Claim Missing Document
Check
Articles

Application of the Cooperative Script Learning Model to Improve Student Learning Outcomes in Basic Competencies Understanding Various Styles in Building Structures at SMK Negeri 1 Lotu for the 2022/ 2023 Academic Year Jeremy Fahela Zebua; Adrianus Zega; Envilwan Berkat Harefa
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2023): July 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v2i2.741

Abstract

The problem in this study is that the Cooperative Script learning model has not been optimally applied to the Basic Competence of Understanding Various Styles in Building Structures and student learning outcomes are limited to achieving KKM, namely 70. Research objectives: (1) To describe the learning process by applying the Cooperative Script learning model on Basic Competency of Understanding Various Styles in Building Structures at SMK Negeri 1 Lotu for Academic Year 2022/2023, and (2) To find out student learning outcomes for Basic Competency for Understanding Various Styles in Building Structures at SMK Negeri 1 Lotu for Academic Year 2022 /2023. This type of research is Classroom Action Research (CAR). This research was conducted at SMK Negeri 1 Lotu with research subjects of class X DPIB, totaling 22 people. The instruments in this study were observation sheets of the learning process (teacher respondents), observation sheets of student activity, photo documentation, and learning achievement tests. With the data analysis technique, namely the observation sheet is processed with a Likert scale and the learning achievement test is carried out by validation test and test feasibility test. Research results: (1) In cycle I (First) the average percentage of observations in the learning process (teacher respondents) is 65.63%, the average percentage of observations of student activity is 48.44%, the average learning outcomes count is 65.78 with a percentage of student completeness of 45.45% and this result has not reached the target that has been set, namely 70. (2) While in cycle II (two) the average percentage of observations in the learning process (teacher respondents) is 87.50%, the average percentage of observations of student activity is 81.25%, the average student learning outcomes is 81.36 which is categorized as good with a complete percentage of student learning outcomes of 100% and has reached the set target of 70. From the research findings above it can be concluded that by applying the Cooperative Script learning model to the Basic Competency Engineering Mechanics subject of Understanding Various Styles in Building Structures can improve student learning outcomes at SMK Negeri 1 Lotu.
Pengembangan Media Audio Visual pada Kompetensi Dasar Memahami Jenis-Jenis Alat Berat pada Pekerjaan konstruksi di SMK Negeri 1 Sitolu Ori Satulo Buulolo; Envilwan Berkat Harefa; Aprianus Telaumbanua; Arisman Telaumbanua
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.4281

Abstract

The purpose of this research is to develop audio visual media on basic competencies in understanding types of heavy equipment in construction work, which are valid, practical and effective. the type of research used is development research. The development model used is the Addie model, in this Addie model has five steps, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. However, this research was only carried out until the development stage. Implementation, and Evaluation. In the development of audio-visual media, it was validated by several experts, namely, material experts, media experts and language experts and then tested on individual trials, small group trials, field trials and conducting evaluations or assessments of students. Based on the results of the research, the audio-visual media developed has been tested to be very valid by material experts by 97%, media experts by 95% by language experts by 93%, furthermore, audio-visual media is also very practical to use by students with a practicality percentage of 95%. The module is also very effective in use with a completeness percentage of 90%. From the results of the research above, the audio visual media in the basic competencies of understanding types of heavy equipment in construction work at SMK Negeri 1 Sitolu Ori has met the hopes and objectives of the researchers.
Penerapan Model Pembelajaran Demonstrasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pasa Kompetensi Dasar Menerapakan Konsep Dan Aturan Jenis-Jenis Garis Pada Gambar Teknik Gulo, Sudieli; Harefa, Envilwan Berkat; Telaumbanua, Aprianus
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1 (2023): Educativo: Jurnal Pendidikan
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56248/educativo.v2i1.152

