Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Locus Of Control, Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, Intellectual-Emosional-Spiritual Intelligence, Terhadap Kinerja Perawat Di Rsud Syekh Yusuf Gowa Adelia; Reski Dewi Pratiwi; Zulkifli; Afriyana Amelia Nuryadin
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): Volume. 1 No.2 2024 October-Desember
Publisher : Edu Berjaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70817/jmbk.v1i2.38

Abstract

Latar Belakang kinerja merupakan aktivitas yang dilakukan oleh pegawai yang pada akhirnya mempengaruhi seberapa besar kontribusi yang mereka berikan kepada organisasi. Tujuan penelitian, untuk mengetahui pengaruh locus of control, budaya organisasi, motivasi kerja, intellectual-emosional-spiritual intelligence terhadap kinerja perawat di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Metode, penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 254 perawat, dengan sampel sebanyak 155 responden dan teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan proporsional random sampling. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Univariat, Bivariat dan Multivariat. Hasil penelitian, ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh locus of control terhadap kinerja perawat, terdapat pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja perawat, terdapat pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja perawat, terdapat pengaruh intellectual-emosional-spiritual intelligence terhadap kinerja perawat. Kesimpulan, secara simultan (bersama-sama) locus of control, budaya organisasi, motivasi kerja, Intellectual-Emosional-Spiritual Intelligence berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat di RSUD Syekh Yusuf Gowa, nilai F diperoleh Fhitung =30,867 > Ftabel =2,27dan diperoleh nilai signifikan 0,05 yaitu 0,000. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat pengaruh antara locus of control, budaya organisasi, motivasi kerja, intellectual-emosional-spiritaul intelligence terhadap kinerja perawat di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Saran, diharapkan kepada pihak rumah sakit agar lebih memperhatikan kenyamanan perawat dalam bekerja dan apa yang dibutuhkan oleh perawat seperti pelatihan, dukungan dari rekan kerja dan atasan, sumber daya yang memadai, pengakuan atas kerja keras.
Pengaruh Self Efficacy Dan Locus Of Control Terhadap Kinerja Perawat Di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Afriyana Amelia Nuryadin; Nabila Azzahra; Sriyani Windarti
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): Volume. 2 No. 1 2025 July-September
Publisher : Edu Berjaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70817/jmbk.v2i1.47

Abstract

Latar belakang. Pelayanan perawatan memegang peranan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan Kesehatan. Dalam hal ini perawat menjadi pihak yang berfokus pada pemberiaan asuhan keperawatan baik individu keluarga dan masyarakat. Kinerja keperawatan diukur berdasarkan hasil pencapain pelaksanaan standar kinerja dalam pelayanan keperawatan. Keyakinan diri (Self Efficacy) dan pengontrolan diri (Locus Of Control) dianggap sebagai faktor yang dapat mempengaruhi kinerja perawat dalam bekerja . kinerja yang optimal dapat dicapai ketika perawat memiliki keterampilan dan motivasi yang memadahi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Self Efficacy dan Locus Of Control terhadap kinerja perawat di rumah sakit bhayangkara makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dengan sampel yang ditentukan dengan rumus slovin yaitu 161 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu Simple Random Sampling. Pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dan data sekunder. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji Chi-square dan multivariat dengan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian dan kesimpulan menunjukan bahwa Self Efficacy berpengaruh terhadap kinerja perawat dengan nilai signifikan (0,012 < 0,05). Locus Of Control berpengaruh terhadap kinerja perawat dengan nilai signifikansi (0,002 < 0,05). Dan Self Efficacy dan Locus Of Control terdapat pengaruh secara simultan terhadap kinerja perawat dengan nilai Fhitung 16,550 > Ftabel 3,05. Saran kepada perawat Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk tetap mempertahankan Self Efficacy dan Locus Of Control nya dalam proses pemberian pelayanan kepada pasien sehingga pasien puas dan loyal untuk berobat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar