Articles
Hubungan Power Lengan dan Fleksibilitas Punggung dengan Hasil Lemparan Three Point Bola Basket
Permana, Regi;
Kurniawan, Asep Ridwan;
Marwoto, Toto;
Sudrazat, Adang
Jurnal Keolahragaan Vol 9, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jkor.v9i1.10559
This study used a correlation method using test and measurement techniques on independent variables, namely leg power, and back flexibility, and bound variables, namely three-point shot throws. The population used was SMA Negeri 3 Kabupaten Ciamis The sample used amounted to 22 people who participated in extracurricular basketball. Based on the results of the regression line linearity test shows that the number obtained is greater than 0.05, it is proven for the independent variable arm power with a three-point shoot is 0.276 > 0.05, and for back muscle flexibility with a three-point shoot is 0.409 > 0.05. It can be said that the data is linear. Based on the data, the correlation test results show that in the sig column. F change yields the number 0.383. This means that if the value obtained is greater than 0.05 then there is no correlation or in other words unrelated. According to the results of the study, "There is no relationship between arm power and back muscle flexibility with a three-point shoot in students of SMA Negeri 3 Ciamis Regency.
Pengaruh Circuit Games Terhadap Peningkatan Kerjasama Tim pada Atlet Karate Majenang
Rachmawan, Rizki Aditya;
Rezha, Mohamad;
Kurniawan, Asep Ridwan;
Kardani, Gani
Jurnal Keolahragaan Vol 9, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jkor.v9i1.10555
The research to be carried out has a goal by the formulation of the problem set, namely "To find out whether the outdoor education circuit games can have a significant influence on increasing the teamwork of Majenang karate athletes". In this study, the author used experimental research methods to determine the effect of circuit games on increasing teamwork in Majenang karate athletes. This study used a population of Majenang karate athletes with a population of 20 people in the age group of 14-16 years. The sample used by the age group of 14-16 years was selected which was suitable to be used as a research sample of 20 people. The results of the identification of problems show that Majenang Karate athletes tend to be individual and lack teamwork development. One of the factors that cause such individual characteristics is that the majority of match numbers that are followed are individual numbers. However, research shows that the use of circuit games in Majenang Regency Karate training has a significant effect on improving teamwork. This is proven by the increase in teamwork that occurs in a shorter time. Therefore, the use of circuit games has a positive impact on increasing teamwork and providing various benefits for Majenang Karate athletes.
Dampak Latihan Pec Crawl Terhadap Peningkatan Daya Tahan Otot Perut dan Core
Pratama, Agung Cahya;
Rohendi, Andang;
Erlina, Terra;
Sugiawardana, Ruli;
Kurniawan, Asep Ridwan
Jurnal Keolahragaan Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jkor.v11i2.20372
This study aims to determine the effect of pec crawl exercise on increasing abdominal and core muscle endurance. The research method used is pre-experimental design. The research location is SMP Negeri 1 Bantarkalong, Tasikmalaya Regency. The sampling technique is total sampling. The test instrument used is core muscle strength and stability test. Based on data analysis using SPSS series 26, the results of this study indicate that, "Pec crawl exercise has a significant effect on increasing abdominal and core muscle endurance." This pec crawl exercise is an exercise that can be said to be new because the author has not found research on this new variance because this pec crawl exercise is a development of plank exercise. Conclusion: There is a significant effect of pec crawl exercise on increasing abdominal and core muscle endurance. Suggestion: It is hoped that sports practitioners, PJOK teachers and coaches will consider this research as one of the recommendations for the advancement of the field of sports and increase knowledge of physical education, especially in the development of abdominal and core muscle exercises.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh latihan pec crawl terhadap peningkatan daya tahan otot perut dan core. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design. Lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Instrument test yang digunakan adalah core muscle strength and stability test. Berdasarkan analisis data menggunakan SPSS serie 26, hasil penelitian ini menunjukan bahwa, “Latihan pec crawl berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan daya tahan otot perut dan core.” Latihan pec crawl ini merupakan latihan yang apat ikatakan baru karena penulis belum menemukan penelitian tentang varians baru ini karena latihan pec crawl ini merupakan pengembangan dari latihan plank.” Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan latihan pec crawl terhadap peningkatan daya tahan otot perut dan core. Saran: Diharapkan bagi praktisi olahraga, guru PJOK serta pelatih untuk mempertimbangkan penelitian ini dijadikan salah satu rekomendasi demi kemajuan bidang olahraga serta menambah wawasan pengetahuan pendidikan jasmani terutama pada pengembangan latihan otot perut dan core.
Manajemen Kebutuhan Kalori untuk Pendakian Gunung pada Sistem Pendakian Cepat (Indonesia System): Energi Optimal untuk Petualangan
Rezha, Mohamad;
Kurniawan, Asep Ridwan;
Erlina, Terra;
Jajat, Jajat;
Chamim, Miftachul
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpo.v15i2.2533
Pendakian gunung memerlukan energi tinggi dan perencanaan kalori yang tepat untuk menjaga performa pendaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kebutuhan kalori pada sistem pendakian cepat (Indonesia System) berdasarkan berat badan, tinggi badan, durasi aktivitas, dan elevasi gunung. Pendakian cepat menuntut stamina, kekuatan, dan kecepatan, sehingga keseimbangan kalori masuk dan keluar menjadi faktor penting. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan total sampling pada tujuh pendaki. Studi observasional dilakukan dengan pengukuran intensitas aktivitas menggunakan accelerometer ActiGraph dan perhitungan konsumsi energi melalui kalkulator kalori. Lokasi penelitian mencakup gunung dengan elevasi di atas 3000 mdpl di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Analisis regresi linear menunjukkan bahwa elevasi gunung berpengaruh positif terhadap kebutuhan kalori. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi elevasi, semakin besar kebutuhan kalori. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa manajemen kalori yang optimal, pendaki dapat meningkatkan performa fisik, mengurangi risiko kelelahan, dan meningkatkan keselamatan selama pendakian cepat.
Analisis Keterampilan Motorik Kasar Siswa Putri Pada PAUD Puspita
Ayu, Fadillah Cantika;
Sutisna, Nana;
Kurniawan, Asep Ridwan;
Ropi, Ucu Abdul;
Rustiawan, Hendra
Jurnal Keolahragaan Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jkor.v12i1.20168
Gross motor skills in early childhood play an important role in supporting physical development and basic motor skills. This study aims to determine the extent of development of gross motor skills in early childhood female students. The research method used is descriptive. The population in this study were female students of PAUD Puspita, with a sample of 16 people selected using purposive sampling. The instrument used was the test of gross motor development (TGMD) consisting of 12 skill items. Data analysis used a percentage criterion test with the help of the SPSS series 26 program application. The results of the study showed that the majority of female students were included in the very high category (13 students; 81.3%), and the high category (3; 18.7%). This indicates that overall, the gross motor skills of female students at PAUD Puspita have developed very well. The main conclusion of this study is that teaching methods and a supportive environment play a very important role in helping children's gross motor development. Therefore, it is very important for teachers and parents to consistently provide encouragement through interesting physical activities that are appropriate to the child's developmental stage. Keterampilan motorik kasar pada anak usia dini memiliki peranan penting dalam mendukung perkembangan fisik dan kemampuan gerak dasar anak. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh perkembangan kemampuan motorik kasar siswa putri pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putri PAUD Puspita, dengam sampel sebanyak 16 orang yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah test of gross motor development (TGMD) yang terdiri dari 12 item keterampilan. Analisis data menggunakan uji kriteria presentase melalui bantuan aplikasi program SPSS serie 26. Hasil penelitian diketahui besar siswa putri termasuk dalam kategori sangat tinggi (13 siswa; 81,3%), dan kategori tinggi (3; 18,7%). Hal ini mengindikasikan bahwa secara keseluruhan, keterampilan motorik kasar siswa putri di PAUD Puspita telah berkembang dengan sangat baik. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa metode pengajaran dan lingkungan yang medukung sangat berperan dalam membantu perkembangan motorik kasar anak. Oleh karena itu, sangat penting bagi guru dan orang tua untuk secara konsisten memberikan dorongan melalui aktivitas fisik yang menarik dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Pengaruh Log Roll with Ball dan Ball Press Terhadap Peningkatan Daya Tahan Otot Perut
Setiadi, Cucu;
Risma, Risma;
Kurniawan, Asep Ridwan;
Rustiawan, Hendra
Jurnal Keolahragaan Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jkor.v8i3.20220
Increasing the explosive power movement performance of both leg muscles is the aim of training with two independent variables, namely box shuffle step and double box shuffle step. This study implemented a pre-experimental design and used a two-group design given before and after giving training or treatment. The research location is the Itsbatul Husna Panumbangan Pencak Silat College, Ciamis Regency. The athletes who took part in this research were 10 male athletes and 10 female athletes divided evenly and equally, each group had 5 male athletes and 5 female athletes. The measuring tool used is jumping straight up. The statistical process used SPSS 26. This research resulted in: 1. Box shuffle step training for changes in leg power in students at Itsbatul Husna Panumbangan Pencak Silat College, Ciamis Regency. 2. There is a positive influence for the double box shuffle step on changes in leg power in students at Itsbatul Husna Panumbangan Pencak Silat College, Ciamis Regency. 3. There is no difference between the box shuffle step group and the double box shuffle step group for changes in leg power in students at Itsbatul Husna Panumbangan Pencak Silat College, Ciamis Regency. Conclusion: Box shuffle step training with double box shuffle step for changes in leg power in students at Itsbatul Husna Panumbangan Pencak Silat College, Ciamis Regency. Suggestion: Box shuffle step training with double box shuffle steps can be used as an alternative leg power exercise.Penambahan performa pergerakan daya ledak ke-dua otot tungkai sebagai tujuan dari latihan dua variabel bebas yaitu box shuffle step dengan double box shuffle step. Studi ini diterapkan yaitu pre-eksperimental design dan menggunakan rancangan desain dua kelompok yang diberikan sebelum dan sesudah pemberian latihan atau perlakuan. Tempat penelitian yaitu di Perguruan Pencak Silat Itsbatul Husna Panumbangan Kabupaten Ciamis. Atlet yang mengikuti penelitian ini 10 atlet putra dan 10 atlet putri dibagi rata dan seimbang setiap kelompok memiliki 5 atlet putra dan 5 atlet putri. Alat ukur yang dipakai yaitu loncat tegak ke atas. Proses statistik memakai SPSS 26. Penelitian ini menghasilkan: 1. Latihan box shuffle step untuk perubahan power tungkai pada siswa Perguruan Pencak Silat Itsbatul Husna Panumbangan Kabupaten Ciamis. 2. Adanya pengaruh yang positif untuk double box shuffle step untuk perubahan power tungkai pada siswa Perguruan Pencak Silat Itsbatul Husna Panumbangan Kabupaten Ciamis. 3. Tidak ada perbedaan antara kelompok box shuffle step dengan double box shuffle step untuk perubahan power tungkai pada siswa Perguruan Pencak Silat Itsbatul Husna Panumbangan Kabupaten Ciamis. Kesimpulan: Latihan box shuffle step dengan double box shuffle step untuk perubahan power tungkai pada siswa Perguruan Pencak Silat Itsbatul Husna Panumbangan Kabupaten Ciamis. Saran: Latihan box shuffle step dengan double box shuffle step dapat dijadikan alternatif latihan power tungkai.
Pengaruh Game Based Learning (GBL) Terhadap Peningkatan Minat Siswa Pada Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Pamungkas, Dhea Anjani;
Risma, Risma;
Kurniawan, Asep Ridwan;
Maryati, Sri
Jurnal Keolahragaan Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jkor.v8i3.20174
ABSTRACTThis study aims to determine the effect of Game-Based Learning (GBL) on increasing students' interest in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) for Elementary School Students. The study used a quantitative approach with a quasi-experimental design (quasi-experimental) one group pretest-posttest. The subjects of the study consisted of 20 fifth grade students of SDN 1 Gardujaya who were selected using a purposive sampling technique, namely the selection of samples based on certain considerations according to research needs. The instrument used to measure learning interest was a student learning interest questionnaire adapted from Supriyadi's research (2007). As for data analysis, the pilot simple t test was used with the help of the SPSS 25 application. The results of this study showed that the average score of students' interest after following the learning process using the game base learning model increased significantly compared to before. The results of the significance test analysis showed that the significance value of 0.000 was smaller than the lower limit of 0.05, so it can be concluded that the game base learning model can increase students' interest in PJOK in Elementary Schools. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Game-Based Learning (GBL) terhadap peningkatan minat siswa pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Siswa Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental) one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas V SDN 1 Gardujaya sebayak 20 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu sesuai kebutuhan penelitian. Instrumen yang digunakan untuk mengukur minat belajar berupa angket minat belajar siswa yang diadaaptasi dari penelitian Supriyadi (2007). Adapun untuk analisis data menggunan uji pired simple t test dengan bantun aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil rata-rata skor minat siswa setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan model game base learning meningkat secara nyata dibandingkan sebelumnya. Adapun hasil analisis uji signifikansi diketahui bahwa nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari batas bawah 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa model game base learning dapat meningkatkan minat siswa pada PJOK di Sekolah Dasar.
Pengaruh Latihan Barrier Hops Terhadap Hasil Peningkatan Otot Tungkai Loncatan Teknik Smash Bolavoli
Wahma, Nahdiat Gilang;
Sutisna, Nana;
Kurniawan, Asep Ridwan;
Ropi, Ucu Abdul
Jurnal Keolahragaan Vol 9, No 3 (2023): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jkor.v9i3.20282
This study aims to determine the effect of barrier hops training on increasing the leg muscles of the jumping bolavoli smash technique. The research method used is an experiment with a one-group pretest-posttest design. The population in this study were members of the extracurricular bolavoli of SMKN 2 Banjar, Ciamis Regency with a sample of 20 people selected using purposive sampling technique. The instrument used to measure leg muscle explosive power is the standing broad jump test. Data analysis using paired sample t-test. The results showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000, which is smaller than the reference significance value of 0.05. This indicates that there is a significant effect of barrier hops training on increasing the jumping leg muscles of the bolavoli smash technique.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan barrier hops terhadap peningkatan otot tungkai loncatan teknik smash bolavoli. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota ekstrakurikuler bolavoli SMKN 2 Banjar Kabupaten Ciamis dengan sampel sebanyak 20 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur daya ledak otot tungkai adalah tes standing broad jump. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari nilai signifikansi acuan 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh signifikan latihan barrier hops terhadap peningkatan otot tungkai loncatan teknik smash bolavoli.
Pengaruh Latihan Single Leg Stride Jump dengan Side Hop Terhadap peningkatan Power Tungkai
Firmansyah, Asep;
Maryati, Sri;
Kurniawan, Asep Ridwan;
Rezha, Mohamad
Jurnal Keolahragaan Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jkor.v8i3.20223
Berdasarkan hasil analisis data yang sudah dijelaskan sebelumnya, penulis menyimpulkan latihan single leg stride jump dan side berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan power otot tungkai.Untuk lebih jelasnya kesimpulan secara keseluruhan dapat diuraikan sebagai berikut :Latihan single leg stride jump memberikan pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan power otot tungkai pada siswa putra MAN 3 Ciamis Kabupaten Ciamis.Latihan side hop memberikan pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan power otot tungkai pada siswa putra MAN 3 Ciamis Kabupaten Ciamis.Terdapat perbedaan secara signifikan antara latihan single leg stride jump dengan side hop terhadap peningkatan peningkatan power otot tungkai pada siswa putra MAN 3 Ciamis Kabupaten Ciamis. Sehubungan dengan hasil penelitian yang penulis lakukan, penulis mengajukanbeberapa saran sebagai berikut :Penelitian ini diharapkan menjadi salah satu sumber referensi bagi peneliti lain agar penelitian pada bidang yang sama sehingga semakin berkembang.Diharapkan bagi peneliti lain dapat menemukan kelemahan-kelemahan yang mampu menyempurnakan penelitian pada bentuk latihan single leg stride jump dengan side hop.Diharapkan sebagai salah satu pertimbangan bentuk latihan single leg stride jump dengan side hop dapat dijadikan bahan latihan kondisi fisik pada unsur biomotorik power terutama bolavoli atau cabang olahraga yang berkaitan dengan power tungkai. Diharapkan guru PJOK maupun praktisi olahraga dan pendidikan jasmani mampu mencurahkan keilmuan yang diperoleh dari kesarjanaan olahraga agar dapat membina dan mengembangkan ilmu kepada para siswanya agar memiliki kemampuan dari segi motorik serta sebagai generasi penerus pada bidang olahraga dan pendidikan jasmani.
Pengaruh Latihan Bam Bams dan Pillow Humpers Terhadap Peningkatan Daya Tahan Otot Pinggang
Rahmatin, Nazah Aulia;
Sutisna, Nana;
Kurniawan, Asep Ridwan;
Rustiawan, Hendra
Jurnal Keolahragaan Vol 10, No 3 (2024): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jkor.v10i3.20300
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latihan bam bams dan pillow humpers peningkatan daya tahan otot pinggang. Lokasi penelitian di SMP Negeri 2 Langkap lancar Kabupaten Pangandaran yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli. Metode penelitian yang digunakan yaitu pre eksperimental design. Sampel penelitian berjumlah 20 orang dengan menggunakan teknik total sampling (sampling jenuh). Instrument test yang digunakan yaitu trunk extensor endurance test. Hasilnya 1. Latihan bam bams memberikan pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan daya tahan otot pinggang. 2. Latihan pillow humpers memberikan pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan daya tahan otot pinggang. 3. Terdapat perbedaan secara signifikan antara latihan bam bams dengan pillow humpers terhadap peningkatan daya tahan otot pinggang. Kesimpulan: latihan bam bams dan pillow humpers peningkatan daya tahan otot pinggang. Implikasi: Penelitian yang melibatkan siswa putri juga karena terlihat ketika melaksanakan penelitian di lapangan siswa putri pun cenderung memiliki rasa ketertarikan dan menggugah untuk mencoba melakukan gerakan pada ke-dua variabel serta instrument test.This study aims to determine whether bam bam and pillow humpers exercises increase the endurance of the waist muscles. The research location is SMP Negeri 2 Langkap Lancar, Pangandaran Regency, which participates in volleyball extracurricular activities. The research method used is pre-experimental design. The research sample consisted of 20 people using a total sampling technique (saturated sampling). The test instrument used was the trunk extensor endurance test. The results are 1. Bam bam exercises have a significant effect on increasing the endurance of the waist muscles. 2. Pillow humpers exercises have a significant effect on increasing the endurance of the waist muscles. 3. There is a significant difference between bam bam and pillow humpers exercises on increasing the endurance of the waist muscles. Conclusion: bam bam and pillow humpers exercises increase the endurance of the waist muscles. Implications: The study also involved female students because it was seen that when conducting research in the field, female students also tended to have a sense of interest and were inspired to try to do the movements on both variables and the test instrument.