Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan dalam Mengontrol Emosi dengan Kecemasan pada Nelayan Jesica Fitriani; Safra Ria Kurniati; Ernawati
Jurnal Keperawatan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jurkep.v12i1.126

Abstract

Masyarakat pesisir merupakan kelompok masyarakat yang bertempat tinggal di daerah pesisir atau sepanjang garis pantai yang memiliki karakter dan ciri khas yang berbeda yang hidup terpola dalam suatu struktur sosial masyarakat yang keseluruhan hidupnya menggantungkan hidup dari sumber daya laut maupun pesisir. Kecemasan sering terjadi pada nelayan dimana penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan dalam mengontrol emosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dalam mengontrol emosi dengan kecemasan pada nelayan di Desa Rewak Kecamatan Jemaja Kabupaten Anambas. Metode penelitian yang di gunakan adalah kuantitatif dengan design Cross sectional. Dari uji spearman rank yang dilakukan didapatkan hasil p value (0.031), nilai correlation coefficient adalah (-371). Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan adanya Hubungan Tingkat Pengetahuan Dalam Mengontrol Emosi  dengan kecemasan Pada Nelayan Di Desa Rewak Kecematan Jemaja Kabupaten Anambas.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT STRES PADA TAHANAN DI KEPOLISIAN RESOR KOTA TANJUNG PINANG: Relationship Between Family Support and Stress of Prisoners at Tanjung Pinang Resort Police Yahya Sukarno Pratama; Safra Ria Kurniati; Tri Arianingsih; Zuraidah
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 9 No. 5 (2023): JIKep | Oktober 2023
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v9i5.1488

Abstract

Pendahuluan : Tahanan adalah seorang tersangka yang ditempatkan di ruang tahanan oleh penyidik karena diduga melakukan tindak pidana berdasarkan bukti yang cukup. Mayoritas tahanan mengalami kondisi yang sulit dan banyak masalah, seperti emosi tidak terkontrol, cemas, sulit beradaptasi dan stres. Salah satu solusi untuk mengurangi stres yaitu dengan meningkatkan peran keluarga melalui dukungan keluarga. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat stres pada populasi tahanan di Polresta Tanjungpinang. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling dengan jumlah responden 45 orang tahanan. Penelitian menggunakan metode wawancara dengan dua alat ukur kuesioner yang telah baku, analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: sebagian besar tahanan mendapat dukungan keluarga yang tinggi sebanyak  16 responden (35,6%) dan sebagian besar tahanan mengalami stres ringan sebanyak 17 responden (37,8%). Hasil uji chi square didapatkan nilai p-value 0,016 (<0,05), hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat stress pada tahanan di Polresta Tanjungpinang. Kesimpulan: Bagi responden dapat melakukan relaksasi dan bersosialisasi dengan lingkungan untuk mengurangi stres. Bagi tahanan yang tidak dikunjungi oleh keluarga, petugas Polresta Tanjungpinang diharapkan dapat memfasilitasi tahanan untuk berkomunikasi dengan keluarga melalui alat telepon genggam
Pendidikan Kesehatan Pemberian Aktifitas Fisik untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia Penderita Hipertensi Mawar Eka Putri; Safra Ria Kurniati; Syamilatul Khariroh
SEGANTANG LADA : JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 1 No. 1 (2023): SEGANTANG LADA : JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53579/segantang.v1i1.112

Abstract

Memasuki fase lansia, seorang individu mengalami berbagai perubahan. Perubahan yang dialami oleh lansia berupa perubahan fisiologis, psikologis dan sosial ekonomi. Penduduk lanjut usia akan mengalami proses penuaan yang berlangsung secara terus menerus dengan ditandai menurunnya daya tahan fisik sehingga rentan terhadap serangan penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Aktivitas fisik dipediksi kaitannya dengan kualitas hidup pada lansia hipertensi. Melihat pentingnya aktifitas fisik untuk kesehatan sangatlah perlu dilakukan oleh semua masyarakat. Tujuan dari  kegiatan ini untuk memberikan Pendidikan kesehatan aktifitas fisik untuk meningkatkan kualitas hidup pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan dalam bentuk pendidikan kesehatan dengan penyuluhan, serta pengisian kuesioner tentang aktifitas fisik. Terdapat 60% lansia kurang dalam melakukan aktifitas fisik, setelah dilaksanakan pendidikan kesehatan, di dapatkan adanya peningkatan skor dari pemahaman aktifitas fisik sebesar 80%, aktifitas fisik bertujuan untuk membantu lansia dalam meningkatkan kualitas hidup pada lansia di Rumah Bahagia Bintan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dimungkinkan atas dukungan dan kerjasama pihak mitra, serta antusiasme  para lansia untuk mengikuti kegiatan ini. Meskipun demikian terdapat beberapa lansia yang kurang memahami pentingnya melakukan aktifitas fisik sehingga kurang aktif dalam kegiatan yang dilaksanakan. Faktor lingkungan non fisik juga mempengaruhi efektivitas pelaksanaan kegiatan. Adanya peningkatan skor dari pemahaman aktifitas fisik untuk membantu lansia dalam meningkatakan kualitas hidupnya.
HUBUNGAN FATIGUE TERHADAP KUALITAS HIDUP PADA PASIEN GAGAL GINJAL YANG MENJALANI HEMODIALISA Putri, Mawar Eka; Ria Kurniati, Safra; Rahman, Zakiah; Agustiar, Evan
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 14 No 4 (2023): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v14i4.1735

Abstract

Prevalensi pasien dengan gagal ginjal kronik (GGK) seningkat setiap tahunnya sebanyak 5-6% menjadikan penyakit gagal ginjal kronis menjadi salah satu masalah kesehatan di setiap tahunnya. Hemodialisa merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk pasien dengan masalah gagal ginjal kronik stadium akhir. Perawatan hemodialisa membantu meningkatkan harapan hidup pasien gagal ginjal. Pasien hemodialisis terus-menerus mengahadapi berbagai masalah seperti fatigue akibat sifat alamiah penyakit kronis dan juga efek samping dari hemodialisa yang dikaitkan akan berdapak negatif terhadap kualitas hidup pada pasien gagal ginjal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan fatigue terhadap kualitas hidup pada pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa. Metode penelitian non eksperimental dengan pendekatan Cross sectional. Data dianalisis menggunakan Chi Square. Simpulan bahwa terdapat hubungan antara fatigue terhadap kulitas hidup pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa.
Aspek Sentuhan Dalam Terapi Kelompok Terapeutik Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Pada Bayi Usia 12-18 Bulan: Case Report Kurniati, Safra Ria; Rahman, Zakiah
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 15 No 1 (2020): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v15i1.84

Abstract

Infancy is period of early life which basic abilities will determine success in the next phase. In this phase, the aspect of psychosocial development that must be achieved is to have a sense of trust, both for oneself, other people and the world around them. This study aims to find out how the application of therapeutic group therapy in increasing trust in infants and focus on aspects of touch. The method used is the case study. The results of this study indicate that the strengthening of touch in Therapeutic Group Therapy is able to foster and increase trust in infants in accordance with their psychosocial development tasks. Nurses as therapists need to emphasize this by encouraging mothers to not only give praise when the baby is successfully carrying out the task being trained, but also accompanied by physical affection sign such as touching, stroking, kissing and hugging the baby.Keywords: Infant, Touch, Therapeutic Group Therapy
Aktifitas Fisik Berhubungan dengan Kualitas Hidup Lansia Penderita Hipertensi Putri, Mawar Eka; Kurniati, Safra Ria; Agustiar, Evan
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2024): Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fik.v14i1.2578

Abstract

As we age, an individual experiences changes including changes in physiological, psychological and socio-economic status. Elderly people continually experience various changes marked by decreased physical endurance, making them vulnerable to disease attacks, one of which is hypertension, which can cause reduced physical activity. Lack of physical activity increases the risk of developing hypertension. Physical activity can improve the quality of life of elderly people, including elderly people with hypertension. The aim of this study was to determine the relationship between physical activity and the quality of life of elderly people with hypertension. The research method is non-experimental with a cross-sectional approach. Data were analyzed using Chi Square. Instruments used WHO GPAQ Physical Activity and WHOQL-BREF quality of life. The research subjects were elderly people with hypertension. The results of the study showed a p-value of 0.003, where there was a relationship between physical activity and the quality of life of elderly people with hypertension with p < 0.05. Conclusion: There is a relationship between physical activity and quality of life in elderly people with hypertension
Hubungan Dukungan Suami Dengan Kejadian Postpartum Blues di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas  Kuala Sempang Sinaga, Restina Domuria; Kurniati, Safra Ria; Nirnasari, Meily
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.16

