Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Uji Tosisitas Krim Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (Syzygium Aromaticum (L)) Tipe A/M Dengan Penambahan Enhancer Pada Hewan Mencit Balb/c Lestari, Gina; Sugihartini, Nining; Yuliani, Sapto
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.4.2.273-280

Abstract

Minyak atsiri bunga cengkeh memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi, hasil penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa krim tipe A/M konsentrasi minyak atsiri 2,5% formula dilakukan dengan penambahan enhancer menggunakan asam oleat dan propilen glikol dengan komposisi paling optimal kandungan krim tipe A/M  asam oleat 30% dan propilen glikol 70% sedangkan dalam krim tipe M/A asam oleat 50% propilen glikol 50%. Uji toksisitas sangat perlu dilakukan pada produk obat yang akan di pasarkan karena akan menjadi pertimbangan dalam penentuan dosis, rentang waktu dan pengunaanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas krim Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (MABC) dalam basis krim tipe A/M. Penelitian ini dilakukan uji toksisitas MABC 2,5% krim tipe A/M yang mengandung komposisi enhancer yaitu optimum. Toksisitas akut menggunakan hewan percobaan mencit balb/c dengan melihat profil histopatologi ginjal dan hati. Data dianalisa dengan uji t-tes dengan taraf kepercayaan 95% dengan signifikansi 0,05. Hasil penelitian Krim Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (Syzygium Aromaticum (L)) Tipe A/M denga penambahan enhancer tidak menyebabkan toksisitas ditandai dengan tidak ada perubahan pada gambaran fisik dan profil histopatologi pada ginjal dan hati mencit. Berdasarkan hasil uji dapat disimpulkan bahwa formulasi krim tipe A/M toksisitas
UJI TOKSISITAS KRIM TIPE O/W MINYAK ATSIRI BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum (L) Merrill dan perry) MELIHAT PROFIL HISTOPATOLOGI GINJAL DAN HATI PADA MENCIT Balb/c Lestari, Gina
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v11i2.582

Abstract

INTISARI Minyak atsiri bunga cengkeh memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi didalamnya memiliki kandungan zat yaitu eugenol dimana Zat Eugenol ini memiliki aktivitas biologis sebagai antioksidan dan antinflamasi, hasil penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa krim tipe O/W konsentrasi minyak atsiri 5% dapat sebagai antiinflamasi. Dalam penelitian ini akan di kembangkan formula dengan penambahan enhancer menggunakan asam oleat dan propilen glikol dengan komposisi paling optimal kandungan krim tipe O/W asam oleat 50% propilen glikol 50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penambahan enhancer terhadap uji toksisitas krim Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (MABC) dalam basis krim tipe O/W. Penelitian ini merupakan penelitain eksperimental yang menggunakan hewan percobaan mencil balb/c, menguji krim tipe O/W terhadap toksisitas MABC 2,5% yang mengandung  enhancer asam oleat 50% propilen glikol 50%. Dengan membagi menjadi dua kelompok uji yaitu kelompok normal dan kelompok uji krim tipe M/A dengan masing-masing hewan uji 10 ekor yang diuji selama 24 jam setelah pemberian sedian uji, dan 14 hari setelah pemberian sediaan uji, dengan melihat profil histopatologi pada hati dan ginjal pada mencit tersebut. Uji yang dilakukan pada penelitian ini merupakan jenis Toksisitas akut menggunakan hewan percobaan mencit balb/c.  Hasil dari penelitian uji toksisitas akut selama 24 jam setelah pemberian sedian uji dan 14 hari setelah pemberian sediaan uji menunjukkan gambaran histopatologi pada ginjal dan hati pada mencit balb/c menunjukan tidak ada perubahan fisik. Sehingga tidak menyebabkan toksisitas.  Berdasarkan  hasil uji dapat disimpulkan bahwa formulasi krim minyak atsiri bunga cengkeh  tipe M/A  tidak menyebabkan  toksisitas sehingga aman untuk digunakan. 
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN KRIM M/A EKSTRAK ETANOL DAUN GENDOLA (Basella Rubra L) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acne lestari, Gina
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v10i1.457

