Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGELOLAAN BUMDES DALAM MENINGKATKAN KESEJATERAAN MASYARAKAT DESA HUYULA, KECAMATAN RANDANGAN, KABUPATEN POHUWATO, PROVINSI GORONTALO Sastro Wantu; Udin Hamim; Zulfika Adjie; Ramli Mahmud
Jambura Journal Civic Education VOL 1. NO.2 DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.272 KB) | DOI: 10.37905/jacedu.v1i2.12804

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pegelolaan bumdes dalam meningkatkan kesejateraan masyarakat desa Huyula, Kematan, Randangan, Kabupaten. Pohuwato. Provinsi Gorontalo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengelolaan BUMDes dalam meningkatkan kesejateraan masyarakat serta apa saja faktor penyebab rendahnya pengelolaan BUMDes dalam meningkatkan kesejateraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, metode penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskritif dalam bentuk kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati.. Prosedur pengumpulan data yaitu dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bagaimana pengelolaan BUMDes dalam meningkatkan kesejateraan masyarakat. Dalam pengelolaan BUMDes di Desa Huyula ini baik dari pemerintah desa, pengelola BUMDes dan masyarakat desa masih kurang bekerja sama dengan baik, hal tersebut terlihat dari belum adanya kesesuaian pengelolaan BUMDes sehingga pembentukan program BUMDes tidak berjalan dengan baik, yang berimbas pada tujuan BUMDes dalam mensejaterakan masyarakat desa belum optimal. Adapun faktor penyebab rendahnya pengelolaan BUMDes dalam meningkatkan kesejateraan masyarakat, yaitu terletak pada sumber daya manusia, usaha serta kerjasama yang masih kurang antara pemerintah desa, pengelola BUMDes serta masyarakat desa, sehingganya pembentukan program BUMDes belum berjalan sesuai dengan yang di harapkan dalam mensejaterahkan masyarakat desa.
IMPLEMENTASI PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR DESA LITO KECAMATAN PAGUYAMAN PANTAI Udin Hamim; Ramli Mahmud; Roni Lukum; Mais Nurdin
Jambura Journal Civic Education Vol 2, No 1 (2022): Vol. 2 NO. 1 MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.242 KB) | DOI: 10.37905/jacedu.v2i1.14517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan  gambaran tentang Implementasi Pelayanan Publik Di Kantor Desa Lito Kecamatan Paguyaman Pantai. Peneliti menggunakan jenis penelitian deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Untuk memperoleh data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi berdasarkan permasalahan penelitian. Focus dalam penelitian ini adalah pemahaman masyarakat, penyediaan sarana prasarana, dan proses pelayanan. Hasil penelitian ini bahwa, dari aspek pemahaman masyarakat, Implementasi Pelayanan Publik Di Kantor Desa Lito Kecamatan Paguyaman Pantai belum optimal. Hal ini terlihat masih minimnya pemahaman masyarakat dalam pelayanan public di kantor Desa Lito. sehingga mengakibatkan pelayanan tidak berjalan dengan maksimal. Dari aspek penyediaan sarana prasarana, Implementasi Pelayanan Public Di Kantor Desa Lito Kecamatan Paguyaman Pantai masih sangat rendah. Hal ini terjadi karena masih kurang penyediaan fasilitas untuk menunjang hal tersebut oleh pemerintah desa kepada masyarakat desa lito. Dari aspek proses pelayanan, Implementasi Pelayanan Publik Di Kantor Desa Lito Kecamatan Paguyaman Pantai masih kurang memuaskan. Hal ini terjadi karena ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses pelayanan serta situasi dan kondisi yang tidak mendukung proses jalannya pelayanan public  oleh Pemerintah Desa kepada masyarakat Desa Lito. Disarankan kepada seluruh pemerintah desa agar lebih memperhatikan pemahaman masayarakat, penyediaan saranan dan prasaranan dalam pelaksanaan pelayana public  serta memperhatikan  proses pelayanan dalam keterlibatan pelaksanaan pelayanan public di kantor desa lito serta memperhatikan implementasinya.  Apabila kondisi ini bisa berjalan dengan baik, maka akan dapat mewujudkan pelayanan yang efektif dan berkualitas
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI DI DESA BONGOIME KECAMATAN TILONGKABILA KABUPATEN BONE BOLANGO PADA MASA PANDEMI COVID-19 Farmin Yusuf; Saleh Hamid; Sastro M Wantu; Udin Hamim
Jambura Journal Civic Education Vol 3, No 1 (2023): Vol. 3 NO. 1 MEI 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jacedu.v3i1.20088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Kebijakan Bantuan Langsung Tunai Di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bonebolango Pada Mas Pandemi Covid-19 dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Bantuan Langsung Tunai di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bonebolango Pada Masa Pandemi Covid-19 sebagaimana dilihat dari 4 indikator di antaranya adalah (1) komunikasi, antara pemerintah desa dengan masyarakat belum terlaksana dengan baik. Karena tujuan dalam pelaksanaan program Bantuan Langsung Tunai tidak tepat sasaran. (2) Sumber Daya, mengenai  pencairan dan penyaluran di Desa Bongoime dilakukan terlebih dahulu sosialisasi kepada masyarakat mengenai program Bantuan Langsung Tunai agar masyarakat bisa paham mengenai program Bantuan Langsung Tersebut. (3) Disposisi, dilihat dari Pelaporan pertanggungjawaban pemerintah desa terkait dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai kepada masyarakat dapat dikatakan sudah jelas. (4) Struktur Birokrasi sudah cukup baik dalam pelaksanan penyaluran bantuan langsung tunai semua aparat desa terlibat namun yang berperan penting adalah kaur keuangan yang ditangung jawabkan untuk program ini. Adapun Kendala dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai di Desa Bongoime yaitu : Pada Tahap Persiapan dan Pada Tahap Pelaksanaan atau Penyaluran.
Implementation of the Farmer Card Program Policy in Increasing Community Empowerment Farmer Groups (Case Study at the Gorontalo Regency Agriculture Office) Habibah U. Abuba; Udin Hamim; Ellys Rachman
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 6 No. 1: January 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v6i1.4527

