Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pendampingan Digital Marketing dan Diferensiasi Produk bagi UMKM Kopine Inyong di Desa Melung Agung Prasetyo; Ilham Albana; R. Satria Setyanugraha; Hanif Fadhil Abdullah; Sugeng Pambudi
PADMA Vol 5 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v5i2.2122

Abstract

The Kopine Inyong MSME in Melung Village struggles with limited product innovation, simple marketing, and manual business management. This community service aims to improve competitiveness through packaging innovation, digital marketing, and business digitization. Activities include training, packaging design, and digital record-keeping. The program resulted in new sachet and Ready-to-Drink (RTD) products, better digital promotion skills, and more efficient management. It strengthened MSME independence and supported the local economy.
Literature Review: Analisis Dan Desain Sistem Informasi Bank Sampah Husna Lathifunnisa; Lisna Riyani Rajif; Fransiskus Fransin; Ilham Albana
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 11 (2026): NJMS - Juni 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menerapkan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA 2020 untuk menganalisis perkembangan Sistem Informasi Bank Sampah (SIBS) di Indonesia. Fokus utama penelitian ini adalah mengevaluasi tren fitur fungsional, metodologi analisis dan perancangan, tantangan implementasi, serta lintasan evolusi sistem. Melalui analisis mendalam terhadap 12 artikel ilmiah terpilih, ditemukan bahwa fitur yang paling dominan diterapkan adalah transaksi setoran sampah, manajemen nasabah, dan pelaporan otomatis guna menjamin transparansi data. Dalam aspek teknis, Entity Relationship Diagram (ERD) dan Unified Modeling Language (UML) merupakan instrumen perancangan yang paling banyak digunakan untuk memodelkan integritas basis data dan interaksi multi-peran. Studi ini mengidentifikasi bahwa hambatan utama implementasi terletak pada rendahnya literasi digital pengguna, keterbatasan fiskal organisasi pengelola, serta fragmentasi integrasi sistem. Evolusi SIBS menunjukkan transisi mendasar dari sekadar digitalisasi administrasi internal menuju ekosistem ekonomi sirkular berbasis teknologi yang proaktif. Meskipun demikian, ditemukan celah penelitian (research gap) yang signifikan pada integrasi Geographic Information System (GIS), Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan ekonomi digital. Sebagai kontribusi utama, penelitian ini merumuskan sebuah conceptual framework SIBS terintegrasi yang menyinergikan aspek operasional, logistik spasial, dan niaga digital dalam satu platform terpadu. Hasil sintesis ini memberikan peta arah perkembangan teknologi bagi para pengembang dan pengambil kebijakan dalam mempercepat transformasi manajemen limbah yang cerdas, efisien, dan berkelanjutan di masa depan
Systematic Literature Review: Implementasi Metode User-Centered Design (UCD) Dalam Meningkatkan Kualitas dan Usability Desain Antarmuka Sistem Informasi Galih Ragil Fiqriansyah; Fauzan Zikrian; Joko Sasongko; Ilham Albana
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 9 (2026): NJMS - April 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut antarmuka sistem informasi yang intuitif dan efisien guna memastikan tingkat adopsi pengguna yang tinggi. Namun demikian, masih banyak sistem yang menghadapi kendala kegunaan (usability) sehingga menghambat efektivitas operasional. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan sistematis terhadap penerapan metode User-Centered Design (UCD) dalam meningkatkan kualitas dan kegunaan desain antarmuka sistem informasi. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti protokol Kitchenham yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Proses seleksi studi dilakukan pada basis data jurnal ilmiah dalam rentang tahun 2019–2026, sehingga diperoleh 20 artikel utama yang dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan pengguna dalam siklus desain iteratif secara konsisten meningkatkan tingkat usability, yang sebagian besar diukur menggunakan System Usability Scale (SUS). Selain itu, penyederhanaan hierarki navigasi dan penerapan prinsip minimalisme visual terbukti menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi interaksi. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa kerangka acuan metodologis bagi pengembang dalam menerapkan prinsip UCD guna mengoptimalkan pengalaman pengguna pada berbagai sistem informasi
PERANCANGAN ANTARMUKA SISTEM MONITORING PERTANIAN UNTUK PENGGUNA NON-TEKNIS DENGAN PENDEKATAN BERORIENTASI OBJECT Arif Ginanjar; Aditya Tri Prabowo; Faiq Irfandi Salim; Ilham Albana
Jurnal Riset Teknik Komputer Vol. 3 No. 2 (2026): Juni : Jurnal Riset Teknik Komputer (JURTIKOM)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/3176wb81