Abstract

Daun Gendola (Basella rubra L) memiliki kandungan kimia berupa flavonoid yang memiliki khasiat sebagai antibakteri. Penelitian ini Bertujuan untuk mengetahui formulasi dan aktivitas ekstrak etanol daun Gendola (Basella rubra L) dalam sediaan krim tipe Minyak/Air terhadap bakteri Propionibacterium acne.Daun Gendola (Basella rubra L) diekstraksi dengan metode maserasi selanjutnya dibuat sediaan krim tipe M/A dengan konsentrasi ekstrak 5% untuk F1, 10% untuk F2, dan 15% untuk F3. Setelah itu dilakukan evaluasi sediaan krim berupa uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji viskositas. Setelah dilakukan evaluasi sediaan krim, kemudian dilakukan uji sensitivitas sediaan krim etanol daun gendola (Basella rubra L) terhadap bakteri Propionibacterium acne menggunakan metode difusi paper disk.Hasil evaluasi sediaan krim tipe M/A ekstrak etanol daun gendola (Basella rubra L) setiap formula memenuhi persyaratan. Pada uji sensitivitas antibakteri didapat rata- rata zona hambat yang terbentuk setiap formulasi F1 6,39 mm, F2 9,36 mm, dan F3 12,21 mm. Terjadinya penghambatan pada pertumbuhan bakteri terhadap sediaan krim M/A ektrak etanol daun gendola dapat membuktikan bahwa krim daun gendola (Basella rubra L) memiliki sensitivitas terhadap bakteri Propionibacterium acne. 
ANALISA METABOLIT SEKUNDER TEH CELUP DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) SERTA UJI EFEKTIVITAS ANTI HIPERLIPIDEMIA PADA MENCIT JANTAN PUTIH (MUS MUCULUS) Lestari, Gina
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v12i1.635

Abstract

Binahong Mengandung banyak senyawa metabolit skunder yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Tujuan penelitian ini untuk melihat kandungan teh celup daun binahong dengan metode secara kualitatif serta dilakukan pengujian efektivitas anti hiperkolesterolemia pada mencit janta putih.Pembuatan teh celup daun binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) dilakukan dengan cara dikeringkan menjadi simplisia kemudian dihaluskan lalu dibungkus menggunakan kantong teh celup. Dilakukan Uji makroskopik, uji susut bobot simplisia dan uji penapisan senyawa fitokimia dan dilanjukan uji penegasan denagn metose KLT. Metode pengujian untuk menganalisis anti-hiperkolesterolemia dilakukan dengan menggunakan alat Easy Touch Glucose Cholesterol Uric Acid (GCU). Pengujian antilipidemia menggunakan hewan percobaan berupa mencit jantan yang dibagi ke dalam 6 kelompok perlakuan. Pada hari pertama, kadar kolesterol darah mencit diukur sebagai acuan kadar kolesterol normal. Selanjutnya, kadar kolesterol ditingkatkan dengan memberikan pakan yang mengandung kolesterol tinggi berupa kuning telur puyuh selama 7 hari, kemudian dilakukan pengukuran kadar kolesterol darah mencit. Setelah itu, perlakuan air teh Daun Binahong diberikan selama 7 hari, dan kolesterol darah mencit diukur kembali setelah periode perlakuan tersebut. Hasil dari analisis kualiatatif yaitu didapat sediaan teh celup daun binahong positif mengandung flavonoid dan dilanjutkan dengan penegasan KLT positif mengandung flavonoid. Hasil Penelitian dianalisis menggunakan One Way ANOVA satu arah (p>0,05) yang menunjukkan teh daun Binahong dosis 1,5gram memiliki aktivitas sebagai antihiperlipidemia dengan persentase penurunan sebanyak 25,65% Pada Mencit Jantan (Mus Musculus) Kata Kunci : Binahong, hiperlipidemia, air teh binahong
Internalisasi Nilai Moral dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan: Upaya Kostruktif Resiliensi Pemikiran Mahasiswa Menghadapi Radikalisme Tanshzil, Sri Wahyuni; Lestari, Gina
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.12027