Abstract

The purpose of this research is to find out and analyze the implementation of the Farmer Card Program in increasing the empowerment of the Farmer Group Community in Gorontalo Regency. And Analyze what factors hinder the implementation of the Farmer Card Program to the Farmer Group Community in Gorontalo Regency. This research uses descriptive research with a qualitative approach, the data consists of primary data obtained through open and in-depth interviews with informants and secondary data comes from various sources including journals, theses, books, and previous research. The results of this study indicate that: a) The implementation of the farmer card program at the Gorontalo Regency Agriculture Office has not yet distributed all farmer cards to the Farmer Group Community. b) The community has not utilized the farmer card and still uses manual redemption of fertilizers at official retail kiosks. c) There are still many farming communities that have not been recorded in e-Alokasi. Furthermore, 5 things that become inhibiting factors for the Implementation of the Farmer Card Program, namely: a) Transfer of Services from Bank BNI to Bank BRI. b) Limited Human Resources at the Agricultural Extension Office (BPP) in each District. c) Changes in regulations from the Central Government and regulations from Pupuk Indonesia from the Electronic Group Needs Definitive Plan (e-RDKK) then transferred to Electronic Allocation (e-Allocation). d) Lack of Knowledge and understanding of the community in using the farmer card because it is related to technology. e) There is a new e-Pusluh Program from the government to monitor, evaluate, and organize agricultural extension workers.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PENERIMA LAYANAN ADMINISTRASI DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BONE BOLANGO Moh. Rivaldy Moobongu; Juriko Abdussamad; Udin Hamim
Journal Education and Government Wiyata Vol 2 No 4 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v2i4.165

Abstract

This study aims to determine the extent to which service quality affects the satisfaction of recipients of administrative services at the Department of Population and Civil Registration in Bone Bolango Regency. The type of research conducted is field research, using a descriptive method with a referential approach. Instrument testing employed validity and reliability tests. Data analysis techniques used include normality tests, coefficient of determination (R) tests, t-tests, and simple linear regression analysis. The results showed that the t-count value is 5.515, while the t-table value is 2.048. Thus, t-count > t-table (5.515 > 2.048) and the significance value is 0.000 < 0.05, indicating that the service quality variable has a significant effect on the public satisfaction variable. The coefficient of determination (R³) resulted in a correlation of 5.21, meaning that service quality affects public satisfaction by 52.1%. The regression equation obtained is Y=35.693+0.446X, meaning that the constant value (a) is 35.693, which indicates that if the service quality value is 0, public satisfaction remains positive at 35.693. The regression coefficient (b) for service quality is positive at 0.446, indicating that for every 1.00 increase in service quality, public satisfaction increases by 0.446.
Political Preferences of Voters with Disabilities in the 2024 Elections: Values, Perceptions, Trends and Satisfaction Vs Ideological Values and Group Strength Yayan Sahi; Ramli Mahmud; Udin Hamim
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 5 No. 1 (2024): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v5i1.903

