Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN MESIN PANEN JAGUNG MULTI PROSES PENGUPAS, PEMIPIL DAN PENCACAH Yunita Djamalu; Zulzain Ilahude; Burhan Liputo; Evi Sunarti Antu; Romi Djafar
Jurnal Vokasi Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL VOKASI SAINS DAN TEKNOLOGI (MEI)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.419 KB) | DOI: 10.56190/jvst.v2i2.35

Abstract

Di Provinsi Gorontalo, komoditas tanaman pangan merupakan komoditas yang dominan dan dikembangkan secara intensif terutama tanaman jenis jagung.  Provinsi Gorontalo merupakan penghasil jagung karena rerata Masyarakat Gorontalo selain petani padi juga sebagai petani jagung. Riset ini masih menggunakan metode simulasi visual untuk membantu pengamatan bagaimana karakteristik dan efektivitas gerak komponen sebelum melakukan proses pengerjaan dan fabrikasi mesin. Selain simulasi visual, juga dilakukan metode uji analisis berdasarkan data-data penelitian sebelumnya sehingga komparasi data analisis pada penelitian ini dapat menjadi pertimbangan untuk konsep redesain sistem mekanik mesin yang sesuai dengan prinsip dan  fungsinya. Mesin multi proses adalah sebuah mesin yang memiliki tiga fungsi sekaligus yakni pengupas, pemipil dan pencacah dengan menerapkan prinsip kerja mekanik solid work pada aspek proses transfer dan proses pengolahan. Secara umum hasil uji fungsi utama sistem mesin telah memberikan gambaran yang cukup baik jika dipandang pada aspek karakteristik kerja, akan tetapi pada aspek hasil olahan mesin masih belum optimal. Sebab itu perlu dilakukan riset lanjut untuk redesain konsep sistem mekanik mesin multi proses yang ada. Riset ini masih menggunakan metode simulasi visual untuk membantu pengamatan bagaimana karakteristik dan efektivitas gerak komponen sebelum melakukan proses pengerjaan dan fabrikasi mesin. Selain simulasi visual, juga dilakukan metode uji analisis berdasarkan data-data penelitian sebelumnya sehingga komparasi data analisis pada penelitian ini dapat menjadi pertimbangan untuk konsep perancangan sistem mekanik mesin yang sesuai dengan prinsip dan  fungsinya
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BRIKET DAN KERAJINAN DARI SAMPAH BAGI SISWA SMP NEGERI 1 KABILA, GORONTALO Mustofa, Mustofa; Antu, Evi Sunarti; Pade, Satriawati; Suleman, Sinta
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i1.54243

Abstract

Until now, waste is still one of the aspects that causes many environmental problems, so it requires serious effort and attention. This role is the responsibility of all parties, especially academic parties from elementary to tertiary levels. Various efforts have been made, especially to educate the public about waste and its impacts. This activity aims to assist students in processing waste into briquettes and several craft products. The activity was carried out for three days through several stages, namely consolidation, preparation, presentation of material, assistance in product creation, and documentation. The target of this activity is class VII students which consists of 8 classes, where each class has 4 groups. The core activity begins with the presentation of material related to waste and its processing. The next stage is to provide assistance in processing paper waste and dry leaves into briquettes. The activity continued with processing plastic spoon waste into mirror frames. In the final stage of the activity, assistance in processing bottle waste into crafts. Based on the results of the activity, the students' enthusiasm was very high. This is proven by the participation of each group in carrying out waste processing activities, both into briquettes, mirror frames and crafts. Apart from that, the involvement of teachers in assisting is also very active so that students remain concentrated in carrying out activities. Activities like this can be used as a basis for cultivating environmentally caring character and for fostering student creativity and innovation.Sampah hingga saat ini masih menjadi salah satu aspek yang banyak menimbulkan permasalahan lingkungan, sehingga memerlukan upaya dan perhatian yang serius. Peran ini merupakan tanggung jawab semua pihak, terutama pihak akademis dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Berbagai upaya telah dilakukan terutama dalam mengedukasi masyarakat akan sampah dan dampaknya. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan kepada siswa-siswa dalam mengolah sampah menjadi briket dan beberapa produk kerajinan. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari melalui beberapa tahapan, yaitu konsolidasi, persiapan, penyajian materi, pendampingan pembuatan produk, dan dokumentasi. Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswa kelas VII yang terdiri dari 8 kelas, di mana setiap kelas terdapat 4 kelompok. Kegiatan inti dimulai dengan pemberian materi berkaitan dengan sampah dan pengolahannya. Tahapan berikutnya adalah melakukan pendampingan pengolahan sampah kertas dan daun kering menjadi briket. Kegiatan dilanjutkan dengan pengolahan sampah sendok plastik menjadi bingkai cermin. Pada tahap akhir kegiatan, pendampingan pengolahan sampah botol menjadi kerajinan. Berdasarkan hasil kegiatan diperoleh antusias siswa-siswa yang sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan partisipasi masing-masing kelompok dalam melakukan kegiatan pengolahan sampah, baik menjadi briket, cermin hias, maupun hiasan meja. Selain itu, keterlibatan guru-guru dalam melakukan pendampingan juga sangat aktif sehingga membuat siswa-siswa tetap berkonsentrasi dalam melakukan kegiatan. Kegiatan semacam ini dapat dijadikan dasar dalam penanaman karakter peduli lingkungan dan untuk menumbuhkan kreativitas dan inovasi siswa.
Penataan Pantai Mandel Di Banggai Kepulauan Sebagai Objek Wisata Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologi Moidady, Ayu Hirabayasih; Siola, Amru; Antu, Evi Sunarti
Venustas Vol 4 No 2 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/venustashome.v4i2.1306