Abstract

Pendidikan Tinggi di Indonesia menghadapi tantangan serius terkait infiltrasi paham radikalisme yang menyasar lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh internalisasi nilai moral dalam pembelajaran PKn terhadap konstruksi resiliensi pemikiran mahasiswa sebagai strategi kontra-radikalisme, serta memotret keterpaparan mereka terhadap paham radikalisme. Metode kuantitatif digunakan dengan melibatkan 400 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia yang mengikuti MKWK PKn tahun akademik 2024/2025. Indikator penelitian disusun berdasarkan pendekata implementasi Teori Reasoned Action (TRA) yang memungkinkan peneliti memahami pemetaan potret internalisasi nilai moral pada pembelajaan PKn terhadap mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa 45% mahasiswa memiliki internalisasi nilai moral tinggi, 53% sedang, dan 2% rendah. Uji korelasi dan regresi membuktikan pengaruh signifikan antara internalisasi nilai moral dan resiliensi pemikiran mahasiswa. Namun, 70% mahasiswa tergolong waspada hingga rawan terpapar paham radikalisme. Oleh karena itu, studi ini mengisi celah kajian pendidikan kewarganegaraan yang berkontribusi terhadap pengembangan integrasi moral-civic education dengan TRA dalam memperkuat resiliensi pemikiran mahasiswa sebagai kontra-radikalisme.
Pengaruh Aktivitas Krim Serbuk Biji Bunga Pukul Empat (Mirabilis jalapa L) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat Pada Kelinci Jantan (Orygtolagus cuniculus) Aji, Nurwani Purnama; Lestari, Gina; Sari, Fievi Mayang
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.5.1.101-108

Abstract

Four o'clock flower plant (Mirabilis jalapa L.) is empirically used in traditional medicine, one of which can help in healing wounds caused by incisions, where this four o'clock flower plant contains flavonoids, alkaloids, saponins and tannins. This study aims to determine whether four o'clock seed powder cream can help in healing cuts. This study is an experimental study, where this research looks at the percentage of healing on the incision wound on the back of male rabbits (Oryctolagus cuniculus) for 7 days after treatment, this treatment consists of 5 treatment groups, namely positive control (Betadin), negative control (cream base), and 3 concentrations of four o'clock flower powder cream with a concentration of 5%, 7.5% and 10% with 5 repetitions, the treatment was carried out twice a day in the morning and evening for 7 days. The results showed that the treatment that provided the best effectiveness in providing healing to the cut wound was the positive control (Betadine cream) with a percentage of 96.85% followed by the group with a dose variation of four o'clock flower seed powder cream with a dose variation of 10% with a percentage of 92.08% with significant (p<0.005).
FORMULASI SEDIAAN OBAT KUMUR DARI EKSTRAK DAUN MANGROVE (Rhizophora apiculata Blume) SERTA UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Streptococcus Mutans Novia, Devi; Lestari, Gina; Saputra, Rendi Adi
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.3.2.87-96

Abstract

Mangrove merupakan jenis tumbuhan dengan habitat berada di air laut, daun mangrove dengan nama latin Rhizophora Apiculata mengandung senyawa flavonoid dan saponin, pemanfaatan daun mangrove sebagai sediaan obat kumur merupakan suatu alternatif untuk mengganti sediaan obat kumur yang pada umumnya mengandung antiseptik dan alkohol.Penelitian ini memformulasikan ekstrak daun mangrove menjadi sediaan obat kumur yang memenuhi persyaratan fisik dan mengetahui perbedaan aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dengan variasi konsentrasi ekstrak 5%, 10%, dan 15%. Uji aktivitas antibakteri menggunakan media MHA dengan metode difusi cakram. Uji persyaratan fisik meliputi uji organoleptis, uji pH, uji kejernihan, uji homogenitas, uji sentrifugasi, dan uji panelis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan obat kumur ekstrak daun mangrove mempunyai pH diluar range pertumbuhan optimum bakteri, yaitu 4,7 – 5,0. Aktivitas antibakteri Streptococcus mutans pada F1 menghasilkan zona hambat sebesar 3,83 mm, F2 sebesar 4,48 mm, dan F3 sebesar 4,71 mm. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun mangrove konsenstrasi 5%, 10%, dan 15% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dan dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan obat kumur.
Overview of Prescription Administration Screening for Antihypertensive Drugs at Pharmacy X in Bengkulu City Lestari, Gina; Dharmayanti, Luky
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.5.1.55-58

