Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI KESENIAN TRADISIONAL PADA JAMA'AH TAHLIL DI KELURAHAN TAMBAK AJI KOTA SEMARANG Muslam, Muslam
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 13 No. 2 Tahun 2013
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.614 KB) | DOI: 10.21580/dms.2013.132.58

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang berjudul Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Kesenian Tradisional pada Jama’ah Tahlil di Kelurahan Tambakaji, yang dilaksanakan selama tiga bulan mulai dari bulan Juli 2013 sampai dengan bulan September 2013, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1)Kegiatan ini disambut antusiasme oleh masyarakat dengan bukti dukungan dari segenap anggota masyarakat di kelurahan Tamnakaji terutama RW I dengan bukti dukungan lokal organisers baik pada saat perencanaan sampai Pada akhir pelaksanaan, hal ini sebagai jaminan kenerlangsungan pasca pendampingan.2) Terbentuknya kelompok kesenian tradisional rebaga sebagai wahana dakwah syaiar Islam dan kegiatan tambahan yang menyenangkan bagi jama’ah Tahlil Al-Amanah RW I Tambakaji dan sebagai wahana penciptaan jama’a dan generasi cinta shalawat nabi. Dengan berakhirnya kegiatan pengabdian ini dapat direkomendasikan beberapa hal, diantaranya; 1)Pengurus Jama’ah Tahlil Al-Amanah RW I Kelurahan Tambakaji untuk menjaga kelestarian dan kestabilan kegiatan kelompok kesenian tradisional rebana yang sudah terbentuk. 2)Local Organisirs, untuk selalu memberikan dukungan dan selalu memfasilitasi keberlangsungan kelompompok kesenian tradisional rebana yang ada di wilayah RW I kelurahan Tambakaji Pasca Pendampingan, atu setelah pendampingan berakhir. Ada keinginan dari Masyarakat kegiatan kelompok kesenian tradisional rebana ini kalau bisa dikembangkan pada remaja dan anak-nak yang ada di Taman Pendidikan Al-Qur’an yang ada di Wilayah RW I Tambakaji. Bagi LP2M IAIN Walisongo Semarang, untuk kegiatan ini dibutuhkan adanya keberlanjutan program.
Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna Melalui Program Remaja Pintar Berbasis Agama Desa Wisata Kandri Kota Semarang Muslam, Muslam; Fatkuroji, Fatkuroji; Muntoli'ah, Muntoli'ah
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 16 No. 1 Tahun 2016
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.176 KB) | DOI: 10.21580/dms.2016.161.896

Abstract

This accompanying outreach youth "Gerak Maju" in the tourist village Kandri Gunungpati Semarang city in plays an active role in taking the role of and participation in activities in the village tour kandri potentialities and promote tourism as one of the tourist icon in the city of Semarang in addition to tourist village Mijen and Nongkosawit. Public service aims to help resolve the problems experienced by Youth of Gerak Maju, in relation to some business skills and the development of the field of the internet as a promotional event or marketing tourism village.The problems experienced by youth were prepared in a group organization to fill the business activities and promote tourism but will not yet have expertise in creative businesses and information technology so that its activities have not been able to program along with the villages that have been elevated to the Government program of the city of Semarang.Solutions offered in the program of this devotion is to provide Entrepreneurship Training In Graphic Design, Syar'iah, usinh Weblog, techniques for embroidery ribbons, and marketing through the internet with emphasis on the promotion of the tourist potentialities that have been developed. Benchmark the success of this activity is the formation of a group/individual creative effort that Syar'iah as well as the availability of a set of media for promotion through the internet as well as the ability of the youth in the market. Benchmark the success of this activity is the formation of a group/individual creative effort that Syar'iah as well as the availability of a set of media for promotion through the internet as well as the ability of the youth in the market potential of the flagship through the internet. And also offers in depth Training in the form of approach to Entrepreneurship In Syar'iah, skilled In Entrepreneurship Syar'iah, graphic design, using Graphic Design create a Weblog, and manage Weblog website globally. Pengabdian masyarakat ini mendampingi pemuda karang taruna “Gerak Maju” di desa wisata Kandri Gunungpati Kota Semarang dalam berperan aktif dalam mengambil peran dan partisipasi dalam kegiatan di desa wisata kandri serta mempromosikan potensi-potensi desa Wisata tersebut sebagai salah satu icon wisata di kota Semarang selain desa wisata Mijen dan Nongkosawit. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami Pemuda Karang Taruna Gerak Maju, dalam kaitannya dengan beberapa ketrampilan usaha dan pengembangan bidang internet sebagai ajang promosi atau pemasaran desa wisata.Permasalahan yang dialami adalah pemuda karang taruna telah siap secara kelompok organisasi untuk mengisi kegiatan usaha dan mempromosikan desa wisata akan tetapi belum memiliki keahlian dalam usaha kreatif dan teknologi informasi sehingga kegiatannya belum mampu seiring dengan program desa wisata tersebut yang telah diangkat menjadi program pemmerintah kota Semarang.Solusi yang ditawarkan dalam program pengabdian ini adalah Memberikan pelatihan Berwirausaha Secara Syar’iah, Desai Grafis, membuar Weblog, Teknik Sulam Pita, dan pemasaran melalui internet dengan menekankan pada promosi potensi-potensi wisata yang telah dikembangkan. Tolak ukur keberhasilan kegiatan ini adalah terbentuknya kelompok/individu usaha kreatif yang Syar’iah serta tersedianya seperangkat media  untuk promosi melalui internet serta kemampuan para pemuda dalam memasarkan potensi unggulan melalui internet. Dan juga menawarkan pendekatan berupa Pelatihan secara mendalam untuk Berwirausaha Secara Syar’iah, terampil mem Berwirausaha Secara Syar’iah, Desain Grafis, membuar Weblog buat Desai Grafis, membuar Weblog  serta mengelola website secara global.
Pemberdayaan Raudlatul Athfal (RA) melalui Peningkatan Kualitas SDM Guru di Daerah Nelayan Kecamatan Tugu Kota Semarang Muslam, Muslam; Fatkuroji, Fatkuroji; Khunaifi, Agus
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.743 KB) | DOI: 10.21580/dms.2017.171.1503

