Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS KADAR FLAVONOID EKSTRAK ETANOL KULIT PEPAYA CALIFORNIA (Carica papaya L.) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Jannah, Syauqul; Indrawati, Fifi; Lestari, Gina
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v8i1.18584

Abstract

Kulit buah papaya California (Carica Papaya L.) memiliki metabolit sekunder, termasuk alkaloid, tanin, steroid atau triterpenoid, saponin, dan flavonoid. Metabolit sekunder ini bertindak sebagai antioksidan, antiinflamasi, antialergi, dan antihipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan menetapkan kadar senyawa flavonoid dalam Ekstrak Etanol Kulit Buah Pepaya California (Carica Papaya L.) menggunakan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%.Senyawa flavonoid juga diuji dengan pereaksi serbuk logam Mg dan HCl Pekat. Selain itu, dilakukan pemeriksaan penegasan kromatografi lapis tipis. Selanjutnya, menggunakan kuarsetin sebagai bahan baku pembanding, panjang gelombang maksimum diukur dan penetapan kadar flavonoid ditentukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasilnya ditunjukkan dalam µg/ml, atau kesetaraan kuarsetin.Perubahan warna dari cokelat tua ke jingga menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah papaya California (Carica Papaya L.) mengandung flavonoid. Hasil uji kromatografi lapis tipis menunjukkan nilai Rf rata-rata 0,35%; kadar flavonoid ditemukan dengan spektrofotometri UV-vis pada 5,888%; dan nilai standar kandungan flavonoid rata-rata tidak lebih dari 15%. Semakin tinggi kadar flavonoid, semakin besar manfaat antioksidan yang ditawarkan.
Implementasi Model Problem-Based Learning (PBL) dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kolaborasi Siswa SMK pada Mata Pelajaran Produktif Lestari, Gina; Dewi Hartono, Citra
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 1 No. 3: Journal of Modern Social and Humanities, May 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v1i3.154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa SMK pada mata pelajaran produktif. Metode yang digunakan adalah pretest-posttest dengan desain eksperimen untuk mengukur perubahan kemampuan siswa sebelum dan setelah penerapan model PBL. Fokus utama penelitian ini adalah pada pengembangan keterampilan abad 21 yang meliputi kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas siswa, yang menjadi kompetensi kunci dalam pendidikan vokasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMK yang mengikuti mata pelajaran produktif di salah satu SMK di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa setelah penerapan model PBL. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan keterampilan abad 21 pada siswa SMK, yang relevan dengan tuntutan dunia kerja yang semakin dinamis. Oleh karena itu, PBL dapat diterapkan secara lebih luas dalam pendidikan vokasi untuk mendukung pengembangan kompetensi siswa yang siap menghadapi tantangan global.