Abstract

Prescription screening is an activity carried out by pharmacists in reviewing the completeness of prescriptions administratively, pharmaceutically and clinically before the drug is prepared. This activity is carried out to avoid medication errors in patients which can result in the patient not achieving drug therapy. The aim of this study was to determine the administration screening of antihypertensive prescriptions at one of the pharmacies in the city of Bengkulu. This research is descriptive observational in nature and data collection and retrieval was carried out using a retrospective method where data was taken on prescriptions in 2023. The number of antihypertensive prescriptions obtained was 97 pieces. The research results were obtained from patient data, namely (name 100%, age 35%, gender 71%, weight 0%, and address 1%) with an average of 41.4%. Meanwhile, the doctor's data information is (name 84%, SIP number 59%, address 81%, telephone number 22%, initials 43%, and date of prescription writing 82%) with an average of 57.8%. It can be concluded that the screening of antihypertensive prescription administration at one of the pharmacies in Bengkulu City is not complete. 
Antibacterial Activity Of Kenikir Flower Fractions (Cosmos caudatus Kunth) Against The Bacteria Staphylococcus aureus Novia, Devi; Lestari, Gina; Ananda, Ananda
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.5.1.59-64

Abstract

Cosmos caudatus Kunth which is also known as kenikir is a traditional plant that is eaten as a vegetable and has medicinal properties. From previous studies it is known that kenikir leaves contain active antibacterial substances such as saponins, phenols, flavonoids, and tannins. However, kenikir flowers have not been found as antibacterial. So this study aims to determine how much kenikir flowers can inhibit the growth of Staphylococcus aureus bacteria. The disc paper diffusion method with a diameter of 6 mm was used in the antibacterial activity test. The concentrations used were 20%, 30%, 40% and using Clindamycin as an antibiotic. The test results were explained with descriptive analysis. From the study it can be concluded that the kenikir flower fraction (Cosmos caudatus Kunth) can inhibit the development of Staphylococcus aureus bacteria, the aquadest fraction got the best results at a concentration of 40% with an inhibition zone of 8.12 mm and the ethyl acetate fraction with a concentration of 40% produced an inhibition zone diameter of 9.9 mm.
the UJI EFEKTIVITAS TABLET EKSTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA HEWAN MENCIT JANTAN PUTIH (Mus : UJI EFEKTIVITAS TABLET EKSTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA HEWAN MENCIT JANTAN PUTIH (Mus lestari, gina
Oceana Biomedicina Journal Vol 7 No 1 (2024): Oceana Biomedicina Journal
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/obj.v7i1.138

Abstract

Introduction : Binahong leaf (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) is a plant which is actually a wild plant. Sungkai leaves contain flavonoids, alkaloids, tannins, triterpenoids, saponins. This study aims to determine the effectiveness of Binahong leaf ethanol extract tablets (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) on blood cholesterol levels in male mice (Mus musculus). Methodes: This research is an experimental research using the Easy Touch Glucose Cholesterol Uric Acid (GCU) checking method. Thirty male white mice were divided into 6 treatment groups, namely the Normal control group, Positive control, Negative control, F1 group, F2 group, and F3 group. Where mice were measured for blood cholesterol levels on day 1 as normal cholesterol, then their cholesterol levels were raised by feeding high cholesterol quail egg yolks for 7 days then checking the blood cholesterol of mice, after that it was lowered by being treated with Binahong Leaf Extract Tablets for 7 days then checked again mice blood cholesterol. Results: The research results were analyzed using one-way ANOVA (p> 0.05) which was then tested by the Duncan showing that Binahong Leaf Extract Tablets at F3 doses of 14 mg with a reduction percentage of 20.64% had effectiveness in reducing blood cholesterol levels in male mice (Mus Musculus). Conclusion : Binahong Leaf Extract Tablets have a buffer effect on reducing total cholesterol levels in mice