Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Modifikasi Nugget dari Bahan Baku Ikan Bandeng dan Tempe bagi UMKM Mandiri Kecamatan Genuk Kota Semarang Nofiyanto, Erwin; Haryati, Sri; Wahjuningsih, Sri Budi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 4 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v11i4.6292

Abstract

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi modifikasi pangan nugget dari bahan baku ikan bandeng dan tempe kepada UMKM Mandiri Kecamatan Genuk Kota Semarang, pengolahan ikan bandeng dan tempe menjadi nugget yang mempunyai cita rasa dan penampilan menarik, menghasilkan produk yang dapat diterima konsumen, memberikan alternatif kepada konsumen berupa produk berbahan baku ikan bandeng dan tempe sebagai upaya membangkitkan sekaligus meningkatkan tingkat perekonomian. Metode pengabdian ceramah, diskusi dan praktik dengan UMKM mengenai pembuatan nugget berbahan baku dari ikan bandeng dan tempe yang mempunyai citarasa dan penampilan menarik. Pembuatan nugget berbahan baku ikan bandeng dan tempe sekaligus praktik pembuatan nugget serta sharing materi mengenai penentuan harga jual, persyaratan kemasan dan label dan penjelasan mengenai persyaratan bagi UMKM untuk memasarkan produk (sanitasi hygiene, perijinan). Pengabdian pada masyarakat dilaksanakan sebanyak 3 kali yang berisi ceramah, praktik pengolahan nugget, dan evaluasi pelaksanaan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa modifikasi nugget dengan bahan baku ikan bandeng dan tempe mempunyai citarasa dan varian baru yang digemari masyarakat. Nugget bandeng cenderung memiliki tekstur yang rapuh atau tidak kokoh yang disebabkan dalam proses pengolahannya dilakukan proses pemanasan yang membuat protein terdenaturasi sehingga kemampuan mengikat airnya menurun. Salah satu bahan yang dapat memperbaiki tekstur nugget adalah tempe, penambahan tepung tempe dapat meningkatkan kualitas tekstur nugget tetapi semakin tinggi level penambahan tepung tempe menyebabkan kualitas tekstur nugget semakin menurun mendekati kasar. Berdasarkan evaluasi mitra sangat berkesan dan senang diberi pelatihan pembuatan nugget berbahan baku ikan bandeng dan tempe karena baru pertama kalinya, untuk selanjutkan dapat dipasarkan dan diajarkan ke UMKM lain.
Sosialisasi Bahan Tambahan Pangan Sebagai Dasar Penguatan Keamanan Pangan pada UMKM Dawet Purworejo Sri Budi Wahjuningsih; Mudjiastuti Handajani; Rohadi Rohadi; Bambang Tutuko; MM. Shinta Pratiwi; Tatas Transinata; Zulhaq Dahri Siqhny; Mita Nurul Azkia; Febiani Dwi Utari
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i2.274

Abstract

Latar Belakang: Dawet ireng merupakan minuman tradisional khas Purworejo yang menggunakan tepung oman sebagai pewarna hitam alami pada butiran cendol. Praktik penggunaan tepung oman yang bersifat tradisional serta potensi penyalahgunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) pewarna menimbulkan isu keamanan pangan pada produk UMKM dawet. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan pelaku UMKM Dawet Purworejo mengenai BTP pewarna pangan dan keamanan tepung oman sebagai dasar penguatan sistem keamanan pangan. Metode: Sosialisasi meliputi survei pendahuluan, ceramah interaktif, dan diskusi terkait regulasi BTP pewarna, risiko polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH) seperti benzo[a]pyrene pada tepung oman, serta prinsip higiene dan sanitasi pangan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 32% menjadi 94%, melampaui target peningkatan minimal 50%. Kesimpulan: Sosialisasi terstruktur mengenai BTP pewarna dan tepung oman efektif meningkatkan kapasitas pengetahuan pelaku UMKM dawet dan mendukung penguatan keamanan pangan pada usaha pangan tradisional.
Food Safety Evaluation of Rice Husk Charcoal Production as a Natural Food Colorant: A Good Manufacturing Practices (GMP) Study in Purworejo Regency Sri Budi Wahjuningsih; Zulhaq Dahri Siqhny; Mita Nurul Azkia; Febiani Dwi Utari
Journal of Agritechnology and Food Processing Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jafp.v5i2.33921

