Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Analisis Kadar Arsenik (As) Dalam Urin Pekerja Las Risky Nurul Fadlila RN; Ayusti Dirga; Ronaldy Noya Van Delzen
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1300

Abstract

Bengkel Las merupakan tempat penyambungan berbagai jenis logam, baik untuk membuat produk logam baru maupun memperbaiki benda logam yang sudah ada. Pekerja las merupakan profesi yang beresiko tinggi terpajan logam berat seperti Arsenik (As). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar Arsen dalam urin pekerja las dari beberapa bengkel las yang ada di Antang, Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional untuk menganalisis kadar Arsenik (As) dalam urin pekerja bengkel las. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Sampel urin yang digunakan sebanyak 15 sampel. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu kadar Arsenik (As) terdeteksi pada semua sampel urin dengan kadar Arsenik (As) tertingi yaitu 0,42609 mg/L dan kadar terendah yaitu 0,21957 mg/L. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak didapatkan kadar Arsenik (As) yang melebihi NAB (Nilai Ambang Batas) yang ditetapkan (> 35 mg/L)
Hubungan Kadar Tembaga (Cu) Terhadap Jumlah Eritrosit Dalam Darah Pekerja Bengkel Las Kecamatan Manggala Ayusti Dirga; Nurul Almanda; Santi Santi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1301

Abstract

Logam Tembaga (Cu) dibutuhkan dalam tubuh dalam jumlah sedikit, namun dalam jumlah banyak logam Cu dapat memberikan efek buruk yaitu mempengaruhi sistem hematologi dengan mengganggu sintesis heme dan dapat mempersingkat umur sel darah merah (eritrosit). Salah satu aktivitas yang menghasilkan polutan logam tembaga adalah proses pengelasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar Cu terhadap jumlah eritrosit dalam darah pekerja bengkel las di Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan observasional korelasional dan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu sebanyak 15 sampel darah pekerja bengkel las. Kadar Cu dianalisis menggunakan Inductively Coupled Plasma -Mass Spectrum (ICP-MS), sedangkan jumlah eritrosit diukur dengan hematology analyzer. Uji normalitas dilakukan menggunakan Shapiro-Wilk, dan uji korelasi Pearson digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel. Kadar Cu berkisar antara 0,6002–1,0352 mg/L, dan jumlah eritrosit antara 4,33–6,31 juta/µL. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (p > 0,05). Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan negatif lemah antara kadar Cu dan jumlah eritrosit dengan nilai r=-0,268 dan p = 0,333, yang tidak signifikan secara statistik.