Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Kesiapan Menghadapi Bencana (Studi Deskriftif Kualitatif Murni Teguh Memorial Hospital) Tahun 2024 Aruna Ragini; Otniel Ketaren; Mido Ester J. Sitorus; Kesaktian Manurung; Janno Sinaga
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.421

Abstract

Bencana merupakan salah satu kasus paling sulit bagi institusi kesehatan yang dapat mengganggu fungsi layanan kesehatan. Rencana penanggulangan bencana sangat penting dalam memastikan kesiapsiagaan dan respon rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapsiagaan Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH) dalam menghadapi bencana. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriftif kualitatif. Teknik dengan wawancara mendalam kepada 10 orang informan, observasi lapangan dengan menggunakan Hospital Safety Index (HSI) dan telaah dokumen kesiapan bencana. Murni Teguh Memorial Hospital memiliki indeks kesiapsiagaan tinggi (0,72; Overall A), menandakan siap memberikan pelayanan saat darurat. Analisis kualitatif menunjukkan kesiapan menghadapi bahaya internal baik, namun kesiapan penanganan bahaya eksternal perlu ditingkatkan. Kesiapan struktural dan non-struktural baik, tetapi perlu evaluasi berkala. Manajemen pengelolaan kondisi darurat dan bencana sudah dipersiapkan dengan baik, tetapi regulasi transportasi evakuasi pasien, pengantaran maupun penjemputan tenaga medis, distribusi obat-obatan dan peralatan medis saat bencana belum tertulis. Tim Siaga Bencana dan koordinasi eksternal ada, namun Memorandum of Understanding (MOU) dengan lembaga-lembaga seperti Damkar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepolisian belum tersedia. Pengetahuan staf baik, tetapi materi pelatihan kurang variatif dan spesifik tentang penanganan bencana eksternal. Beberapa dokumen kesiapan bencana belum sesuai dengan Pedoman Rumah Sakit Aman Bencana Kemenkes 2024. Murni Teguh Memorial Hospital memiliki kesiapsiagaan tinggi (HSI 0,72 – Overall A) dan dinilai mampu menghadapi kondisi darurat, namun masih terdapat kekurangan pada kesiapan menghadapi bencana eksternal, belum adanya MOU dengan instansi terkait, regulasi teknis evakuasi dan distribusi logistik belum tertulis, serta beberapa dokumen belum sesuai Pedoman RS Aman Bencana Kemenkes 2024
Surgical Safety Checklist Completeness and Risk Factors for Surgical Site Infection in Panyabungan Regional Hospital Rizki Fauzan Ghali Nasution; Donal Nababan; Frida Lina Tarigan; Kesaktian Manurung; Janno Sinaga
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.57387

Abstract

ABSTRACT Surgical site infection (SSI) is a major postoperative complication that increases morbidity, mortality, and healthcare burden. The implementation of the Surgical safety Checklist (SSC) is considered a key preventive strategy, yet its effectiveness remains debated. This study aimed to analyze the association between SSC completeness and SSI, as well as other clinical factors, among surgical patients at RSUD Panyabungan. A cross-sectional design was applied with total sampling of 873 surgical patients from January to April 2025. Data were obtained from medical records and analyzed using multivariate logistic regression. The incidence of SSI was 5.6%. Compliance with SSC was relatively high: Sign In 79.4%, Time Out 80.6%, and Sign Out 80.3%. Bivariate analysis revealed that incomplete SSC in all phases was significantly associated with increased SSI risk (crude OR 6–19; p<0.001). Additional factors such as ≥2 comorbidities (OR 7.02; p<0.001), and emergency surgery (OR 2.99; p=0.006) were also associated with SSI. In the final logistic regression model, independent predictors of SSI were: complete Sign In as a strong protective factor (AOR=0.057; 95% CI: 0.027–0.120; p<0.001), ≥1 comorbidity (AOR=3.075; 95% CI: 1.803–5.246; p<0.001), and emergency surgery compared to elective procedures (AOR=4.274; 95% CI: 1.612–11.335; p=0.003). This study highlights the strong association between Sign In completeness and lower SSI risk, and emphasizes the need for optimizing perioperative management among patients with comorbidities and those undergoing emergency surgery. Keywords: Surgical safety checklist; Surgical site infection; compliance; comorbidity; emergency surgery;
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatanm Dengan Kepuasan Pasien Di Upt Puskesmas Bestari Kota Medan Tahun 2024 Elvi Andriany Simbolon; Kesaktian Manurung; Janno Sinaga; Donal Nababan; Frida Lina Tarigan
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v9i1.1593

