Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Insight pada Proses Kesembuhan pasien Skizofrenia Wulansari NMA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v10i1.573

Abstract

Introduction; mental disorders are still a serious problem in today's world. Aim; know the effect of insight on the healing process of schizophrenia patients. Method; The research design uses a case study that aims to describe the nursing care carried out. Result; shows the results of observations of patients who are not aware that they have schizophrenia, have been in and out of the hospital because of schizophrenia. Conclusion; that schizophrenia is a serious mental disorder that requires intensive treatment
Hubungan Health Anxiety dengan Kualitas Hidup pada Pasien dengan Gangguan Kardiovaskuler di SMC RS Telogorejo Semarang Noor Afiyatul Khasanah; Ni Made Ayu Wulansari; Nanang Khosim Azhari
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v3i1.543

Abstract

Cardiovascular disease (CVD) is the leading cause of death globally and can significantly impact an individual's health anxiety and quality of life. This study aimed to analyze the correlation between health anxiety and quality of life among cardiovascular patients at SMC Telogorejo hospital, Semarang. An observational analytic approach with a cross-sectional design was employed, involving 50 respondents selected through purposive sampling. Data on demographic characteristics, including age, gender, and educational background, were collected alongside assessments of health anxiety and quality of life. The majority of participants were aged 61-70 years (40.0%), predominantly male (62.0%), and had a bachelor's degree (50.0%). The findings indicated that 60.0% of respondents experienced moderate health anxiety, while 74.0% reported a moderate quality of life. Statistical analysis revealed a significant negative correlation between health anxiety and quality of life (r = -0.832, p < 0.05), suggesting that higher health anxiety is associated with a lower quality of life. The study highlights the need for addressing health anxiety to improve the well-being of cardiovascular patients. Further research is recommended to explore interventions and additional factors related to health anxiety and quality of life in cardiovascular patients across various healthcare settings.
PENYULUHAN KECEMASAN KESEHATAN DI KELURAHAN PLOMBOKAN, KOTA SEMARANG Wulansari, Ni Made Ayu; sari, Rinda Intan; ardiyanti, anis
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v7i1.764

Abstract

Kecemasan Kesehatan adalah salah satu masalah psikososial yang dialami penyakit kronis. Pada hasil penelitian kami, dari rentang usia lanjut usia dan dewasa menunjukkan bahwa dari 100 responden terdapat 50 persen yang mengalami kecemasan kesehatan. Kecemasan Kesehatan merupakan kekhawatiran yang muncul karena penyakit yang diderita, kekhawatiran ini menyebabkan penderita penyakit kronis menjadi takut untuk berobat dan melakukan pemeriksaan Kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah berupa kegiatan penyuluhan pada penderita lanjut usia dan dewasa penyakit kronik. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dengan dilakukan penyuluhan penanganan untuk mengurangi kecemasan Kesehatan di Kelurahan Plombokan. Penanganan yang diajarkan adalah terapi menulis dan terapi bibliotherapy. Melalui penyuluhan yang dihadiri 47 orang. diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para audience mengenai kecemasan kesehatan serta dapat mempraktikan terapi tersebut ketika mengalami kecemasan Kesehatan. Hal ini dapat menjadi tindakan preventif dalam mencegah berkembangnya masalah psikososial di masyrakat.
Pengembangan Aplikasi Deteksi Kecemasan Kesehatan dan Intervensi: Pengembangan Aplikasi Deteksi Kecemasan Kesehatan dan Intervensi Wulan Sari, Ni Made Ayu; Ryandini, Felicia Risca; Addini, Ragil Aidil Fitriasari; Prasetya, Nyoman Wira
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i2.1679

