Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Prototype Instrumen Pendeteksi Dini Tsunami Akibat Gempabumi dengan Memanfaatkan Prinsip Refleksi Gelombang Kharis Aulia Alam; Amien Widodo; Juan Pandu Gya Nur Rochman
Jurnal Geosaintek Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v6i1.5644

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang dikategorikan sebagai negara dengan tingkat kerawanan terhadap bencana tsunami yang tinggi. Penyebab terbesar dari tsunami di Indonesia adalah aktivitas tektonik atau gempabumi, dimana hingga awal tahun 2018 lebih dari 150,000 jiwa meninggal dunia. Tingginya angka korban jiwa tersebut tentunya tidak lepas dari absennya teknologi pendeteksi dini tsunami di Indonesia dan ditambah dengan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang tanda-tanda tsunami, seperti surutnya air laut. Perancangan prototype instrumen pendeteksi dini tsunami akibat gempabumi dilakukan dengan memanfaatkan prinsip refleksi gelombang. Sensor ultrasonik dan sensor efek doppler dikombinasikan dengan mengaplikasikan konsep penembakan dan penerimaan kembali gelombang. Pengujian dilakukan terhadap model uji rekayasa kondisi tsunami untuk melihat kemampuan instrumen dalam mendapatkan data ketinggian dan kecepatan perubahan ketinggian air. Digunakan nilai kecepatan rekayasa bernilai 0,02 m/s sebagai batas antara keadaan aman dan keadaan bahaya tsunami pada rancangan model uji. Kedua sensor mampu mendapatkan nilai ketinggian air dan kecepatan perubahan ketinggian air dengan toleransi tingkat kesalahan pembacaan data sebesar ±10-2 m/s.
Penentuan Daerah Imbuhan Dengan Metode Analisa Isotop Air Tanah Di Desa Curah Cottok, Kec. Kapongan Kabupaten Situbondo M Haris Miftakhul Fajar; Widya Utama; Mariyanto Mariyanto; Firman Syaifuddin; Anik Hilyah; Juan Pandu Gya Nur Rochman; M Singgih Purwanto
Jurnal Geosaintek Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.92 KB) | DOI: 10.12962/j25023659.v5i1.4587

Abstract

Di lokasi penelitian, Desa Curah Cottok Kec. Kepongan Kabupaten Sitobondo, memiliki karakteristik morfologi yang unik., yaitu perbukitan memanjang arah barat-timur (elevasi 25-500 mdpl)dengan dibatasi oleh dataran rendah disebelah utara (elevasi 0-25 mdpl) dan selatannya (elevasi 50-200 mdpl). Dataran rendah disebelah utara perbukitan memiliki beberapa mata air dan sumur artesis dengan debit 1-7 L/s. Dengan topografi yang unik tersebut, terdapat 3 zona yang memungkinkan berperan sebagai daerah imbuhan dari mata air dan smur artesis, yaitu zona 1 berupa daerah Perbukitan Curah Cottok, zona 2 berupa dataran di sebelah selatan Perbukitan Curah Cottok dan zona 3 berupa lereng utara Gunung Ijen. Untuk memastikan lokasi daerah imbuhan, dilakukan dengan menggunaakan analisa isotop, yaitu dengan isotop 2H dan 18O. Selain penentuan lokasi daerah imbuhan, analisa isotop air tanah juga dapat digunakan untuk melakukan analisa umur air (water dating), yaitu dengan menggunakan analisa isotop 3H.
Analisis Peta Struktur Domain Kedalaman dengan Interpretasi Seismik 3D dalam Studi Pengembangan Lapangan “Kaprasida”, Blok “Patala”, Energi Mega Persada Tbk Fahmi Aulia Rahman; Ayi Syaeful Bahri; Juan Pandu Gya Nur Rochman
Jurnal Geosaintek Vol 2, No 3 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1848.78 KB) | DOI: 10.12962/j25023659.v2i3.2108

