Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Efektivitas Sistem Monitoring Pembelajaran PAI dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik di MIN 4 Rejang Lebong Irama, Debi Irama; Harahap, Emmi Kholilah; Daheri, Mirzon; Hamengkubuwono, Hamengkubuwono
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i3.960

Abstract

Penelitian ini bertujuan pertama, mengetahui bagaimana implementasi sistem monitoring pembelajaran PAI. Kedua, mengetahui sejauh mana efektivitas sistem monitoring pembelajaran PAI dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik. Ketiga, mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan sistem monitoring pembelajaran PAI di MIN 4 Rejang Lebong. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, subjek penelitian yaitu guru PAI dan siswa. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, sistem monitoring pembelajaran PAI yang diterapkan di MIN 4 Rejang Lebong efektif dalam meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa, terutama melalui pemanfaatan media video pembelajaran sebagai strategi inovatif. Kedua, sistem monitoring pembelajaran PAI di MIN 4 Rejang Lebong dapat dikategorikan efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa. Monitoring yang dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan mampu mendorong guru untuk berinovasi dan menyesuaikan strategi pembelajaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa. Ketiga, Faktor-faktor pendukung seperti komitmen guru, dukungan kepala sekolah, dan antusiasme siswa menjadi modal penting dalam pelaksanaan sistem monitoring pembelajaran PAI. Namun, untuk mencapai efektivitas maksimal, hambatan seperti kurangnya pelatihan, keterbatasan alat, dan kendala teknis perlu mendapat perhatian dan solusi dari pihak sekolah maupun pemerintah.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN TEKNOLOGI DALAM MONITORING PEMBELAJARAN PAI DI MTsN 2 Kepahiang Marinda, Aflia Bela; Hamengkubuwono, Hamengkubuwono; Daheri, Mirzon; Harahap, Emmi Kholilah
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i3.961

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam monitoring pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan teknologi dalam monitoring pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap kemajuan belajar siswa di MTsN 2 Kepahiang, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dan siswa dalam penerapannya. Secara teoritis, kajian ini didasarkan pada konsep manajemen teknologi pendidikan dan monitoring pembelajaran, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam penggunaan teknologi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi, seperti Learning Management System (LMS) dan aplikasi penilaian digital, mampu meningkatkan efektivitas monitoring dan evaluasi pembelajaran, mempermudah komunikasi guru-siswa, serta mendorong pembelajaran mandiri siswa. Namun, beberapa tantangan yang diidentifikasi antara lain keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital sebagian guru dan siswa, serta resistensi terhadap perubahan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa teknologi memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas monitoring pembelajaran PAI di MTsN 2 Kepahiang, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur yang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan dan peningkatan fasilitas teknologi untuk mendukung transformasi digital yang efektif dalam pembelajaran agama Islam.
IMPLEMENTASI SISTEM MONITORING PEMBELAJARAN PAI MELALUI BUKU KONTROL BACA IQRO DALAM PEMBELAJARAN ALQURAN HADIST DAN IMPLIKASINYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI RA RABBI RADIYYAH REJANG LEBONG Dewanti, Asri Hajar; Hamengkubuwono, Hamengkubuwono; Harahap, Emmi Kholilah; Daheri, Mirzon
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i3.962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi sistem monitoring pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui buku kontrol baca Iqro dalam pembelajaran Alquran Hadist serta menelaah implikasinya terhadap motivasi belajar siswa di RA Rabbi Radiyyah Rejang Lebong. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui model interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring melalui buku kontrol diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan, serta efektif dalam meningkatkan kelancaran membaca Iqro, memperkuat pemahaman tajwid, dan menumbuhkan motivasi belajar siswa. Buku kontrol berfungsi tidak hanya sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai media komunikasi edukatif antara guru dan orang tua. Meskipun terdapat tantangan berupa perbedaan kemampuan siswa dan kurang meratanya keterlibatan orang tua, pendekatan komunikatif dan pembinaan personal mampu meningkatkan efektivitas implementasi sistem. Temuan ini merekomendasikan penerapan sistem monitoring berbasis buku kontrol sebagai model pembelajaran PAI yang humanis, partisipatif, dan berorientasi pada penguatan motivasi belajar anak usia dini.
Effect of Quality Guidance and Counseling Facilities on Student Perceptions and Service Aini, Jannatun; Hartini, Hartini; Harahap, Emmi Kholilah; Sofyan, Afriyadi
Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 8, No 2 (2025): Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ittizaan.v8i2.38095

Abstract

Guidance and counseling (GC) services play a pivotal role in supporting students’ academic, personal, and social development. However, their effectiveness is often constrained by inadequate facilities and infrastructure, which may influence students’ perceptions and the perceived quality of services. This study explicitly hypothesized that the completeness of GC facilities and infrastructure is positively associated with (1) students’ perceptions of GC services and (2) the overall service quality. A quantitative correlational design was adopted, involving 302 students (178 females, 124 males) aged 15–18 years across science and social science tracks from grades X–XII at MAN 1 Lubuklinggau City. Data were collected through a 70-item questionnaire, validated through product–moment correlation (r > 0.3338) and found to be highly reliable (Cronbach’s α = 0.972). Analytical methods were selected based on the data scale and research objectives: Spearman correlation tested the strength and direction of ordinal associations, simple linear regression examined predictive effects, and multivariate analysis of variance (MANOVA) assessed the simultaneous influence of infrastructure completeness on both dependent variables. The results showed that the completeness of GC facilities significantly and positively predicted both student perceptions (ρ = 0.681, p < 0.001) and service quality (β = 0.787, p < 0.001). MANOVA confirmed a strong combined effect (Wilks’ Λ = 0.157, p < 0.001; partial η² = 0.604), with 95% confidence intervals supporting the robustness of the findings. These results indicate that adequate physical and technological facilities substantially enhance students’ experiences and perceptions of GC services. Practically, schools are encouraged to construct private counseling rooms that meet national standards, integrate e-counseling platforms (e.g., BK-Smart, Zoom), and allocate BOS/DAK funds for upgrading GC infrastructure and digital tools. The findings underscore that investment in comprehensive and technology-supported counseling infrastructure is crucial for achieving professional and student-centered GC services.
MENGATASI KESULITAN HIDUP DENGAN NILAI-NILAI SURAH AL-INSYIRAH: PERSPEKTIF BIMBINGAN KONSELING Wulandari, Tri; Saputra, Hasep; Harahap, Emmi Kholilah
MUHAFADZAH: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Islam Vol 4 No 2 (2024): Mei 2024, Muhafadzah: Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study focuses on the application of the values of Surah Al-Insyirah in counseling guidance to help individuals overcome life's difficulties. Life's difficulties are an indispensable part of the human journey that requires mental, emotional, and spiritual resilience. In the modern context, the pressures of life are increasingly complex with challenges such as work, social relationships, health, and the economy. Effective counseling guidance can help overcome such difficulties, and approaches that incorporate spiritual values are often more effective in providing inner peace and long-term solutions. Surah Al-Insyirah, which was revealed to give encouragement and motivation to the Prophet Muhammad, contains important messages about optimism, firmness of faith, and trust in Allah SWT. This research uses descriptive method with library research approach, collecting and analyzing data from various relevant literature. The results showed that the values in Surah Al-Insyirah can be applied in counseling guidance through techniques such as relaxation, meditation, journaling, group guidance, and spiritual activities. This approach not only helps clients better deal with difficulties but also strengthens their mental and spiritual resilience. The integration of the values of Surah Al-Insyirah in counseling guidance provides a holistic dimension that enriches the counseling process and provides more in-depth support for the client. Penelitian ini berfokus pada penerapan nilai-nilai dari Surah Al-Insyirah dalam bimbingan konseling untuk membantu individu mengatasi kesulitan hidup. Kesulitan hidup adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan manusia yang memerlukan ketahanan mental, emosional, dan spiritual. Dalam konteks modern, tekanan hidup semakin kompleks dengan berbagai tantangan seperti pekerjaan, hubungan sosial, kesehatan, dan ekonomi. Bimbingan konseling efektif dapat membantu mengatasi kesulitan tersebut, dan pendekatan yang menggabungkan nilai-nilai spiritual seringkali lebih efektif dalam memberikan ketenangan batin dan solusi jangka panjang. Surah Al-Insyirah, yang diturunkan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada Nabi Muhammad SAW, mengandung pesan-pesan penting tentang optimisme, keteguhan iman, dan tawakal kepada Allah SWT. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan library research, mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai dalam Surah Al-Insyirah dapat diterapkan dalam bimbingan konseling melalui teknik-teknik seperti relaksasi, meditasi, journaling, bimbingan kelompok, dan aktivitas spiritual. Pendekatan ini tidak hanya membantu klien menghadapi kesulitan dengan lebih baik tetapi juga memperkuat ketahanan mental dan spiritual mereka. Integrasi nilai-nilai Surah Al-Insyirah dalam bimbingan konseling memberikan dimensi holistik yang memperkaya proses konseling dan memberikan dukungan yang lebih mendalam bagi klien.
Peran Pengawasan Dalam Meningkatkan Monitoring Kompetensi Guru PAI di SMP Negeri 2 Kota Lubuklinggau Aulia, Fairus; Hamengkubuwono; Daheri, Mirzon; Harahap, Emmi Kholilah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i8.2807

