Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penerapan Senam Ling Tien Kung Dalam Menurunkan Hipertensi Pada Lansia Wahyuni, Iin; Utaminingtyas, Farida; Aditia, Dita Selvia; Safitri, Oktaria; Xanda, Adhesty Novita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.1943

Abstract

Application of Ling Tien Kung Movement Technique in Reducing Hypertension in the Elderly. Ling Tien Kung is an energy therapy movement technique that activates natural healing energy (Swee, 2015). The healing process in energy therapy is by restoring energy that has become weak, disturbed or unbalanced (Eden, 2018). Hypertension or high blood pressure is a disorder of the blood vessels that will result in the supply of oxygen and nutrients transported by the blood being blocked to the body's tissues that need it. With increasing age, the condition and function of the body decline, it is not surprising that the elderly have more complaints because the body's system no longer works as well as when they were young. The method used is direct application, application of Ling Tien Kung gymnastics. The materials used are counseling materials and doing Ling Tien Kung gymnastics. Participants in the elderly mother activity in Gunung Sari Village, Way Khilau District, Pesawaran Regency were 25 people. There was enthusiasm from the participants during the activity. Participants know the benefits and Ling Tien Kung gymnastics. Elderly mothers need to apply Ling Tien Kung gymnastics correctly in order to implement healthy living behaviors.
Wanita Usia Subur PENYULUHAN KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR DALAM PEMILIHAN KONTRASEPSI IUD: MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR DALAM PEMILIHAN KONTRASEPSI IUD Muri, Putri Hilwati; Xanda, Adhesty Novita; Aditia, Dita Selvia; Wahyuni, Iin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 1 (2023): Vol. 5 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i1.979

Abstract

Kontrasepsi itu sendiri berasal dari kata ”kontra” yang berarti mencegah atau melawan, sedangkan konsepsi adalah pertemuan antara sel telur yang matang dan sel sperma yang mengakibatkan kehamilan, maksud dari kontrasepsi adalah menghindari/ mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara 3 sel telur matang dengan sel sperma tersebut (BKKBN, 2009). Banyak metode dan alat kontrasepsi yang dapat digunakan untuk mencegah kehamilan maupun melindungi diri dari penyakit menular seksual, tentunya setiap metode maupun alat memiliki kelebihan dan kekurangan masing–masing (Candra, 2015). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi alat kontrasepsi IUD kepada wanita usia subur dalam mengunakan alat kontrasepsi jangka panjang. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi. Bahan yang digunakan yaitu materi penyuluhan. Peserta kegiatan adalah Wanita usia subur. Saat kegiatan berlangsung peserta terlihat antusias terlihat dari sesi diskusi dan peserta mengikuti gerakan ketika dilakukan demonstrasi. Peserta mengetahui cara mengatasi nyeri menstruasi. Peserta perlu mendapatkan pengetahuan dan pendidikan kesehatan tentang bagaimana pengunaan alat kontrasepsi IUD.
PENYULUHAN PENTINGNYA MELAKUKAN PEMERIKSAAN TUMBUH KEMBANG BALITA Aditia, Dita Selvia; Destri, Yuhelva; Ristiyana, Septi; Wahyuni, Iin; Xanda, Adhesty Novita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1157

Abstract

According to WHO (2012), the number of people suffering from malnutrition in the world has reached 104 million children and malnutrition is still the cause of all child deaths throughout the world. South Asia is the region with the largest prevalence of malnutrition in the world, namely 46%. Nutrition in toddlers is influenced by socioeconomic factors and socio-cultural background related to diet and nutrition. Insufficient nutrition in the first five years of life has an irreversible impact on physical, mental and brain growth and development. The causes of malnutrition in children are influenced by many factors and are multidimensional, such as socio-economic factors and socio-cultural background as external factors and the health status of toddlers as internal factors. Kabeta, et al. (2017). As is known, increasing socio-economic status and exclusive breastfeeding for 6 months is associated with a decrease in the prevalence of malnourished children under five. Anuradha, et al. (2014). This activity will be held on May 23 2023 in Bayas Jaya Pesawaran Village. Based on the results, the number of mothers who took part in this activity was 26 mothers who had babies and toddlers. The tools and materials used in this activity are leaflets and media for conducting outreach. Based on observations made, there is increased knowledge and understanding of mothers about the benefits of counseling on the importance of carrying out growth and development checks on toddlers through leaflet media and lecture methods so that mothers are educated on the importance of carrying out growth and development checks on toddlers by continuing to monitor the health of their babies and toddlers at posyandu or at health service locations.
EFEKTIVITAS KONSUMSI VIRGIN COCONUT OIL dan SUSU KEDELAI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI IBU NIFAS Wahyuni, Iin; Utaminingtyas, Farida; Apreliasari, Helmy; Xanda, Adhesty Novita; Aditia, Dita Selvia; Destri, Yuhelva; Muri, Putri Hilwati
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 2 (2023): Vol. 8 No. 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i2.1134

