Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Dugaan Situs Purbakala Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner di Situs Alassumur, Kabupaten Bondowoso Juan Pandu Gya Nur Rochman; Amien Widodo; Thufeil Amr Adausy; Hanif Dhiyaz Ulhaq F
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 12, No 1 (2022): IJAP Volume 12 ISSUE 01 YEAR 2022
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/ijap.v12i1.54349

Abstract

Penemuan struktur batubata kuno di Desa Alas Sumur, Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso menjadi menarik untuk diteliti, karena selama ini Kabupaten Bondowoso umumnya berupa peninggalan zaman batu besar yaitu Situs Megalithikum. Tujuan penelitian ini adalah untuk identifikasi struktur batu bata di situs tersebut. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik konfigurasi wenner yang dapat menggambarkan kondisi bawah permukaan dan dugaan stuktur batu bata berdasarkan perbedaan nilai resistivitas batuan. Jumlah Lintasan pengukuran sebanyak 4 lintasan, dengan panjang untuk lintasan 1,3, dan 4 sepanjang 48 meter dengan  spasi 1 meter sedangkan lintasan 2 sepanjang 96 meter dengan spasi 2 meter. Data hasil pengolahan berupa data penampang nilai resistivitas. Berdasarkan hasil pengolahan, didapatkan litologi batuan breksi, batuan andesit, dan lempung pasiran. Persebaran nilai resistivitas batuan breksi memiliki range nilai (34 – 101 Ωmeter), batuan andesit memiliki range (102 – 141 Ωmeter), batuan lempung pasiran memiliki range ( 26 – 33 Ωmeter), anomali terdeteksi dengan range nilai (19 - 25Ωmeter) sebagai batubata. Anomali tersebut terdapat pada lintasan 1, 3, dan 4. Penemuan anomali tersebut diharapkan dapat membantu pihak terkait untuk melakukan proses pengembangan selanjutnya.
Efektivitas Penggunaan Seleksi Ciri CFS pada Klasifikasi Ciri Bentuk Nodul Kanker Payudara dengan Citra Ultrasonografi Hesti Khuzaimah Nurul Yusufiyah; Juan Pandu Gya Nur Rochman
Physics Education Research Journal Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Science and Education, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/perj.2021.3.1.6667

Abstract

The implementation of nodule shape characteristics is one of the parameters used in determining breast cancer malignancy. Mathematical calculations are used as a second decision to strengthen radiologists in determining breast cancer malignancy using ultrasound images (USG). The method used in this research is to filter ultrasound images that contain speckle noise, then continue the segmentation process, extracting shape features, selecting shape features, and classifying them. The feature selection process using Correlated based Feature Selection (CFS) is used to select the dominant shape features in the image. The classification results obtained show that the results of feature selection using CFS can improve the results of image accuracy, sensitivity and specificity, so as to be able to better distinguish the characteristic shape of the cancer nodule.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Pergerakan Tanah Menggunakan Metode Multi Segment Inclinometer Berbasis Accelerometer (Studi Kasus Model Lereng) Hamzah Afif; Amien Widodo; Juan Pandu Gya Nur Rochman; Firman Syaifuddin
Jurnal Geosaintek Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.85 KB) | DOI: 10.12962/j25023659.v5i1.4732

