di akhir decade 70-an.Kata kunci : istilah, teknologi, informasi,komunikasi
IMPLEMENTASI KURIKULUM MBKM DALAM PROGRAM ASISTENSI MENGAJAR STKIP MELAWI DI YAYASAN CAHAYA KEMULIAAN KABUPATEN SANGGAU Peterianus, Septian; Waridah, Waridah; Septiadi, Wahyu
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3828

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the role of the STKIP Melawi Teaching Assistance Program in supporting the implementation of the MBKM Curriculum at the Cahaya Kemuliaan Sosok Foundation, Sanggau Regency. With a qualitative approach and case study design, data collection is carried out through in-depth interviews, participatory observations, and document studies. The results of the study show that this program has succeeded in overcoming challenges such as limited teacher understanding and infrastructure, as well as improving the quality of learning through collaboration between teaching assistant students, teachers, and students. Research recommendations include intensive training for students, improved coordination, and periodic evaluations. This program can be an effective strategy in supporting curriculum implementation, especially in areas with limited resources. Keywords:Curriculum, MBKM, Teaching Assistance.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran Program Asistensi Mengajar STKIP Melawi dalam mendukung implementasi Kurikulum MBKM di Yayasan Cahaya Kemuliaan Sosok Kabupaten Sanggau. Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil mengatasi tantangan seperti keterbatasan pemahaman guru dan sarana prasarana, serta meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kolaborasi antara mahasiswa asisten mengajar, guru, dan peserta didik. Rekomendasi penelitian mencakup pelatihan intensif bagi mahasiswa, peningkatan koordinasi, dan evaluasi berkala. Program ini dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung implementasi kurikulum, terutama di daerah dengan keterbatasan sumber daya.Kata Kunci:Kurikulum, MBKM, Asistensi Mengajar.