Abstract

Providing breast milk (ASI) to babies aged 0-1 years has very important meaning, especially regarding meeting the needs for nutrients and other substances that form the body's immunity against disease. Exclusive breastfeeding at the age of 0-6 months is considered very strategic, because at that age the baby's condition is still very unstable and susceptible to various diseases. The coverage of babies < 6 months old receiving exclusive breastfeeding in Lampung Province in 2022 is 75.37%, where this figure has reached the expected target of 70% (Lampung Province Health Profile, 2022). The aim of the research is to analyze the effect of giving soy milk and VCO (Virgin Coconut Oil) on increasing breast milk production for postpartum mothers. This research method is quasi-experimental with a one group pre and post test design approach. The results of the research are that there is a difference in the increase in breast milk production of postpartum mothers who consume soy milk and VCO (virgin coconut oil) at the Archa Medica clinic in South Tangerang City with a Sig value. (2-tailed)/ p= 0.004. Conclusion: VCO and soy milk are proven to increase breast milk production. Suggestions: Providing information and knowledge to postpartum mothers regarding the benefits of soy milk and VCO to utilize natural ingredients available in the community for consumption to facilitate breast milk
Peran SUBER (Suami Bergerak) Dalam Pencegahan Stunting di 1000 Hari Pertama Kehidupan Rnjani, Margareta; Xanda, Adhesty Novita; Ishak, Syamsopyan; Safitri, Oktaria
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 2 (2023): Vol. 8 No. 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i2.1154

Abstract

Secara global, saat ini diperkirakan bahwa kasus stunting dan wasting masih terjadi peningkatan.Tanpa adanya tindakan yang cukup dan tepat waktu, jumlah anak stunting diprediksi akan meningkat sebanyak 15% atau sekitar 7 juta anak di seluruh dunia. Kejadian balita pendek (stunting) merupakan salah satu masalah gizi yang dialami lebih dari setengah balita stunting di dunia berasal dari Asia (55 persen) sedangkan lebih dari sepertiganya (39%) tinggal di Afrika. Indonesia termasuk dalam urutan tertinggi kasus stunting dengan prevalensi 37,2% dibandingkan negara-negara tetangga lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui factor suami dalam pemeberian asi ekslusif dalam pencegahan stunting. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, Populasi adalah seluruh ibu yg mempunyai bayi dan baduta dari umur 0-24 bulan yang berkunjung di PMB Ketut Dani berjumlah 94 orang.Teknik pengambilan sampel menggunakn purposive sampling dengan menggunakan kriteria inklusi dan eklusi sebanyak 89 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan suami sangat pengaruh terhadap pemberian ASI eksklusif, salah satu bentuk dukungan suami yaitu dukungan informasional, instrumental, penilaian, dan emosional. Ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami terhadap istri dalam pemberian ASI eksklusif yaitu dengan p-value 0,000 ≤ 0,028. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menurunkan kejadian stunting di Indonesia.
Psikoedukasi kesehatan dalam melakukan perawatan payudara pada ibu nifas. Adhesty Novita Xanda; Oktaria Safitri; Rina Panduwinata
Journal of Psychological Perspective Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jopp.12512019