Abstract

Tujuan penelitian: (1) a. Untuk mendeskripsikan proses pembelajaran pada kompetensi dasar menerapkan konsep dan aturan jenis-jenis garis pada gambar teknik dengan menerapkan model pembelajaran demonstrasi, dan (2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa pada kompetensi dasar menerapkan konsep dan aturan jenis-jenis garis pada gambar teknik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Lotu dengan subjek penelitian siswa kelas X-KBK yang berjumlah 22 orang. Instrumen dalam penelitian ini yaitu lembar pengamatan proses pembelajaran (responden guru), lembar pengamatan keaktifan siswa, dokumentasi foto, dan tes hasil belajar. Dengan teknik analisis data yaitu lembar observasi diolah dengan skala Likert dan tes hasil belajar dilakukan uji validasi dan uji kelayakan tes. Hasil penelitian: (1) Pada siklus I (Pertama) rata-rata persentase pengamatan dalam proses pembelajaran (responden guru) yaitu 58,33%, rata–rata persentase pengamatan keaktifan siswa yaitu 74,89%, rata-rata hitung hasil belajar siswa yaitu 67,59 dan hasil ini belum mencapai target yang telah ditetapkan yaitu 70. (2) Sedangkan pada siklus II (dua) rata-rata persentase pengamatan dalam proses pembelajaran (responden guru) yaitu 87,49%, rata–rata persentase pengamatan keaktifan siswa yaitu 86,79%, rata-rata hitung hasil belajar siswa yaitu 85,09 yang dikategorikan baik dengan persentase ketuntasan hasil belajar siswa 100% dan telah mencapai target yang ditetapkan yaitu 70. Dari temuan penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Demonstrasi pada mata pelajaran Menggambar Teknik Kompetensi Dasar Menerapkan Konsep Dan Aturan Jenis-Jenis Garis Pada Gambar Teknik dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SMK Negeri 1 Lotu.
ANALISIS PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) OLEH MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN DI PRODI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FKIP UNIVERSITAS NIAS Harefa, Envilwan Berkat
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 Apr (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam perkuliahan di prodi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Nias. Penelitian ini dengan dilakukan dengan dengan mengkaji data pengamatan secara kualitatif dan kuantitatif, Berdasarkan hasil penelitian menemukan bahwa Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam perkuliahan di prodi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Nias memberikan kemudahan bagi pengguna (Perceived Ease of Use), dibuktikan dengan perolehan hasil persentase sebesar 15,01%. Hal yang sama juga termasuk pada Persepsi Kegunaan (Perceived Usefulness) sebesar 12,51%, Kualitas Sistem (System Quality) sebesar 14,97% dan Kualitas Informasi (Information Quality) sebesar 12,51%. Mahasiswa memberikan pernyataan setuju dalam Penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada perkuliahan di prodi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Nias, dibuktikan dengan tertinggi persentase sebesar 62,00 %. Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara efektif dalam proses belajar dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas perkuliahan di Prodi Pendidikan Teknik Bangunan.This study aims to analyze the use of Artificial Intelligence (AI) in lectures at the Building Engineering Education study program, FKIP, Nias University. This study was conducted by reviewing qualitative and quantitative observation data. Based on the results of the study, it was found that the use of Artificial Intelligence (AI) in lectures at the Building Engineering Education study program, FKIP, Nias University provides convenience for users (Perceived Ease of Use), as evidenced by the percentage of 15.01%. The same thing also includes the Perceived Usefulness of 12.51%, System Quality of 14.97% and Information Quality of 12.51%. Students gave a statement of agreement in the Use of Artificial Intelligence (AI) in lectures at the Building Engineering Education study program, FKIP, Nias University, as evidenced by the highest percentage of 62.00%. Effective use of Artificial Intelligence (AI) in the learning process can be a solution to improve the quality of lectures at the Building Engineering Education Study Program.
Pengembangan Modul Pembelajaran AutoCAD pada Mata Pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung di SMK Negeri 1 Lotu Dawolo, Manotona; Zebua, Yelisman; Telaumbanua, Arisman; Harefa, Envilwan Berkat
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 4 (2024): JUPIN November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.753