Abstract

This study aims to analyze the political preferences of voters with disabilities in the 2024 election based on value preferences, perceptions, tendencies, and satisfactions, as well as the influence of ideological values and group strengths. The method used is qualitative with a phenomenological approach. Primary data sources came from the KPU (General Election Commission), Bawaslu (Election Supervisory Agency), and Kesbangpol (National Unity and Political Agency) of Bone Bolango Regency, as well as local voters with disabilities, while secondary data was obtained from analysis of reports, report books on election organizer activities, research journals, and election laws. The data analysis process includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the analysis revealed that of the 1,450 voters with disabilities registered in 18 sub-districts, only 650 exercised their voting rights, while the other 800 did not participate. This condition indicates the low engagement of voters with disabilities, which is influenced by their orientation to their value preferences, perceptions, tendencies, and satisfactions, which is often distorted by negative labeling in the context of electoral politics. The lack of adequate accommodation for electoral rights and accessibility for voters with disabilities also leads to disappointment, which ultimately reinforces ideological patterns and group identities that make them reluctant to channel their political rights. This study suggests the importance of further development of an ideal political preference strengthening model for voters with disabilities to reduce the instability of their political participation due to disappointment with the conduct of the elections.
The Influence of Information Technology-Based Career Competencies and Management on the Work Effectiveness of Lecturers at Gorontalo State University Santi Rauf; Udin Hamim; Juriko Abdussamad
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 4 No. 06 (2025): October- November, International Journal of Economics, Business and Innovation
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijebir.v4i06.2329

