Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Informatics and Digital Expert (INDEX)

Optimasi Algoritma K-Means Menggunakan Metode Elbow Pada Data Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Sugianto, Castaka Agus; Wanaziana, Keny Kirana
Informatics and Digital Expert (INDEX) Vol. 6 No. 1 (2024): INDEX, Mei 2024
Publisher : LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/index.v6i1.1739

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin yang ditujukan kepada keluarga penerima manfaat PKH. Melalui PKH, keluarga miskin didorong untuk memiliki akses dan memanfaatkan pelayanan sosial dasar di bidang kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi, perawatan, serta pendampingan. Pada kelurahan Cibabat dan kelurahan Cipageran kecamatan Cimahi Utara terdapat 387 data penerima bantuan PKH pada tahun 2022. Namun belum adanya pengolahan data penerima bantuan PKH tersebut sehingga dalam melakukan pendampingan penerima bantuan PKH belum mendapatkan penglompokan yang sesuai dengan riwayat pendidikan. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dijabarkan, penulis tertarik untuk melakukan Clustering menggunakan Algoritma K-means pada data penerima bantuan PKH. Berdasarkan pengujian metode elbow pada algoritma k-means didapat nilai k yang optimal adalah k=3. Pengelompokan dataset yang digunakan menjadi 3 kelompok cluster, diantranya cluster_0 sebanyak 257 data, cluster_1 sebanyak 75 data, dan cluster_2 sebanyak 55 data. Pada cluster_0 di dominasi oleh peserta lulusan SD sebanyak 173 data, untuk cluster_1 di dominasi oleh peserta tidak sekolah sebanyak 40 data, dan untuk cluster_2 di dominasi peserta tidak sekolah sebanyak 48 data. Pada cluster tersebut didapatkan nilai performa berdasarkan rata-rata avg. within centroid distance_cluster_0 adalah 6.720, avg. within centroid distance_cluster_1 adalah 14.373, avg. within centroid distance_cluster_2 adalah 8.496 dan Davies Bouildin Index adalah 0.816. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pengurus sekretariat PPKH dalam melaksanakan pendampingan masyarakat penerima Program Keluarga Harapan.
PERBANDINGAN ALGORITMA NAÏVE BAYES DAN K-NEAREST NEIGHBOR (KNN) PADA VIDEO YOUTUBE MENGENAI GLOBAL WARMING Himawan, Aldi; Agus Sugianto, Castaka
Informatics and Digital Expert (INDEX) Vol. 6 No. 2 (2024): INDEX, November 2024
Publisher : LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/index.v6i2.1803

Abstract

Pemanasan global merupakan salah satu tantangan lingkungan utama yang dihadapi dunia saat ini, disebabkan oleh peningkatan emisi gas rumah kaca. Media sosial, khususnya YouTube, menjadi platform penting dalam menyebarkan informasi dan menciptakan kesadaran tentang isu-isu ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap video YouTube yang membahas pemanasan global, khususnya video yang dibuat oleh Najwa Shihab. Dua metode klasifikasi digunakan, yaitu Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor (KNN), untuk mengklasifikasikan komentar pengguna menjadi kategori positif atau negatif. Data komentar dikumpulkan menggunakan teknik web scraping pada Februari 2024, dan dianalisis menggunakan metode SEMMA Data Mining Process. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Naïve Bayes dan KNN memberikan kinerja yang kompetitif dalam mengklasifikasikan sentimen komentar-komentar ini. Evaluasi dilakukan dengan membagi dataset komentar menjadi beberapa rasio pelatihan dan pengujian, Evaluasi dilakukan dengan membagi dataset komentar menjadi beberapa rasio pelatihan dan pengujian: 70:30, 80:20, dan 90:10. Hasil analisis menggunakan rasio 90:10 yang sudah dilakukan menggunakan 10-fold cross validation menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes memperlihatkan kinerja yang kompetitif dengan akurasi sebesar 79.17%, presisi sebesar 80.76% recall sebesar 79.17%, dan f1-score sebesar 78.68%. Sementara itu, K-Nearest Neighbor juga menunjukkan kinerja yang kompetitif, dengan akurasi sebesar 76.06% , presisi sebesar 76.70%, recall sebesar 76.06%, dan f1-score sebesar 75.98% . Hasil pengujian T-Test menujukan perbedaan yang signifikan antara algoritma Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor dengan nilai probabilstik 0.0001 kurang dari nilai alpha yaitu 0.05 yang menunjukan bahwa algoritma Naïve Bayes lebih unggul performanya. Selain itu, analisis sentimen menunjukkan bahwa mayoritas komentar memiliki sentimen negatif, mencerminkan bahwa video tersebut berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai isu pemanasan global dan memicu diskusi yang konstruktif.
Optimasi Algoritma K-Means Menggunakan Metode Elbow Pada Data Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Sugianto, Castaka Agus; Wanaziana, Keny Kirana
Informatics and Digital Expert (INDEX) Vol. 6 No. 1 (2024): INDEX, Mei 2024
Publisher : LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/index.v6i1.1739

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin yang ditujukan kepada keluarga penerima manfaat PKH. Melalui PKH, keluarga miskin didorong untuk memiliki akses dan memanfaatkan pelayanan sosial dasar di bidang kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi, perawatan, serta pendampingan. Pada kelurahan Cibabat dan kelurahan Cipageran kecamatan Cimahi Utara terdapat 387 data penerima bantuan PKH pada tahun 2022. Namun belum adanya pengolahan data penerima bantuan PKH tersebut sehingga dalam melakukan pendampingan penerima bantuan PKH belum mendapatkan penglompokan yang sesuai dengan riwayat pendidikan. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dijabarkan, penulis tertarik untuk melakukan Clustering menggunakan Algoritma K-means pada data penerima bantuan PKH. Berdasarkan pengujian metode elbow pada algoritma k-means didapat nilai k yang optimal adalah k=3. Pengelompokan dataset yang digunakan menjadi 3 kelompok cluster, diantranya cluster_0 sebanyak 257 data, cluster_1 sebanyak 75 data, dan cluster_2 sebanyak 55 data. Pada cluster_0 di dominasi oleh peserta lulusan SD sebanyak 173 data, untuk cluster_1 di dominasi oleh peserta tidak sekolah sebanyak 40 data, dan untuk cluster_2 di dominasi peserta tidak sekolah sebanyak 48 data. Pada cluster tersebut didapatkan nilai performa berdasarkan rata-rata avg. within centroid distance_cluster_0 adalah 6.720, avg. within centroid distance_cluster_1 adalah 14.373, avg. within centroid distance_cluster_2 adalah 8.496 dan Davies Bouildin Index adalah 0.816. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pengurus sekretariat PPKH dalam melaksanakan pendampingan masyarakat penerima Program Keluarga Harapan.