Abstract

Kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi faktor krusial dalam mencapai tujuan pembelajaran yang berkualitas, namun masih ditemukan permasalahan terkait rendahnya efektivitas sistem pengawasan dan monitoring kompetensi guru PAI di SMP Negeri 2 Kota Lubuklinggau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengawasan dalam meningkatkan monitoring kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 2 Kota Lubuklinggau serta mengidentifikasi strategi optimalisasi sistem pengawasan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi dari guru PAI, operator, serta siswa kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan yang efektif memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kompetensi guru PAI. Pengawasan tidak hanya berfungsi sebagai kontrol administratif, tetapi juga sebagai pembinaan dan pengembangan kompetensi profesional guru. Monitoring yang dilakukan secara berkesinambungan dan sistematis dapat memberikan umpan balik yang konstruktif untuk perbaikan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menyarankan agar pengawasan dilaksanakan dengan pendekatan yang lebih terarah, berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan, dan didukung oleh sistem monitoring yang lebih optimal. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan model pengawasan yang komprehensif dan rekomendasi strategis bagi peningkatan sistem monitoring kompetensi guru PAI di sekolah menengah pertama.
OPTIMALISASI PERAN BINA KELUARGA REMAJA MELALUI PUSAT INFORMASI DAN KONSELING REMAJA DALAM MENCEGAH SEKS BEBAS DI DESA MEKAR SARI KECAMATAN KABAWETAN KABUPATEN KEPAHIYANG Aprilia, Lisnawati; Hartini, Hartini; Harahap, Emmi Kholilah
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 5 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MEI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i5.560-569

Abstract

Perilaku seks bebas di kalangan remaja menjadi isu krusial yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak, khususnya keluarga. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, lemahnya pengawasan orang tua, serta minimnya akses informasi yang ramah remaja menjadi faktor pemicu utama. Dalam konteks ini, program Bina Keluarga Remaja (BKR) memiliki potensi besar sebagai wadah pembinaan keluarga yang dapat berperan aktif dalam membentuk karakter dan perilaku remaja agar terhindar dari risiko seks bebas.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalisasi peran BKR melalui sinergi dengan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dalam upaya pencegahan perilaku seks bebas. Penelitian dilakukan di Desa Mekar Sari Kecamatan Kabawetan Kabupeten Kepahiang, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas pengelola program BKR, fasilitator PIK-R, remaja anggota PIK-R, serta orang tua yang menjadi bagian dari program BKR.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara BKR dan PIK-R memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi, nilai-nilai moral, serta penguatan komunikasi antara orang tua dan anak. Kegiatan edukatif seperti diskusi kelompok, konseling sebaya, dan pelatihan orang tua terbukti efektif dalam membentuk kesadaran remaja terhadap bahaya seks bebas. Namun demikian, tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, minimnya pendanaan, dan rendahnya partisipasi keluarga masih menjadi hambatan dalam pelaksanaan program.Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa optimalisasi peran BKR melalui integrasi program dengan PIK-R merupakan strategi yang efektif dalam mencegah perilaku seks bebas pada remaja. Diperlukan upaya lanjutan berupa peningkatan kapasitas fasilitator, penguatan sinergi lintas sektor, serta dukungan kebijakan yang berkelanjutan agar program dapat berjalan lebih maksimal dan menjangkau lebih banyak keluarga serta remaja.
Principal Supervision and its Impact on Educational Administration Services at MAN 1 Kepahiang: A Descriptive Qualitative Analysis Susanti, Fitri; Harahap, Emmi Kholilah; Warlizasusi, Jumira
MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/manageria.2024.91-02

Abstract

This study explores the role of principal supervision in enhancing the quality of educational administration services at MAN 1 Kepahiang, using a descriptive qualitative methodology. The research aims to provide insights into the supervisory practices of the principal and their impact on administrative functions. Data were collected through observations, interviews, and document reviews, involving the principal, vice-principals, and administrative staff. The analysis follows Miles and Huberman's interactive model, comprising data collection, reduction, visualization, and conclusion drawing. Results indicate that effective principal supervision, characterized by a collaborative and democratic approach, significantly improves the quality of educational administration. The principal’s dual role as a manager and supervisor enhances teacher and staff performance through continuous training and problem-solving strategies. Implications of these findings suggest the need for principals to adopt proactive supervisory roles to foster a culture of continuous improvement. The study’s limitations include its focus on a single institution and the subjective nature of qualitative methods. Future research should consider broader scopes and mixed-method approaches to generalize findings and further examine effective supervisory strategies.