Abstract

The agricultural sector in Indonesia faces significant challenges in adopting digital technology due to user interface designs that are often too technical and complex for the general public. Although IoT-based monitoring systems are increasingly being developed, the presentation of raw data and complex graphs often leads to misinterpretation of information by non-technical users. This research aims to design an agricultural monitoring system interface specifically tailored for users without an IT background, with a focus on visual clarity and ease of interaction. Development was conducted using an Object-Oriented approach, leveraging the Unified Modeling Language (UML) to model user interaction requirements through use case, class, and sequence diagrams. The research resulted in a modern interface architecture that integrates intuitive visual metaphors, such as a 2D thermometer indicator for temperature and a water droplet icon for humidity, supported by a color-based warning system. The findings indicate that by simplifying data presentation and using familiar visual representations, the system can bridge the digital literacy gap. In conclusion, user-centered interface design significantly enhances the effectiveness of environmental parameter monitoring and promotes the adoption of sustainable smart farming technology among non-technical farm managers.
Sistem Pelaporan Kerusakan Fasilitas Kampus Berbasis Identitas Terverifikasi dan Agregasi Data untuk Prioritas Perbaikan Ahmad Dafanda Abdullah; Ammar; Antonius Setiawan; Ilham Albana
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 4 No 4 (2026): Edisi Juni-Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v4i4.959

Abstract

Fasilitas kampus seperti ruang kelas, laboratorium, sarana olahraga, dan ruang publik lainnya sering mengalami kerusakan. Pelaporan kerusakan yang masih dilakukan secara manual menimbulkan beberapa masalah: laporan terlambat ditangani, tidak semua laporan terdokumentasi dengan baik, identitas pelapor menjadi hambatan dalam partisipasi, dan data yang tersedia sulit dianalisis untuk menentukan prioritas perbaikan. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan mengevaluasi sistem informasi pelaporan kerusakan fasilitas kampus yang memungkinkan mahasiswa mengirim laporan dengan identitas terverifikasi sekaligus menyajikan data publik dalam bentuk agregat untuk mendukung verifikasi, transparansi, dan pengambilan keputusan perbaikan berbasis data. Metode penelitian menggunakan analisis kebutuhan, perancangan sistem dengan Use Case Diagram, Activity Diagram, dan ERD, serta implementasi Minimum Viable Product (MVP). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan pengujian prototipe. Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu menyimpan identitas pelapor untuk verifikasi internal, menyediakan formulir pelaporan terstruktur, dan menampilkan dashboard publik berupa ringkasan statistik serta tren laporan per fasilitas dan lokasi. Pengujian awal menunjukkan peningkatan dokumentasi laporan, percepatan proses verifikasi, dan kemudahan penentuan prioritas perbaikan berdasarkan frekuensi laporan dibandingkan dengan alur pelaporan manual sebelumnya yang melalui Bagian Kerumahtanggan. Kesimpulannya, sistem berbasis data agregat ini meningkatkan efisiensi penanganan kerusakan, menjaga privasi pelapor, dan memperkuat transparansi serta partisipasi mahasiswa.
Transformasi Digital BUMDes Tambaknegara Berkarya dalam Optimalisasi Pengelolaan Pariwisata Luzi Dwi Oktaviana; Ilham Albana; Septi Fajarwati; Anugerah Bagus Wijaya; Zanuar Rifai; Fiby Nur Afiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.2086

Abstract

Sorjem (Ngisor Jembatan) is a leading tourism destination in Tambaknegara Village, located along the Serayu River. It offers nature- and culture-based attractions, including river cruises, local culinary experiences, and interactions with local traditions. Managed by the Village-Owned Enterprise (BUMDes) “Tambaknegara Berkarya,” the destination faces challenges related to fragmented tourism service management and limited promotional activities. To address these issues, a Community Service Program (PKM) conducted by Universitas Amikom Purwokerto and funded by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek) in 2025 was implemented. The program produced an integrated tourism management website covering ticketing, boat rentals, and culinary services, strengthened social media promotion through regular content updates, and improved the BUMDes organizational structure by establishing a dedicated tourism division. Conducted from July to December 2025, the program aimed to enhance tourism management, increase promotional capacity, and strengthen institutional support for sustainable village tourism development.