Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Keterampilan Siswa Dalam Membaca Unsur Instrinsik Karya Sastra Melalui Penerapan Model Mind Mapping SD Muhammadiyah Bangsri Rosyidi, Muhammad Abdul; Muzanni, Ahmad; Handayani, Monika; Kartiani, Baiq Sarlita
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 4, No 2 (2025): PEDAPAUD: JURNAL PENDIDIKAN DASAR DAN PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/pedapaud.v4i2.562

Abstract

Sebagian besar siswa kelas II SD Muhammadiyah Bangsri masih menghadapi tantangan dalam memahami dan menuliskan unsur intrinsik karya sastra secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengenali dan mengungkapkan unsur-unsur seperti tokoh, latar, alur, tema, dan amanat melalui penerapan model pembelajaran Mind Mapping. Hambatan utama yang dialami siswa berkaitan dengan kesulitan dalam memahami isi cerita serta mengidentifikasi komponen intrinsiknya. Penelitian ini melibatkan guru serta 25 siswa kelas II sebagai peserta, “menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui metode tes dan nontes dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan membaca dan menulis unsur intrinsik karya sastra, dengan rata-rata nilai kelas meningkat sebesar 8,56—dari 78,28 persen pada siklus I menjadi 86,84 persen pada siklus II.”
PENGARUH PERMAINAN PUZZLE TERHADAP KETERAMPILAN KOGNITIF ANAK PADA USIA 5-6 TAHUN DI RAUDHATUL ATHFAL Aspini, Aspini; Mujiburrahman, Mujiburrahman; Muzanni, Ahmad
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 Edisi Oktober 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v8i2.9046

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh permainan puzzle terhadap keterampilan kognitif anak  usia 5-6 tahun di RA Terampil Dasan Sari tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan yang menjadi populasi adalah seluruh siswa kelompok B di RA Terampil Dasan Sari yang berjumlah 10 orang. Metode untuk mengumpulkan data yaitu observasi pre tes dan post test sebagai metode utama, sedangkan metode dokumentasi dan wawancara sebagai metode pelengkap. Untuk menganalisis data menggunakan rumus t-tes. Dari hasil uji t tes menunjukkan bahwa nilai hitung   sebesar 24,17, t tabel dengan taraf signifikan 5% pada db 10, ternyata besarnya angka batas penolakan Hipotesis Nol (Ho) yang dinyatakan dalam tabel distribusi t adalah 1,833, kenyataan ini menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar dari pada nilai t  tabel (24,17  1,833). Hal ini berarti bahwa Hipotesis Nol (Ho) ditolak dan Hipotesis Alternatif (Ha) diterima, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: Ada pengaruh permainan puzzle terhadap keterampilan kognitif anak pada usia 5-6 tahun di RA Terampil Dasan Sari tahun pelajaran 2019/2020, artinya hasil penelitian ini adalah “signifikan”.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL: STUDI KASUS DAN BEST PRACTICE Muzanni, Ahmad; Kartiani, Baiq Sarlita
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9 Nomor 1 Edisi April 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i1.11026

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak program peningkatan literasi digital terhadap guru sekolah dasar dalam konteks pengintegrasian teknologi dalam pengajaran dan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi dalam program tersebut secara signifikan meningkatkan keterampilan digital guru, memungkinkan mereka untuk lebih efektif menggunakan perangkat lunak pendidikan, navigasi internet, dan memanfaatkan media sosial untuk tujuan pendidikan. Selain itu, guru yang terlibat dalam program ini juga menunjukkan peningkatan dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum dan proses belajar mengajar, meningkatkan keterlibatan siswa dan memperkaya pengalaman belajar mereka. Program literasi digital juga memberikan peluang untuk kolaborasi dan berbagi pengetahuan antar guru, serta meningkatkan kesadaran akan keamanan dan etika digital. Pembahasan meliputi analisis kurikulum dan materi pelatihan, hambatan dan tantangan dalam mengimplementasikan keterampilan digital, strategi pemecahan masalah, pengukuran dampak, dan rekomendasi untuk pengembangan profesional guru dalam literasi digital. Penelitian ini menegaskan perlunya pendekatan holistik yang memperhatikan infrastruktur teknologi, pengembangan kurikulum, dan dukungan profesional berkelanjutan untuk meningkatkan literasi digital guru dan efektivitas pengajaran di era digital.
IMPLEMENTASI ADMINISTRASI SEKOLAH DASAR NEGERI 30 AMPENAN Anam, M. Chairul; Muzanni, Ahmad; Hadi, Samsul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i1.7275

