Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Upaya penguatan ketahanan sosial budaya masyarakat melalui literasi digital Budi Santoso; Arif Ardiansyah; Indah Pusnita; Siti Lady Havivi
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5, No 3 (2022): In progress (November)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i3.15122

Abstract

Pengguna internet di Indonesia selalu meningkat, terlebih lagi selama masa pandemi COVID-19, di mana rutinitas pekerjaan dan pembelajaran banyak dilakukan secara dalam jaringan. Akses ke berbagai konten digital semakin tinggi sementara tidak semuanya mengandung muatan positif. Dengan demikian, literasi digital menjadi penting untuk dilakukan. Tujuan dari kegiatan literasi digital ini adalah sebagai upaya nyata untuk memperkuat ketahanan sosial budaya masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga di Lorong Mari, Kelurahan Talang Bubuk, Palembang. Pendekatan yang diterapkan adalah pendekatan sosial dengan metode Asset-Based Community Development (ABCD) yang mengedepankan keterlibatan aktif masyarakat.  Kegiatan dilakukan dalam bentuk ceramah dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat literasi digital ibu rumah tangga di Kelurahan Talang Bubuk cenderung rendah sehingga memang diperlukan pelatihan literasi.Simpulan yang diperoleh dari hasil evaluasi adalah, pertama, ketahanan sosial budaya seolah terabaikan dalam konteks atau situasi saat ini. Kedua, literasi digital diperlukan sebagai salah satu upaya meningkatkan ketahanan sosial budaya di tengah masyarakat, utamanya di masa pandemi. Ketiga, literasi merupakan aktivitas yang membutuhkan proses berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat serta pemangku kepentingan lain. Keempat, perlu adanya instrumen pengukuran literasi digital yang valid dan reliabel sebagai standar acuan umum. Tindak lanjut dari kegiatan pengabdian ini adalah melakukan kegiatan literasi lanjutan secara berkala dengan tujuan mendirikan Kampung Literasi.
Kajian Sosiologi Sastra Dalam Novel Dibalik Rahasia Senja Karya Wahyu Sujani Fatmawati Fatmawati; Dessy Wardiah; Arif Ardiansyah
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 13 No. 2 (2023): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji novel dengan pendekatan sosiologi sastra, aspek yang dibahas adalah konteks sosial pengarang, unsur sosial budaya yang tercermin, dan fungsi sosial novel Dibalik Rahasia Senja karya Wahyu Sujani. Manfaat dari penelitian ini untuk memperluas cakupan penelitian analisis sastra di Indonesia dan membantu pembaca untuk mengungkapkan makna dalam novel “Dibalik Rahasia Senja” melalui pendekatan sosial. masyarakat sastra. Tujuannya untuk memahami konteks sosial, gambaran sosiokultural pengarang dan fungsi sosial novel “Dibalik Rahasia Senja”. Metode penelitian ini metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber datanya novel “Dibalik Rahasia Senja” karya Wahyu Sujani. Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumen dan kuesioner. Terbukti bahwa hasil kajian yang diperoleh dalam novel “Dibalik Rahasia Senja” dipengaruhi oleh konteks sosial pengarang yang memuat faktor sosial budaya yang tercermin dalam masyarakat dan memiliki fungsi sosial yang sangat tinggi.
KONTRUKSI BERITA KEBUDAYAAN HUMAS KOTA PALEMBANG PADA WEBSTITE: bakohumas.palembang.go.id eka yati, Sri; Budi Santoso; Arif Ardiansyah; Hamzah
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2023): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v4i1.743