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun alat monitoring pergerakan tanah dengan parameter yang dipantau antara lain perubahan sudut dan kadar kelembaban tanah. Metode yang digunakan adalah multi segment inclinometer yang dinilai lebih efektif karena dapat membaca pergerakan tanah melalui perubahan sudut yang  bervariasi terhadap kedalaman. Prototype alat berupa multi segment inclinometer berbasis Arduino Mega 2560 sebagai mikrokontroler. Perubahan sudut diukur menggunakan inclinometer berbasis accelerometer MPU 6050 dan kadar kelembaban tanah diukur menggunakan moisture sensor dari DfRobot. Prototype alat dan sistem yang dibangun pada penelitian ini menggunakan hardware dan software dengan lisensi open source sehingga pembuatannya lebih mudah dan murah. Prototype alat diuji pada sebuah model lereng. Uji yang dilakukan yaitu uji pengaruh sudut dan uji penambahan air. Hasil uji pengaruh sudut sebelum longsor terjadi perubahan sudut sebesar 6° dalam setengah detik. Pada uji penambahan air perubahan sudut sebesar 7°-12° dalam setengah detik. Peruabahan kadar air sebelum terjadi longsor sebesar 21%. Data yang diperoleh dari sensor ditampilkan secara real time menggunakan antarmuka Processing dan disimpan dalam bentuk .csv. Hasil analisa data menunjukkan sistem monitoring yang telah dibuat dapat membaca indikasi terjadinya longsor.
ASESMEN SUMBERDAYA WARISAN GEOLOGI SEMBURAN LUMPUR DI KECAMATAN SEDATI, KABUPATEN SIDOARJO Amien Widodo; Juan Pandu Gya Nur Rochman; Anik Hilyah; Dhea Pratama Novian
Jurnal Geosaintek Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v9i1.16656

Abstract

Cekungan Jawa Timur Utara memiliki cadangan minyak dan gas bumi (migas) yang tinggi sekaligus menyimpan potensi semburan lumpur yang signifikan. Fenomena semburan lumpur ini menjadi suatu warisan geologi yang memiliki nilai aspek sejarah dan sangat penting dalam pengembangan penelitian. Keberadaan kawasan semburan lumpur di kawasan Kota Surabaya dan sekitarnya masih mendapatkan perhatian yang minim dari masyarakat serta pemerintah daerah setempat. Hal inilah yang mendorong dilakukannya penelitian berupa kajian kebumian dan asesmen dari warisan geologi semburan lumpur di kawasan ini, terkhusus pada Gunung Lumpur Kalanganyar, Sedati. Metode penilaian berdasarkan Petunjuk Teknis Asesmen Sumber Daya Geologi yang disusun oleh Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berupa model asesmen untuk menilai potensi suatu situs warisan geologi, melalui beberapa kriteria, indikator dan parameter secara kuantitatif. Asesmen kuantitatif ini didasarkan pada faktor bobot meliputi penilaian suatu situs warisan geologi berdasarkan pada nilai - nilai sains, nilai – nilai edukasi, nilai – nilai pariwisata, dan penilaian pada resiko degradasinya. Asesmen sumberdaya warisan geologi ini didukung dengan aplikasi metode geofisika berupa Metode Magnetik, dimana metode ini memanfaatkan anomali magnet di suatu lokasi untuk dapat memperkirakan kondisi bawah permukaan suatu lokasi penelitian. Hasil dari akuisisi magnetik didapatkan dugaan struktur patahan di daerah tersebut.  Dari integrasi informasi yang didapatkan antara studi literatur dari penelitian terdahulu, aplikasi Metode Magnetik, serta asesmen langsung di lapangan di dapatkan masuk kategori baik sebagai suatu sumberdaya warisan geologi. Masyarakat lokal diharapkan mempunyai pemahaman dan bersama-sama pemerintah membantu dalam membangun, menjaga dan pengembangan kawasan semburan lumpur di kawasan ini, terutama Gunung Lumpur Kalanganyar, Sedati, sebagai kawasan wisata warisan geologi di kawasan Surabaya-Sidoarjo
Pemetaan Potensi Airtanah Menggunakan Geolistrik di Daerah Pasca Gempa Studi Kasus Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang Juan Pandu Gya Nur Rochman; Fikri Abdulah; Aditya Manafiska Putra; Ilham Adi Priyambodo; Muhammad Haidar
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2263.606 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.186

