Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Fraud Triangle terhadap Indikasi Korupsi pada Ketua Ombudsman Republik Indonesia sebagai Pimpinan Lembaga Pengawas Negara Independen Olivia Lovina Hermanto; Trifena Hanayomi Sutanto; Naila Syifa Azahra; Safira Permata Kristia Putri; Tries Ellia Sandari
JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jmbe-itb.v4i3.4334

Abstract

Corruption committed by the leader of an independent state oversight institution represents a paradox that fundamentally undermines the legitimacy of government governance. This study examines the case of Hery Susanto, Chairman of the Ombudsman of the Republic of Indonesia, who was designated as a corruption suspect by the Attorney General's Office on April 16, 2026—merely six days after his inauguration—in connection with alleged bribery of Rp1.5 billion from PT Toshida Sulawesi Hijau Indonesia involving the management of Non-Tax State Revenue (PNBP) in the nickel mining sector for the period 2013–2025. This study aims to analyze the manifestation of the three elements of the Fraud Triangle—pressure, opportunity, and rationalization—within this case, and to formulate systemic implications for corruption prevention in independent state institutions. Employing a normative-empirical legal research approach with a case study method, data were collected through documentation and qualitative content analysis of legal documents, official press releases from the Attorney General's Office, and verified media reports. The findings reveal that pressure stemmed from financial motivation and career ambition; opportunity arose from weak internal oversight mechanisms, the perpetrator's strategic position, and regulatory gaps in Law Number 37 of 2008; while rationalization manifested through cognitive justification that framed the receipt of compensation as a reasonable reward for services rendered. This study contributes to the literature on forensic accounting and corruption criminology, while recommending the establishment of an independent Ombudsman Supervisory Board and the strengthening of a digital-based early detection system.
Peran Akuntansi Forensik dalam Mencegah dan Mengidentifikasi Fraud Transaksi Digital pada Platform Shopee Indonesia Miqdamuntaqo Ferdiansa; Alvino Oktavierdinand Sodikin; Ananda Rini Widya Martani; Sarah; Tries Ellia Sandari
Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Vol. 5 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Penelitian Mahasiswa
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/populer.v5i1.4311

Abstract

This study examines the role of forensic accounting in preventing and identifying digital transaction fraud on the Shopee Indonesia platform. The rapid growth of e‑commerce has increased the risk of digital fraud, including discount manipulation, account takeover, phantom sellers, and refund fraud. In this context, the research adopts a qualitative case‑study approach, using in‑depth interviews with accounting practitioners, internal Shopee documents from 2022–2025, and related literature from Scopus, Google Scholar, and regulatory institutions. Thematic analysis with NVivo reveals that forensic accounting plays a strategic role both preventively and detective‑ly. In the preventive dimension, the integration of data analytics, machine learning, and artificial intelligence enables the development of an early‑warning system to detect suspicious transaction patterns in real time. In the detective phase, forensic accounting supports the tracing of digital audit trails, reconstruction of event timelines, identification of perpetrators, and accurate estimation of financial losses. The findings emphasize that the effectiveness of forensic accounting largely depends on auditors’ competence and experience, as well as the synergy between digital forensic technology and professional judgment. These results contribute conceptually to strengthening fraud‑risk management in the e‑commerce ecosystem, particularly by informing internal policies, digital literacy programs, and the integration of forensic accounting into Shopee Indonesia’s governance framework.
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DISCLOSURE TERHADAP RETURN SAHAM DENGAN KINERJA KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (STUDI PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN PRODUKSI MINYAK & GAS BUMI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2017-2021) Erika Lestarianti; Tries Ellia Sandari
Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Riset ilmu Akutansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurnalrisetilmuakuntansi.v2i1.195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh good corporate governance dan corporate social responsibility disclosure terhadap return saham dengan kinerja keuangan sebagai variabel mediasi (studi pada perusahaan pertambangan produksi minyak & gas bumi yang terdaftar di bursa efek indonesia pada tahun 2017-2021). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang diperoleh dari website IDX. Sampel yang diteliti sebanyak 6 perusahaan pertambangan produksi minya & gas bumi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan software PLS (Partial Least Square) 4.0. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa good corporate governance dan corporate social responsibility disclosure tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Namun good corporate governance memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan.
Analisis Penerapan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Persediaan Barang Dagang Pada PT Javas Tripta Mandala Surabaya Kevin Rachael Fahreza; Tries Ellia Sandari
Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Riset ilmu Akutansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurnalrisetilmuakuntansi.v2i1.197