Abstract

Pariwisata merupakan sektor yang penting dalam pembangunan daerah karena dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperbaiki kehidupan sosial, terutama di wilayah sekitar destinasi wisata. Kawasan Pantai Mandel memiliki keindahan alam yang masih alami dengan hamparan pasir putih, air laut jernih berwarna biru muda, serta dikelilingi bukit berumput hijau dan pepohonan. Namun demikian kawasan wisata Pantai Mandel belum memiliki fasilitas apapun. Oleh karena itu perancangan Penataan Pantai Mandel sebagai Objek Wisata dapat menunjang kebutuhan wisatawan yang berkunjung. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk mendapatkan konsep makro dan mikro dalam menata Pantai Mandel di Banggai Kepulauan sebagai objek wisata dengan pendekatan arsitektur ekologi dan untuk menentukan utilitas, sirkulasi, bentuk-bentuk arsitektural yang baik sehingga bisa memberikan kenyamanan, kepada pengunjung. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi langsung, dokumentasi dan studi internet. Hasil dari perancangan menunjukkan bahwa luas site 10 Ha dengan fasilitas berupa area berenang, dermaga, resort, area makan, playground, minimarket, gedung pengelolah dan sebagainya. Penerapan konsep arsitektur ekologi sebatas pada aspek penggunaan material lokal pada bangunan, desain fasad bangunan terkait pencahayaan dan penghawaan di dalam bangunan, pemanfaatan view yang ada di sekitar site, bentuk bangunan yang memberikan ciri khas terutama pada penggunaan ornamen, serta penataan ruang terbuka yang alami dan tidak banyak mengubah kondisi site.
Perancangan Gorontalo Concert Hall Dengan Pedekatan Arsitektur Metafora Kuati, Moh. Arya Pratama; Mannan, Abdul; Antu, Evi Sunarti; Umar, Umar
Venustas Vol 4 No 2 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/venustashome.v4i2.1568

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengangkat topik perancangan Gorontalo Concert Hall dengan pendekatan arsitektur metafora. Dalam konteks ini, arsitektur metafora digunakan untuk menghubungkan elemen-elemen desain bangunan dengan simbolisme budaya yang ada di Gorontalo, sehingga menghasilkan sebuah karya arsitektur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai estetika dan makna yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ruang konser yang mampu menyediakan fasilitas yang optimal untuk pertunjukan musik dan seni, serta menciptakan suasana yang mendalam dan menginspirasi pengunjungnya. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dan studi kasus untuk menggali konsep-konsep metafora yang relevan dengan karakteristik daerah Gorontalo, termasuk budaya lokal. Site terpilih berada di Jl. Taman Bunga, Kel. Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Lokasi ini memiliki luas lahan 2.7 H, kawasan strategis dan aksesibilitas yang baik. Desain gedung diinterpretasikan dengan tema metafora “Paluwala” untuk menciptakan kesan yang kuat dan menghubungkan budaya lokal dengan fungsi gedung tersebut. Diharapkan, Gorontalo Concert Hall akan menjadi pusat kebudayaan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pertunjukan, tetapi juga sebagai simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Gorontalo. Kata Kunci: perancangan, Gorontalo Concert Hall, arsitektur metafora, desain bangunan, budaya lokal
RANCANG BANGUN KOMPRESOR MINI DENGAN MENGGUNAKAN TABUNG FREON MOTOR INDUKSI AC Antu, Evi Sunarti; Botutihe, Sjahril
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 11 No. 1 (2023): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v11i1.360

