Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KAJIAN KINERJA PERSIMPANGAN TIDAK BERSINYAL (STUDI KASUS : PERSIMPANGAN TIGA GADUT, JALAN RAYA INDARUNG – BANDAR BUAT, KOTA PADANG) Prayitno, Eko; Veronika, Veronika
Rang Teknik Journal Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i2.1183

Abstract

The highway is one of the infrastructure for the smooth traffic. One part of the road that are considered necessary to be analyzed and evaluated is an intersection. Three Gadut intersection is non signalized intersection. The traffic flow is quite dense, and lack of discipline of road user factors competing space to pass the crossing, resulting in congestion is very influential on traffic conditions at peak hours in the morning, afternoon and evening. Prior to conducting the survey, the first to do is survey the condition of the intersection that includes geometric characteristics and traffic volume. From the analysis of environmental data, side friction factor to the junction of three Gadut is the criteria being. Rated capacity (C) the smallest is 3706.3 smp/hour, the degree of saturation of 1.1 smp/hour. This value is over the limit permitted values manually indonesian road capacity of 0.8 to 0.9 (1.1> 0.9), it is concluded that the traffic flow is the crossroads of three Gadut saturated traffic flow. The queue probability value between 128.8% - 157.4% with a total delay largest average 11.57 seconds/smp. It is concluded that the chances of a queue at the intersection of three Gadut very large, so it could cause congestion.
KAJIAN KINERJA PERSIMPANGAN TIDAK BERSINYAL (STUDI KASUS : PERSIMPANGAN TIGA GADUT, JALAN RAYA INDARUNG – BANDAR BUAT, KOTA PADANG) Prayitno, Eko; Veronika, Veronika
Rang Teknik Journal Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i2.1183

Abstract

The highway is one of the infrastructure for the smooth traffic. One part of the road that are considered necessary to be analyzed and evaluated is an intersection. Three Gadut intersection is non signalized intersection. The traffic flow is quite dense, and lack of discipline of road user factors competing space to pass the crossing, resulting in congestion is very influential on traffic conditions at peak hours in the morning, afternoon and evening. Prior to conducting the survey, the first to do is survey the condition of the intersection that includes geometric characteristics and traffic volume. From the analysis of environmental data, side friction factor to the junction of three Gadut is the criteria being. Rated capacity (C) the smallest is 3706.3 smp/hour, the degree of saturation of 1.1 smp/hour. This value is over the limit permitted values manually indonesian road capacity of 0.8 to 0.9 (1.1> 0.9), it is concluded that the traffic flow is the crossroads of three Gadut saturated traffic flow. The queue probability value between 128.8% - 157.4% with a total delay largest average 11.57 seconds/smp. It is concluded that the chances of a queue at the intersection of three Gadut very large, so it could cause congestion.
THE BILINGUAL SCHOOL PROGRAM MANAGEMENT Prayitno, Eko; Hadi, Sutarto; Saleh, Muhammad
Journal of K6, Education and Management Vol. 2 No. 1 (2019): Volume 2 Issue 1
Publisher : Indonesian Researcher Society for Science Technology and Education (IDREST) Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.296 KB)

Abstract

The existence of bilingual junior high schools is very limited, government schools are at the state high school of Paringin 4 and non government schools are one of them, Middle School Al Mazaya of Banjarmasin. The purpose of the study is to get an overview of: Planning, implementing, evaluating, following up and constraining the bilingual program in the school. This research is a qualitative descriptive study with a case study approach. The Conclusion: First, the school runs a plan in accordance with the Leading function, the plan is in accordance with the school's objectives. Second, private schools have the freedom to implement the program. Third, evaluation of bilingual schools has the same goals and patterns, differences in frequency of evaluation. Fourth, the follow-up of the program is to establish a bilingual high school. Fifth, the constraints of bilingual schools are not all students can follow bilingualism well. Suggestion: Relevant educational agencies should provide opportunities for teachers to participate in international linguistic forums, Principals should develop a language certification program for teachers and staff, teachers always develop themselves in terms of language, further researchers to focus on one aspect of management.
Kerusakan Perkerasan Lentur Dengan Metode Bina Marga STA 140 + 000 – STA 150 + 000 Batas Sumatera Barat – Riau Prayitno, Eko; Triana, Era
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.377 KB) | DOI: 10.33506/rb.v6i2.1147

