Articles
PENYULUHAN DAN PELATIHAN HIDUP BERSIH DAN CINTA LINGKUNGAN SEKOLAH MADRASAH DINIYAH AL IKHLAS JATIRASA BEKASI JAWA BARAT
Nur hayati;
Yusriani Sapta Dewi;
Berlin Sitorus
JURNAL SINERGI Vol. 2 No. 01 (2020): SINERGi
Publisher : FT-USNI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (229.307 KB)
|
DOI: 10.59134/sinergi.v2i01.191
Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemauan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang setinggitingginya. Masyarakat diharapkan mampu berperan sebagai pelaku pembangunan kesehatan dalam menjaga, memelihara dan meningkatkan derajat kesehatannya sendiri serta berperan aktifdalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Harapan tersebut dapat terwujud apabila masyarakat diberdayakan sepenuhnya dengan sumber daya dimilikinya untuk dapat menerapkan PHBS dalam kehidupannya sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, di tempat kerja. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan dapat berperan aktif dalam kegiatan – kegiatan kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan–kegiatan kesehatan di masyarakat.
PENERAPAN TEKNOLOGI ANIMASI PADA PERUBAHAN PERILAKU ANAK, DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI “TUNAS MAWAR” RW 01 KELURAHAN GROGOL SELATAN KEBAYORAN LAMA JAKARTA SELATAN
Yusriani Sapta Dewi;
Nurul chafid;
Nur hayati
JURNAL SINERGI Vol. 1 No. 01 (2019): SINERGI
Publisher : FT-USNI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (845.957 KB)
|
DOI: 10.59134/sinergi.v1i01.265
Perilaku sosial yang berkembang pada awal masa kanak-kanak merupakan perilaku yang terbentuk berdasarkan landasan yang diletakkan pada masa usia dini. Pada awal masa kanak-kanak perlu di arahkan kepada bentuk perilaku sosial agar dapat menyesuaikan diri sesuai dengan perkembangan anak dan kepentingan anak kepentingan selanjutnya. Proses perkembangan sebuah kepribadian anak tidak terlepas dengan didikan orang tua dan lingkungan serta apa yang mereka lihat setiap harinya dalam bersosialisasi. Teknologi komputersasi dan animasi merupakan salah satu media yang dapat mengembangkan perilaku social anak dan sebagai sumber pembelaran.
PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA NEGLASARI, BOGOR
Yusriani Sapta Dewi;
Nur hayati;
Efan Setiadi;
Savira Nursari;
Yusuf Syahputra
JURNAL SINERGI Vol. 5 No. 01 (2023): SINERGI
Publisher : FT-USNI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (790.119 KB)
|
DOI: 10.59134/sinergi.v5i01.297
Sampah akan menjadi masalah jika tidak dikelola dengan baik. Desa Neglasari merupakan salah satu desa di kecamatan Dramaga Bogor. Warga belum mengelola sampah dengan baik, bahkan tempat pembuangan akhir belum ada. Tim Pengabdian pada Masyarakat USNI melakukan sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah dengan cara memilah sampah. Sampah rumah tangga dipilah menjadi sampah organik dan sampah anorganik. Sampah yang sudah dipilah dapat mempunyai nilai lebih untuk pengelolaan lebih lanjut.