Abstract

This study aims to find out how the components of the material are used in designing a mini compressor building using an AC induction motor freon tube, knowing how the benefits of an AC induction motor freon tube and knowing how to design a mini compressor using an AC induction motor freon tube. This product research and development model is carried out using development research or often referred to as Research and Development (R & D). Research and development (research and development) aims to produce new products through the development process. The main material used in this research is waste from AC freon tubes. Tool testing was carried out 3 times to get the best time to fill the compressor wind tube. From the test results, it was found that the maximum pressure of 120 Psi was obtained at 15 minutes of filling.
Institut Teknologi Ichsan Boalemo Dengan Penekanan Fasad Pada Tampilan Bangunan Farida, Farida; Umar, Umar; Antu, Evi Sunarti
Venustas Vol 1 No 1 (2021): November
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.084 KB) | DOI: 10.37195/venustashome.v1i1.67

Abstract

tujuan untuk menganalisa, merancang konsep Perencanaan Desain Kampus Institut Teknologi Ichsan Boalemo, yang berfungsi sebagai tempat pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Boalemo khususnya di Kecamatan Tilamuta. Kurangnya Fasilitas yang mendukung dan menunjang kegiatan pendidikan serta semakin besarnya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan dijenjang yang lebih tinggi yaitu perguruan tinggi yang menjadi faktor pendukung adanya kegiatan perencanaan Kampus Institut Teknologi Ichsan Boalemo di Kabupaten Boalemo. Penampilan bangunan ini dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu analisa site yang memunculkan zooning pada site kemudian disesuaikan dengan kondisi alam sekitarnya yang akan diterapkan pada tampilan bangunan. Bentuk dasar yang ada dalam perencanaan ini banyak mengambil bentuk persegi untuk efidiensi ruang. Penerapan Konsep Fasad pada Tampilan bangunan untuk menciptakan suatu tampilan yang sesuai dengan fungsinya sebagai tempat pendidikan, sehingga akan tercipta kenyaman dan keberlanjutan suatu perencanaan desain bangunan pendidikan.
Redesain Pasar Rakyat Boroko Sebagai Pasar Sentral Di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Dengan Pendekatan Arsitektur Berkelanjutan Tonote, Fitra Wahyula; Eka, Rahmawati; Antu, Evi Sunarti
Venustas Vol 1 No 1 (2021): November
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.486 KB) | DOI: 10.37195/venustashome.v1i1.68

Abstract

Perancangan ini bertujuan 1)untuk mengetahui konsep makro dan mikro dalam meredesain pasar rakyat boroko di daerah Bolaang Mongondow Utara dengan pendekatan Arsitektur Berkelanjutan, 2) untuk mengetahui desain dan penerapan dari segi keamanan dan stuktur dengan pendekatan Arsitektur Berkelanjutan, 3) untuk mewujudkan pasar sentral di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang berkelanjutan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam perancangan ini melalui pengambilan data primer yang memerlukan beberapa metode, pengamatan (observasi) yakni pengamatan kondisi eksternal maupun internal, masalah dan potensi objek rancangan serta melalui pengambilan data sekunder dengan melakukan studi literature dan dokumen-dokumen sebagai penunjang dalam perancangan. Hasil Perancangan ini berada pada kawasan strategis yang sesuai dengan RTRW Kabupaten Bolaang Mongondow Utara) yakni di Kecamatan Kaidipang.
BENTUK ATAP KERATON DI KABUPATEN BANGGAI LAUT Hirabayasih Moidady, Ayu; Umar, Umar; Antu, Evi Sunarti
Venustas Vol 1 No 2 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.353 KB) | DOI: 10.37195/venustashome.v1i2.184

Abstract

Dalam perkembangan arsitektur selalu mendapatkan pengaruh dari budaya yang berkembang padamasa tertentu. Banggai laut merupakan daerah bekas kerajaan yang meninggalkan sebuah bangunanKeraton yang memiliki pengaruh budaya dari jawa. Keraton Banggai yang sekarang lebih dikenal sebagaidestinasi wisata, dulu fungsinya sebagai tempat tinggal raja dan keluarganya. pusat pemerintahan danpusat kebudayaan serta bangunan yang ada pada saat itu memiliki gaya tradisional jawa yang sangatmemiliki arti penting. Keraton Banggai sebagai bangunan cagar budaya yang masih dipertahankan dan dilindungi undang-undang karena sebagai warisan budaya suku bangsa. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui bagaimana asal mula bentuk atap dan makna atap pada keraton Banggai. Metode yang digunakanadalah studi literatur dengan cara mengumpulkan data-data berhubungan dengan bentuk asal mula bentuk atapdan maknanya. Diharapkan dengan kajian ini dapat menjadi pengetahuan untuk masyarakat. agar selalu tetapmenjaga pelestarian bangunan dan menjadi pendorong generasi muda untuk selalu mencintai budaya sendiridengan mengembangkan citra Arsitektur Nusantara.
ISLAMIC CINVENTION CENTER NAHDHATUL KAHAIRAAT DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Talibe, Mohamad Anwar; Tamrin, Moh. Muhrim; antu, Evi Sunarti
Venustas Vol 2 No 1 (2022): November
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1398.727 KB) | DOI: 10.37195/venustashome.v2i1.254

