Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kemampuan Literasi Digital Dengan Pemanfaatan E-Library Siswa SMA Negeri 1 Bukittinggi Muhammad Marzuki; Yona Primadesi
Journal of Creative Student Research Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Journal of Creative Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsrpolitama.v2i1.3529

Abstract

This research aims to describe how e-libraries benefit from digital literacy. This research uses quantitative research with descriptive methods. The population in this study were students of SMA Negeri 1 Bukittinggi with a sample of 93 respondents. The sampling technique in this research used random sampling technique. The instrument of this research is a questionnaire as the main data. Apart from that, data collection techniques are carried out through observation and documentation. To find out the correlation value between variable X and variable Y, the Product Moment correlation formula from Karl Pearson is used with the help of the SPSS application program. The results of this research show firstly, students of SMAN 1 Bukittnggi use E-library to search for reference materials. Second, students of SMAN 1 Bukittnggi understand how to use the E-library by utilizing the features provided by the E-library. Third, students of SMAN 1 Bukittnggi utilize the features provided by the E-library to search for information. Fourth, all types of information available on the E-library can be accessed freely by students of SMAN 1 Bukittnggi. The correlation test uses the Pearson formula with the help of the SPSS version 23 application program, which produces a correlation coefficient of 0.323. So it can be concluded that the correlation value of digital literacy skills with students' use of e-libraries is in the medium category. Hypothesis testing results show Fcount > Ftable, which means the alternative hypothesis Ha is accepted while H0 is rejected. So from this analysis it can be concluded that there is a significant relationship between digital literacy skills (variable X) and the use of e-libraries (variable Y) by students at SMA Negeri 1 Bukittinggi. Based on testing the coefficient of determination through a simple linear regression test, it has a value of 10.5%, this shows that the influence of digital literacy skills on e-library use is 10.5% and the remaining 89.5% is influenced by other factors.
Censorship Dalam Ekosistem Perbukuan Di Kota Padang M. Irfan Fadli; Yona Primadesi
Journal of Creative Student Research Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Journal of Creative Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsrpolitama.v2i1.3538

Abstract

This research aims to describe sensors in the book ecosystem in Padang City. This research is qualitative research with descriptive methods. The technique for determining informants is purposive sampling, namely a method of identifying informants with certain considerations. Data collection techniques were carried out using observation, interviews and documentation methods. This research uses data dependability. The results of this research show that (1) forms of censorship practices in Padang City. In this research it was found that there were 3 forms of censorship practices carried out, namely; Costitutive censorship, regulative censorship, independent censorship. (2) the influence of censorship in the book ecosystem in the city of Padang. In this research, it was found that writers, illustrators, publishers and bookstores believe that the practice of censorship (censorship) can reduce the intelligence of the people of a nation because they are always surrounded by fear in producing books.
Aksesibilitas dan Efisiensi Melalui Implementasi Perpustakaan Digital di SMK Negeri 2 Padang Panjang, Sumatera Barat Jeihan Nabila; Yona Primadesi; Desriyeni
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i2.10526

