Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Home Economics Journal

PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) PADA LABORATORIUM TATA RIAS DAN KECANTIKAN Tritanti, Asi; Siregar, Ika Pranita
Home Economics Journal Vol 2, No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) mengetahui penerapan K3 di lingkungan prodi tata rias baik penerapan K3 pada diri sendiri, alat dan bahan praktik, serta area kerja praktik, (2) membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan prinsip K3 untuk kegiatan praktik tata kecantikan kulit, (3) membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan prinsip K3 untuk kegiatan praktik tata kecantikan rambut, dan (4) membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan prinsip K3 untuk kegiatan praktik tata rias pengantin. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif khususnya deskriptif kualitatif yang mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi tata rias dan kecantikan yang sedang menempuh mata kuliah di semester genap pada tahun akademik 2015/2016, dan sedang menempuh mata kuliah di semester ganjil pada tahun akademik 2016/2017, dosen dan laboran Prodi Tata Rias. Data dikumpulkan dengan lembar observasi, kuisioner dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif kualitatif dan analisis data menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lingkungan prodi tata rias baik penerapan pada diri sendiri, alat dan bahan praktik, serta area kerja praktik sudah diterapkan. Mahasiswa, laboran dan dosen pengampu memiliki komitmen untuk melakukan K3, memiliki pengetahuan dasar K3, dan bersedia menerapkan K3 sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku, (2) Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan prinsip K3 untuk bidang keahlian tata kecantikan kulit dibuat dengan memperhatikan prinsip-prinsip dasar dan kompetensi tata kecantikan kulit, (3) Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan prinsip K3 untuk bidang keahlian tata kecantikan rambut dibuat dengan memperhatikan prinsip-prinsip dasar dan kompetensi tata kecantikan rambut, dan (4) Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan prinsip K3 untuk kegiatan praktik tata rias pengantin dibuat dengan memperhatikan konsep dasar tata rias pengantin, dan jenis-jenis tata rias pengantin dengan kompetensi rias pengantin Indonesia, pengantin Barat, dan Pengantin Muslim 
Upaya tampil sehat dan menarik di usia remaja pada siswa usia sekolah melalui pelatihan grooming kecantikan Juniastuti, Eni; Pranita, Ika; Novita, Elok; Tritanti, Asi
Home Economics Journal Vol 3, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hej.v3i1.24685

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan (1) Pengetahuan siswa SMP tentang cara perawatan wajah yang tepat sesuai jenis kulit wajah dan perawatan kulit kepala, (2) Kemampuan siswa dalam pengaplikasikan perawatan wajah dan rambut sesuai dengan kondisi kulit dan kulit kepala masing-masing siswa, (3) kebermanfaatan dan kepuasan peserta melalui pelatihan. Metode kegiatan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, demostrasi dan praktek. Hasil kegiatan (1) terselenggaranya  kegiatan pelatihan sebagai bentuk pengetahuan penampilan diri yang tepat untuk usia pubertas; (2) Para peserta dapat mengaplikasikan keterampilan tersebut dirumah agar menambah rasa percaya dirinya dalam sebuah pergaulan baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat maupan sekolah. (3) Evaluasi terhadap  pelaksanaan kegiatan  dapat dilihat pada respon peserta terhadap tingkat kebermanfaatan  kegiatan pelatihan menunjukan  kegiatan pelatihan bermanfaat dengan rerata skor 3,42 dan respon peserta terhadap kegiatan pelatihan adalah puas dengan rerata 3,47. Kepuasan peserta terlihat pada setiap aspek, yaitu aspek penyamapaian materi, aspek materi, aspek fasilitas yang diperoleh, dan aspek hasil yang diperoleh. AbstractThe community service aim to improve (1) Knowledge of junior high school students about facial care according to the type of facial skin and scalp care, (2) Students ability to apply facial and hair care according to the skin and scalp conditions of each student, (3) participants usefulness and satisfaction through training. The method this training are lectures, demonstrations and practices. The results of the activity (1) implementation of training as a form of knowledge of proper appearance for the age of puberty; (2) Participants can apply these skills at home in order to increase their confidence in an association both in the school and the community; (3) Evaluation of the implementation of activities can be seen in the responses of participants to the level of usefulness of the training activities showing that the training activities are beneficial with a mean score of 3.42 and the participants' responses to training activities are satisfied with the average of 3.47. Participant satisfaction is seen in every aspect, namely the aspect of material achievement, material aspects, aspects of facilities obtained, and aspects of the results obtained.
Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Laboratorium Tata Rias dan Kecantikan Tritanti, Asi; Siregar, Ika Pranita
Home Economics Journal Vol. 1 No. 1 (2017): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.689 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i1.23285