Abstract

Community service activities is carried out by using pendekataan empowerment. The essence of this approach seeks to stimulate the independence process of the community (self sustaining process) of yourself. As a result of such devotion is the First; RA teachers achieved the standard HR professionals who are able to plan and carry out learning in accordance with Permindikbud clause of 146 and 137. Second; Participants devotion has two kinds of things, namely; 1) 80% of the training participants can understand the curriculum 13, to recognize the characteristics of learners, master models and learning strategies RA 2) 85% of participants proficient in motion and song, adept at making APE in learning and being able to make RPPH in RA. Third; Teachers increasingly skilled make APE and assign tasks meaningful to students, teachers are increasingly skilled in managing the class, and implement learning strategies.
GLOBALISASI DALAM PENDIDIKAN (DESAIN KURIKULUM YANG HARUS DIKEMBANGKAN DALAM PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI) H, Muslam
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 12, No 1 (2011): Wahana Akademika
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v12i1.2254

Abstract

Pendidikan sebagai sebuah sistem untuk proses perubahan individu memiliki nilai penting di dalam kehidupan setiap manusia. Untuk mewujudkan perubahan yang mampu menjangkau semua aspek dalam diri manusia dibutuhkan kurikulum yang mampu rnenunjangnya. Kurikulum perlu didesain agar proses kehidupan yang ada mendapat porsi yang imbang, antara aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Globalisasi merupakan sebuah keniscayaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, hal ini sebagai bagian dan adanya proses neo-liberalisme, dimana perlu disikapi dengan kepala dingin. Globalisasi membawa pengaruh dalam berbagai lini kehidupan baik yang negatif maupun positif, termasuk di dalamnya adalah dunia pendidikan. Untuk menunjang dan menghadang globalisasi, maka perlu adanya strategi dalam pendidikan. Strategi itu dimaksudkan sebagai sebuah langkah yang harus dilakukan.
Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna Melalui Program Remaja Pintar Berbasis Agama Desa Wisata Kandri Kota Semarang Muslam Muslam; Fatkuroji Fatkuroji; Muntoli'ah Muntoli'ah
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 16 No. 1 Tahun 2016
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.176 KB) | DOI: 10.21580/dms.2016.161.896

Abstract

This accompanying outreach youth "Gerak Maju" in the tourist village Kandri Gunungpati Semarang city in plays an active role in taking the role of and participation in activities in the village tour kandri potentialities and promote tourism as one of the tourist icon in the city of Semarang in addition to tourist village Mijen and Nongkosawit. Public service aims to help resolve the problems experienced by Youth of Gerak Maju, in relation to some business skills and the development of the field of the internet as a promotional event or marketing tourism village.The problems experienced by youth were prepared in a group organization to fill the business activities and promote tourism but will not yet have expertise in creative businesses and information technology so that its activities have not been able to program along with the villages that have been elevated to the Government program of the city of Semarang.Solutions offered in the program of this devotion is to provide Entrepreneurship Training In Graphic Design, Syar'iah, usinh Weblog, techniques for embroidery ribbons, and marketing through the internet with emphasis on the promotion of the tourist potentialities that have been developed. Benchmark the success of this activity is the formation of a group/individual creative effort that Syar'iah as well as the availability of a set of media for promotion through the internet as well as the ability of the youth in the market. Benchmark the success of this activity is the formation of a group/individual creative effort that Syar'iah as well as the availability of a set of media for promotion through the internet as well as the ability of the youth in the market potential of the flagship through the internet. And also offers in depth Training in the form of approach to Entrepreneurship In Syar'iah, skilled In Entrepreneurship Syar'iah, graphic design, using Graphic Design create a Weblog, and manage Weblog website globally. Pengabdian masyarakat ini mendampingi pemuda karang taruna “Gerak Maju” di desa wisata Kandri Gunungpati Kota Semarang dalam berperan aktif dalam mengambil peran dan partisipasi dalam kegiatan di desa wisata kandri serta mempromosikan potensi-potensi desa Wisata tersebut sebagai salah satu icon wisata di kota Semarang selain desa wisata Mijen dan Nongkosawit. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami Pemuda Karang Taruna Gerak Maju, dalam kaitannya dengan beberapa ketrampilan usaha dan pengembangan bidang internet sebagai ajang promosi atau pemasaran desa wisata.Permasalahan yang dialami adalah pemuda karang taruna telah siap secara kelompok organisasi untuk mengisi kegiatan usaha dan mempromosikan desa wisata akan tetapi belum memiliki keahlian dalam usaha kreatif dan teknologi informasi sehingga kegiatannya belum mampu seiring dengan program desa wisata tersebut yang telah diangkat menjadi program pemmerintah kota Semarang.Solusi yang ditawarkan dalam program pengabdian ini adalah Memberikan pelatihan Berwirausaha Secara Syar’iah, Desai Grafis, membuar Weblog, Teknik Sulam Pita, dan pemasaran melalui internet dengan menekankan pada promosi potensi-potensi wisata yang telah dikembangkan. Tolak ukur keberhasilan kegiatan ini adalah terbentuknya kelompok/individu usaha kreatif yang Syar’iah serta tersedianya seperangkat media  untuk promosi melalui internet serta kemampuan para pemuda dalam memasarkan potensi unggulan melalui internet. Dan juga menawarkan pendekatan berupa Pelatihan secara mendalam untuk Berwirausaha Secara Syar’iah, terampil mem Berwirausaha Secara Syar’iah, Desain Grafis, membuar Weblog buat Desai Grafis, membuar Weblog  serta mengelola website secara global.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI KESENIAN TRADISIONAL PADA JAMA'AH TAHLIL DI KELURAHAN TAMBAK AJI KOTA SEMARANG Muslam Muslam
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 13 No. 2 Tahun 2013
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.614 KB) | DOI: 10.21580/dms.2013.132.58

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang berjudul Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Kesenian Tradisional pada Jama’ah Tahlil di Kelurahan Tambakaji, yang dilaksanakan selama tiga bulan mulai dari bulan Juli 2013 sampai dengan bulan September 2013, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1)Kegiatan ini disambut antusiasme oleh masyarakat dengan bukti dukungan dari segenap anggota masyarakat di kelurahan Tamnakaji terutama RW I dengan bukti dukungan lokal organisers baik pada saat perencanaan sampai Pada akhir pelaksanaan, hal ini sebagai jaminan kenerlangsungan pasca pendampingan.2) Terbentuknya kelompok kesenian tradisional rebaga sebagai wahana dakwah syaiar Islam dan kegiatan tambahan yang menyenangkan bagi jama’ah Tahlil Al-Amanah RW I Tambakaji dan sebagai wahana penciptaan jama’a dan generasi cinta shalawat nabi. Dengan berakhirnya kegiatan pengabdian ini dapat direkomendasikan beberapa hal, diantaranya; 1)Pengurus Jama’ah Tahlil Al-Amanah RW I Kelurahan Tambakaji untuk menjaga kelestarian dan kestabilan kegiatan kelompok kesenian tradisional rebana yang sudah terbentuk. 2)Local Organisirs, untuk selalu memberikan dukungan dan selalu memfasilitasi keberlangsungan kelompompok kesenian tradisional rebana yang ada di wilayah RW I kelurahan Tambakaji Pasca Pendampingan, atu setelah pendampingan berakhir. Ada keinginan dari Masyarakat kegiatan kelompok kesenian tradisional rebana ini kalau bisa dikembangkan pada remaja dan anak-nak yang ada di Taman Pendidikan Al-Qur’an yang ada di Wilayah RW I Tambakaji. Bagi LP2M IAIN Walisongo Semarang, untuk kegiatan ini dibutuhkan adanya keberlanjutan program.
Pemberdayaan Raudlatul Athfal (RA) melalui Peningkatan Kualitas SDM Guru di Daerah Nelayan Kecamatan Tugu Kota Semarang Muslam Muslam; Fatkuroji Fatkuroji; Agus Khunaifi
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.743 KB) | DOI: 10.21580/dms.2017.171.1503