Abstract

Health is one of the basic needs of society which is very important in supporting daily activities. As people's living standards increase, so do people's needs, hopes and demands for quality health. This situation requires health service providers such as hospitals to improve the quality of services better and provide satisfaction for consumers as users of health services. The problem formulation in this research is "Evaluation of the Relationship between Health Service Quality and Patient Satisfaction at UPT. Puskesmas Bestari, Medan City in 2024." The general objective of this research is to evaluate the relationship between the quality of health services and patient satisfaction. This type of research is observational analytics with a crosssectional design, namely research to study the dynamics of the correlation between risk factors and effects, using an approach, observational method, or data collection. This research was carried out from October 2024 to February 2025. The samples in this study were patients who came for treatment at UPT. Puskesmas Bestari in Medan City and received health services for 96 people. the majority of respondents in this study were in the age range of 36 - 40 years, 35.4%. The majority of respondents were women, namely 58.3%. Based on education level, the majority of respondents had a high school/equivalent education, 51.0%. Meanwhile, from the work aspect, the majority of respondents worked as employees or laborers with a total of 47.9%. Respondents who were satisfied were 66.7%, while respondents who were dissatisfied were 33.3%. Based on the results of research conducted at UPT Puskesmas Bestari, it can be concluded that: There is a relationship between the quality of health services from the dimension of responsiveness and patient satisfaction. There is a relationship between the quality of health services from the quality assurance dimension and patient satisfaction. There is a relationship between the quality of health services from the tangible facilities and patient satisfaction dimensions. There is a relationship between the quality of health services from the dimension of concern (empathy) and patient satisfaction. There is a relationship between the quality of health services from the reliability dimension and patient satisfaction at UPT. Puskesmas Bestari, Medan City in 2024
Pengaruh Media Video Animasi dan Leaflets Terhadap Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Tentang Pemeliharaan Kesehatan Saat Banjir di Kelurahan Rawamakmur Yeni Efrilia Indrianti Tanjung; Frida Lina Tarigan; Mindo Tua Siagian; Kesaktian Manurung; Janno Sinaga
Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Vol.8 No.1 (2026) : Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) - IN PRESS
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkmm.v8i1.22999

Abstract

Latar belakang: Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kota Bengkulu mengatakan bahwa terdapat 24 lokasi terendam banjir akibat curah hujan yang deras. Salah satu daerah yang terjadi banjir yaitu kelurahan Rawamakmur yang mana daerah ini memang berdampingan dengan tanggul yang sering meluap ketika terjadi hujan. Saat kejadian banjir masyarakat belum menerapkan perilaku pemeliharaan. Maka dari itulah, peneliti ingin memberikan edukasi kepada masyarakat kelurahan Rawamakmur mengenai pemeliharaan kesehatan saat banjir. Peningkatan perilaku kesehatan pasca banjir ini dapat dilakukan dengan cara pemberian edukasi melalui video audiovisual maupun media cetak. Dalam hal ini peneliti menggunakan media video animasi dan leaflet sebagai media edukasi. Tujuan: Menganalisis pengaruh media video animasi dan leaflets terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat tentang pemeliharaan kesehatan pasca banjir di kelurahan Rawamakmur  Kota Bengkulu. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini merupakan peneltian kuantitatif dengan metode eksperimen kuasi (quasy experiment). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah two group pretest-postest.Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 186 orang berdasarkan perhitungan puposive sampling. Hasil:  Hasil uji ini menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan sebelum diberikan media video animasi yaitu 4,9 dan sesudah 8,7 dengan kategori baik. Rata-rata pengetahuan kelompok yang diberikan media leaflet sebelum yaitu 5,2 dan sesudah 8,08 dengan kategori baik. Sedangkan rata-rata nilai sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberikan media video animasi adalah 23,37 dan sesudahnya 35,2 dengan kategori baik. Rata-rata nilai sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberikan media leaflet adalah 23,31 dan sesudahnya 34,44 dengan kategori baik. Hasil uji wilxocon menunjukkan 0,001 unruk media video animasi dan 0,001 unruk media leafle menunjukkan bahwa nilai lebih kecil dari p-value yaitu 0,005 yang berarti adanya pengaruh media video animasi dan leaflets terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat menganai pemeliharaaan kesehatan saat banjir.