Abstract

Permasalahan utama dalam pembelajaran di SMKN 2 Padang Panjang adalah rendahnya minat baca dan akses yang terbatas terhadap bahan ajar berbasis digital, yang menghambat efektivitas pembelajaran siswa. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan implementasi aplikasi kubuku, sebuah platform perpustakaan digital yang menyediakan akses bahan ajar dan literasi secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas aplikasi Kubuku dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan siswa melalui program Pelatihan Kepada Masyarakat (PKM). Metode penelitian ini mencakup lima tahapan utama, yaitu (1) identifikasi kebutuhan peserta melalui survei awal, (2) penyusunan materi pelatihan berbasis aplikasi Kubuku, (3) pelaksanaan pelatihan penggunaan aplikasi Kubuku, (4) pemberian pre-test untuk mengukur kemampuan awal peserta, dan (5) pemberian post-test untuk mengevaluasi hasil belajar setelah pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai post-test dibandingkan pre-test. Temuan ini mengindikasikan bahwa aplikasi Kubuku efektif dalam mendukung pembelajaran berbasis digital. Namun, terdapat kelemahan, seperti variasi peningkatan antar peserta, yang menunjukkan perlunya penyesuaian metode pembelajaran untuk meningkatkan inklusivitas. Kesimpulannya, penerapan aplikasi Kubuku memberikan dampak positif dalam meningkatkan akses literasi digital dan kompetensi siswa, serta dapat dioptimalkan lebih lanjut untuk keberlanjutan program.
HUBUNGAN LITERASI INFORMASI DENGAN GAYA HIDUP SEHAT DI KALANGAN MAHASISWA PERPUSTAKAAN DAN ILMU INFORMASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG Aprilia, Windyani; Primadesi, Yona
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.44559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan literasi informasi dengan gaya hidup sehat mahasiswa Perpustakaan dan Ilmu Informasi Universitas Negeri Padang. Literasi informasi diukur berdasarkan kerangka The Six Frames for Information Literacy Education, sementara gaya hidup sehat dianalisis menggunakan instrumen Health-Promoting Lifestyle Profile (HPLP) II. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan objek kajian mahasiswa Perpustakaan dan Ilmu Informasi Universitas Negeri Padang angkatan 2021, 2022, dan 2023 yang telah mengambil mata kuliah literasi informasi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert 4-poin. Hasil penelitian menunjukkan tingkat literasi informasi mahasiswa berada pada kategori sedang, demikian pula dengan gaya hidup sehat yang juga berada pada kategori sedang. Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,597 (p < 0,001) pada taraf signifikansi 0,01 (2-tailed). Nilai R-square (R²) sebesar 0,356 mengindikasikan bahwa sekitar 35,6% variasi dalam gaya hidup sehat dapat dijelaskan oleh literasi informasi, sementara 64,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kemampuan literasi informasi dapat menjadi salah satu strategi dalam mendorong gaya hidup sehat di kalangan mahasiswa, serta merekomendasikan pengintegrasian literasi informasi kesehatan dalam kurikulum pendidikan tinggi.
KUALITAS LAYANAN SIRKULASI MANDIRI DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI SUMATERA BARAT Ningsih, Ratih Destrina; Primadesi, Yona
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.45161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui kualitas layanan sirkulasi mandiri di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatra Barat. Menggunakan teori wijaya 2011 dengan metode Servqual dirancang untuk mengukur kualitas layanan berdasarkan perbandingan antara ekspektasi pemustaka dan realitas pengalaman layanan yang mereka terima. Dengan menggunakan lima indikator. Indikator ini mencakup bukti fisik (tangible) dapat digunakan untuk menilai kondisi fisik kotak pengembalian dan fasilitas lainnya, keandalan (reliability) dan daya tanggap (responsiveness) dapat membantu mengevaluasi kecepatan dan ketepatan proses pengembalian buku, dimensi jaminan (assurance) memberikan gambaran tentang jaminan keamanan koleksi yang dikembalikan, dimensi kepedulian (emphaty) kemampuan untuk memahami kebutuhan dan harapan pemustaka serta memberikan perhatian yang sesuai terhadap pencalaman mereka. Penelitian dilakukan dengan metode survei dengan jenis penelitian kuantitatif. Varibel dalam penelitian ini yaitu kualitas layanan. Populasi penelitian ini berjumlah  199 orang. Sampel berjumlah 115 orang responden pemustaka di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat yang menggunakan layanan sirkulasi mandiri. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berupa google form. Berdasarkan hasil penelitian , diketahui bahwa bukti fisik (tangibles) telah memenuhi kebutuhan mereka memiliki skor rata-rata yang tinggi, yaitu 3,71. Keandalan (reliability) memiliki skor rata-rata yang tinggi yaitu, 3,91. Daya tanggap (responsivenenes) memiliki skor rata-rata yang baik, yaitu 3,77. Jaminan (assurance) memiliki skor rata-rata yang baik, yaitu 3,79. Kepedulian (empathy) berada pada kategori baik dengan perolehan skor rata-rata 3,75.
Kemas Ulang Informasi Ragam Alat Musik Tradisional Minangkabau sebagai Koleksi Perpustakaan Sekolah (Studi Kasus di SD Negeri 33 Rawang Barat, Padang) Puti Anjani, Della; Primadesi, Yona
Scinary Vol. 3 No. 3 (2025): Scinary: Science of Information and Library
Publisher : Departemen Informasi Perpustakaan dan Kearasipan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scinary.v3i3.136