Abstract

Community service activities is carried out by using pendekataan empowerment. The essence of this approach seeks to stimulate the independence process of the community (self sustaining process) of yourself. As a result of such devotion is the First; RA teachers achieved the standard HR professionals who are able to plan and carry out learning in accordance with Permindikbud clause of 146 and 137. Second; Participants devotion has two kinds of things, namely; 1) 80% of the training participants can understand the curriculum 13, to recognize the characteristics of learners, master models and learning strategies RA 2) 85% of participants proficient in motion and song, adept at making APE in learning and being able to make RPPH in RA. Third; Teachers increasingly skilled make APE and assign tasks meaningful to students, teachers are increasingly skilled in managing the class, and implement learning strategies.
GLOBALISASI DALAM PENDIDIKAN (DESAIN KURIKULUM YANG HARUS DIKEMBANGKAN DALAM PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI) Muslam H
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 12, No 1 (2011): Wahana Akademika
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v12i1.2254

Abstract

Pendidikan sebagai sebuah sistem untuk proses perubahan individu memiliki nilai penting di dalam kehidupan setiap manusia. Untuk mewujudkan perubahan yang mampu menjangkau semua aspek dalam diri manusia dibutuhkan kurikulum yang mampu rnenunjangnya. Kurikulum perlu didesain agar proses kehidupan yang ada mendapat porsi yang imbang, antara aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Globalisasi merupakan sebuah keniscayaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, hal ini sebagai bagian dan adanya proses neo-liberalisme, dimana perlu disikapi dengan kepala dingin. Globalisasi membawa pengaruh dalam berbagai lini kehidupan baik yang negatif maupun positif, termasuk di dalamnya adalah dunia pendidikan. Untuk menunjang dan menghadang globalisasi, maka perlu adanya strategi dalam pendidikan. Strategi itu dimaksudkan sebagai sebuah langkah yang harus dilakukan.
GLOBALISASI DALAM PENDIDIKAN (DESAIN KURIKULUM YANG HARUS DIKEMBANGKAN DALAM PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI) Muslam H
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 12, No 1 (2011): Wahana Akademika
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v12i1.2254

Abstract

Pendidikan sebagai sebuah sistem untuk proses perubahan individu memiliki nilai penting di dalam kehidupan setiap manusia. Untuk mewujudkan perubahan yang mampu menjangkau semua aspek dalam diri manusia dibutuhkan kurikulum yang mampu rnenunjangnya. Kurikulum perlu didesain agar proses kehidupan yang ada mendapat porsi yang imbang, antara aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Globalisasi merupakan sebuah keniscayaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, hal ini sebagai bagian dan adanya proses neo-liberalisme, dimana perlu disikapi dengan kepala dingin. Globalisasi membawa pengaruh dalam berbagai lini kehidupan baik yang negatif maupun positif, termasuk di dalamnya adalah dunia pendidikan. Untuk menunjang dan menghadang globalisasi, maka perlu adanya strategi dalam pendidikan. Strategi itu dimaksudkan sebagai sebuah langkah yang harus dilakukan.
Pemanfaatan Sampah Non Organik sebagai Media Belajar untuk Meningkatkan Aspek Kognitif Anak Usia Dini Vironika Santika, Viosa; Muthohar, Sofa; Muslam, Muslam
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i1.484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan sampah non organik sebagai media belajar dalam meningkatkan aspek kognitif anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Objek penelitian yaitu RA Nurul Ulum Ngaliyan Semarang A, subjek penelitian anak Kelompok A, dan pendidik RA Nurul Ulum sebagai narasumber atau informan. Pencarian data melalui observasi, wawancara kepada pendidik dan anak kelompok A, dan dokumentasi. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian yaitu pencarian data, reduksi data dengan cara memvalidasi data dengan teknik triangulasi dari beberapa data yang didapatkan, analisis data, dan menarik kesimpulan dari data-data yang dipandang valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sampah non organic menjadi media belajar di RA Nurul Ulum Ngaliyan Semarang sangat efektif untuk meningkatkan aspek kognitif anak usia dini. Hal ini terbukti bahwa pemanfaatan tutup botol, kabel bekas, kardus, stik ice cream dapat meningkatkan aspek kognitif anak yang meliputi mengenal angka, abjad, warna, konsep besar-kecil, konsep panjang-pendek, konsep berat-ringan, dan berhitung.