Abstract

Besides Al-Khairaat Foundation playing a role in the field of education, it also takes a part in the field of da'wah and community development. Da'wah is not merely the appearance of a preacher by merely expressing religious values in society. It also contains a broad understanding covering all aspects of life, especially in the Sangtombolang subdistrict. The Islamic Convention Center of Nahdhatul Khairaat provides an identity for Cempaka village, Sangtombolang subdistrict. It is the reason for the planning of the building "Islamic Convention Center of Nahdhatul Khairaat with a Neo-Vernacular Architectural Approach" with the overall goal of being a place or place for all conventional Nahdhatul Khairaat activities. Keywords: Traditional, Culinary Tourism, Neo Vernacular Architecture Yayasan Al-Khairaat juga Selain bidang pendidikan, mengambil peran di bidang dakwah dan pengembangan kemasyarakatan. Dakwah bukan semata-mata tampilan dai‟ yang sekedar mengungkapkan masalah agama di tengah-tengah masyarakat, akan tetapi mangandung pengertian yang luas yang mencakup semua aspek kehidupan khususnya di Kecamatan Sangtombolang. Islamic Convention Center Nahdhatul Khairaat memberikan identitas bagi desa Cempaka Kecamatan Sangtombolang, maka perencanaan gedung “Islamic Convention Centre Nahdhatul Khairaat dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular”, dengan tujuan secara keseluruhan adalah suatu wadah atau tempat pemusatan segala kegiatan Nahdhatul Khairaat yang bersifat konvensional. Kata kunci : Nahdhatul Khairaat, Islamic Convension Center, Neo Vernakular
REDESAIN WISATA PEMANDIAN BOLIYOHUTO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Lasaka, Murni Sanjaya; Haisah, S.; Antu, Evi Sunarti
Venustas Vol 2 No 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/venustashome.v2i2.422

Abstract

Provinsi Gorontalo merupakan salah satu daerah yang terletak di semenanjung pulau Sulawesi dan terdiri dari 5 kabupaten dalam setiap kabupaten memiliki pesona keindahan alam masing-masing dan memiliki potensi pariwisata yang dapat dikembangkan, baik yang sudah dikelola maupun yang masih dalam tahap pengembangan lebih lanjut. Wisata pemandian Boliyohuto adalah salah satu objek wisata alam yang terletak di kecamatan Boliyohuto dengan luas 3.160 m2. Berdasarkan pengamatan kondisi pemandian ini masih memprihatinkan, karena kurangnya penanganan dari pengelola, selain itu fasilitas penunjang yang masih kurang yaitu tempat istirahat bagi para pengunjung yang masih minim. Fasilitas penunjang yang ada saat ini agak kurang terawat, seperti toilet yang sudah digabung antara laki-laki dan perempuan sangat tidak layak untuk dilihat, tidak adanya pembuangan sampah yang layak, dan disisi lain masih ada lahan kosong yang bisa dimanfaatkan untuk fasilitas penunjang seperti area selfie, tempat makan serta taman. Oleh karena itu, dibutuhkan penyegaran dengan mendesain kembali kawasan wisata pemandian Boliyohuto dengan tatanan yang lebih baik dan nyaman serta bersih, yang akan memberikan daya tarik tersendiri bagi pengunjung/wisatawan, dengan menerapkan konsep arsitektur hijau. Untuk mendesain kembali wisata pemandian Boliyohuto maka diperlukan data-data sehingga dapat menganalisa masalah pada lokasi wisata seperti meninjau persyaratan perencanaan, tampilan bangunan, pengelolahan tapak, struktur bangunan, material, hambatan, dan potensi wisata, sehingga hasil dari tulisan ini dapat menjadi panduan dalam meredesain wisata pemandian Boliyohuto dalam perencanaan dengan pendekatan arsitektur hijau yang sesuai dengan prinsip arsitektur.