Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PELATIHAN BUDIDAYA IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) PADA KELOMPOK BUDIDAYA PERIKANAN AGROPARK MANDIRI SEJAHTERA, DESA SABAH BALAU, KECAMATAN TANJUNG BINTANG, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Qorie Astria; Denta Tirtana; Nuning Mahmudah Noor; Rietje J.M Bokau; Aldi Huda Verdian
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 1 No 1 (2024): Mei
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v1i1.3484

Abstract

Ikan menjadi salah satu bahan makanan yang banyak dicari dan telah menjadi menu makanan sehari-hari masyarakat. Salah satu jenis ikan yang banyak dicari oleh masyarakat adalah ikan gurami. Ikan gurami sangat disukai oleh banyak kalangan karena memiliki daging yang gurih, enak dan padat selain itu duri-durinya yang besar sehingga memudahkan proses makan. Budidaya ikan gurami ini pun bisa dijadikan salah satu bisnis yang menjanjikan karena memiliki nilai jual yang tinggi jika dibandingkan jenis ikan lainnya. Usaha budidaya ikan gurami ini dapat menyesuaikan dengan modal yang dimiliki. Bisnis budidaya ikan gurami dapat dikembangkan baik dengan modal kecil ataupun besar. Sehingga bisnis ikan gurami ini memiliki peluang yang terbuka bagi semua masyarakat. Target pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat Desa Sabah Balau, khususnya yang tergabung dalam kelompok budidaya di Agro Park Mandiri Sejahtera. Jumlah anggota yang tergabung dalam kelompok pembudidaya sekitar 18 orang, terdiri dari berbagai latar belakang mata pencaharian asal, yaitu petani, pedagang, peternak dan pembudidaya ikan. Dengan perbedaan latar belakang pekerjaan awal, secara otomatis pelaku budidaya ikan masih memiliki pengetahuan yang kurang mengenai teknik pembenihan, pendederan dan pembesaran ikan. Untuk itu, sosialisasi dan penyuluhan mengenai budidaya ikan maupun kesehatan ikan sangat penting dilakukan untuk memperkaya pengetahuan pembudidaya ikan di Agropark Desa Sabah Balau. Program ini merupakan program yang berkesinambungan karena pendampingan dalam pelaksanaan budidaya sangat diperlukan. Kendala-kendala dalam pembenihan, pendederan dan pembesaran yang akan dialami oleh pembudidaya sebagai bahan kajian untuk dilakukan evaluasi dan penyelesaian.
Evaluation of stocking density effects in closed wet transport on juvenile Asian Redtail catfish (Mystus nemurus) Aldi Huda Verdian; Adni Oktaviana; Kevin Dony Kesuma; Nurul Fatimah; Irzal Effendi; Iis Diatin; Tatag Budiardi
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica, Vol. 13: No. 1 (April, 2026)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v13i1.25354

Abstract

This study aims to evaluate the effect of stocking density variation on the survival rate of Asian Redtail catfish juveniles (Mystus nemurus) in a closed wet transportation system for 12 hours and post-transportation maintenance for 4 days. The method used a completely randomized design with three density treatments: 83, 167, and 250 fish per liter, each replicated three times. The results showed that a stocking density of 167 fish per liter provided the best survival rate, reaching 100% at the end of transportation and 95,45% after post-transportation maintenance. At the highest density of 250 fish per liter, a significant decline in survival to 64,39% was observed, accompanied by decreased water quality, lowered dissolved oxygen levels, increased ammonia concentration, and physiological stress symptoms in the juvenile. The decline in water quality and accumulation of metabolic waste at high densities contributed to increased stress and mortality. Besides the biological aspects, the business analysis indicated that a stocking density of 167 fish per liter was optimal in terms of economic efficiency, generating a net profit of IDR 21.467 and an R/C ratio of 1,09, making this scenario commercially viable. This study offers valuable recommendations for the sustainable management of Asian Redtail catfish juvenile transportation, promoting increased production and profitability in aquaculture. Keywords: Asian Redtail Catfish; Juvenile Transport; Profitability; Stocking Density; Survival Rate