Abstract

Metode bina marga adalah metode yang dipakai untuk menentukan jenis kerusakan, yang perlu diperhatikan saat melakukan survei visual adalah kekasaran permukaan, lubang, tambalan, retak, alur dan amblas. Retak adalah suatu gejala kerusakan atau pecahnya permukaan perkerasan sehingga akan menyebabkan air pada permukaan perkerasan masuk ke lapisan dibawahnya. Penentuan nilai kondisi jalan dilakukan dengan menjumlahkan setiap angka dan nilai untuk masing-masing keadaan kerusakan. untuk mengetahui jenis kerusakan jalan dan menganalisa tingkat kerusakan jalan dengan metode bina marga serta bentuk penanganannya, maka harus diadakan pemilihan terhadap jenis dan luas kerusakan yang terjadi. Jenis kerusakan yang dapat ditemukan pada ruas jalan batas Sumatera Barat – Riau STA 140 + 000 – STA 150 + 000 antara lain retak buaya, retak memanjang, tambalan, lubang, amblas dan alur. Tingkat kerusakan jalan dengan metode bina marga serta jenis penanganannya adalah tingkat atau nilai prioritas kerusakan batas Sumatera Barat – Riau STA 140 + 000 – STA 150 + 000 dengan menggunakan metode bina marga adalah 5, menandakan bahwa jalan perlu dimasukkan ke dalam program pemeliharaan berkala.
ANALISIS LAHAN, ALTERNATIF DAN POLA PERPARKIRAN KENDARAAN DI SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI PADANG Eko Prayitno; Era Triana
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v5i2.187

Abstract

Parkir merupakan suatu kebutuhan bagi pemilik kendaraan, rata-rata pemilik kendaraan menginginkan kendaraannya parkir ditempat yang mudah dicapai, sehingga banyak pengguna kendaraan memarkirkan kendaraan disembarang tempat. Tujuan penelitian ini adalah merencanakan penambahan luasan lahan parkir dengan jumlah yang telah direncanakan dan memberikan alternatif bentuk pola parkir yang sesuai dengan jumlah parkir sehingga tidak ada parkir sembarangan. Informasi yang dibutuhkan dalam pengumpulan data adalah klasifikasi kebutuhan serta jumlah kendaraan, klasifikasi kendaraan seperti, mobil dan sepeda motor, kondisi tempat parkir, waktu masuk dan keluar parkir serta kebutuhan tempat parkir. Data sekunder adalah data yang didapat dari pihak perencana bangunannya berupa luas lahan, luas total bangunan, daya tampung parkir dan luas areal parkir. Data primer adalah data yang diperoleh dengan cara melakukan survey dan mengamati langsung kondisi yang ada dilapangan. Kedatangan rata-rata terbesar sepeda motor perhari adalah 98 kendaraan dan mobil adalah 4 kendaraan. Akumulasi parkir rata-rata terbesar sepeda motor adalah 162,2 dan mobil adalah 6,8. Angka indeks rata-rata terbesar sepeda motor adalah 61 %, dan mobil adalah 62 %. Pergantian parkir (turn over) sepeda motor pada hari rabu dan kamis yaitu 4,7 dan mobil pada hari jumat yaitu 4. Waktu parkir sepeda motor pada menit ke 180-240 sebanyak 137 kendaraan dan untuk mobil pada menit ke 120-180 sebanyak 5 kendaraan. Durasi parkir rata-rata sepeda motor pada hari senin selama 222 menit dan mobil pada hari jumat selama 188 menit. Penyediaan marka dan rambu-rambu parkir supaya kendaraan yang memarkirkan kendaraannya rapi dan tidak ada lagi kendaraan yang parkir diakses jalan masuk
ANALISIS KEMAUAN PENUMPANG PESAWAT UDARA UNTUK MENGGUNAKAN BUS TRANS JOGJA Eko Prayitno
JURNAL REKAYASA Vol 7 No 1 (2017): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.027 KB)

