Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

KOLABORASI BISNIS DIGITAL DAN INOVASI TEKNOLOGI PANGAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAN NILAI TAMBAH PRODUK RUMPUT LAUT DI UMKM WINANAZ DUSUN KARAPYAK DESA BAGOLO KABUPATEN PANGANDARAN Sudianto, Sudianto; Sutopo, Sutopo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Komputer Vol. 2 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmik.v2i2.2117

Abstract

Kegiatan pengabdian  ini bertujuan untuk mengembangkan kolaborasi antara bisnis digital dan inovasi teknologi pangan guna meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk rumput laut pada UMKM Winanaz, yang terletak di Dusun Karapyak, Desa Bagolo, Kabupaten Pangandaran. Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki potensi pasar yang besar, namun masih menghadapi tantangan dalam hal pemanfaatan teknologi dan pemasaran yang efektif. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan penerapan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi produksi serta memperluas jangkauan pasar produk rumput laut. Dalam implementasinya, kolaborasi ini mencakup pelatihan penggunaan platform e-commerce, pengolahan produk menggunakan teknologi pangan terkini, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola bisnis digital. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peningkatan kualitas produk, efisiensi proses produksi, serta peningkatan daya saing produk rumput laut UMKM Winanaz di pasar lokal maupun nasional. Dengan demikian, diharapkan adanya kontribusi signifikan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di Dusun Karapyak melalui pemanfaatan teknologi digital dan inovasi pangan.
IMPLEMENTASI LEAN MANAGEMENT PADA OPERASI BISNIS DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI DAN PRODUKTIVITAS : STUDI LITERATUR Sutopo, Sutopo; Sudianto, Sudianto
Journal of Information Systems Management and Digital Business Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jismdb.v2i3.2101

Abstract

Implementation of Lean Management in digital business is an approach that aims to increase efficiency and productivity by identifying and eliminating waste, and maximizing the value provided to customers. The purpose of this study is to explore the application of Lean Management in the context of digital business operations, and how Lean principles can be adapted to address the unique challenges and dynamics of the digital environment. This study is a literature study that examines various academic sources, articles, and case studies relevant to the topic. This literature study identifies several important aspects in the implementation of Lean Management in digital business, including basic Lean principles such as value, flow, withdrawal, and the creation of flow without waste. In the digital context, waste can not only be found in the physical production aspect, but also in the process of managing data, time, and interactions between users and systems. The main focus of this study is how Lean Management can be used to improve the flow of information and optimize the use of technology in digital business, which can ultimately increase productivity and operational efficiency. Based on the results of the literature analysis, it was found that the application of Lean Management in digital business can provide many benefits, including reducing operational costs, increasing service speed, and improving customer experience. In addition, the implementation of Lean also allows companies to be more responsive to changes in market needs and technological developments. However, the implementation of Lean Management in digital businesses also faces its own challenges, such as dependence on technology and data, difficulties in measuring waste in software-based systems, and differences in the approaches required between traditional and digital industries. This study also discusses the importance of involving all stakeholders in the process of changing organizational culture needed to implement Lean effectively. The success of Lean implementation in digital businesses depends on the company's ability to adapt Lean principles to existing technologies, as well as building collective awareness of the importance of efficiency and productivity. In conclusion, this study suggests that digital companies consider implementing Lean Management as a strategy to improve operational efficiency and increase competitiveness in an increasingly dynamic market.
- TRANSFORMASI DIGITAL KOMUNITAS LOKAL MENUJU MODEL BISNIS BERKELANJUTAN UNTUK MENGHADAPI ERA DIGITALISASI MASA DEPAN DI KELURAHAN URUG, TASIKMALAYA: - Sutopo, Sutopo; Sudianto; Adie Pamungkas; Jeffry Nugraha; Hana Diana Maria; Falerina Rahmatunnisa Chaniago; Azhar Muntaha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v2i4.3153

