Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGGUNAAN APLIKASI DIGIKEL (DIGITALISASI KELURAHAN) DALAM PENGELOLAAN ARSIP DI KELURAHAN SE-KECAMATAN KOTA UTARA KOTA GORONTALO Paramani, Rita Hamzah; Udin Hamim; Rukiah Nggilu
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 4 (2025): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i4.2781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi aplikasi DIGIKEL sebagai inovasi digitalisasi pelayanan administrasi di tingkat kelurahan Kecamatan Kota Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk mengkaji secara mendalam proses, tantangan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan aplikasi DIGIKEL di empat kelurahan yang masih aktif menggunakan aplikasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun aplikasi DIGIKEL meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan akses layanan administrasi, implementasinya masih menghadapi kendala terkait keterbatasan infrastruktur teknologi, kompetensi aparatur kelurahan, serta resistensi masyarakat terhadap sistem digital. Simpulan, bahwa aplikasi DIGIKEL memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat kelurahan, namun keberhasilannya bergantung pada dukungan berkelanjutan dari pemerintah dalam bentuk pelatihan, perbaikan infrastruktur, dan sistem pendampingan yang lebih optimal.   Kata Kunci: DIGIKEL, Digitalisasi Pelayanan, Administrasi Kelurahan, Teknologi Informasi
EFEKTIVITAS AKSI KONVERGENSI DALAM PROGRAM PENGENDALIAN STUNTING DI KECAMATAN LIMBOTO BARAT, KABUPATEN GORONTALO Ikram Andi Taufan Hurudji; Udin Hamim; Lisda Van Gobel; Ellys Rachman; Sumanti Maku
Journal of Governance and Public Administration Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v3i1.2793

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Di Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, angka stunting masih tinggi meskipun telah diterapkan program nasional pengendalian stunting melalui aksi konvergensi lintas sektor. Upaya ini melibatkan berbagai aktor seperti Puskesmas, pemerintah desa, TP-PKK, kader posyandu, dan masyarakat. Program ini menunjukkan hasil positif dengan penurunan kasus stunting pada anak usia 0–23 bulan dari 26 kasus di bulan Januari menjadi 12 kasus di bulan Juni. Keberhasilan ini didukung pendekatan kolaboratif berbasis data melalui rembuk stunting, P2K2, edukasi gizi, pemanfaatan lahan pekarangan, serta intervensi ekonomi desa. Sekretariat Kecamatan berperan aktif sebagai koordinator wilayah yang menjaga sinergi antar OPD. Di tingkat desa, kepala desa memanfaatkan dana desa secara tepat sasaran, dibantu TP-PKK dan kader posyandu, yang berperan penting dalam pencegahan stunting. Pendekatan proses yang sistematis dan integratif mencakup identifikasi masalah, pelaksanaan intervensi, hingga evaluasi. Sasaran intervensi juga mempertimbangkan faktor keluarga seperti kesadaran ibu, keterlibatan ayah, dan kondisi sosial ekonomi. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi komunikasi lintas sektor yang kuat, semangat kerja pelaksana, dan partisipasi aktif masyarakat. Meski demikian, hambatan masih ada, seperti birokrasi yang lamban dan prosedur pencairan dana yang rumit, yang menghambat efektivitas program secara maksimal.