Abstract

Desa Wirotaman mengalami gempabumi magnitudo 6,1. Kejadian tersebut menyebabkan korban jiwa dan kerugiaan materiil. Didapati juga bahwa pasokan air saat musim kemarau menjadi sedikit, akibat jaringan air bersih yang kurang baik. Agar tidak bergantung pada mata air Gunung Semeru, perlu dilakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan airtanah di Desa Wirotaman. Penyelidikan airtanah dapat dilakukan dengan memanfaatkan parameter resistivitas. Adanya air akan memberikan variasi nilai resistivitas di bawah permukaan. Nilai resistivitas bawah permukaan dapat diukur menggunakan metode geolistrik. Metode geolistrik yang umum diterapkan untuk mendeteksi airtanah adalah Vertical Electrical Sounding. Pengukuran geolistrik VES dilakukan di lima titik, termasuk area yang kekurangan pasokan air. Dilakukan pula survei geologi dan survei sumur untuk mengetahui kondisi hidrogeologi dan kedalaman muka airtanah sebagai penunjang interpretasi hasil VES. Hasil pengukuran didapatkan nilai error sebesar kurang dari 10%. Kedalaman muka airtanah di desa Wirotaman bervariasi, dari 5 meter di sisi utara akuisis hingga 60 meter di sisi selatan daerah akuisisi yang merupakan titik tertinggi desa. Akuifer yang terdapat di Desa Wirotaman diidentifikasi sebagai pasir, yang berada di atas litologi impermeabel seperti lempung dan batuan lava. Rekomendasi pembuatan sumur didapatkan di sisi tenggara daerah survei, yang diperkirakan memiliki kedalaman airtanah dari 11 hingga 40 meter.
PEMODELAN TSUNAMI DI KECAMATAN PACITAN DAN KECAMATAN NGADIROJO KABUPATEN PACITAN JAWA TIMUR Ferdian Yoga Aditama; Amien Widodo; Juan Pandu Gya Nur Rochman; Sugeng Pribadi
Jurnal Geosaintek Vol 9, No 3 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v9i3.18056

Abstract

Selama kurun waktu tahun 1600 hingga 2007 telah terjadi kurang lebih 109 tsunami di Indonesia dengan 90% diakibatkan gempa tektonik. Pacitan berada pada daerah tunjaman (subduction) yang sangat rawan terhadap gempabumi dan tsunami. Kondisi morfologi pesisir Pacitan berpotensi besar terhadap bahaya tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan tsunami yang dibangkitkan oleh gempa hipotetik megathrust segmen Jawa Timur berkekuatan Mw 8.7. Metode yang digunakan Cornell-Multi Grid Coupled dengan software COMCOT 1.7. Sistem nested grid menggunakan 4-layer terdiri dari 1-layer GEBCO, 2-layer batimetri, dan 1-layer integrasi untuk menghasilkan pemodelan tsunami dengan resolusi yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan skenario gempa hipotetik megathrust segmen Jawa Timur menyebabkan vertical displacement pada permukaan laut sebesar -4.59 m hingga 7.02 m. Propagasi tsunami ke arah utara menuju pesisir Pacitan memiliki amplitudo maksimum 33.16 m dengan waktu tempuh 23 – 29 menit kemudian menyebar ke segala arah. Jangkauan inundasi terjauh terjadi di Kecamatan Pacitan sejauh 4.19 km ke arah utara Pantai Ranuharjo, sedangkan run-up maksimum 21.82 m terjadi di Pantai Soge Kecamatan Ngadirojo. Berdasarkan peta bahaya tsunami, Kecamatan Pacitan memiliki luasan area terdampak inundasi paling luas 21.63 km2, sedangkan luasan area inundasi terkecil di Kecamatan Tulakan 0.33 km2.
Ancient Disaster, the Cause of the Burial of the Kumitir Archeological Site Widodo, Amien; Rochman, Juan Pandu Gya Nur; Fajar, M. Haris Miftakhul; Roslee, Rodeano; Nugroho, Wicaksono Dwi
Indonesian Journal of Geography Vol 56, No 2 (2024): Indonesian Journal of Geography
Publisher : Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijg.91875