Abstract

The purpose of this research is to describe the management of  the  primary  school  30 Ampenan. This research is a qualitative descriptive study, the results of which show that, first, the implementation of student management has been effective: all student management requirements are complete and well organized, can run effectively even though there is no administrative staff. Fourth, the application of financial administration is related to financial standards , which includes: Investment costs, management costs and personnel costs Fifth, there are problems in the implementation of management, which have an impact on administrative inefficiencies.Keywords: implementastion,  elementary school, administration.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan SDN 30 Ampenan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yang hasilnya menunjukkan bahwa, pertama, pelaksanaan manajemen kemahasiswaan sudah efektif: semua persyaratan manajemen kesiswaan lengkap dan tertata dengan baik, dapat berjalan dengan efektif meskipun tidak ada staf Tata Usaha.Keempat, penerapan administrasi  keuangan terkait dengan standar keuangan, yang meliputi: Biaya investasi, biaya manajemen dan biaya personel Kelima, terdapat masalah dalam pelaksanaan manajemen, yang berdampak pada inefisiensi adminstrasi.Kata Kunci: implementasi, sekolah dasar, administrasi
Pelatihan"Memahami Masalah Belajar Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Belajar di SD Negeri 2 Sambiq Elen Muzanni, Ahmad; Anam, M. Chairul; Kartiani, Baiq Sarlita; Jaswandi, Lalu; Winata, Aliahardi
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 1, No 1 Juni (2020): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v1i1 Juni.55

Abstract

Adanya perbedaan kemampuan, kecerdasan, bakat, minat dan latarbelakang lingkungan masing-masing siswa. Sistem pengajaran di sekolahseharusnya memberi kesempatan kepada siswa untuk maju sesuai dengankemampuannya. Siswa dapat menghadapi permasalahan yang dihadapiolehnya. Hendaknya guru juga intensif dalam menangani siswa yangmenambah pengetahuan, sikap yang terbuka dan mengasah keterampilandalam mengidentifikasi kesulitan belajar siswa. Dalam pelaksanaanpelatihan ini, beberapa target luaran diantaranya: (1) terlaksananya kegiatanpelatihan dengan judul “Memahami Masalah Belajar sebagai UpayaMeningkatkan Kualitas Belajar Siswa di SD Negeri 2 Sambiq Elen”; (2) gayamengajar guru dengan mengakomodir kebutuhan gaya belajar siswadiantaranya: auditori, visual, dan kinestetik; dan (3) suasana kelas yangmerepresentasikan konsep pendidikan inklusif. Metode pelaksanaanprogram pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan secara kelompok,curah pendapat, dan partisipatif. Adapu tahapan kegiatan ini sebagaiberikut: (1) persiapan dan pembekalan; (2) materi pengabdian; (3)pelaksanaan program pelatihan kepada guru; dan (4) rencana keberlanjutanprogram. Hasil dari pengabdian diperoleh bahwa guru di SD Negeri 2Sambiq Elen dapat membedakan antara masalah belajar dan nonpembelajaran. Kemudian para guru mampu Menyusun model dan mediapembelajaran sesuai dengan masalah yang telah ditemukan.
Pemanfaatan Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Siswa Sekolah Dasar Muzanni, Ahmad; Kusuma, Dadang Wartha Chandra Wira; Muliadi, Agus
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 7, No 1: April 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v7i1.650

