Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

The Effect of Problem Based Learning Model Based on Problem Solving Strategy on Critical Thinking Ability Simbolon, Merta; Alfiani, Anisa; Jua, Selestina Kostaria
Tekno - Pedagogi : Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2025): Tekno-Pedagogi
Publisher : Program Magister Teknologi Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/teknopedagogi.v15i2.51392

Abstract

Physics instruction that relies solely on conventional learning models is one of the factors contributing to students’ low critical thinking skills. This study aimed to examine the effect of the Problem-Based Learning (PBL) model based on a Problem-Solving Strategy on the critical thinking skills of eleventh-grade students at State Senior High School 2 Merauke in the topic of particle motion dynamics. This quantitative study employed a quasi-experimental research method using a pretest–posttest control group design. The sample consisted of class XI-4 as the experimental group and class XI-6 as the control group, selected through purposive sampling. The research procedure comprised three main stages: the preparatory stage (problem identification, literature review, development of instructional modules, and construction and validation of research instruments), the implementation stage (administration of the pretest, implementation of the intervention, and administration of the posttest), and the final stage (data analysis and formulation of conclusions). This study adopted Facione’s indicators of critical thinking skills, based on their relevance and alignment with the operational definition of critical thinking employed in this research. The results showed that the experimental class achieved a higher percentage than the control class, demonstrating that the PBL model based on a Problem-Solving Strategy had a greater impact on improving critical thinking skills compared to conventional learning models.
Pelatihan penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) bagi peserta didik di SMP Kristen Kalam Kudus Merauke Selestina Kostaria Jua; Merta Simbolon; Andi Reski; Ika Trisni Simangunsong; Wilfrida Mayasti Obina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27365

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberi sosialisasi dan pelatihan penulisan KTI kepada peserta didik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di SMP Kristen Kalam Kudus Merauke dengan melibatkan 70 orang siswa dan didampingi oleh kepala sekolah serta beberapa orang guru. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu survey perizinan, pengenalan KTI, pelatihan penulisan KTI, dan bedah contoh KTI. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman dan minat peserta didik dalam menulis KTI. Hal ini terlihat dari antusisme peserta didik saat diskusi dan beberapa orang peserta didik yang sudah memiliki ide untuk KTI yang akan ditulisnya. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari kegiatan pelatihan ini dapat diambil kesimpulan bahwa pelatihan penulisan KTI sangat penting dilakukan untuk memperkenalkan KTI dan meningkatkan minat peserta didik dalam menulis. Kata kunci: pengabdian; pelatihan; karya tulis ilmiah. Abstract This community service activity aims to provide outreach and training on writing scientific papers to junior high school students. The training was conducted at SMP Kristen Kalam Kudus Merauke, involving 70 students, accompanied by the school principal and several teachers. The methods used in this training included lectures, discussions, and hands-on practice. The activity was carried out in several stages: permission survey, introduction to scientific writing, training on writing scientific papers, and a review of a sample scientific paper. The results of this activity showed an increase in the students' understanding and interest in writing scientific papers. This was evident from the students' enthusiasm during discussions, with some already having ideas for the scientific papers they wanted to write. Based on the results of this training, it can be concluded that training on writing scientific papers is very important to introduce students to scientific writing and to foster their interest in writing. Keywords: devotion; training; scientific papers
Analisis Validasi Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Kinesthetic, Intellectual, Visual, Auditory, dan Repetition Jua, Selestina Kostaria; Uskenat, Kristina; Yuliatun, Tutik
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 2 No. 2 (2022): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v2i2.187

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji kelayakan modul pembelajaran fisika berbasis kinesthetic, intellectual, visual, auditory, repetition untuk mengukur keterampilan pemecahan masalah pada materi Suhu dan Kalor tingkat sekolah menengah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Research and Development (R & D) dengan model prosedural. Kelayakan modul dianalisis melalui validasi materi, bahasa, kegrafisan, pembelajaran dan penyajian oleh para ahli, guru, dan teman sejawat. Pelaksanaan validasi dilakukan melalui penilaian modul menggunakan lembar penilaian validasi. Data hasil validasi dianalisis secara kuantitatif untuk mengetahui presentase dan kategori kelayakan modul. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh presentase rata-rata kelayakan modul pada aspek materi mencapai 78,82%, bahasa 81,25%, kegrafisan 95,54%, serta pembelajaran dan penyajian 87,07%. Skor rata-rata ideal 84,01% dan presentasenya lebih besar dari presentase natural cut of point. Melalui analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran fisika berbasis kinesthetic, intellectual, visual, auditory, repetition, layak diujicobakan dalam skala kecil di sekolah.