Abstract

The writing of this article is motivated by the absence of a collection on traditional musical instruments in the library of SD Negeri 33 Rawang Barat, Padang City. This project aims to describe: (1) the process of creating an information repackaging of various Minangkabau traditional musical instruments as a library collection for SD Negeri 33 Rawang Barat; and (2) the trial results of the information repackaging of various Minangkabau traditional musical instruments as a library collection for SD Negeri 33 Rawang Barat. This final project was carried out using a descriptive method, with data collection techniques through interviews, observation, and literature study. Based on the completion of this final project, the following results were obtained. First, the creation of the information repackaging can be carried out in six stages: (1) determining the knowledge or specific topic based on the target users; (2) identifying users’ needs through interviews, questionnaires, or observation; (3) selecting a packaging format that suits the users’ needs and interests; and (4) determining the channel for information dissemination. Second, the trial of the information repackaging product as a school library collection was conducted using trial questionnaires divided into two parts: (1) the information aspect trial questionnaire obtained a score of 100% with an “Excellent” rating (A); and (2) the physical aspect trial questionnaire obtained a score of 95.83% with an “Excellent” rating (A). Overall, the final result shows that the appearance of the information repackaging about various Minangkabau traditional musical instruments in the library of SD Negeri 33 Rawang Barat, Padang has been successfully implemented with excellent results.
Penyusunan Program Literasi Tematik Sebagai Strategi Pengenalan Keparlemenan Untuk Anak Kelas Tinggi Di Perpustakaan Parlemen Jelisa, Tirilla; Primadesi, Yona
Scinary Vol. 3 No. 3 (2025): Scinary: Science of Information and Library
Publisher : Departemen Informasi Perpustakaan dan Kearasipan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scinary.v3i3.137

Abstract

This research aims to design a Thematic Literacy Program as a strategy to introduce parliamentary concepts to young children at the Indonesian House of Representatives (DPR RI) Library, addressing the challenges of incidental, unstructured, and non-parliament-specific literacy visit materials. The program seeks to enhance basic literacy while systematically and interactively introducing parliamentary concepts. The Backward Design method was employed, involving: (1) identifying learning outcomes, (2) determining assessment evidence, and (3) designing interactive activities such as storytelling and role-playing. Additionally, the Design Thinking approach was used to develop an educational game, Gigih si Garuda: Adventure in the World of Parliament, through empathize, define, ideate, prototype, and test stages. Results from a limited trial on May 7, 2025, and community testing showed positive responses to the game’s design and mechanics, proving its effectiveness as a national education tool, reinforcing the library’s role as a democratic knowledge hub.
Program Storytelling untuk Menumbuhkan Kecintaan pada Laut di Perpustakaan Archivelago Kementerian Kelautan dan Perikanan. Janne Azzahra, Edgina; Primadesi, Yona
Scinary Vol. 3 No. 3 (2025): Scinary: Science of Information and Library
Publisher : Departemen Informasi Perpustakaan dan Kearasipan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scinary.v3i3.139