Abstract

Pada penelitian ini yang menjadi permasalahan utama yaitu belum ada sumber atau bahan ajar lain yang digunakan oleh guru untuk menunjang pembelajaran di kelas dan metode pembelajaran yang digunakan masih konvensional yaitu guru masih menggunakan metode ceramah dan hanya melakukan sedikit praktik dalam pelajaran. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4D (Four D Model) yang terdiri atas empat tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design) dan tahap pengembangan (develop). Sedangkan tahap penyebaran (disseminate) tidak dilakukan karena penelitian ini hanya sebatas uji kelayakan dan efektivitas media pembelajaran berupa modul. Berdasarkan hasil penilaian, penilaian ahli materi sebesar 91,4% dalam kategori layak, penilaian ahli bahasa sebesar 94,3% dalam kategori sangat layak, dan ahli media dan desain sebesar 96,6% dalam kategori sangat layak. Hasil penilaian siswa pada uji coba perorangan sebesar 52% dalam kategori cukup layak, hasil uji coba kelompok kecil sebesar 76% dengan kategori layak hasil uji coba lapangan sebesar 87,4% dalam kategori sangat layak. Hasil keefektifan sebesar 83 dengan kategori Efektif. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Modul Pembelajaran AutoCAD dinyatakan layak digunakan pada mata pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung
Penerapan Model Pembelajaran Team Quiz untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Konstruksi Kelas X-DPIB di SMK Negeri 1 Lotu Telaumbanua, Arnold Arman; Zebua, Yelisman; Telaumbanua, Arisman; Harefa, Envilwan Berkat
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 4 (2024): JUPIN November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.771

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti di SMK Negeri 1 Lotu Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara ditemukan beberapa hal yaitu rendahnya pemahaman peserta didik dalam penguasaan materi, sumber dan media pembelajaran masih sangat terbatas dan model pembelajaran belum optimal diterapkan pada kompetensi dasar memahami jenis-jenis alat berat pada pekerjaan konstruksi, peserta didik kurang aktif dan kurang termotifasi dalam kegiatan pembelajaran, guru lebih mendominasi kegiatan pembelajaran tanpa melibatkan aktivitas peserta didik. Hasil belajar siswa dalam belajar masih rendah, rata-rata belum mencapai standar KKM. Setelah melakukan kegiatan pembelajaran melalui model pembelajaran Team Quiz maka ada beberapa hasil pengamatan baik itu pada lembaran pengamatan aktivitas guru maupun lembaran pengamatani aktivitas siswa seperti diuraikan sebelumnya pada pokok pembahasan hasil observasi baik itu siklus I maupun siklus II. Akan tetapi setelah peneliti melakukan perbaikan-perbaikan pada siklus II ternyata proses pembelajaran berjalan baik dan memenuhi target yang diharapkan serta hasil belajar siswa meningkat sehingga jawaban umum atas permasalahan pokok adalah «Ada peningkatan hasil belajar siswa dalam Kompetensi Dasar Memahami Jenis-Jenis Alat Berat Pada Pekerjaan Konstruksi melalui penerapan model pembelajaran Team Quiz». Hal ini berdasarkan pengolahan data persentase deskripsi kemajuan belajar siswa pada siklus I dengan jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 4 orang dengan persentase ketuntasan 40%, meningkat pada siklus II dimana siswa yang tuntas belajar mencapai 15 orang atau 100%. Dan berdasarkan persentase tingkat ketuntasan belajar siswa minimum yaitu 70% maka pada siklus II ini persentase ketuntasan belajar siswa memenuhi target.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa pada Materi Tahapan Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dawolo, Yuliman; Zebua, Yelisman; Telaumbanua, Arisman; Harefa, Envilwan Berkat
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 1 (2025): JUPIN Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.761

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh model Pembelajaran Kooperatif yang diterapkan dalam proses pembelajaran belum sepenuhnya diimplementasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penerapan model pembelajaran Kooperatif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa pada materi tahapan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja di SMK Negeri 1 Lotu di kelas XI-DPIB. Penelitian metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif merupakan metode-metode untuk menguji teori – teori tertentu dengan mengetahui antar variabel. Variabel – variabel ini diukur, biasanya dengan instrumen – instrumen penelitian, sehingga data yang terdiri dari angka –angka dapat dianalisis berdasarkan prosedur – prosedur statistik. Hasil penelitian ini menujukan bahwa terdapat pengaruh penerapan model Kooperatif terhadap peningkatan motivasi bela-jar siswa. Berdasarkan hasil uji regresi linear sederhana diperoleh persamaan regresi sederhana Y = 17,245 + 0,755X, hal ini dapat diartikan semakin diterapkan model Kooperatif semakin naik nilai dari siswa. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung = 4,813> ttabel = 2,179, atau dapat dilihat dari nilai sig = 0,001> 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho akan ditolak sedangkan Ha akan diterima jadi dalam penelitian ini terdapat pengaruh positif dan signifikan model Kooperatif terhadap peningkatan mo-tivasi belajar siswa di kelas XI-DPIB di SMK Negeri 1 Lotu pada materi keselamatan dan kesehatan kerja dengan sumbangan koefisien determinasi sebesar 69,8%.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Jenis Konstruksi Jembatan Telaumbanua, Marselinus Febri Yanto; Zebua, Yelisman; Telaumbanua, Aprianus; Harefa, Envilwan Berkat
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 1 (2025): JUPIN Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.763

