Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN SKIPPING TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI DAN KEMAMPUAN SHOOTING PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA SANDRI, SANDRI; BAIQ SATRIANINGSIH; KOKOM SUPRIYATNAK
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v3i1.995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan skipping terhadap power otot tungkai dan kemampuan shooting siswa ekstrakurikuler sepak bola di SMP Negeri 3 Manggelewa. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes standing broad jump untuk mengukur power otot tungkai dan tes shooting ke arah target untuk mengukur kemampuan shooting. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata power otot tungkai dari 123,87 cm menjadi 132,47 cm serta peningkatan kemampuan shooting dari 108,67 menjadi 134,67. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa latihan skipping berpengaruh signifikan terhadap peningkatan power otot tungkai dan kemampuan shooting.
PENGARUH LATIHAN INTERVAL TERHADAP DAYA TAHAN PADA ATLET KARATE SRI WARDA YULISTIANA; BAIQ SATRIANINGSIH; LUKMAN, LUKMAN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 3 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v3i1.998

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan terhadap Karate Dojo Rinjani di SMAN 4 Praya didapatkan permasalahan yakni, atlet dojo karate secara teknik dasar sudah menguasai, tetapi tidak pada kondisi fisik, terlihat dari tenaga yang dikeluarkan masih belum optimal dan mudah lelahnya atlet dojo karate selama latihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan interval terhadap daya tahan atlet Karate Dojo Rinjani di SMAN 4 Praya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Desain yang digunakan adalah One group Pre-test-post test design. Sampel penelitian ini dilakukan pada atlet Karate Dojo Rinjani di SMAN 4 Praya yang berjumlah 16 atlet. Instrumen yang digunakan adalah Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengukur daya tahan atlet melalui estimasi VO2Max. Teknik analisis data menggunakan uji t berpasangan (paired sample t-test). Berdasarkan hasil penelitian, analisis uji t diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh latihan interval terhadap daya tahan altet Karate Dojo Rinjani di SMAN 4 Praya, dengan besarnya pengaruh yang diberikan sebesar 85,17%. Hal ini membuktikan bahwa latihan interval memberikan pengaruh yang besar terhadap daya tahan atlet Karate Dojo Rinjani di SMAN 4 Praya. Oleh karena itu, latihan ini dapat direkomendasikan untuk ditambahkan sebagai porsi khusus menu latihan bagi atlet karate yang memiliki masalah kapasitas aerobik yang kurang baik.
PENGARUH LATIHAN STRAIGHT LEG RAISE TERHADAP DAYA TAHAN OTOT TUNGKAI PADA ATLET KABADDI SULTHAN ASSYAUQI; BAIQ SATRIANINGSIH; KURNIA TAUFIK
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 3 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v3i2.999

Abstract

Berdasarkan pengamatan di lapangan, daya tahan otot tungkai atlet kabaddi Lombok Barat masih belum optimal. Salah satu bentuk latihan yang dinilai efektif untuk meningkatkan daya tahan otot tungkai adalah latihan straight leg raise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan straight leg raise terhadap peningkatan daya tahan otot tungkai pada atlet kabaddi Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 16 atlet kabaddi Lombok Barat yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur daya tahan otot tungkai adalah tes wall sit. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata nilai daya tahan otot tungkai setelah diberikan latihan straight leg raise. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan straight leg raise terhadap daya tahan otot tungkai atlet kabaddi Lombok Barat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan straight leg raise berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan daya tahan otot tungkai atlet kabaddi Lombok Barat Tahun 2025.