Abstract

The Kumitir site, associated with the Majapahit Empire, is a significant archeological discovery. Archeologists from the East Java  Cultural Heritage Preservation Center (BPCB), uncovered a structure at this site, buried beneath boulder-sized rocks. According to historical literature, the collapse of Majapahit was caused by volcanic eruptions from the Anjasmoro, Arjuno, or Welirang complexes. Therefore, this study aimed to recreate the gravity-driven mass flow covering the Kumitir Site. Geological surveys, including sediment structure analysis and grain orientation measurements, were conducted to provide new information on paleocurrent and ancient sedimentary processes at the site. Digital Elevation Map (DEM) and the Laharz simulation tool facilitated the creation of reconstructed lahar flow maps using open-source DEM data with an eight-meter resolution. The results of the boulder analysis showed that a paleochannel played a significant role in the burial site, with two sources identified, namely Mount Welirang (Welirang alluvial fan) and the Anjasmoro complex (Old Jatirejo alluvial fan). Meanwhile, the combination of methods applied signified the direction of the Welirang alluvial fan (ESE-NNW) and the Jatirejo Tua alluvial fan (SSW-NNE). Volumes of 9 million m3 and 65 million m3 were the most relevant parameters for estimating the lahar flows of the western and eastern craters, respectively.
Penerapan Metode Very Low Frequency Electromagnetic (VLF-EM) Untuk Mendeteksi Rekahan Pada Daerah Tanggulangin, Sidoarjo Shofyan, Muhammad Shafran; Hilyah, Anik; Rochman, Juan Pandu Gya Nur
Jurnal Geosaintek Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengeboran sumur gas baru milik PT Lapindo Brantas yang berada di Tanggulangin, Sidoarjodinilai memiliki risiko yang tinggi. Hal ini berdasarkan kondisi geologi dan pergerakan lempeng tektonik,dimana daerah Sidoarjo sangat rentan terhadap terjadinya erupsi lumpur panas. Selain itu, peristiwameluapnya lumpur panas di Porong, Sidoarjo menyebabkan tanah di sekitar Sidoarjo memiliki banyakrekahan, yang berpotensi dapat memperluas daerah semburan lumpur panas. Oleh sebab itu, perludilakukan penelitian yang berjudul “Penerapan Metode Very Low Frequency Electromagnetic (VLF-EM)Untuk Mendeteksi Rekahan Pada Daerah Tanggulangin, Sidoarjo” yang bertujuan untuk mendeteksirekahan yang berada di daerah pengeboran sumur gas baru PT Lapindo di Tanggulangin, Sidoarjo.Metode VLF-EM digunakan karena metode ini efektif untuk melakukan pemetaan kondisi bawahpermukaan seperti rekahan dan patahan dengan penetrasi kedalaman sekitar 50 meter. Berdasarkanhasil penelitian yang sudah dilakukan, diketahui bahwa daerah pengeboran sumur gas baru milikLapindo terdapat banyak sekali rekahan-rekahan yang memiliki arah Barat Daya-Timur Laut. Denganbanyaknya rekahan ini, pengeboran sumur gas baru milik PT Lapindo sangat berisiko karena dapatmenyebabkan penurunan tanah di daerah sekitar dan dikhawatirkan dapat memperluas semburanlumpur panas pada daerah tersebut.
Analisis Peta Struktur Domain Kedalaman dengan Interpretasi Seismik 3D dalam Studi Pengembangan Lapangan “Kaprasida”, Blok “Patala”, Energi Mega Persada Tbk Rahman, Fahmi Aulia; Bahri, Ayi Syaeful; Rochman, Juan Pandu Gya Nur