Abstract

Studi ini bertujuan untuk membuat analisis kemauan penumpang pesawat udara untuk menggunakan bus trans jogja dari pengguna kendaraan pribadi baik mobil, sepeda motor dan taksi dengan menggunakan teknik stated preference. Analisis kemauan penumpang pesawat udara untuk menggunakan bus trans jogja ini menggunakan logit model dan analisis data menggunakan bantuan software LIMDEP versi 7.0. Dari hasil analisis data, nilai utilitas untuk masing-masing moda bus trans jogja sebesar -5,057 dan mobil pribadi sebesar 10,114, bus trans jogja sebesar -2,865 dan sepeda motor sebesar 5,169, bus trans jogja sebesar -1,885 dan taksi sebesar 3,753. Nilai probabilitas untuk masing-masing moda bus trans jogja sebesar 0,9936 dan mobil pribadi sebesar 0,0064, bus trans jogja sebesar 0,9092 dan sepeda motor sebesar 0,0908, bus trans jogja sebesar 0,8662 dan taksi sebesar 0,1338. Hasil uji Chi-Squared (X2) mobil pribadi sebesar = 60,3138, sepeda motor sebesar = 65,0958 dan taksi sebesar = 43,8444. Indeks sukses keseluruhan (σi) mobil pribadi = 0,225, indeks sukses keseluruhan (σi) sepeda motor = 0,1915 dan indeks sukses keseluruhan (σi) taksi = 0,1895. Hasil aplikasi model dengan beberapaskenario perubahan cost dan waktu perjalanan menunjukan bahwa perubahan atribut cost dan waktu perjalanan pada bus trans jogja lebih sensitif terhadap perubahan utilitas dan probabilitas. Nilai pada atribut bus trans jogja lebih sensitif dibandingkan moda mobil pribadi, sepeda motor dan taksi dan seluruh atribut yang melekat pada masing-masing moda, hal ini disebabkan karateristik pelayanan yang berbeda secara signifikan terutama dari segi cost dan waktu perjalanan. Sehingga perubahan atribut yang terjadi pada bus trans jogja bersifat sensitif terhadap moda mobil pribadi, sepeda motor dan taksi.
KAJIAN KINERJA SIMPANG BERSINYAL TERHADAP HAMBATAN SAMPING (Studi Kasus : Simpang Empat Tanah Jua, Kota Wisata Bukittinggi, Sumatera Barat) Eko Prayitno; Veronika
JURNAL REKAYASA Vol 8 No 2 (2018): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.436 KB) | DOI: 10.37037/jrftsp.v8i2.27

Abstract

Kota Bukittinggi sebagai kota wisata yang dinamis telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Persimpangan tanah jua, kota wisata bukittinggi adalah persimpangan bersinyal, arus lalu lintasnya sangat padat, serta kurangnya faktor disiplin dari pemakai jalan dan ditambah dengan aktifitas hambatan samping pada persimpangan yang mengakibatkan berkurangnya lebar efektif jalan dan berpengaruh pada kondisi lalu lintas pada jam-jam tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan dan kelayakan persimpangan, mengetahui nilai kapasitas dan derajat kejenuhan, angka henti, tundaan lalu lintas, tundaan geometrik dan tundaan total dengan menggunakan metode program komputer yaitu kajian persimpangan bersinyal akibat adanya pengaruh bak sampah terhadap arus lalu lintas dipersimpangan dari Dr-Ing. Ahmad Munawar, M.Sc sebagai panduan manual kapasitas jalan indonesia. Untuk memperoleh data yang dibutuhkan dalam mengkaji persimpangan tanah jua, dibutuhkan survai lapangan sehingga akan diperoleh data-data yang akurat sesuai dengan kondisi persimpangan. Hasil analisis persimpangan tanah jua, kota wisata bukittinggi adalah nilai kapasitas 148 smp/jam, derajat kejenuhan 1,065 smp/jam yang melewati batas yang diizinkan yaitu 0,8-0,9, angka henti 5,245 stop/jam, tundaan geometrik 7,9 detik/smp, tundaan total 713,6 detik/smp, panjang antrian 615 m. Jadi persimpangan ini jenuh dengan panjang antrian besar.
PERUBAHAN LAHAN KRITIS MENJADI LAHAN HIJAU SEBAGAI SUMBER ENERGI (STUDI KASUS DAS ARAU KOTA PADANG) Lusi Utama; Zuherna Mizwar; Eko Prayitno
Rekayasa Sipil Vol 15, No 3 (2021)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines a flood control model by analyzing the area of critical land which is the land that causes flooding to become green land. Indonesia is a country that has 2 seasons, namely the dry season and the rainy season. Padang City, from 2008 - 2020, there were frequent floods. From research on the Arau watershed, there are 8 Arau sub-watersheds experiencing flooding. To reduce flooding, critical land use is converted into green land. Rainfall calculations use rainfall data from 5 stations. Rainfall plans using the Thiessen theory. Discharge plan using a rational formula. From the water discharge will be determined the amount of energy. The energy produced by the discharge of critical land use is 168,960 kwh.
MENINGKATKAN KINERJA GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) INOVATIF MELALUI TEKNIK UMPAN BALIK PADA SMP NEGERI 1 PENDALIAN IV KOTO KABUPATEN ROKAN HULU Eko Prayitno
JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Vol 6 No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Rokania
Publisher : STKIP ROKANIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37728/jpr.v6i3.464

Abstract

This research is motivated by the lack of ability of teachers in designing innovative lesson plans, so as to create interesting learning. The purpose of this research is to increase the commitment of the teachers of SMP Negeri 1 Pendalian IV Koto to compose Innovative RPP in Job Training activities with Feedback techniques and to increase the ability of the teachers of SMP Negeri 1 Pendalian IV Koto to compose Innovative RPP in Job Training activities. with the Feedback technique. The method in this research is Classroom Action Research (CAR). This research method is qualitative and quantitative methods. The results showed an increase in the value of the commitment of teachers to make Innovative RPP from cycle I to cycle III of 0.93 (on a scale of 1-5) from 3.41 to 4.33. The number of teachers who achieved a score of more than 4.00 was 16 people (94%). The percentage increase was 68%, from 26% to 94%. So the performance indicators for increasing the commitment of teachers by 85% of the number of teachers have been achieved in cycle III with the achievement of 94%
Level Of Sevice Jalan Profesor Doktor Hamka Kota Padang (Depan Kampus Universitas Negeri Padang-Simpang Tunggul Hitam) Eko Prayitno Eko; Veronika; Lusi Utama; Indra Khaidir
Civil Engineering Collaboration Vol. 7 (2022) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jcivil.v7i2.41

Abstract

Banyaknya hambatan samping, putar balik kendaraan yang tidak pada tempatnya, mobil yang melewati, atau mobil yang menempatkan mobil dibadan jalan membuat masalah kemacetan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis volume lalu lintas, hambatan samping, mengetahui kinerja jalan dan tingkat pelayanan jalan. Penelitian dilaksanakan diruas jalan Profesor Doktor Hamka, kota Padang. Survey dilakukan pada jam 6-8 waktu Indonesia barat, jam 12-14 waktu Indonesia barat, jam 16-18 waktu Indonesia barat. Survey dilaksanakan selama 2 hari, senin 08 februari 2021 dan sabtu 13 februari 2021. Nilai kapasitas jalan 1667,51 skr/jam, jalur kanan (padang-bukittinggi) dan 1639,55 skr/jam, jalur kiri (bukittinggi-padang). Nilai kepadatan tertinggi 352,36 hari sabtu jam 17.45-18.00 wib, jalur kiri (bukittinggi-padang), nilai kepadatan terendah 21,93 hari senin jam 06.00-06.15 wib, jalur kanan (padang-bukittinggi). Nilai derajat kejenuhan tertinggi 1,57, tingkat pelayanan jalan F, hari sabtu jam 17.45-18.00 wib jalur kiri (bukittinggi-padang), nilai derajat kejenuhan terendah 0,46, tingkat pelayanan jalan C, hari senin jam 06.00-06.15 jalur kanan (padang-bukittinggi).