Abstract

Rice husk charcoal powder is traditionally used in Indonesia as a natural black food colorant, offering potential as an eco-friendly additive while valorizing agricultural waste. However, ensuring its food safety is critical for broader market adoption. This study evaluated the safety and production quality of rice husk charcoal powder produced by a small-to-medium enterprise (SME) in Purworejo Regency, Central Java, using a combined Good Manufacturing Practices (GMP) assessment and laboratory testing. GMP compliance was assessed against 18 parameters outlined in the Indonesian Ministry of Industry Regulation No. 75/M-IND/PER/7/2010, scored on a 0–60 scale. Laboratory analyses measured heavy metal content, moisture, ash, pH, and Salmonella contamination. The facility scored 480/1,080 points (44.44%), classified as Category C (Adequate), with key deficiencies in process monitoring, product labeling, documentation, and recall procedures. Major deviations were linked to open-air carbonization and uncovered cooling, while minor deviations included partial personal protective equipment (PPE) use and semi-open storage. Laboratory results confirmed compliance with safety standards, with Pb <0.04 ppm (≤1.0 ppm limit) and negative Salmonella detection. However, moisture content (18.86%) exceeded typical thresholds for dry powdered additives, correlating with suboptimal storage and drying practices. The findings indicate that while the product meets basic food safety requirements, targeted infrastructural upgrades, improved moisture control, formalized SOPs, and enhanced worker training are essential to elevate GMP compliance and support domestic and export market readiness for natural food colorants. 
Introduksi Teknologi Pengolahan Produk Susu Bagi Siswa SMK Ibu Kartini Semarang Cornelius Hari Wibowo; Sri Budi Wahjuningsih; Zulhaq Dahri Siqhny
TEMATIK Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v6i2.14681

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu meningkatkan pemahaman teori dan keterampilan dalam teknologi pengolahan aneka produk susu bagi siswa SMK Ibu Kartini Semarang agar memiliki kemampuan jiwa wirausaha dan mengembangkannya, serta menjadikan keterampilan tersebut sebagai salah satu peluang usaha. Manfaat yang diharapkan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bagi Tim pengabdian adalah sebagai sarana transfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat (khususnya siswa SMK Ibu Kartini Semarang) dalam rangka menjalankan program Tri Darma Perguruan Tinggi.  Manfaat kegiatan bagi mitra adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam teknologi pengolahan aneka produk susu, dan menumbuhkan embrio jiwa wirausaha bagi mitra. Manfaat kegiatan bagi Institusi Universitas Semarang adalah meningkatkan animo masyarakat terhadap pendidikan tinggi serta membuka peluang kerja sama antara perguruan tinggi dengan mitra. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilakukan ke dalam beberapa tahapan yaitu : tahapan  survey, koordinasi, persiapan, pelaksanaan dan monitoring evaluasi. SMK Ibu Kartini Semarang dipilih sebagai kelompok sasaran/mitra untuk pengabdian, dengan pertimbangan  bahwa tidak semua siswa berkesempatan melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi, disamping itu diharapkan dapat menumbuhkan jiwa wirausaha generasi muda dengan memberikan keterampilan melalui pengolahan aneka produk  susu ,sehingga diharapkan setelah dilakukannya pelatihan kepada mitra tersebut akan dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkannya, sebagai modal pengetahuan tambahan (ketrampilan) siswa untuk jiwa wirausaha.  Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada siswa smk Ibu Kartini secara statistik bisa meningkatkan pengetahuan khalayak sasaran dilihat dari nilai INP terkait pengolahan produk susu.
PENYULUHAN KRITERIA DAGING AYAM YANG SEHAT DAN BERKUALITAS PADA KELOMPOK IBU-IBU PKK RT 02 RW 08 KELURAHAN TLOGOSARI KULON, SEMARANG C. Hari Wibowo; Sri Budi Wahjuningsih; Anisa Rachma Sari
TEMATIK Vol. 1 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v1i2.3517

Abstract

Daging ayam, merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyakdigemari masyarakat Indonesia, karena harganya yang relatif lebih murahdibandingkan dengan daging sapi, selain itu juga mudah didapat. Pada waktu hewan hidup, faktor penentu kualitas dagingnya adalah cara pemeliharaan, yang meliputi pemberian pakan, tata laksana pemeliharaan dan perawatan kesehatan. Animo masyarakat ini menjadi pemacu para penjual daging ayam untukmendapatkan/menyediakan daging ayam lebih banyak, namun cara-cara yang digunakan tentu saja tidak semuanya baik, terdapat beberapa pedagang ayam yang kurang memperhatikan aspek ASUH dalam menyajikan produk dagangannya, dan itu akan membahayakan kita sebagai konsumen. Mencermati keadaan ini , perlu kiranya dilakukan kegiatan pengabdian tentang sosialisasi kriteria daging ayam yang sehat dan berkualitas. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan cara penanganan daging ayam yang baik, setelah selesai mengikuti pelatihan diharapkan para peserta mampu melakukan proses penanganan daging ayam, diharapkan para peserta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi sifat dan kualitas daging ayam. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilankelompok sasaran dalam penanganan daging ayam sebelum dikonsumsi sehingga kandungan gizi yang terdapat di dalamnya bisa dipertahankan. Khalayak sasaran adalah Kelompok Ibu-ibu PKK RT 02 RW 08 Kelurahan Tlogosari Kulon Semarang. Metode yang digunakan adalah pelatihan, monitoring penanganan daging ayam dan evaluasi hasil penanganan daging ayam. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wahana tukar informasi antara perguruan tinggi, lembaga terkait dan Kelompok Ibuibu PKK RT 02 RW 08 Kelurahan Tlogosari Kulon Semarang . Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa khalayak sasaran berminat untuk mendapatkan pelatihan tentang penyuluhan kriteria daging ayam yang sehat dan berkualitas karena sebanyak 75% dari jumlah peserta belum pernah mendapatkan pelatihan dengan tema tersebut. Hasil skoring dari jawaban kuesioner peserta setelah kegiatan terhadap pertanyaan-pertanyaan yang berasal dari materi yang disampaikan menunjukkan bahwa sebanyak 75% mendapatkan skor 80 dan 25% mendapatkan skor 70. Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan peserta untuk memahami materi yang diberikan cukup baik. Simpulan yang dapat diambil dari kegiatan ini adalah kemampuan peserta untuk memahami materi yang diberikan cukup baik.
Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Siswa SMKN 4 Kendal Terhadap Bahaya Styrofoam Sebagai Wadah Makanan Erwin Nofiyanto; Maria Sudjatinah; Sri Budi Wahjuningsih
TEMATIK Vol. 3 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v3i2.7145

Abstract

Salah satu permasalahan kebutuhan manusia adalah makanan. Makanan tidak hanya sekedar cukup akan tetapi harus aman, bermutu dan bergizi. Kalangan kaum remaja dan anak sekolah yang gemar “jajanan“ yang siap saji sering tidak menyadari resiko atau bahaya dari penggunaan bahan pembukus makanan yang terlihat rapi dan bersih. Tujuan Pengabdian untuk peningkatan pemahaman dan pengetahuan siswa tentang pemanfaatan bahan pembungkus makanan khususnya Styrofoam. Metode yang digunakan dalam pengabdian yaitu sosialisasi secara langsung tentang penggunaan Styrofoam sebagai wadah makanan yang berbahaya dan menekan resiko penggunaan bahan Styrofoam pada kalangan remaja khususnya siswa SMKN 4 Kendal. Hasil Pengabdian sebelum diadakan sosialisasi semua siswa SMKN 4 Kendal tidak mengetahui bahaya dan solusi penggunaan styrofoam secara tepat sebagai wadah makanan dan setelah pelatihan semua memahami bahaya dan solusi penggunaan styrofoam, sebelum sosialisasi 75% siswa tidak memahami dampak buruk styrofoam terhadap lingkungan hidup dan setelah sosialisasi 100% memahami dampak buruk styrofoam terhadap lingkungan hidup, semua siswa tidak memperhatikan foodgrade dalam kemasan styrofoam sebelum menggunakannya, 44% siswa menjawab menggunakan stryrofoam untuk makanan pada menu berminyak, panas atau asam, sedangkan 56% siswa menjawab tidak menggunakan stryrofoam untuk makanan pada menu berminyak, panas atau asam
Pelatihan Marinasi Daging Itik untuk Peningkatan Keamanan Pangan di SMKN 4 Kendal Erwin Nofiyanto; Sudjatinah Sudjatinah; Sri Budi Wahjuningsih
TEMATIK Vol. 4 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v4i2.8552