Abstract

Penelitian bertujuan: (1) mengetahui penerapan K3 di prodi tata rias untuk  diri sendiri, alat dan bahan praktik, serta area kerja, (2) membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai K3 untuk kegiatan praktik (2) tata kecantikan kulit, (3) tata kecantikan rambut, dan (4) tata rias pengantin. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif model interaktif Miles dan Huberman. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi tata rias  semester genap 2015/2016 dan semester ganjil 2016/2017, dosen dan laboran Prodi Tata Rias. Data dikumpulkan dengan lembar observasi, kuisioner dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif  kualitatif. . Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di prodi tata rias pada diri sendiri, alat dan bahan praktik, serta area kerja praktik sudah diterapkan. Mahasiswa, laboran dan dosen pengampu memiliki komitmen melakukan K3, memiliki pengetahuan dasar K3, dan bersedia menerapkan K3 sesuai dengan SOP yang berlaku, Standar Operasional Prosedur yang sesuai prinsip K3 untuk (2) bidang keahlian tata kecantikan kulit dibuat dengan memperhatikan prinsip dasar dan kompetensi tata kecantikan kulit, (3) tata kecantikan rambut dibuat dengan memperhatikan prinsip dasar dan kompetensi tata kecantikan rambut, dan (4) praktik tata rias pengantin dibuat dengan memperhatikan konsep dasar dan jenis tata rias pengantin dengan kompetensi rias pengantin Indonesia, pengantin Barat, dan Pengantin Muslim
Pengembangan Video Pembelajaran Dodot Pengantin Puteri Gaya Solo Basahan Juniastuti, Eni; Yuswati, Yuswati; Tritanti, Asi
Home Economics Journal Vol. 2 No. 2 (2018): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.131 KB) | DOI: 10.21831/hej.v2i2.23294

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengembangkan naskah program video pembelajaran Dodot Pengantin Putri Gaya Solo Basahan, 2) untuk menguji kelayakan video pembelajaran Dodot Pengantin Putri Gaya Solo Basahan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development). Subyek penelitian adalah mahasiswa semester 3 dan semester 5 prodi D3 Tata Rias dan kecantikan FT UNY tahun angkatan 2008 yang sudah mengambil Mata Kuliah Pengantin Indonesia II dan angkatan 2009 yang belum mengambil Mata Kuliah Pengantin Indonesia II. Data penelitian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif secara sederhana, yakni dengan membandingkan nilai rerata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengembangan Video Pembelajara Dodot pengantin gaya solo basahan terdiri dari beberapa tahapan antara lain: a)Terdapat perencanaan dalam merumuskan tujuan, disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa agar dapat tercapai kompetensi dibidang Tata Rias Pengantin.b) Pembuatan produk Video Pembelajara Dodot pengantin gaya Solo Basahan dengan prosedur yang direncanakan.c) Uji coba Video untuk memvalidasi produk, dengan validasi ahli materi,dan  ahli media yang berkompeten di bidang Tata Rias Pengantin Terutama penganti Gaya Solo Basahan . d) Merevisi hasil produk dan memperbaiki sebelum dilakukan uji coba dilapangan.e) Uji coba produk dilapangan atau pada pengguna produk tersebut.f) membuat laporan hasil sesuai dengan data yang diperoleh dilapangan baik dari ahli materi, ahli media dan pengguna Video Dodot pengantin gaya Solo Basahan 2) penelitian Video Pembelajaran Dodot Pengantin Putri Gaya Solo Basahan Puteri ini dalam kategori sangat layak sebagai sumber belajar menurut ahli media dan ahli materi, dan baik berdasarkan hasil uji coba di lapangan.