Abstract

Postpartum blues merupakan kesedihan atau kemurungan setelah melahirkan, biasanya hanya muncul sementara waktu yakni sekitar dua hari hingga dua minggu semenjak kelahiran bayi. Beberapa penyesuaian di butuhkan oleh wanita dalam menghadapi aktivitas dan peran barunya sebagai ibu pada minggu-minggu atau bulan-bulan pertama setelah melahirkan, baik dari segi fisik maupun segi psikologis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami kejadian postpartum blues di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuala Sempang. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2022 sampai dengan Desember 2022 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuala Sempang. Desain penelitian menggunakan cross-sectional, Jumlah sampel 36 orang dengan teknik purposive sampling. alat pengumpulan data menggunakan kuesioner EPDS dan kuesioner dukungan suami. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-square dengan signifikansi p ≤ 0,05. Hasil Penelitian dimana sebagian responden mengalami postpartum blues (69.4%). Dilain sisi, mayoritas reponden (58.3%) mendapatkan dukungan yang baik dari suami. Hasil Uji statistik chi square diperoleh nilai Nilai Asymp. Sig. (2-sided) pada Pearson Chi square sebesar 0.009 bahwa ada pengaruh Dukungan Suami dengan Kejadian Postpartum Blues di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuala Sempang.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi S1 Keperawatan Stikes Hang Tuah Tanjungpinang Sari, Lala; Putri, Mawar Eka; Kurniati, Safra Ria
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.18

Abstract

Siklus menstruasi idealnya teratur setiap bulan dengan rentang waktu 21-35 hari setiap hari dengan lama waktu menstruasi 3-7 hari setiap kali periode menstruasi. Siklus menstruasi sendiri banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah tingkat stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi S1 Keperawatan. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan studi korelasi analitik dan menggunakan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 44 mahasiswi S1 Keperawatan Stikes Hang Tuah Tanjungpinang. Penelitian menggunakan alat ukur Kuesioner Perceived Stres Scale dan Kuesioner siklus mentruasi. Hasil penelitian ditemukan usia menarche terbanyak adalah 11-13 tahun (75,0%). 11 (25,0%) responden mengalami stres ringan, 19 (43,2%) stres sedang, 14 (31,8%) stres berat. Responden yang mengalami siklus menstruasi normal sebanyak 24 (54,5%) dan responden yang mengalami siklus menstruasi tidak normal sebanyak 20 (45,5%). Hasil dari uji statistic dengan menggunakan uji chi-square didapatkan nilai p value sebesar 0,010 ≤ α (0,05). Ada hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi S1 Keperawatan Stikes Hang Tuah Tanjungpinang. Disarankan kepada mahasiswi agar mampu beradaptasi terhadap stressor dengan cara mensubstitusikan menjadi sebuah tantangan yang positif sehingga mahasiswa bisa tetap produktif tanpa harus terpuruk dengan stres yang dialami.
HUBUNGAN POLA DIET DASH TERHADAP HIPERTENSI PADA USIA REMAJA: Systematic Review Eka Putri, Mawar; Ria Kurniati, Safra; Nirnasari, Meily; Sartika, Lili; Agustiar, Evan
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 15 No 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipetensi merupakan penyakit degeneratif yang menjadi salah satu masalah kesehatan. Hipertensi dapat terjadi pada usia dewasa maupun remaja. Terdapat peningkatan angka kejadian hipertensi khususnya pada remaja 2,6% dan 16,8% mengalami pre hipetensi. Panduan dalam pencegahan hipertensi dapat dilakukan dengan pendekatan diet DASH. Artikel ini bertujuan untuk melihat hubungsn pola diet DASH terhadap hipertensi pada remaja. Metode yang digunakan dalam membuat artikel ini adalah Critical review. Artikel dikumpulkan melalui database Medline, Google Scholar, Science Direct, Pubmed dengan menggunakan kata kunci: Diet DASH, Hipetesi, Remaja. Artikel yang dipilih adalah yang memenuhi kriteria berdasarkan PICO, dipublikasikan dalam rentan 2013-2023, dan berbahasa inggris dan Indonesia. Artikel yang didapat kemudian dievaluasi menggunakan critical appraisal dengan panduan PRISMA. Berdasarkan evaluasi tersebut maka terdapat 6 (enam) artikel yang sesuai dengan tujuan dan kriteria review. Pola diet DASH memiliki hubungan yang erat terhadap hipetensi pada remaja.