ARUS URBANISASI DAN SMART CITY
Yusriani Sapta Dewi
PROSIDING SNITek Vol. 1 No. 01 (2017): SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKHNOLOGI (SNITek)
Publisher : FT-TEKNIK USNI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59134/prosidng.v1i01.71
Urbanization is a major phenomenon in urban development and is a natural phenomenon in linewith economic development and the level of welfare of the population in a country. Increased urbanpopulation growth will cause various problems and bring consequences in all aspects of urban lifeincluding various positive and negative impacts. . Rapid urban population growth, it is difficult tofollow the capacity of the city's carrying capacity. Cities with population growth will bear morecomplex problems; While natural resources and energy are increasingly limited. So far, the varioussolutions offered are conventional and not quick in responding to more and more problems. In orderfor urban development to be sustainable, solutions need to be done. Smart city is a solution to meetexpectations and minimize the impact of urbanization.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KOAGULAN TAWAS DAN KAPUR DALAM MEREDUKSI SURFAKTAN DAN FOSFAT PADA LIMBAH LAUNDRY
Yusriani Sapta Dewi
JURNAL TECHLINK Vol. 7 No. 01 (2023)
Publisher : FT-USNI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59134/jtnk.v7i01.316
The development of the clothes washing or laundry service industry continues to develop in residential areas increasing every year. This increases the amount of waste generated. So that it has a direct impact on the environment if it is not properly managed. Many contaminants are contained in laundry waste, including surfactants and phosphates which have the potential to have a damaging effect on aquatic ecosystems. In order to control pollution, waste water treatment is necessary. This study aims to eliminate the efficiency of the influence of variations in alum doses and variations in lime doses with the coagulation flocculation process in surfactant and phosphate levels only in washing waste.This study used coagulation and flocculation methods using 5% lime and 5% alum coagulants with alum doses of 5cc, 10cc, 15cc, 20cc and lime 2cc, 4cc, 6cc, 8cc. Fast stirring time of 1 minute at 100rpm, slow stirring 30 minutes at 20rpm with a settling time of 30 minutes. Based on the research analysis for the coagulation-flocculation treatment in laundry wastewater treatment using alum and lime coagulants is better at reducing the phosphate parameter having an efficiency value of 88.44% while the surfactant parameter has an efficiency value of 76.89%. Lime doses of 20cc alum and 8cc lime have a very significant effect on reducing surfactant and phosphate parameters below established quality standards and do not pollute the environment.
FITOREMEDIASI TANAMAN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) PADA VARIASI PARAMETER FOSFAT PADA LIMBAH LAUNDRY
Ai Silmi;
Yusriani Sapta Dewi
JURNAL TECHLINK Vol. 7 No. 01 (2023)
Publisher : FT-USNI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59134/jtnk.v7i01.318
Today liquid waste is very worrying because it easily mixes with moving water, for example in rivers. The use of detergents on a large scale is a form of environmental pollution originating from residential areas. The level of pollution will be even more dangerous if left too long. The impact that will be felt is the occurrence of pollution which is difficult to overcome and the disruption of the biota ecosystem in the waters and its surroundings. Therefore it is necessary to manage liquid waste, one of which is the phytoremediation system using the water hyacinth plant (Eichhornia crassipes). The purpose of this study was to determine the effect of water hyacinth with a phytoremediation system to reduce levels of phosphate compounds in laundry waste. The method applied is laboratory experimental which is an experiment conducted to be able to see the effect of the variables that are the object of research with a completely randomized design (CRD) for the experiment. The results obtained in this study were a decrease in phosphate levels of 0.607 mg/L (37.7%) at an interval of 12 days. Data analysis used a test of variance (ANOVA) with a significance value of 0.000, which means it is less than the sig value. < α = 0.05 that there is an influence on the variation in treatment time on the phosphate levels contained in household laundry waste.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ABU SEKAM PADI (Oryza sativa) SEBAGAI ADSORBEN TERHADAP KADAR BESI ( Fe ) PADA PENGOLAHAN AIR BAKU
Yusriani Sapta Dewi;
Ai Silmi
JURNAL TECHLINK Vol. 7 No. 01 (2023)
Publisher : FT-USNI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59134/jtnk.v7i01.320
Clean water is a basic need for humans. Clean water that meets health requirement and is suitable for use as clean water can be determined by physical, chemical and biological water quality requirement determined by Minister of Health Regulation Number 32 of 2017 concering Environmental Health Quality Standards and Water Health Requirement for Sanitation, Swimming Pools, Solus Per Aqua and public baths which say the level of iron (Fe) in clean water is 1 mg/l. Rice husk is a by-product of the rice milling process which has been a waste that is rarely used and has the potential as an adsorbent for iron (Fe) levels. Ini this study, rice husks were prepared with two treaments without activation and with 30% NaOH activation after baing heated in a furnace at 400oC for 1 hour. The adsorbent was then tasted with groundwater containing high levels of iron (Fe) with an adsorbent weight of 5 grams, where the adsoption process was carried ot with contact time, namely 2 hours and 4 hours. The optimum adsorption process was obtained at contact time of 4 hours and with an activation treatment with average percentage of 70,644%.