Abstract

PT. Javas Tripta Mandala Surabaya menjadi lokasi penelitian dilakukan. Kepatuhan yang ketat terhadap aturan dan prosedur untuk manajemen inventaris diperlukan sebelum distribusi produk herbal. Jika kontrol diterapkan dengan cara yang konsisten dengan kerangka kerja COSO, maka tindakan tersebut dianggap sebagai kontrol internal yang efektif (Komite Organisasi Sponsor). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengendalian internal yang ada di PT. Java Tripta Mandala Surabaya. Penelitian ini merupakan studi kasus dalam penelitian deskriptif yang dilakukan di PT. Java Tripta Mandala Surabaya. Studi ini berfokus terutama pada manajemen internal persediaan barang di organisasi. Menurut temuan penelitian, tampaknya belum beroperasi seefektif dan seefisien mungkin, terlepas dari upaya terbaik dari semua orang yang terlibat. Kerangka kerja COSO telah digunakan sebagai landasan prinsip-prinsip pengendalian internal perusahaan. Meskipun demikian, masih ada ruang untuk perbaikan dalam pendekatan penilaian dan pemantauan risiko perusahaan.
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KEUANGAN DENGAN METODE RISK PROFILE, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, EARNING DAN CAPITAL (RGEC) PADA BANK PEMBANGUNAN DAERAH DI PULAU JAWA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017 – 2021 Kharisma Ade Putri; Tries Ellia Sandari
Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Riset ilmu Akutansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurnalrisetilmuakuntansi.v2i1.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian dan perbandingan tingkat kesehatan Bank Pembangunan Daerah di Pulau Jawa ditinjau dari aspek Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning dan Capital (RGEC) tahun 2017-2021. Bank Pembangunan Daerah di Pulau Jawa terdiri dari Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Bank Pembangunan Daerah DIY, Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dan Bank Pembangunan Daerah DKI. Metode yang digunakan dalam menganalisis tingkat kesehatan suatu bank adalah dengan menggunakan metode Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings and Capital (RGEC). Karena tingkat kesehatan bank sangat penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap perbankan. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa selama periode 2017-2021 kinerja keuangan kelima Bank Pembangunan Daerah yang terdaftar di Pulau Jawa termasuk dalam kategori baik karena memenuhi ketentuan batas rasio yang ditetapkan oleh regulator, baik Bank Indonesia (BI) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pengaruh Good Corporate Governance Dan Struktur Modal Terhadap Kinerja Keuangan Virda Susanti; Tries Ellia Sandari
Akuntansi Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Riset Ilmu Akuntansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/akuntansi.v2i3.292

Abstract

This study aims to determine the effect of good corporate governance and capital structure on the financial performance of healthcare sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2021. This study uses a quantitative approach with secondary data sources obtained from company financial reports through the IDX and IDN financials websites. The sample used was 8 companies in the healthcare sector using a purposive sampling method. The data analysis technique used SPSS 22 software. Based on the results of the study, it was shown that partially the board of directors indicators with a sig value of 0.503 > 0.05, t-count -0.677 and the board of directors was 0.389 > 0.05, t-count 0.389 had no effect on financial performance (ROA), while the audit committee indicator with a sig value of 0.007 <0.05, t-count -2.868 has an effect on ROA. Capital structure variable with DAR indicator with sig value of 0.324 > 0.05, t-count -1.002 and DER of 0.179 > 0.05, t-count 1.371 had no effect on financial performance (ROA). Simultaneously with a value of 0.016 <0.05, f-count 3.258 the variable good corporate governance and capital structure affect financial performance.
Pengaruh Struktur Modal Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Infrastruktur Sub Sektor Telekomunikasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2017-2021 Gladistya Gitasya Anjani; Tries Ellia Sandari
Akuntansi Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Riset Ilmu Akuntansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/akuntansi.v2i3.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas dan Likuiditas Terhadap Nilai Perushaaan Sub Sektor Telekomunikasi yang terdaftar di BEI periode tahun 2017-2021. Data yang digunakan pada penelitian adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel dengan teknik Purpose Sampling. Uji analisis yang digunakan adalah uji analisis deskriptif, uji analisis klasik, analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis. Pengujian penelitian menggunakan SPSS 22. Berdasarkan hasil Uji Hipotesis menggunakan Koefisien Determinan (R²) yang ditunjukan pada hasil Adjusted R Square sebesar 95%. Uji Parsial (uji t) memiki nilai signifikansi pada variabel Struktur Modal (DAR 0,023<0,05 dan DER 0,046<0,05) dan Profitabilitas (ROA 0,001<0,05 dan ROE 0,004<0,05) maka disimpulkan bahwa variabel Struktur Modal dan Profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil Uji satistik F memiliki nilai signifikasi 0,000 < 0,05. Dan F-hitung lebih besar dari F-tabel yaitu, 133,449>2,51. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan variabel independen Struktur Modal dan Profitabilitas berpengaruh secara simultan terhadap variabel dependen Nilai Perusahaan subsektor Telekomunikasi.