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Kecemasan kesehatan merupakan masalah psikologis yang sering timbul pada penderita penyakit kronis, terutama usia lanjut. Penggunaan kuisioner konvensional Health Anxiety Inventory (HAI) membutuhkan kertas berlembar-lembar untuk 18 item pertanyaan dan memerlukan waktu lama dalam pengolahan data skoring. Tujuan: Mengembangkan aplikasi deteksi dan intervensi kecemasan kesehatan menggunakan Software Development Life Cycle (SDLC) untuk mempermudah pengukuran dan pengolahan data. Metode: Penelitian pengembangan menggunakan model SDLC dengan tahapan perencanaan, analisis, desain, pengembangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Kuisioner HAI tervalidasi (Cronbach's alpha = 0,936) diintegrasikan dalam aplikasi dan diuji pada 23 responden di Balai Kelurahan dan Laboratorium Keperawatan Maret-Desember 2024. Hasil: Pengujian fungsionalitas menunjukkan semua komponen berfungsi baik, termasuk login, informed consent, pengisian HAI, terapi menulis dan membaca, serta download hasil. Evaluasi pengguna menunjukkan 52,2% responden sangat paham kemudahan aplikasi. Simpulan: Aplikasi berhasil dikembangkan dan dapat mengurangi penggunaan kertas, mempercepat pengolahan data, serta menyediakan database kecemasan kesehatan untuk mendukung pengambilan keputusan klinis. Saran: Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan aplikasi dengan menambah fitur penanganan kecemasan di rumah.
PENGARUH PEMBERIAN POSISI ORTHOPNEIC TERHADAP SATURASI OKSIGEN, RESPIRATION RATE DAN FATIGUE PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE DI INSTALASI GAWAT DARURAT Tanujiarso, Bagus Ananta; Santoso, Bagus; Wulansari, Ni Made Ayu
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 16 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v16i1.2733

Abstract

Structural and functional abnormalities of the heart cause congestive heart failure (CHF), a clinical syndrome. CHF is characterized by a reduced ability of the heart to pump blood so that the resulting cardiac outputis inadequate which affects hemodynamics such as oxygen saturation and respiratory rate as well as complaints of fatigue. In CHF patients, position adjustment affects respiration rate, oxygen saturation, and shortness of breath. The study aims to determine the effect of orthopneic positioning on oxygen saturation, respiration rate, and fatigue in patients with CHF in IGD. This research was quantitative study with a pre experiment one group pretest posstest design approach. The sample in this study consisted of 32 respondents with quota sampling. The Wilcoxon rank test obtained a p-value <0,001, indicating the influence of orthopneic position on patients with CHF in the emergency care unit. Following the prescribed orthopneic position, the oxygen saturation value increased to 96.50%, the respiration rate increased to 21.75 times/min, and the fatigue rate remained moderate. These results demonstrate that orthopneic positions can effectively alleviate breathing difficulties and fatigue in patients with CHF because in this position it can improve respiratory muscle function and maximize the process of inspiration and expiration. The researcher suggests the implementation of orthopneic positions as an alternative to addressing problems of oxygen saturation, respiration rate, and fatigue in patients with CHF in the emergency care facility.
Deteksi Kecemasan Kesehatan dan Penyuluhan Terapi Menulis Kota Semarang: Health Anxiety Screening and Journaling Therapy, Semarang Ni Made Ayu Wulansari; Rinda Intan Sari; Anis Ardiyanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kecemasan Kesehatan adalah salah satu masalah psikososial yang dialami penyakit kronis. Pada hasil penelitian kami, dari rentang usia lanjut usia dan dewasa menunjukkan bahwa dari 100 responden terdapat 50 persen yang mengalami kecemasan kesehatan. Kecemasan Kesehatan merupakan kekhawatiran yang muncul karena penyakit yang diderita, kekhawatiran ini menyebabkan penderita penyakit kronis menjadi takut untuk berobat dan melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah berupa kegiatan deteksi kecemasan dengan kuisioner Health Anxiety Inventory dan penyuluhan terapi menulis pada penderita lanjut usia dan dewasa dengan penyakit kronik. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dengan dilakukan penyuluhan penanganan untuk mengurangi kecemasan Kesehatan di Kelurahan Plombokan. Penanganan yang diajarkan adalah terapi menulis. Melalui penyuluhan yang dihadiri 47 orang. diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para audience mengenai  kecemasan kesehatan serta dapat mempraktikan terapi tersebut ketika mengalami kecemasan Kesehatan. Hal ini dapat menjadi tindakan preventif dalam mencegah berkembangnya masalah psikososial di masyrakat.   Abstract: Health anxiety is one of the psychosocial issues experienced by those with chronic illnesses. In our research findings, across the age range of elderly and adults, it was shown that out of 100 respondents, 50 percent experienced health anxiety. Health anxiety is a concern that arises from an illness, causing chronic disease sufferers to be afraid to seek treatment and undergo health examinations at community health centers and hospitals. The methods used in this service activity are anxiety screening using the Health Anxiety Inventory questionnaire and writing therapy education for elderly and adult with chronic disease patients. Community service activities were carried out by providing counselling on handling to reduce health anxiety in Plombokan Village. The treatment taught is writing therapy. Thru the outreach program attended by 47 people, it is hoped that the audience's understanding of health anxiety will increase and that they will be able to practice the therapy when experiencing health anxiety. This can be a preventive measure in preventing the development of psychosocial problems in society.