PELATIHAN DAUR ULANG MINYAK JELANTAH DI TIM PENGGERAK PKK KELURAHAN GROGOL SELATAN
Yusriani Sapta Dewi;
Nur hayati
JURNAL SINERGI Vol. 4 No. 1 (2022): SINERGI
Publisher : FT-USNI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59134/sinergi.v4i1.381
Minyak jelantah merupakan minyak goreng yang telah digunakan untuk menggoreng secara berulang kali. Sebagian besar minyak jelantah biasanya sudah rusak dan kandungannya membahayakan bagi kesehatan. Dibutuhkan alternatif solusi permasalahan untuk mengolah limbah minyak jelantah dengan mudah, biaya yang murah serta cepat agar limbah yang sudah terolah aman saat dibuang ke lingkungan. Minyak jelantah dapat dimanfaatkan kembali (daur ulang) menjadi bahan lain yang tidak berbahaya bagi manusia maupun lingkungan. Salah satu alternatif produk adalah lilin. Tujuan program ini adalah pelatihan memanfaatkan limbah jelantah yang ada, dan diharapkan dapat mengurangi limbah minyak jelantah dengan memanfaatkannya menjadi olahan produk lilin yang inovatif. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan merangsang usaha berskala kecil dan menengah yang mampu menyerap pengangguran dan menggerakkan sektor rill masyarakat, selain menjadi solusi pengelolaan limbah minyak jelantah yang berpotensi mencemari lingkungan.
PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS GURU SEKOLAH SUKU DINAS PENDIDIKAN JAKARTA SELATAN
Bosar Panjaitan;
Nurhayati;
Yusriani Sapta Dewi;
Novita Serly Laamena
JURNAL SINERGI Vol. 3 No. 1 (2021): SINERGI
Publisher : FT-USNI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59134/sinergi.v3i1.392
Dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan kuantitas dan kualitas guru profesional bersertifikat, salah satu tuntutan yang harus dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas adalah suatu bentuk penelitian yang terjadi di dalam kelas berupa tindakan-tindakan tertentu yang dilakukan untuk memperbaiki proses belajar mengajar guna meningkatkan hasil belajar yang lebih baik dari sebelumnya. Penelitian tindakan kelas dapat dijadikan sebagai implementasi dari berbagai program yang ada di sekolah, dengan mengkaji berbagai indikator keberhasilan proses dan hasil belajar yang terjadi pada siswa atau keberhasilan proses dan hasil pelaksanaan berbagai program sekolah. Pelatihan ini dilakukan untuk guru sekolah di Sudin Pendidikan Jakarta Selatan
SOSIALISASI TANAMAN OBAT KELUARGA
Yusriani Sapta Dewi
JURNAL SINERGI Vol. 3 No. 1 (2021): SINERGI
Publisher : FT-USNI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59134/sinergi.v3i1.394
Pemanfaatan pekarangan sebagai sarana budidaya tanaman obat telah dikenal dalam konsep Tanaman Obat Keluarga (TOGA), yaitu tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Kebiasaan menanam tanaman obat di pekarangan rumah dan pemanfaatanya sudah sejak lama dilakukan oleh para ibu rumah tangga, namun hanya sebatas pada beberapa jenis tanaman saja. Tanaman obat keluarga sudah banyak ditanam di pekarangan keluarga bahkan di lahan-lahan terbuka; namun pemanfaatannya belum banyak diketahui. Saat ini masyarakat Kelurahan Sindangsari Kecamatan Bogor Tengah masih kurang memanfaatkan potensi alam yang tersebar subur di pekarangannya. Hal ini disebabkan ketidaktahuan manfaat dan bagaimana cara memanfaatkan. Pemanfaatan herbal sebagai tanaman obat keluarga merupakan alternatif pengobatan mempunyai efek lebih ringan dibandingkan obat kimia.