Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Failover Cluster Nodes and ISCSI Storage Area Network on Virtualization Windows Server 2016 Mohammad Thoip Abdullah; Sulhan Qidri; Wadi Nuryadi; Septian Rheno Widianto
JOIN (Jurnal Online Informatika) Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Department of Informatics, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/join.v5i1.564

Abstract

The use of data in this current digital era, the traditional model of connecting the storage media with servers, cannot meet the need for fast access to a very large amount of data. Storage Area Network can be the solution because this technology can handle a large amount of storage media (TeraByte), enable to be a share of storage resources, as well as giving data access in real-time, quick, and easy. Internet Small Computer System Interface (iSCSI) is a concept of storage media that use Internet Protocol as a medium for connecting storage media and data transfer through network service. Testing of availability server in this research use failover cluster technology, after testing done, then the result is obtained, when a failure or error occurs on the primary server, the primary server role will be automatically replaced by backup server with the same resource as the main server. As for the time automatic displacement server, when an active server makes failure, then it will only take less than 5 seconds. So, it can be concluded that this technology can minimize the value of the downtime in the system.
PELATIHAN CHAT GPT SEBAGAI ALAT PEMBELAJARAN BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE DI KELAS Muhammad Sony Maulana; Nurmalasari; Septian Rheno Widianto; Sri Dewi Ayu Safitri; Reza Maulana
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. 3 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jppmj.v3i1.103

Abstract

Kemajuan dan perkembangan teknologi memberikan kebaharuan bagi dunia pendidikan. Dengan kemajuan teknologi tersebut semakin menerapkan potensi bahwa sumber pembelajaran tidak hanya terpusat atau terpaku pada seorang pendidik, namun juga orientasi sumber pembelajaran lebih luas lagi dan memanfaatkan alat bantu (as a tools) untuk mempercepat pencarian sumber belajar secara luas (broad based learning). Dengan kondisi tersebut maka teknologi akan menjadi satu disiplin ilmu yang memang harus dipelajari oleh peserta didik sebagai bekal menghadapi pembelajaran. Perubahan paradigma pendidikan dengan memanfaatkan media sebagai alat penyampai materi saat ini mulai dirasakan dampak positif yang signifikan. Kehadiran media teknologi pada abad-21 ini menjadi instrumen dalam inovasi pendidikan. Salah satu alat teknologi yang saat ini banyak dimanfaatkan dalam dunia pendidikan adalah hadirnya ChatGPT. Dengan mempelajari chat GPT dengan penerapan teknologi Artificial Intelligence dapat meningkatkan antusiasme para generasi muda menjadikan sarana pembelajaran dan memberikan kemudahan bagi mereka dalam mendapatkan informasi. kemajuan teknologi dengan kecerdasan buatan seperti ChatGPT memberikan kebaruan dalam dunia teknologi saat ini khususnya dalam penggunaan teknologi di bidang Pendidikan. ChatGPT dapat membantu siswa belajar dengan cara yang interaktif dan menyenangkan
A Study Of Comparing Conceptual And Performance of K-Means and Fuzzy C-Means Algorithms (Clustering Method of Data Mining) of Consumer Segmentation Yunita Yunita; Sukrina Herman; Ahsani Takwim; Septian Rheno Widianto
Jurnal Riset Informatika Vol. 2 No. 2 (2020): March 2020 Edition
Publisher : Kresnamedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.34288/jri.v2i2.38

Abstract

Consumers, especially potential customers, are an important asset in a company that should be maintained properly. The tight competition requires companies to focus on the customer's needs. Consumer segmentation is one of the processes carried out in the marketing strategy. Consumer or consumer segmentation data mining plays a very important role in supporting the grouping process results. Based on mapping studies on data mining in support of consumer segmentation, two algorithms are often used: K-means clustering and Fuzzy C-means clustering. The attributes used for mining in customer segmentation processes are customer data, products, demographics, consumer behaviour, transactions, RFMDC, RFM (Recency, Frequency Monetary) and LTV (Life Time Value). It is important to combine the clustering algorithm to algorithm Classification, Association, and CPV to get the potential value of each cluster.
Perancangan Jaringan WLAN di PT. Gemopia Jewellery Indonesia Widianto, Septian Rheno; Waluyo, Yoyok Sabar
MULTINETICS Vol. 1 No. 2 (2015): MULTINETICS Nopember (2015)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v1i2.1069