Abstract

Pengembangan lapangan migas masih sangat digencarkan, khususnya pada Lapangan “Kaprasida”. Pada lapangan ini dilakukan studi pengembangan terhadap reservoar sekunder, yaitu pada Formasi Transisi, Upper Menggala, dan Lower Menggala. Reservoar sekunder masih menyimpan beberapa struktur jebakan hidrokarbon yang perlu analisis lebih dalam. Oleh karena itu, pada lapangan ini dilakukan proses reinterpretasi terhadap patahan dan lapisan tersebut, sehingga menghasilkan peta struktur domain waktu dan domain kedalaman. Maksud dari penelitian ini adalah untuk melakukan reinterpretasi yang menghasilkan peta struktur domain waktu dan kedalaman, sehingga dapat melakukan analisis pada peta struktur. Setelah dilakukan analisis pada peta struktur domain kedalaman ketiga lapisan, didapatkan beberapa zona target berupa beberapa struktur antiklin. Zonasi struktur antiklin terdapat pada wilayah barat TG2, selatan TG2, timur TG2, barat TG4, dan utara TG1. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan struktur jebakan hidrokarbon baru untuk kegiatan pengembangan Lapangan “Kaprasida”.
Pemetaan Lingkungan Korosi Bawah Permukaan Menggunakan Metode Self-Potensial Berdasarkan Native Potential pada Daerah Unit 7 Dan 8 PT.IPMOMI Masruro Amalia; Widya Utama; Juan Pandu Gya Nur Rochman
Jurnal Geosaintek Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1121.584 KB) | DOI: 10.12962/j25023659.v3i2.2970

Abstract

Korosivitas tanah merupakan salah satu masalah yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan infrastruktur. Pipa yang terletak pada subsurface menjadi salah satu contoh dari infrastruktur yang rentan terhadap korosi, maka dari itu pemetaan subsurface sangat dibutuhkan untuk mengetahui keadaan lingkungan korosif bawah permukaan. Pada tugas akhir ini dilakukan penelitian mengenai pemetaan lingkungan korosi bawah permukaan dengan menggunakan metode Self Potensial pada daerah unit 7 dan 8 PT.IPMOMI. Pengukuran self potensial dilakukan 2 kali yaitu pada awal penelitian dan 15 hari setelahnya. Dari hasil pengukuran SP kemudian dikorelasi dengan nilai native potensial sehingga didapat range nilai korosivitas tanah. Nilai SP -120 hingga 40 memiliki tingkat korosivitas sedang, dan nilai SP 40220 memiliki tingkat korosivitas yang sangat tinggi. Pada lokasi penelitian tingkat korosivitas yang sangat tinggi berada pada sisi utara dari lintasan dan semakin rendah pada sisi selatan yang disebabkan oleh adanya intrusi air laut pada sisi utara dari lokasi penelitian.
Identifikasi Arah Persebaran Sedimentasi Menggunakan Analisis Mikrotremor Studi Kasus Kawasan Sumur Tua Kecamatan Wringinanom, Gresik Putra P fikri Muhammad; Nizar Riyantiyo; Muhammad Noor; Dwa Desa Warnana; Firman Syaifuddin; Wien Lestari; Juan Pandu Gya Nur Rochman; anik hilyah
Jurnal Geosaintek Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.66 KB) | DOI: 10.12962/j25023659.v4i1.3739

