Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sangkalemo

Hubungan Penggunaan Aplikasi Google Classroom Dengan Motivasi Belajar Siswa Kelas V SDN-4 Palangka Tahun ajaran 2021/2022 Veronica, Vera; Utami, Asih; Sugiyanto, Roso
Sangkalemo : The Elementary School Teacher Education Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Juli
Publisher : PGSD FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/sangkalemo.v3i1.5232

Abstract

ABSTRACT For elementary school students, online learning can cause students' learning motivation to decrease if the learning activities are not interesting for students. One of the applications used in online learning today is Google Classroom. The google classroom application provides various features that can be used for learning activities by teachers and students and is easier to use. This research is quantitative which consists of one independent variable and one dependent variable. The research sample was the fifth grade students of SDN-4 Palangka with a total sample of 54 students. Data from the variables of the use of the google classroom application and learning motivation data were collected using a questionnaire. Furthermore, the data that has been obtained, tabulated and then analyzed using the product moment correlation formula to determine whether or not there is a relationship between research variables, then analyzed by t-test to determine whether or not the relationship is significant. The trial and the results were analyzed using the SPSS 25 program. Based on the data analysis of the results of this study, it can be seen that there is a significant relationship between the use of the google classroom application and learning motivation in fifth grade students at SDN-4 Palangka, this is evidenced by the results of the calculation of the product moment correlation. it is known that the value of r-count = 0.509 > r-table of 0.263 at an error level of 5% and the magnitude of N = 54 and the results of the calculation using the t-test, it is known that the t-count is 4.26 greater than the value of t-table = 2.00 which means that there is a significant relationship between parental assistance in learning (X) and interest in learning (Y).
Upaya Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia BAB 6 Tersesat Menggunakan Model Role Playing Berbantuan Media Konkret Pada Peserta Didik Kelas III-D SDN Percobaan Palangka Raya Tahun Pelajaran 2024/2025 NandaPutri; Diplan; Sugiyanto, Roso; Femmy
Sangkalemo : The Elementary School Teacher Education Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : PGSD FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/sangkalemo.v4i2.21074

Abstract

Pada proses pembelajaran terutama pembelajaran Bahasa Indonesia, keterampilan berbicara yang baik sangat diperlukan. Penelitian ini didasari oleh keterampilan berbicara peserta didik pada kelas III-D SDN Percobaan Palangka Raya yang mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar saat presentasi dan tanya jawab di kelas. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik kelas III-D dan untuk mengetahui bagaimana aktivitas peserta didik selama pembelajaran berlangsung. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah peserta didik kelas III-D sebanyak 25 peserta didik. Pengumpulan data menggunakan pengamatan dan permainan peran (role playing) serta dianalisa menggunakan uji kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan telah berhasil dengan diperoleh peningkatan hasil keterampilan berbicara. Peserta didik pada data pra siklus memiliki nilai rata-rata sebesar 65,4 dan ketuntasan klasikal sebesar 36% (9 orang) yang tuntas. Pada tahap siklus 1, nilai rata-rata peserta didik meningkat sebesar 74,48 dan ketuntasan klasikal sebesar 52% (12 orang) yang tuntas, dengan aktivitas guru dan peserta didikĀ  dalam kategori tuntas. Pada siklus 2 nilai rata-rata meningkat sebesar 86,8 dan nilai ketuntasan klasikal sebesar 92% (23 orang) yang mendapat nilai di atas ketuntasan, dengan aktivitas guru dan peserta didik dalam kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa penelitian dengan menerapkan model pembelajaran role playing berbantuan media konkret pada pembelajaran Bahasa Indonesia BAB 6 Tersesat, dapat meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik dan memperbaiki aktivitas pembelajaran guru dan peserta didik dikelas III-D SDN Percobaan Palangka Raya.