Abstract

Berdasarkan hasil data laporan tahunan di Provinsi Lampung tahun 2015 sebanyak 15,3 persen ibu tidak melakukan perawatan payudara, hal ini dikarenakan ibu tidak mendapatkan informasi tentang cara perawatan payudara yang benar, angka ini cukup memprihatinkan karena kesadaran masyarakat melakukan perawatan payudara masih relatif rendah, termasuk kurangnya pengetahuan ibu nifas tentang cara melakukan perawatan payudara (Dinkes Provinsi Lampung, 2017). Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan payudara di Puskesmas Kota Karang Bandar Lampung tahun 2019. Jenis penilitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik. Penelitian ini mengguanakan desain penelitian one-group pretest,-one group posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan di Puskesmas Kota Karang Bandar Lampung tahun 2018 yaitu sebanyak 50. Sampel yang digunakan adalah total sampel. Teknik  sampling  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini   adalah menggunakan metode accidental sampling. Distribusi frekuensi pengetahuan ibu sebelum dilakukan penyuluhan perawatan payudara sebagian besar pengetahuan dalam kategori kurang yaitu sebanyak 22 ibu (44 persen), sebanyak 16 ibu (32 persen) berpengetahuan cukup dan sebanyak 12 ibu (12 persen) berpengetahuan baik. Distribusi frekuensi pengetahuan ibu setelah dilakukan penyuluhan perawatan payudara sebagian besar pengetahuan ibu dalam kategori baik yaitu sebanyak 27 ibu (54 persen), sebanyak 15 ibu (30 persen) berpengetahuan cukup dan sebanyak 8 ibu (16 persen) berpengetahuan kurangAbstract: Based on the results of the annual report data in Lampung Province in 2015 as many as 15.3 percent of mothers did not perform breast care, this is because mothers did not get information about how to properly care for breasts, this figure is quite concerning because public awareness of breast care is still relatively high. low, including the lack of knowledge of postpartum mothers about how to perform breast care (Dinkes Lampung Province, 2017). The purpose of this study was to determine the effect of health education on the level of knowledge of postpartum mothers about breast care at the Kota Karang Bandar Lampung Community Health Center in 2019. Research This type of research is a quantitative study with an analytical research design. This study used a one-group pretest research design, one-group posttest design. The population in this study were all mothers who gave birth at the Puskesmas Kota Karang Bandar Lampung in 2018, as many as 50. The sample used was the total sample. The sampling technique used in this study is to use accidental sampling method. Distribution of the frequency of knowledge of mothers before breast care counseling was in the poor category, namely 22 mothers (44 percent), 16 mothers (32 percent) had sufficient knowledge and 12 mothers (12 percent) had good knowledge. The distribution of the frequency of maternal knowledge after breast care counseling was mostly in the good category, namely 27 mothers (54 percent), 15 mothers (30 percent) had sufficient knowledge and 8 mothers (16 percent) had less knowledge.
EFEKTIVITAS KOMPRES REMPAH TERHADAP INVOLUSI UTERI PADA IBU NIFAS Dita Selvia Aditia; Adhesty Novita Xanda; Yuhelva Destri; Margareta Rinjani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 10, No 2 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v10i2.306

Abstract

Perawatan pascapersalinan merupakan pencegahan dan deteksi dini komplikasi. Masa nifas dimulai 1 jam setelah persalinan hingga 6 minggu (42 hari) setelahnya. Asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan mengadaptasi asuhan nifas nonfarmakologis menggunakan kompres herbal untuk membantu proses involusi uterus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat herbal dalam membantu proses pemulihan uterus pada ibu nifas. Metode yang digunakan adalah analisis korelasi dengan analisis data dari hasil korelasi. Desain yang digunakan adalah Quasi Experiment, dengan rancangan penelitian posttest control group. Responden dalam penelitian ini berjumlah 20 ibu nifas dengan 10 kelompok perlakuan dan 10 kelompok kontrol. Hasil analisis bivariat dalam mengetahui hubungan pemberian kompres herbal terhadap penurunan involusi uterus ibu, didapatkan bahwa sebanyak 8 (80%) responden pada kelompok intervensi memiliki hasil involusi uterus padalhari ke-6 sudah tidak teraballagi dan padalkelompok kontrol hanya sebanyak 1 (10%) responden yang memiliki hasil involusi uterus tidak teraba, serta diperoleh nilai p sebesar 0,008 bahwalterdapat hubungan yang signifikan antaralpemberian kompres herbal terhadap percepatan penurunan involusi pada ibu postpartum. Penggunaan metode kompres herbal dapat menjadi salah satu metode alternatif dalam proses involusi uterus dengan memaksimalkan penggunaan herbal yang ada di sekitar lingkungan keluarga dan masyarakat.
Kesehatan Reproduksi Pada Wanita Usia Subur Tahun 2015-2025: Analisis Bibliometrik Margareta Rinjani; Oktaria Rinjani; Iin Wahyuni; Adhesty Novita Xanda; Putri Hilwati Muri; Rani Darma Sakti Tanjung
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 16, No 2 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54444/jik.v16i2.244

Abstract

Kesehatan reproduksi wanita usia subur (WUS) merupakan aspek penting dalam kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan memetakan perkembangan publikasi ilmiah mengenai kesehatan reproduksi WUS periode 2015-2025. Penelitian menggunakan literature review dan analisis bibliometrik terhadap artikel yang diperoleh dari database Scopus dengan kata kunci “Reproductive Health And Women of Childbearing Age”. Dari 1.982 dokumen awal, diperoleh 55 artikel yang memenuhi kriteria analisis. Data dianalisis menggunakan VOSviewer dan Microsoft Excel untuk mengidentifikasi tren publikasi, produktivitas jurnal, kolaborasi penulis, sitasi negara, dan perkembangan kata kunci. Hasil menunjukkan pertumbuhan publikasi sebesar 11,61% per tahun dengan rata-rata 16,53 sitasi per dokumen. Reproductive health menjadi kata kunci utama yang berkaitan erat dengan family planning dan contraception. Pada periode terbaru, fokus penelitian semakin mengarah pada women of childbearing age. Pemetaan ini dapat menjadi dasar pengembangan penelitian kesehatan reproduksi WUS selanjutnya.