Abstract

Jawa timur bagian utara merupakan daerah prospek dalam industri Minyak dan Gas Bumi. Sebagai zona RMKS (Rembang, Madura, Kangean, dan Subala). Cekungan Jawa Timur utara memiliki kerangka geologi didominasi oleh graben, half-graben, dan sesar lain akibat fase rifting pada periode ekstensional  zaman  Paleogen  dan  arah  sedimentasi  berawal  sisi  utara  cekungan,  seiring  terbentuknya gunung api hasil subduksi lempeng dibagian selatan maka sedimen terendapkan dari bagian selatan cekungan. Secara regional terdapat potensi reservoar yang terbentuk dari batuan pasir dan karbonat. Berlatarbelakang sumur tua yang terletak di desa Sumberwaru, Kecamatan Wringinanom, Gresik. Indikasi awal daerah tersebut memiliki petroleum system sehingga, penelitian bertujuan mengidentifikasi arah persebaran sedimen dalam tinjauan awal eksplorasi kembali pada daerah tersebut. Data yang digunakan adalah data primer pengukuran metode mikrotremor berdimensi 36.000 m2  (122 titik)  selama 6 hari, dengan frekuensi natural 4-8 Hz.
Estimasi Cadangan Batu Gamping di Desa Melirang, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik dengan Metode Resistivitas 2-Dimensi Ayi S. Bahri; Juan Pandu Gya Nur Rochman; Sayyidatul Khoiridah; Ary Iswahyudi
Jurnal Geosaintek Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1091.755 KB) | DOI: 10.12962/j25023659.v1i1.1194

Abstract

Telah dilakukan survei geofisika dengan menggunakan metode resistivitas 2D untuk memperkirakan besar cadangan batu gamping yang ada di Desa Melirang, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Konfigurasi yang digunakan pada metode resistivitas 2D ada dua macam yaitu konfigurasi Dipole-dipole dan Wenner. Pembuatan lintasan dilakukan sebanyak 15 lintasan dengan panjang 300 meter dan 600 meter. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa litologi penyusun batuan di daerah penelitian ada dua yaitu Formasi Madura yang berupa batu gamping terumbu dan Formasi Watukoceng yang merupakan napal berpasir. Formasi Madura memiliki nilai resistivitas di atas 240 Ωm dengan ketebalan lapisan bervariasi antara 20–35 meter. Sedangkan Formasi Watukoceng mempunyai nilai resistivitas kecil yaitu di bawah 240 Ωm dengan kedalaman antara 20-50 meter. Nilai resistivitas terbesar yaitu di atas 3000 Ωm yang menunjukkan adanya gua bawah permukaan di daerah penelitian. Cadangan potensi batu gamping yang didapatkan dari hasil perhitungan pada penelitian ini yaitu sebesar ±41.500.000 ton.
Aplikasi Metode Geolistrik Tahanan Jenis untuk Mengetahui Bawah Permukaan di Komplek Candi Belahan (Candi Gapura) Juan Pandu Gya Nur Rochman; Amien Widodo; Firman Syaifuddin; Wien Lestari
Jurnal Geosaintek Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1305.652 KB) | DOI: 10.12962/j25023659.v3i2.2963

Abstract

Gunung Penanggungan merupakan gunung yang memiliki sejarah yang tinggi di Jawa Timur. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya candi yang mengelilingi di komplek gunung ini. Setidaknya terdapat 116 yang ditemukan. Komplek Situs belahan merupakan  salah satu komplek bangunan candi yang besar. Candi Gapura merupakan bagian pintu masuk dari komplek bangunan ini yang sebagian bangunannya masih terpendam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi bawah permukaan di komplek candi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Geolistrik Tahanan jenis. Prinsip metode ini adalah menginjeksikan arus listrik ke permukaan tanah melalui sepasang elektroda dan mengukur beda potensial dengan sepasang elektroda yang lain. Metoda ini memanfaatkan sifat kelistrikan suatu material untuk mengetahui karakteristik dari suatu material. Jumlah lintasan yang digunakan  sebanyak 8 lintasan yang terletak di Candi Gapura A (4 lintasan) dan Candi Gapura B (4 lintasan). Dari pengkuran geolistrik didapatkan profiling resistivitas bawah permukaan tanah yang dapat mengetahui dugaan sebaran bangunan candi. Hasil intepretasi 8 lintasan secara umum dibagi dua lapisan. Pada kedalaman 0-4 meter nilai resitivitasnya 1-6 ohm meter diintepretaskan sebagai lapisan lempung. Pada lapisan ini juga terdapa nilai resitivitas 10-20 ohm meter diduga runtuhan batu bata candi. Pada  lapisan kedua dengan kedalaman lebih dar 4 meter dengan nilai resistivitas 100-150 ohm meter diduga lapisan kerkil (zona keras). Pada Batas lapisan ini (kedalaman 4 meter) diduga terdapat altar atau pelataran karena pada semua lintasan terdapat kontras nilai resitivitas tinggi dan rendah pada kedalaman yang hampir sama untuk tiap lintasan pengukuran.
Tsunami Risk Mapping of Lumajang District Using Geographic Information System (GIS) Amien Widodo; Dwa Desa Warnana; Juan Pandu Gya Nur Rochman; Firman Syaifuddin; Erik Sapta Perbawa; Ary Iswahyudi; Wien Lestari
IPTEK Journal of Proceedings Series No 6 (2017): The 3rd International Conference on Civil Engineering Research (ICCER) 2017
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.061 KB) | DOI: 10.12962/j23546026.y2017i6.3285