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penggunaan model pembelajaran sehingga menurunnya ketermpilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap Keterampilan berpikir kritis siswa pada materi Jenis Konstruksi Jembatan. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Lotu Kabupaten Nias Utara pada bulan Juli sampai dengan Agustus tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode Pre Eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 15 siswa dengan sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas XI-DPIB SMK Negeri 1 Lotu sebanyak 15 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah sampling total. Instrumen yang digunakan adalah soal tes yang telah valid. Pengujian hipotesis menggunakan uji independent T-test. Hasil dari penelitian didapat nilai dari rata-rata tes awal keterampilan berpikir kritis siswa sebesar 42.40. sedangkan nilai rata-rata pada tes akhir keterampilan berpikir kritis siswa sebesar 72.00. berdasarkan hasil pengolahan data statistik uji idependent t-test yang telah dilakukan menggunakan program SPSS 17.0 For Windows didapatkan nilai dari t hitung sebesar 2.556 dengan t tabel sebesar 1.753 taraf signifikan 95% atau 0,05. Sehingga menunjukan bahwa hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil analisis data disimpulkan bahwa “Terdapat Pengaruh Positif Dan Signifikan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa”.
Pengaruh Sarana Dan Prasarana Terhadap Hasil Belajar Siswa Gea, Lisda; Harefa, Envilwan Berkat
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v8i2.3564

Abstract

Education is a learning process that aims to develop individual potential optimally, including aspects of knowledge, skills, attitudes and moral values. The success of the educational process is greatly influenced by the availability of facilities and infrastructure, both in schools and universities. Facilities and infrastructure are the main components that support learning activities. The absence of these facilities can hinder the learning process, which ultimately affects student learning outcomes. This research aims to analyze the influence of facilities and infrastructure on student learning outcomes at SMK Negeri 1 Lotu. The research method uses a quantitative approach with a descriptive design. The research subjects were 21 class XII students of the Department of Design, Modeling and Building Information (DPIB). Data was obtained through questionnaires for facilities and infrastructure variables, as well as documentation for learning outcome variables. The data analysis technique uses a simple linear regression formula. The research results show that there is a positive and significant influence between facilities and infrastructure on student learning outcomes. The simple regression equation obtained is Ŷ = 48.329 + 0.425X, meaning that every increase in one unit of facilities and infrastructure increases learning outcomes by 0.425 points. Hypothesis test (tcount = 2.744>ttable=2.074tcount = 2.744 > ttable = 2.074tcount=2.744>ttable=2.074) with a significant value of 0.013 (<0.05) indicating the alternative hypothesis is accepted. The contribution of facilities and infrastructure to student learning outcomes is 28.4%. In conclusion, facilities and infrastructure play an important role in student learning outcomes, but other factors such as teaching quality, motivation and learning environment also need to be considered to achieve optimal learning outcomes.
Analisis Kemampuan Literasi Digital Mahasiswa Harefa, Envilwan Berkat
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1360

Abstract

Pemahaman tentang pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, mencari dan mengolah informasi dari berbagai sumber digital dan keterampilan berpikir kritis dalam mengevaluasi tentang digitalisasi menjadi bagian penting dari literasi digital. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan proses pembelajaran dari tatap muka langsung menjadi pembelajaran daring yang memerlukan kemampuan literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan literasi digital mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nias tahun akademik 2024/2025. Semua data dikumpulkan dengan menggunakan angket kemampuan literasi digital. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden “Sangat Baik” dalam semua aspek literasi digital. Berdasarkan hasil perhitungan nilai pada semua dimensi dan indikator literasi digital di atas, diperoleh data bahwa nilai tertinggi pada penilaian kemampuan literasi digital mahasiswa berada pada aspek E-Safety. Berdasarkan hasil analisis data, maka disimpulkan bahwa kemampuan literasi digital mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nias berada pada kategori “Sangat Baik”.