Abstract

This study aims to determine the influence of information technology-based career competencies and management on the work effectiveness of lecturers at Gorontalo State University. The approach in this study is quantitative. The research method is expost facto and correlational research design. The sample in the study was 92 people. The data analysis technique used is SEM-PLS. The results of the study showed that the SEM-PLS equation for community satisfaction was Ŷ = α + 0.681X + 0.231Z + ε with a determination coefficient of 71.80% and for service quality, namely Z = α + 0.642X + ε with a determination coefficient of 41.30%. The results of the hypothesis testing are (1) the competence of lecturers has a positive and significant effect on information technology-based career management at Gorontalo State University. (2) lecturer competence has a positive and significant effect on the effectiveness of lecturers' work in the implementation of the Tridharma of Higher Education at Gorontalo State University. (3) information technology-based career management has a positive and significant effect on the effectiveness of lecturers' work in the implementation of the Tridharma of Higher Education at Gorontalo State University. (4) lecturer competence through information technology-based career management has a positive and significant effect on the effectiveness of lecturers' work in the implementation of the Tridharma of Higher Education at Gorontalo State University. So that information technology-based career management is able to become a good intervening variable which means that information technology-based career management becomes a strategic bridge that strengthens the impact of competence on the achievement of tridharma performance.
Stabilitas Politik Menjelang Pemilu Serentak 2024 di Desa Tonala Kec. Posigadan Kab. Bolaang Mongodow Selatan: Political Stability Ahead of the 2024 Simultaneous Elections in Tonala Village, Posigadan District, South Bolaang Mongondow Regency Pauzul Husni Botutihe; Udin Hamim; Ramli Mahmud
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 10: Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi situasi stabilitas politik menjelang pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 di Desa Tonala, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Stabilitas politik dipandang sebagai elemen penting dalam menciptakan penyelenggaraan pemilu yang berlangsung secara aman, damai, dan demokratis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, aparat desa, serta perwakilan partai politik setempat, dan juga melalui studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, situasi politik di Desa Tonala menjelang Pemilu Serentak 2024 secara umum tergolong cukup kondusif. Meskipun terdapat dinamika politik berupa persaingan antar pendukung calon legislatif dan partai politik, potensi konflik masih dapat diredam melalui peran aktif tokoh masyarakat dan aparat desa dalam menjaga komunikasi dan mediasi antar kelompok. Faktor- faktor yang mendukung stabilitas politik antara lain: kesadaran politik masyarakat yang semakin meningkat, netralitas aparatur pemerintah desa, serta pengawasan dari lembaga penyelenggara pemilu dan pihak keamanan. Meski demikian, hasil penelitian turut mengidentifikasi adanya potensi kerawanan, seperti praktik politik uang, penyebaran hoaks, serta fanatisme yang berlebihan, yang dapat mengancam stabilitas jika tidak segera diantisipasi secara preventif. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, penyelenggara pemilu, aparat keamanan, dan partisipasi aktif masyarakat guna memastikan terciptanya iklim politik yang kondusif dan demokratis menjelang pelaksanaan pemungutan suara
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGGUNAAN APLIKASI DIGIKEL (DIGITALISASI KELURAHAN) DALAM PENGELOLAAN ARSIP DI KELURAHAN SE-KECAMATAN KOTA UTARA KOTA GORONTALO Paramani, Rita Hamzah; Udin Hamim; Rukiah Nggilu
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 4 (2025): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i4.2781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi aplikasi DIGIKEL sebagai inovasi digitalisasi pelayanan administrasi di tingkat kelurahan Kecamatan Kota Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk mengkaji secara mendalam proses, tantangan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan aplikasi DIGIKEL di empat kelurahan yang masih aktif menggunakan aplikasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun aplikasi DIGIKEL meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan akses layanan administrasi, implementasinya masih menghadapi kendala terkait keterbatasan infrastruktur teknologi, kompetensi aparatur kelurahan, serta resistensi masyarakat terhadap sistem digital. Simpulan, bahwa aplikasi DIGIKEL memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat kelurahan, namun keberhasilannya bergantung pada dukungan berkelanjutan dari pemerintah dalam bentuk pelatihan, perbaikan infrastruktur, dan sistem pendampingan yang lebih optimal.   Kata Kunci: DIGIKEL, Digitalisasi Pelayanan, Administrasi Kelurahan, Teknologi Informasi
EFEKTIVITAS AKSI KONVERGENSI DALAM PROGRAM PENGENDALIAN STUNTING DI KECAMATAN LIMBOTO BARAT, KABUPATEN GORONTALO Ikram Andi Taufan Hurudji; Udin Hamim; Lisda Van Gobel; Ellys Rachman; Sumanti Maku
Journal of Governance and Public Administration Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v3i1.2793

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Di Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, angka stunting masih tinggi meskipun telah diterapkan program nasional pengendalian stunting melalui aksi konvergensi lintas sektor. Upaya ini melibatkan berbagai aktor seperti Puskesmas, pemerintah desa, TP-PKK, kader posyandu, dan masyarakat. Program ini menunjukkan hasil positif dengan penurunan kasus stunting pada anak usia 0–23 bulan dari 26 kasus di bulan Januari menjadi 12 kasus di bulan Juni. Keberhasilan ini didukung pendekatan kolaboratif berbasis data melalui rembuk stunting, P2K2, edukasi gizi, pemanfaatan lahan pekarangan, serta intervensi ekonomi desa. Sekretariat Kecamatan berperan aktif sebagai koordinator wilayah yang menjaga sinergi antar OPD. Di tingkat desa, kepala desa memanfaatkan dana desa secara tepat sasaran, dibantu TP-PKK dan kader posyandu, yang berperan penting dalam pencegahan stunting. Pendekatan proses yang sistematis dan integratif mencakup identifikasi masalah, pelaksanaan intervensi, hingga evaluasi. Sasaran intervensi juga mempertimbangkan faktor keluarga seperti kesadaran ibu, keterlibatan ayah, dan kondisi sosial ekonomi. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi komunikasi lintas sektor yang kuat, semangat kerja pelaksana, dan partisipasi aktif masyarakat. Meski demikian, hambatan masih ada, seperti birokrasi yang lamban dan prosedur pencairan dana yang rumit, yang menghambat efektivitas program secara maksimal.