Abstract

Indonesia lied among the three of world major plates so that several districts along the southern coast of Java Island were vulnerabled to the tsunami including Lumajang. South coast of Lumajang had high population density and settlements and high levels of government and economic activity. Therefore, it is necessary to know the level of insecurity and vulnerability to the tsunami in order to be utilized as input of mitigation data for the preparation of regional spatial plans (RTRW) based on tsunami risk level. The objective of this research is to arrange the regional risk map for tsunami in Lumajang Regency using Geographic Information System (GIS) through approach of insecurity and vulnerability analysis of tsunami. The insecurity rate is analyzed based on seismicity map and run-up data of tsunami event in Lumajang District. Vulnerability approach used multicriteria such as land elevation, slope, coastal morphometry, land use, distance from the coast and distance from the river. The methodology that was used included data collections of both primary and secondary data such as satellite imagery of earth map, Lumajang statistical data. Each vulnerability data variable was processed to result a weighting and scores that its become the parameters for making a regional tsunami vulnerability map. The results showed three level of risks in five subdistricts that directly adjacent to the Southern Coast such as Yosowilangun, Kunir, Tempeh, Pasirian, and Tempursari. The high tsunami risk which covered almost along the coast, the ramps morphology, without any protective vegetation and human activities at the site while the medium of tsunami risk which were in areas with elevation more higher than the coastal and the low of tsunami risk had variations of topography, quite far from the coast and less human activities.
Identification of Soil Contamination using VLF-EM and Resistivity Methods: A Case Study Rahmatun Inayah; Bagus Jaya Santosa; Dwa Desa Warnana; Firman Syaifuddin; Juan Pandu Gya Nur Rochman; Wien Lestari; Amien Widodo
IPTEK The Journal for Technology and Science Vol 30, No 1 (2019)
Publisher : IPTEK, LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.116 KB) | DOI: 10.12962/j20882033.v30i1.5004

Abstract

Hazardous waste is a waste with properties which can pollute and damage the environment, human health, and other living things. Lakardowo is a village that is suspected of being contamination by hazardous waste derived from industrial activities. Measurements with the VLF-EM and Resistivity method were used in this study. In addition, ground water level mapping and soil sampling in locations around the industry were conducted for the XRF test. Groundwater mapping results show that groundwater flow lead to the Northeast-South and Southwest of the industrial site. The soil samples that have been tested by XRF show the presence of heavy metals, wherein hazardous wastes generally contain various types of heavy metals that are conductive or have low resistivity values. Quantitative interpretation of VLF-EM data shows the presence of low resistivity anomalies at several measurement sites, which are suspected to have been contaminated with soil by waste. Resistivity data processing results, showing a low resistivity anomaly (≤ 3 Ω.m) located to the north (near an industrial site) and spreading towards the southwest along the measurement path. The result of a combination of quantitative interpretations of both methods, obtained, the direction of anomalous flow of hazardous waste moves southeastward and towards deeper soil coating following the direction of rock coating.
Model Struktur 1-D Kecepatan Gelombang P di daerah Minahasa Juan Pandu Gya Nur Rochman; Bagus Jaya Santosa; Febry Rokhman Firdaus
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 8, No 2 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.184 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v8i2.866