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma bisnis dan sosial masyarakat, menuntut komunitas lokal untuk beradaptasi agar tetap relevan dan berdaya saing. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendorong transformasi digital komunitas lokal di Kelurahan Urug, Tasikmalaya, melalui penguatan kapasitas digital dan pengembangan model bisnis berkelanjutan berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi literasi digital, pelatihan penggunaan platform e-commerce, serta pendampingan dalam perancangan strategi bisnis yang adaptif terhadap teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya digitalisasi, kemampuan mengelola usaha melalui media digital, serta terbentuknya kesadaran kolektif akan nilai keberlanjutan dalam aktivitas ekonomi. Selain itu, kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah kelurahan, dan akademisi menghasilkan rancangan model bisnis inklusif yang mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis teknologi. Transformasi ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi komunitas Urug dalam menghadapi tantangan era digital sekaligus mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Kegiatan ini menegaskan bahwa pemberdayaan digital tidak hanya soal adopsi teknologi, tetapi juga tentang membangun ekosistem sosial-ekonomi yang adaptif dan berdaya tahan terhadap perubahan global.
DAMPAK PELATIHAN BISNIS DIGITAL TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN OPERASIONAL UMKM DI KELURAHAN URUG KAWALU KOTA TASIKMALAYA Sutopo, Sutopo; Sudianto, Sudianto; Jeffry Nugraha; Adie Pamungkas; Hana Diana Maria; Falerina Rahmatunnisa Chaniago; Azhar Muntaha
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak pelatihan bisnis digital terhadap peningkatan produktivitas dan operasional UMKM di Kelurahan Urug Kawalu, Kota Tasikmalaya. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), UMKM di Indonesia menghadapi tantangan dalam mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi operasional. Pelatihan bisnis digital yang dilaksanakan mencakup manajemen bisnis digital, pemanfaatan e-commerce, inovasi produk, dan kewirausahaan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan, pemasaran digital, serta inovasi produk. Penggunaan media sosial dan platform e-commerce telah memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing UMKM, baik di pasar lokal maupun global. Meskipun demikian, tantangan terkait keterbatasan akses terhadap teknologi yang lebih canggih dan permodalan masih menjadi hambatan dalam mengoptimalkan potensi UMKM. Pelatihan bisnis digital ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan UMKM di daerah lain, serta memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal dan nasional. Keberhasilan pelatihan ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mendukung pengembangan UMKM melalui digitalisasi.
TRANSFORMASI MODEL BISNIS MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENDORONG INOVASI DAN NILAI BISNIS: STUDI LITERATUR Sutopo Sutopo; Sudianto
Journal of Information Systems Management and Digital Business Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jismdb.v3i1.3149

Abstract

Transformasi model bisnis melalui penerapan teknologi informasi menjadi faktor kunci dalam menciptakan keunggulan kompetitif dan mendorong inovasi di era digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana penerapan teknologi informasi dapat mengubah model bisnis tradisional menjadi lebih adaptif, efisien, dan berorientasi pada nilai bisnis yang berkelanjutan. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis hubungan antara transformasi digital, inovasi, dan penciptaan nilai bisnis pada berbagai sektor industri. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari berbagai sumber sekunder, termasuk artikel jurnal ilmiah, buku, laporan riset, dan publikasi akademik yang relevan. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi konsep-konsep utama terkait transformasi model bisnis digital, seperti integrasi teknologi informasi, digitalisasi proses bisnis, inovasi berbasis data, serta strategi adaptasi organisasi dalam menghadapi disrupsi teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi berperan signifikan dalam mempercepat transformasi model bisnis melalui peningkatan efisiensi operasional, fleksibilitas organisasi, serta kemampuan perusahaan untuk menciptakan nilai baru bagi pelanggan. Inovasi digital terbukti menjadi katalis utama dalam mengubah paradigma bisnis, dari model konvensional menuju ekosistem bisnis yang terintegrasi dan berbasis pengetahuan. Namun, penelitian juga mengidentifikasi tantangan dalam hal kesiapan sumber daya manusia, keamanan data, dan kesenjangan teknologi antar organisasi. Penelitian ini merekomendasikan agar organisasi memanfaatkan teknologi informasi tidak hanya sebagai alat pendukung operasional, tetapi juga sebagai strategi utama dalam membangun inovasi berkelanjutan dan memperkuat nilai bisnis di era transformasi digital.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN OPERASI BISNIS DIGITAL UNTUK MEMPERKUAT KEBERLANJUTAN USAHA DI ERA DIGITAL Sutopo Sutopo; Sudianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam pengelolaan usaha, khususnya pada aktivitas operasional, pemasaran, dan pengambilan keputusan bisnis. Transformasi tersebut menuntut masyarakat, terutama pelaku UMKM, untuk mampu beradaptasi dengan pemanfaatan teknologi digital agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan. Meskipun penggunaan media sosial sebagai sarana promosi telah cukup dikenal, sebagian besar masyarakat masih menghadapi keterbatasan dalam penerapan teknologi digital untuk pengelolaan operasional usaha, seperti pencatatan transaksi, manajemen persediaan, pelayanan pelanggan, dan evaluasi usaha. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan literasi digital sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi S1 Bisnis Digital, Universitas Bakti Tunas Husada, bertempat di SMK Sobat Bumi. Sasaran kegiatan meliputi akademisi, pelaku UMKM, ibu-ibu PKK, karang taruna, serta masyarakat setempat. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai optimalisasi pengelolaan operasi bisnis digital dalam memperkuat keberlanjutan usaha di era digital. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif, yang mencakup sosialisasi, penyuluhan, pelatihan praktik, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep bisnis digital, pengelolaan operasi usaha, serta penerapan teknologi digital dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Peserta mampu memahami pentingnya integrasi teknologi tidak hanya untuk promosi, tetapi juga untuk pencatatan usaha, pengelolaan pelanggan, perencanaan operasional, dan evaluasi kinerja usaha. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesiapan masyarakat dalam mengadopsi platform digital sebagai sarana pengembangan usaha yang lebih efisien dan adaptif terhadap perubahan pasar. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital masyarakat serta penguatan kapasitas usaha lokal. Program ini menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam mendukung keberlanjutan usaha berbasis teknologi, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dalam menghadapi transformasi digital.