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di tingkat sekolah dasar sering menghadapi tantangan dalam menjelaskan konsep-konsep abstrak yang sulit dipahami oleh siswa. Kurangnya visualisasi yang interaktif dalam metode pembelajaran konvensional dapat menghambat pemahaman konseptual siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Augmented Reality (AR) dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, melibatkan siswa kelas 5 di SDN 5 Mataram sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji t-test untuk mengukur signifikansi perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar menggunakan augmented reality mengalami peningkatan pemahaman konseptual yang signifikan dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan metode konvensional (p 0.05). Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa teknologi augmented reality dapat menjadi media pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA. Namun, implementasi augmented reality dalam pendidikan memerlukan strategi yang tepat, termasuk pelatihan bagi pendidik dan penyediaan infrastruktur yang memadai. Oleh karena itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji dampak jangka panjang augmented reality dalam pembelajaran serta potensinya untuk diintegrasikan ke dalam berbagai metode pembelajaran.
PENGARUH KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT TERHADAP PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA Isfiani, Isfiani; Suarti, Ni Ketut Alit; Muzanni, Ahmad
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i4.9812

Abstract

ABSTRACT Academic procrastination is a common problem among students and can affect discipline as well as delays in completing academic tasks. This study aimed to examine the effect of behavioral counseling using the behavior contract technique on academic procrastination among eleventh-grade students at SMKN 1 Keruak. The research employed an experimental method with a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 16 students selected through purposive sampling based on a high level of academic procrastination. Data were collected using a questionnaire as the main instrument, supported by observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using a paired sample t-test to determine the difference between pretest and posttest scores after the intervention. The results of the analysis indicated that the implementation of behavioral counseling with the behavior contract technique had a significant effect on reducing students’ academic procrastination behavior. These findings indicate that the behavior contract technique can help students increase their commitment to completing academic tasks and reduce the tendency to delay their academic responsibilities. Therefore, the behavior contract technique in behavioral counseling can be used as an alternative strategy in school guidance and counseling services to support the development of students’ discipline, responsibility, and effective time management in learning. ABSTRAK Prokrastinasi akademik merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di kalangan siswa dan dapat berdampak pada rendahnya kedisiplinan serta keterlambatan dalam menyelesaikan tugas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling behavioral dengan teknik behavior contract terhadap perilaku prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI di SMKN 1 Keruak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 16 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan tingkat prokrastinasi akademik yang tinggi. Data penelitian dikumpulkan melalui angket sebagai instrumen utama yang didukung oleh observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan skor sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan konseling behavioral dengan teknik behavior contract memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan perilaku prokrastinasi akademik siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan teknik behavior contract dapat membantu siswa meningkatkan komitmen dalam menyelesaikan tugas serta mengurangi kecenderungan menunda pekerjaan akademik. Dengan demikian, teknik behavior contract dalam konseling behavioral dapat dimanfaatkan sebagai salah satu strategi layanan bimbingan dan konseling di sekolah untuk membantu siswa mengembangkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam kegiatan belajar.
EFEKTIVITAS TEKNIK EKSPLORASI DALAM MEMBANTU PENGEMBANGAN DIRI SISWA INTROVERT Cahayani, Nur; Suarti, Ni Ketut Alit; Muzanni, Ahmad
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i4.9854