Abstract

PT. Gemopia Jewellery Indonesia merupakan cabang yang terletak di Sukoharjo Jawa Tengah dan pusatnya berada di Korea. PT. Gemopia Jewellery Indonesia merupakan cabang yang keempat, diantaranya: China, Jepang dan Vietnam. PT. Gemopia Jewellery Indonesia didirikan di Indonesia pada tahun 2012, terdiri dari beberapa divisi yaitu: Ekspor & Impor, Accounting & Keuangan, HRD, CAD, WAX, Administrasi, Produksi dan IT. PT. Gemopia Jewellery Indonesia belum memiliki jaringan wireless LAN (Local Area Network), sehingga pegawai pada setiap divisi tersebut belum saling terkoneksi antar bagiannya, sehingga tidak fleksibel dan mengganggu mobilitas mau pun kenyamanan dari pegawai di setiap divisi. Tujuan membuat rancangan jaringan wireless LAN adalah solusi untuk menyelesaikan masalah mengenai jaringan komputer yang ada di PT. Gemopia Jewellery Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode Waterfall. Tahapan dengan pendekatan metode Waterfall terdiri dari analisis, desain sistem, implementasi, testing, dan perawatan sistem. Hasil perancangan jaringan wireless LAN di PT. Gemopia Jewellery Indonesia yang tersusun dengan sistematis untuk membantu kinerja anggota dinas tersebut agar lebih efektif dan efisien.
Rancang Bangun Aplikasi Telemedika untuk Pasien Diabetes Berbasis Platform iOS Widianto, Septian Rheno
MULTINETICS Vol. 3 No. 1 (2017): MULTINETICS Mei (2017)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v3i1.1083

Abstract

Telemedika adalah praktik kesehatan dengan memakai komunikasi audio visual dan data, termasuk perawatan, diagnosis, konsultasi dan pengobatan serta pertukaran data medis dan diskusi ilmiah jarak jauh. Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit degeneratif, terjadi gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein serta ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah (hiperglikemia) dan dalam urin (glukosuria). Berdasarkan hasil evaluasi analisis, dan perancangan, maka disimpulkan bahwa dengan pengembangan aplikasi GLUTApp dapat memfasilitasi penginputan, penyimpanan, dan pemantauan hasil pemeriksaan kadar gula darah. GLUTApp juga memudahkan pasien diabetes dalam menyimpan dan mengolah medical record dengan adanya media penyimpanan pada database yang dapat diakses oleh pengguna.  Para pengguna dapat menerima notifikasi yang efektif terkait dengan medical record yang dinput. GLUTApp memberikan kemudahan bagi guardian dan dokter dalam memantau kesehatan pasien dan memungkinkan untuk memberikan rekomendasi resep obat, tindakan dan rumah sakit terdekat dengan menggunakan smartphone berbasis iOS.
Analisis Keamanan Website E-Learning SMKN 1 Cibatu Menggunakan Metode Penetration Testing Execution Standard Utoro, Setyo; Nugroho, Bayu Andi; Meinawati, Meinawati; Widianto, Septian Rheno
MULTINETICS Vol. 6 No. 2 (2020): MULTINETICS Nopember (2020)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v6i2.3432

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Cibatu merupakan sekolah yang menyediakan informasi kepada masyarakat melalui sistem informasi berbasis website. Mengingat distribusi informasi secara online meningkat di tengah pandemi COVID-19 dan banyaknya calon siswa yang akan melakukan pendaftaran pada sekolah, maka sangatlah penting bagi SMKN 1 Cibatu untuk memperhatikan keamanan sistem informasi yang digunakan serta menjaga data-data para penggunanya. Terdapat beberapa metode yang dapat dipergunakan untuk melakukan pengujian keamanan suatu sistem informasi, dan salah satunya adalah Penetration Testing Execution Standard (PTES). Metode PTES ini dapat dijadikan sebagai standar penilaian keamanan aplikasi yang berbasis web pada website e-learning di alamat belajar.smkn1cibatu.sch.id yang terdiri dari tujuh tahapan atau fase yaitu dimulai dari tahap  pre-engagement interactions, intelligence gathering, threat modelling, vulnerability analysis, exploitation, post exploitation, dan reporting. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pada website, ditemukan celah keamanan, di antaranya adalah Web Server Transmits Cleartext Credentials, Cross-Site Scripting (XSS), Cross-Site Request Forgery (CSRF). Pada akhir penelitian dibuat rekomendasi atau usulan perbaikan untuk memperbaiki celah keamanan yang telah ditemukan. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengujian keamanan website milik SMKN 1 Cibatu dengan menggunakan metode PTES mampu membantu sekolah meningkatkan keamanan sistem informasi di dalam menghadapi ancaman peretasan website yang berasal dari lingkungan internal maupun eksternal.
Dokumentasi Software Testing Berstandar IEEE 829-2008 untuk Learning Management System Fakultas Ilmu Komputer Universitas Subang Ardan, Tazkia; Zahra, Denada Fatimah; Junaedi, Fikri Rahmat; Widianto, Septian Rheno
MULTINETICS Vol. 6 No. 2 (2020): MULTINETICS Nopember (2020)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v6i2.3446