Abstract

Daerah Minahasa merupakan salah satu zona tektonik aktif di Indonesia karena memiliki zona sesar kompleks sebagai akibat pertemuan batas lempeng di barat laut pulau Sulawesi, sehingga sering terjadi gempa tektonik dangkal hingga sedang. Telah dilakukan studi spesifik mengenai struktur kecepatan gelombang gempa 1-D dan letak hypocenters yang lebih akurat di daerah Minahasa. Data yang digunakan sebanyak 8 event gempa di area sekitar Minahasa (0,300-4,300 LU dan 121,0 -121,7 BT) yang terjadi pada bulan Maret - Desember 2011yang terekam di 8 stasiun seismograf setempat (KMSI, MRSI, MPSI, APSI, GLMI, LBMI, LUWI, dan SANI). Model struktur 1-D didapatkan dengan menganalisis waktu tempuh gelombang P dari data gempa lokal, yaitu dilakukan dengan picking menggunakan WinQuake. Data waktu tempuh gelombang P dilakukan inversi menggunakan software VELEST 33 sehingga didapatkan model struktur 1-D, kecepatan gelombang P dan relokasi gempa. Hasil pengelohan data didapatkan model struktur 1-D kecepatan gelombang P di daerah Minahasa berkisar antara (2,95 - 9,07) km/s pada kedalaman 36 km dengan RMS residual = 3,7 dan didapatkan hypocentersbaru yang lebih akurat.
Co-Authors A, Dara Felisia Adhitama Rachman Aditama, Ferdian Yoga Aditya Manafiska Putra Afif, Hamzah Agustin, Arin Dwi Akbar, Firman Syaifuddin Alam, Kharis Aulia Alif Prabawa Arwananda Alwi Husein Amalia, Masruro Amien Widodo Anik Hilyah Ardhityasari, Dara Felisia Arin Dwi Agustin Arwananda, Alif Prabawa Arwananda, Alif Prabawa Ary Iswahyudi Ayi S. Bahri Bahri, Ayi Syaeful Banuboro, Adib Banuboro, Adib Dewi, Kiki Kartika Dewi, Kiki Kartika Dhea Pratama Novian Dwa Desa Warnana Erik Sapta Perbawa Fahmi Aulia Rahman Fajar, M. Haris Miftakhul Febry Rokhman Firdaus Ferdian Yoga Aditama Fikri Abdulah Hamzah Afif Hanif Dhiyaz Ulhaq F Hesti Khuzaimah Nurul Yusufiyah Hibatullah, Muhammad Irsyad Hilyah, Anik Husein, Alwi Ilham Adi Priyambodo Irwan Setyowidodo, Bagus Jaya Santosa Khairul Yadi Kharis Aulia Alam Kiki Kartika Dewi Lestari, Wien M Haris Miftakhul Fajar M Singgih Purwanto Mariyanto Mariyanto Masruro Amalia Muhammad Haidar Muhammad Irsyad Hibatullah Muhammad Noor Muhammad Shafran Shofyan Nila Sutra Nizar Riyantiyo Noor, Muhammad Reza Shalahuddin Novian, Dhea Pratama Nugroho, Wicaksono Dwi Purwanto, M. Singgih Putra P fikri Muhammad Putra P, Muhammad Fikri Rahman, Fahmi Aulia Rahmatun Inayah Ria Asih A. Soemitro Ria Asih Aryani Soemitro Riyantiyo, Nizar Dwi Roslee, Rodeano Sayyidatul Khoiridah Shofyan, Muhammad Shafran Sugeng Kurniawan Sugeng Kurniawan Sugeng Pribadi Sugeng Pribadi Sutra, Nila Syaifuddin, Firman Syaifuddin, Firman Thufeil Amr Adausy Widya Utama yadi, Khairul