Abstract

ABSTRACT Exploration technique is one of the approaches in guidance and counseling services that can be used to help students understand and express themselves, especially students with introverted tendencies who often experience difficulties in social interaction. Introversion in students can create discomfort in social situations and affect their participation in learning activities at school. This study aims to determine the effect of exploration techniques on introverted students at SMPN 11 Mataram. This study employed a quantitative approach with a sample of 10 students selected through purposive sampling based on a high level of introversion. Data were collected using a questionnaire as the main instrument and analyzed using a t-test to examine the effect of exploration techniques on the condition of introverted students. The results of the analysis showed that the calculated t-value was 1.809, which was lower than the t-table value at the 5% significance level with degrees of freedom (df) = 9 of 2.262 (1.809 < 2.262), indicating that the alternative hypothesis was rejected and the null hypothesis was accepted. Therefore, the exploration technique did not have a significant effect on introverted students in this study. These findings indicate that guidance and counseling services need to consider other intervention approaches that are more appropriate to help introverted students improve their social interaction and adjustment in the school environment. ABSTRAK Teknik eksplorasi merupakan salah satu pendekatan dalam layanan bimbingan dan konseling yang dapat digunakan untuk membantu siswa memahami dan mengekspresikan diri, terutama pada siswa dengan kecenderungan introvert yang sering mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial. Kondisi introversi pada siswa dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dalam situasi sosial serta memengaruhi keterlibatan mereka dalam aktivitas pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik eksplorasi terhadap siswa introvert di SMPN 11 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 10 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan tingkat introversi yang tinggi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket sebagai instrumen utama yang dianalisis menggunakan uji statistik t untuk mengetahui pengaruh teknik eksplorasi terhadap kondisi siswa introvert. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 1,809 lebih kecil dibandingkan nilai t tabel pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (db) = 9 sebesar 2,262 (1,809 < 2,262), sehingga hipotesis alternatif ditolak dan hipotesis nol diterima. Dengan demikian, teknik eksplorasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap siswa introvert dalam penelitian ini. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling memerlukan pendekatan intervensi lain yang lebih sesuai untuk membantu siswa introvert meningkatkan kemampuan interaksi sosial dan penyesuaian diri di lingkungan sekolah.
PENGARUH KONSELING REALITA DENGAN TEKNIK WDEP TERHADAP PENURUNAN PERILAKU DISKRIMINASI BUDAYA DI MEDIA SOSIAL SISWA Pratama, Eris Aji; Nuraeni, Nuraeni; Muzanni, Ahmad
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v4i4.9798

Abstract

ABSTRACT Cultural discrimination on social media among students, including expressions based on race, ethnicity, and religion, has the potential to undermine intercultural tolerance and disrupt the social climate in schools. This study aims to examine the effect of reality counseling using the WDEP (Wants, Doing, Evaluation, Planning) technique on reducing cultural discrimination behavior on social media among eighth-grade students of SMPN 5 Mataram. A quantitative approach with a one-group pre-test–post-test experimental design was employed. The population consisted of 224 students, with a sample of 15 students selected through purposive sampling based on pre-test results indicating a high level of cultural discrimination. The intervention was conducted through six sessions of group reality counseling using the WDEP technique. Data were collected using a validated and reliable Likert-scale questionnaire and analyzed using a paired sample t-test. The results showed that the calculated value was higher than the table value at the 5% significance level (df = 14). The mean score decreased from 87.60 to 65.27, indicating that reality counseling with the WDEP technique significantly reduced students’ cultural discrimination behavior on social media. ABSTRAK Perilaku diskriminasi budaya di media sosial yang dilakukan oleh siswa, seperti ujaran berbasis ras, suku, dan agama, berpotensi merusak toleransi antarbudaya serta mengganggu iklim sosial di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konseling realita dengan teknik WDEP (Wants, Doing, Evaluation, Planning) terhadap penurunan perilaku diskriminasi budaya di media sosial pada siswa kelas VIII SMPN 5 Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pre-test–post-test. Populasi berjumlah 224 siswa, dengan sampel 15 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan hasil pre-test yang menunjukkan tingkat diskriminasi budaya tinggi. Intervensi dilakukan melalui enam sesi konseling kelompok realita dengan teknik WDEP. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan nilai lebih besar dari pada taraf signifikansi 5% (db=14). Rata-rata skor diskriminasi budaya menurun dari 87,60 menjadi 65,27. Hasil ini menunjukkan bahwa konseling realita dengan teknik WDEP berpengaruh signifikan dalam menurunkan perilaku diskriminasi budaya di media sosial pada siswa.