Abstract

Learning Management System (LMS) merupakan sebuah aplikasi software yang digunakan untuk membantu merencanakan, dan mengimplementasikan sebuah proses pembelajaran Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Subang. Hingga saat ini LMS belum memiliki dokumentasi testing terutama yang memiliki standar. Hal tersebut menyebabkan kualitas sistem tidak dapat dikontrol dengan baik dan tidak ada pendokumentasian yang berstandar pada LMS Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Subang, maka dari itu diperlukannya dokumentasi yang berstrandar agar kualitas sistem LMS Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Subang dapat terjaga dan berkembang dengan baik. Pengujian sistem dilakukan dengan menggunakan metodologi Software Testing Learning Center (STLC) yang terbagi kedalam enam fase pengujian yaitu Analisis Requirement, Test Planning, Test Case Development, Text Execution dan Closure. Test dilakukan dengan 16 jenis test dari 4 aspek yaitu aspek security, data integrity, fungsional, dan recovery. Hasil pengujian memperlihatkan pada aspek security menghasilkan 100% pass dari 8 kali tahap pengujian dengan 3 case yang berbeda. Pada aspek data integrity juga menghasilkan 100% pass dari 20 kali tahap pengujian dengan 2 case yang berbeda. Sementara aspek fungsional hanya mengasilkan 82% Pass sebanyak 15 kali dari 18 tahap pengujian dengan 7 case yang berbeda. Aspek lainnya yaitu aspek recovery menghasilkan 100% pass dari tahap pengujian dengan 2 case yang berbeda. Setelah melakukan proses pengujian terhadap sistem LMS Fakultas Ilmu Komputer adalah standar yang sudah cukup baik.
Implementasi Unit Testing menggunakan metode Test-First Development Rizkyana, Muhamamd Agung; Yunanto, Yunanto; Yoga, Yoga; Widianto, Septian Rheno
MULTINETICS Vol. 7 No. 1 (2021): MULTINETICS Mei (2021)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v7i1.3525

Abstract

Today we are faced with a disruption era that brought some challenges for any business field, especially the software development field. Software development should be adaptive to those challenges. One of the most used and implemented for today in software development lifecycle was Agile. Agile Methodology can push out the software to be released. Meanwhile, the release velocity was not enough to keep the software accepted and used by users. The quality of the software was necessary because the alignment belongs to user needs showing those qualities. One of the methods in Agile that assuring the quality was Test-Driven Development (TDD). TDD has various techniques. This research used Test-First Development (TFD). TFD technique used for guidance unit testing of data service application with REST API architecture. The objective was to show TDD implementation that aligns with the concept and theory for the case study.
Failover Cluster Nodes and ISCSI Storage Area Network on Virtualization Windows Server 2016 Abdullah, Mohammad Thoip; Qidri, Sulhan; Nuryadi, Wadi; Widianto, Septian Rheno
JOIN (Jurnal Online Informatika) Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Department of Informatics, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/join.v5i1.564

Abstract

The use of data in this current digital era, the traditional model of connecting the storage media with servers, cannot meet the need for fast access to a very large amount of data. Storage Area Network can be the solution because this technology can handle a large amount of storage media (TeraByte), enable to be a share of storage resources, as well as giving data access in real-time, quick, and easy. Internet Small Computer System Interface (iSCSI) is a concept of storage media that use Internet Protocol as a medium for connecting storage media and data transfer through network service. Testing of availability server in this research use failover cluster technology, after testing done, then the result is obtained, when a failure or error occurs on the primary server, the primary server role will be automatically replaced by backup server with the same resource as the main server. As for the time automatic displacement server, when an active server makes failure, then it will only take less than 5 seconds. So, it can be concluded that this technology can minimize the value of the downtime in the system.
Application of artificial intelligence in the prevention of fraud in financial statements Septiriana, Rina; Widianto, Septian Rheno; Darma, Putri Ekawati
Jurnal Ekonomi Vol. 13 No. 01 (2024): Jurnal Ekonomi, Edition January - March 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the use of artificial intelligence (AI) through the ACL Analytic programme to avoid fraud on financial accounts. The findings demonstrate that the ACL Analytic programme is proficient in detecting possibly deceptive transactions, enhancing temporal efficiency in the audit procedure, and aiding in scrutinising substantial amounts of data with superior swiftness and precision compared to conventional approaches. Traditional techniques for preventing fraud are often inadequate against the evolving strategies employed by fraudsters, necessitating a more advanced and adaptable strategy. Due to the exponential increase in data volume, firms have challenges in conducting comprehensive analysis of financial information. Artificial intelligence (AI) presents a potential solution to this problem by offering the capability to process and analyse data on a significantly greater magnitude. The research employed a case study approach, enabling the researcher to thoroughly examine the implementation of artificial intelligence using the ACL Analytic application within the realm of preventing financial statement fraud. The study's findings offer a thorough comprehension of the efficacy of utilising artificial intelligence via ACL Analytic for the purpose of preventing financial statement fraud. Additionally, it offers valuable insights for other companies and financial institutions considering the adoption of similar technology.