Jurnal Geosaintek Vol. 2 No. 3 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan lapangan migas masih sangat digencarkan, khususnya pada Lapangan “Kaprasida”. Pada lapangan ini dilakukan studi pengembangan terhadap reservoar sekunder, yaitu pada Formasi Transisi, Upper Menggala, dan Lower Menggala. Reservoar sekunder masih menyimpan beberapa struktur jebakan hidrokarbon yang perlu analisis lebih dalam. Oleh karena itu, pada lapangan ini dilakukan proses reinterpretasi terhadap patahan dan lapisan tersebut, sehingga menghasilkan peta struktur domain waktu dan domain kedalaman. Maksud dari penelitian ini adalah untuk melakukan reinterpretasi yang menghasilkan peta struktur domain waktu dan kedalaman, sehingga dapat melakukan analisis pada peta struktur. Setelah dilakukan analisis pada peta struktur domain kedalaman ketiga lapisan, didapatkan beberapa zona target berupa beberapa struktur antiklin. Zonasi struktur antiklin terdapat pada wilayah barat TG2, selatan TG2, timur TG2, barat TG4, dan utara TG1. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan struktur jebakan hidrokarbon baru untuk kegiatan pengembangan Lapangan “Kaprasida”.
Efek Patahan Watukosek Pada Geomorfologi Kali Porong dengan Metode Tahanan Jenis 2-D Arwananda, Alif Prabawa; Lestari, Wien; Rochman, Juan Pandu Gya Nur; Husein, Alwi
Jurnal Geosaintek Vol. 2 No. 3 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab munculnya semburan lumpur Sidoarjo yang masih diperdebatkan hingga saat ini yaitu mengenai reaktivasi patahan watukosek. Studi yang telah dilakukan sebelumnya menunjukkan adanya manifestasi di permukaan akibat patahan Watukosek, contohnya pembelokan geomorfologi Kali Porong. Penelitian dengan menggunakan metode tahanan jenis 2-D dilakukan untuk memetakan patahan yang berada di daerah Kali Porong. Lintasan yang digunakan memiliki bentangan 400m hingga 1100m dengan arah Barat – Timur. Total panjang bentangan mencapai ±3,210m dari 4 lintasan dan kedalaman maksimum hingga ±200m. Data pengukuran di inversi menggunakan RES2DINV dan dipetakan dengan menggunakan ZondRes2D.
Co-Authors A, Dara Felisia Adhitama Rachman Aditama, Ferdian Yoga Aditya Manafiska Putra Afif, Hamzah Agustin, Arin Dwi Akbar, Firman Syaifuddin Alam, Kharis Aulia Alif Prabawa Arwananda Alwi Husein Amalia, Masruro Amien Widodo Anik Hilyah Ardhityasari, Dara Felisia Arin Dwi Agustin Arwananda, Alif Prabawa Arwananda, Alif Prabawa Ary Iswahyudi Ayi S. Bahri Bahri, Ayi Syaeful Banuboro, Adib Banuboro, Adib Dewi, Kiki Kartika Dewi, Kiki Kartika Dhea Pratama Novian Dwa Desa Warnana Erik Sapta Perbawa Fahmi Aulia Rahman Fajar, M. Haris Miftakhul Febry Rokhman Firdaus Ferdian Yoga Aditama Fikri Abdulah Hamzah Afif Hanif Dhiyaz Ulhaq F Hesti Khuzaimah Nurul Yusufiyah Hibatullah, Muhammad Irsyad Hilyah, Anik Husein, Alwi Ilham Adi Priyambodo Irwan Setyowidodo, Bagus Jaya Santosa Khairul Yadi Kharis Aulia Alam Kiki Kartika Dewi Lestari, Wien M Haris Miftakhul Fajar M Singgih Purwanto Mariyanto Mariyanto Masruro Amalia Muhammad Haidar Muhammad Irsyad Hibatullah Muhammad Noor Muhammad Shafran Shofyan Nila Sutra Nizar Riyantiyo Noor, Muhammad Reza Shalahuddin Novian, Dhea Pratama Nugroho, Wicaksono Dwi Purwanto, M. Singgih Putra P fikri Muhammad Putra P, Muhammad Fikri Rahman, Fahmi Aulia Rahmatun Inayah Ria Asih A. Soemitro Ria Asih Aryani Soemitro Riyantiyo, Nizar Dwi Roslee, Rodeano Sayyidatul Khoiridah Shofyan, Muhammad Shafran Sugeng Kurniawan Sugeng Kurniawan Sugeng Pribadi Sugeng Pribadi Sutra, Nila Syaifuddin, Firman Syaifuddin, Firman Thufeil Amr Adausy Widya Utama yadi, Khairul