Abstract

Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyusunan panduan program bercerita guna menumbuhkan kecintaan laut pada anak di Perpustakaan Archivelago Kementerian Kelautan dan Perikanan. Metode penulisan yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu mendeskripsikan suatu objek terkait tempat dan kondisi. Metode pengembangan produk yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri atas 5 tahapan yaitu: Analisis ( Analysis ), Desain ( Design ), Pengembangan ( Development ), Implementasi ( Implementasi ), dan Evaluasi ( Evaluate ). Namun tahapan yang digunakan hanya sampai pada tahapan implementasi karena tahapan evaluasi berada di luar tanggung jawab penulis. Berdasarkan penulisan tugas akhir yang telah dilakukan, dapat disimpulkan tahapan pembuatan program storytelling untuk menumbuhkan kecintaan pada laut di Perpustakaan Archivelago Kementerian Kelautan dan Perikanan bagian menjadi empat tahapan menyesuaikan metode ADDIE yang digunakan. Tahapan pertama, analisis dengan mengidentifikasi penyebab, penentuan tema, dan pra-perencanaan program storytelling agar tujuan dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Tahapan kedua, desain produk dengan menentukan media yang digunakan serta penjabaran tahapan pembuatan produk Program Storytelling untuk Menumbuhkan Kecintaan pada Laut di Perpustakaan Archivelago Kementerian Kelautan dan Perikanan. Adapun tahapan pembuatan produk yaitu (1) pengumpulan bahan; (2) mendesain buku Program Storytelling untuk Menumbuhkan Kecintaan Laut di Perpustakaan Archivelago Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tahapan ketiga, pengembangan produk dengan melibatkan pendapat validator. Validasi dinilai dari dua aspek yaitu aspek informasi produk dan aspek desain produk. Setelah dilakukan penyempurnaan melalui pendapat validator, produk dinyatakan sangat layak untuk digunakan di Perpustakaan Archivelago Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tahapan Keempat, presentasi dan pengimplementasian produk di Perpustakaan Archivelago Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Library As Learning Commons: Studi Kasus di Dinas Perpustakaan Dan Arsip Daerah D.I.Yogyakarta Zikra M, Ramdhana; Primadesi, Yona
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik pembelajaran commons di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Yogyakarta. Konsep dari pembelajaran bersama mendorong perpustakaan menjadi lebih interaktif, ruang kolaboratif dan berpusat pada pengguna. Metode yang digunakan adalah kualitatif penelitian dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data adalah dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Yogyakarta telah menerapkan praktik learning commons dalam memberikan layanan dan fasilitas yang mendukung proses pembelajaran penggunanya. Namun, ada beberapa aspek yang masih perlu ditingkatkan seperti peningkatan kolaborasi dengan pemangku kepentingan lain dan mengembangkan program-program yang ada lebih berorientasi pada kebutuhan pengguna.
Strategi Perbaikan Koleksi Buku di Perpustakaan Pengadilan Negeri Padang Kelas IA dengan Dukungan Sisfo Pratama, Alif Putra; Wulandari, Hutri Elsya; Khairani, Mifta; Primadesi, Yona
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan Kelas lA Pengadilan Negeri Padang merupakan salah satu perpustakaan yang menyediakan informasi hukum yang akurat dan terkini. Namun, perpustakaan mengalami masalah dalam koleksi bukunya. Di antaranya adalah kurangnya variasi dan jumlah buku yang relevan serta terbatasnya pemanfaatan teknologi informasi untuk diakses oleh masyarakat umum. Hal ini mengakibatkan berbagai kesulitan dalam menggunakan dan mengakses informasi tentang proses peradilan. Oleh karena itu, perlu disusun strategi peningkatan koleksi buku di perpustakaan Pengadilan Negeri Padang kelas lA dengan Sistem Informasi modern untuk meningkatkan efisiensi pelayanan perpustakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pilihan praktis dalam pengembangan perpustakaan agar kebutuhan informasi hukum terpenuhi secara optimal. Dengan demikian, penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan perpustakaan Kelas lA Pengadilan Negeri Padang dan meningkatkan kualitas layanan informasi hukum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah proses penelitian yang bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang fenomena manusia atau sosial yang dapat dijelaskan dengan kata-kata. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan studi literatur atau studi literatur yang melibatkan analisis jurnal, buku, tesis dan sebagainya. Selanjutnya, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan.