Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Keterampilan Siswa Dalam Membaca Unsur Instrinsik Karya Sastra Melalui Penerapan Model Mind Mapping SD Muhammadiyah Bangsri Rosyidi, Muhammad Abdul; Muzanni, Ahmad; Handayani, Monika; Kartiani, Baiq Sarlita
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 4, No 2 (2025): PEDAPAUD: JURNAL PENDIDIKAN DASAR DAN PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/pedapaud.v4i2.562

Abstract

Sebagian besar siswa kelas II SD Muhammadiyah Bangsri masih menghadapi tantangan dalam memahami dan menuliskan unsur intrinsik karya sastra secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengenali dan mengungkapkan unsur-unsur seperti tokoh, latar, alur, tema, dan amanat melalui penerapan model pembelajaran Mind Mapping. Hambatan utama yang dialami siswa berkaitan dengan kesulitan dalam memahami isi cerita serta mengidentifikasi komponen intrinsiknya. Penelitian ini melibatkan guru serta 25 siswa kelas II sebagai peserta, “menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui metode tes dan nontes dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan membaca dan menulis unsur intrinsik karya sastra, dengan rata-rata nilai kelas meningkat sebesar 8,56—dari 78,28 persen pada siklus I menjadi 86,84 persen pada siklus II.”
PENGARUH PERMAINAN PUZZLE TERHADAP KETERAMPILAN KOGNITIF ANAK PADA USIA 5-6 TAHUN DI RAUDHATUL ATHFAL Aspini, Aspini; Mujiburrahman, Mujiburrahman; Muzanni, Ahmad
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 Edisi Oktober 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v8i2.9046

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh permainan puzzle terhadap keterampilan kognitif anak  usia 5-6 tahun di RA Terampil Dasan Sari tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan yang menjadi populasi adalah seluruh siswa kelompok B di RA Terampil Dasan Sari yang berjumlah 10 orang. Metode untuk mengumpulkan data yaitu observasi pre tes dan post test sebagai metode utama, sedangkan metode dokumentasi dan wawancara sebagai metode pelengkap. Untuk menganalisis data menggunakan rumus t-tes. Dari hasil uji t tes menunjukkan bahwa nilai hitung   sebesar 24,17, t tabel dengan taraf signifikan 5% pada db 10, ternyata besarnya angka batas penolakan Hipotesis Nol (Ho) yang dinyatakan dalam tabel distribusi t adalah 1,833, kenyataan ini menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar dari pada nilai t  tabel (24,17  1,833). Hal ini berarti bahwa Hipotesis Nol (Ho) ditolak dan Hipotesis Alternatif (Ha) diterima, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: Ada pengaruh permainan puzzle terhadap keterampilan kognitif anak pada usia 5-6 tahun di RA Terampil Dasan Sari tahun pelajaran 2019/2020, artinya hasil penelitian ini adalah “signifikan”.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL: STUDI KASUS DAN BEST PRACTICE Muzanni, Ahmad; Kartiani, Baiq Sarlita
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9 Nomor 1 Edisi April 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i1.11026

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak program peningkatan literasi digital terhadap guru sekolah dasar dalam konteks pengintegrasian teknologi dalam pengajaran dan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi dalam program tersebut secara signifikan meningkatkan keterampilan digital guru, memungkinkan mereka untuk lebih efektif menggunakan perangkat lunak pendidikan, navigasi internet, dan memanfaatkan media sosial untuk tujuan pendidikan. Selain itu, guru yang terlibat dalam program ini juga menunjukkan peningkatan dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum dan proses belajar mengajar, meningkatkan keterlibatan siswa dan memperkaya pengalaman belajar mereka. Program literasi digital juga memberikan peluang untuk kolaborasi dan berbagi pengetahuan antar guru, serta meningkatkan kesadaran akan keamanan dan etika digital. Pembahasan meliputi analisis kurikulum dan materi pelatihan, hambatan dan tantangan dalam mengimplementasikan keterampilan digital, strategi pemecahan masalah, pengukuran dampak, dan rekomendasi untuk pengembangan profesional guru dalam literasi digital. Penelitian ini menegaskan perlunya pendekatan holistik yang memperhatikan infrastruktur teknologi, pengembangan kurikulum, dan dukungan profesional berkelanjutan untuk meningkatkan literasi digital guru dan efektivitas pengajaran di era digital.
IMPLEMENTASI ADMINISTRASI SEKOLAH DASAR NEGERI 30 AMPENAN Anam, M. Chairul; Muzanni, Ahmad; Hadi, Samsul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i1.7275