Abstract

Local culture is an important element in a society. Local culture must be maintained and protected, just like the local culture in Palembang City. Songket weaving culture is one of the most valuable regional cultural assets in Palembang City. Songket weaving itself is a tradition carried out by the people of Palembang. One of the activities carried out by the Palembang City government through Palembang City Public Relations is to make news about the local culture of Palembang City (Songket Weaving). The news was published on online media or the Palembang City Public Relations website www.bakohumas.palembang.go.id. Based on the results of the study, it was found that the local culture of Palembang City, namely songket woven fabric, was published in online media or the Palembang City Public Relations website www.bakohumas.palembang.go.id. With the title "Palembang Songket Motif Proposed to Become a Cultural Heritage" On Friday, May 19 2023, news construction on headlines or news titles. Headlines based on news interests, from the results of the study it was found that the banner headline type. Furthermore, based on the compatibility of the line (deck) of the Flush left headline type. Based on news placement, news includes Top headlines. The next news construction is the lead or news terrace. Lead is based on the emphasis on the 5W + 1H element, namely what leads. Furthermore, leads based on stylistics (style of language), in the news are of the digest lead type. Then, leads based on the type of words or sentences are not found in the news. Based on the Body (Completeness or News Explanation) of Block Paragraph type.
SEGREGASI GENDER DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENANAMAN KEDISIPLINAN SISWA MA AL IRSYAD PUTRA DAN MA AL IRSYAD PUTRI Arif Ardiansyah; Muna Erawati
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 18 No. 2 (2023): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v18i2.151

Abstract

Penerapan segregasi biasa terjadi di pesantren tradisional dan modern, namun lain halnya jika diterapkan di lembaga pendidikan formal yaitu Madrasah Aliyah Putra dan Putri Al Irsyad. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan segregasi gender dalam pembelajaran PAI untuk mengembangkan kualitas kedisiplinan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi segregasi kelas berbasis gender dalam pengembangan karakter disiplin dengan merumuskan tiga fokus penelitian yaitu: 1) Bagaimana implementasi segregasi gender dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di MA Al Irsyad dan MA Al Irsyad Putri. Angkatan 2023. 2). Apa saja faktor pendukung dan penghambat terjadinya segregasi gender dalam pembelajaran pendidikan agama Islam pada siswa MA Al Irsyad 3). Apa dampak segregasi gender dalam pembelajaran pendidikan agama Islam terhadap pengembangan karakter disiplin siswa MA Al Irsyad dan MA Al Irsyad Putri. Metode pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, wawancara dan pencatatan. Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui observasi tekun, triangulasi, dapat dipercaya, dapat diandalkan, dan dapat dikonfirmasi. Informan penelitian ini adalah kepala madrasah, wakakul, guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Segregasi gender telah diterapkan sepenuhnya pada kedua program magister, yaitu dipisahkan sepenuhnya dari pembelajaran dan struktur organisasi sekolah terhadap tempat dan lingkungan. Segregasi tidak hanya terjadi pada mata pelajaran PAI tetapi pada semua mata pelajaran. 2) MA Putra dan Perempuan Al Irsyad Faktor pendukung penerapan segregasi gender adalah infrastruktur khusus dan struktur manajemen yang terpisah antara laki-laki dan perempuan. Hal ini tidak hanya melibatkan pemisahan kelas dan asrama tetapi juga koordinasi antara pimpinan madrasah laki-laki dan perempuan. Selain itu, kedua peraturan Guru tersebut hanya menerima siswa berdasarkan gender, yang juga mendukung penerapan segregasi gender. Secara keseluruhan, tidak ada hambatan atau hambatan besar dalam penerapan segregasi gender, beberapa guru dan siswa perempuan menyebutkan beberapa hambatan seperti kurangnya antusiasme siswa perempuan terhadap guru perempuan. 3) Segregasi gender juga berperan penting dalam membentuk karakter kedisiplinan siswi, yang tercermin dari kedisiplinan siswi menutup aurat dan tetap santun dalam berinteraksi dengan ustadz dan ustadzah. Manfaat segregasi gender antara lain meningkatkan rasa percaya diri, kebebasan berekspresi, dan kemampuan mengekspresikan ide di dalam kelas
Teks Vista: Kemampuan Menyimak Siswa Melalui Media Pembelajaran TV Putar Silvia Permatasari; Zahra Zahra; Nurul Fadhilah; Dewi Sintiya; Mawaddah Warahmah; Milati Ramadhan M; Juandono Juandono; Raehan Kamil; Adrimus Adrimus; Arif Ardiansyah
Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): September : Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kolaborasi.v2i3.222

Abstract

This research evaluates the effectiveness of playback TV media in improving students' listening skills at SD 012 Kampung Panjang. Qualitative methods with classroom observations were used to collect data related to student interactions with this media. The research results show that rotating TV can increase students' motivation and involvement in listening learning. This media offers an interesting and realistic learning experience, even though there are obstacles. This research suggests the use of rotating TV and active interaction after listening as effective strategies in language learning.