Abstract

The purpose of this research is to describe the management of  the  primary  school  30 Ampenan. This research is a qualitative descriptive study, the results of which show that, first, the implementation of student management has been effective: all student management requirements are complete and well organized, can run effectively even though there is no administrative staff. Fourth, the application of financial administration is related to financial standards , which includes: Investment costs, management costs and personnel costs Fifth, there are problems in the implementation of management, which have an impact on administrative inefficiencies.Keywords: implementastion,  elementary school, administration.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan SDN 30 Ampenan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yang hasilnya menunjukkan bahwa, pertama, pelaksanaan manajemen kemahasiswaan sudah efektif: semua persyaratan manajemen kesiswaan lengkap dan tertata dengan baik, dapat berjalan dengan efektif meskipun tidak ada staf Tata Usaha.Keempat, penerapan administrasi  keuangan terkait dengan standar keuangan, yang meliputi: Biaya investasi, biaya manajemen dan biaya personel Kelima, terdapat masalah dalam pelaksanaan manajemen, yang berdampak pada inefisiensi adminstrasi.Kata Kunci: implementasi, sekolah dasar, administrasi
Pelatihan"Memahami Masalah Belajar Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Belajar di SD Negeri 2 Sambiq Elen Muzanni, Ahmad; Anam, M. Chairul; Kartiani, Baiq Sarlita; Jaswandi, Lalu; Winata, Aliahardi
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 1, No 1 Juni (2020): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v1i1 Juni.55

Abstract

Adanya perbedaan kemampuan, kecerdasan, bakat, minat dan latarbelakang lingkungan masing-masing siswa. Sistem pengajaran di sekolahseharusnya memberi kesempatan kepada siswa untuk maju sesuai dengankemampuannya. Siswa dapat menghadapi permasalahan yang dihadapiolehnya. Hendaknya guru juga intensif dalam menangani siswa yangmenambah pengetahuan, sikap yang terbuka dan mengasah keterampilandalam mengidentifikasi kesulitan belajar siswa. Dalam pelaksanaanpelatihan ini, beberapa target luaran diantaranya: (1) terlaksananya kegiatanpelatihan dengan judul “Memahami Masalah Belajar sebagai UpayaMeningkatkan Kualitas Belajar Siswa di SD Negeri 2 Sambiq Elen”; (2) gayamengajar guru dengan mengakomodir kebutuhan gaya belajar siswadiantaranya: auditori, visual, dan kinestetik; dan (3) suasana kelas yangmerepresentasikan konsep pendidikan inklusif. Metode pelaksanaanprogram pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan secara kelompok,curah pendapat, dan partisipatif. Adapu tahapan kegiatan ini sebagaiberikut: (1) persiapan dan pembekalan; (2) materi pengabdian; (3)pelaksanaan program pelatihan kepada guru; dan (4) rencana keberlanjutanprogram. Hasil dari pengabdian diperoleh bahwa guru di SD Negeri 2Sambiq Elen dapat membedakan antara masalah belajar dan nonpembelajaran. Kemudian para guru mampu Menyusun model dan mediapembelajaran sesuai dengan masalah yang telah ditemukan.
Pemanfaatan Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Siswa Sekolah Dasar Muzanni, Ahmad; Kusuma, Dadang Wartha Chandra Wira; Muliadi, Agus
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 7, No 1: April 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v7i1.650

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di tingkat sekolah dasar sering menghadapi tantangan dalam menjelaskan konsep-konsep abstrak yang sulit dipahami oleh siswa. Kurangnya visualisasi yang interaktif dalam metode pembelajaran konvensional dapat menghambat pemahaman konseptual siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Augmented Reality (AR) dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, melibatkan siswa kelas 5 di SDN 5 Mataram sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji t-test untuk mengukur signifikansi perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar menggunakan augmented reality mengalami peningkatan pemahaman konseptual yang signifikan dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan metode konvensional (p 0.05). Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa teknologi augmented reality dapat menjadi media pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA. Namun, implementasi augmented reality dalam pendidikan memerlukan strategi yang tepat, termasuk pelatihan bagi pendidik dan penyediaan infrastruktur yang memadai. Oleh karena itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji dampak jangka panjang augmented reality dalam pembelajaran serta potensinya untuk diintegrasikan ke dalam berbagai metode pembelajaran.