Abstract

Pengawetan bahan pangan tidak hanya dapat dilakukan dengan menggunakan garam sebagai bahan pengawetnya, tetapi juga dapat dilakukan dengan menambahkan asam organik pada pengolahan yang dilakukan. Salah satu pengolahan atau pengawetan adalah marinasi. marinade bermacam-macam, yaitu gula, garam dapur (NaCl), garam sorbat, garam fosfat dan garam benzoat, yang bermanfaat untuk meningkatkan keamanan pangan dan masa simpan daging. Tujuan dalam pengabdian untuk meningkatkan keamanan pangan dengan pelatihan marinasi. Metode pelaksanaan pelatihan dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Hasil Pengabdian sebelum diadakan pelatihan marinasi daging itik di SMKN 4 Kendal 100% siswa tahu pengertian marinasi, 85% siswa tidak tahu cara pembuatan marinasi, 60% siswa belum tahu bahan marinasi, dan 75% belum tahu manfaat marinasi selain dibuat untuk bumbu masakan, setelah kegiatan pelatihan 100% siswa cukup memahami dan tahu pengertian marinasi, cara pembuatan, bahan dan manfaat dari marinasi. Dalam pelaksanaan pengabdian pelatihan marinasi daging itik diharapkan para siswa-siswi SMKN 4 Kendal memahami tentang proses marinasi dan kegiatan dapat bermanfaat selain meningkatkan pengetahuan juga dapat meningkatkan kecakapan hidup siswa.
Pelatihan Pembuatan Susu Jagung di SMKN 4 Kendal Sudjatinah Sudjatinah; Erwin Nofiyanto; Sri Budi Wahjuningsih
TEMATIK Vol. 5 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v5i1.11067

Abstract

Jagung merupakan bahan pangan yang sudah sangat dikenal di masyarakat kita,potensi jagung dalam memenuhi kebutuhan pangan juga tidak diragukan lagi .Pemanfaatan jagung selama ini sudah sangat beragam baik berupa olahan pangan siap konsumsi maupun bahan mentah.dalam upaya  penganekaragaman pangan olahan jagung, salah satunya adalah susu jagung. Berbagai bentuk olahan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah  jagung. Tujuan dalam pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam pelatihan pembuatan susu jagungi. Metode pelaksanaan pelatihan dengan ceramah, praktek,dan diskusi. Hasil pengolahan data kuesioner menunjukan bahwa sebelum diadakan pelatihan pembuatan susu jagung di SMKN 4 Kendal 100% siswa mengenal tentang  susu jagung, 65% siswa tidak tahu cara pembuatan susu jagung, 40% siswa belum tahu bahan pembuatan susu jagung, dan 75% belum tahu manfaat susu jagung, dan hasil pengolahan data kuesioner setelah kegiatan pelatihan menunjukan bahwa 100% siswa cukup memahami dan mengetahu cara pembuatan, bahan dan manfaat dari susu jagung. Dalam pelaksanaan pengabdian pelatihan pembuatan susu jagung para siswa-siswi SMKN 4 Kendal memahami tentang proses pembuatan susu jagung dan kegiatan dapat bermanfaat selain meningkatkan pengetahuan juga dapat meningkatkan kecakapan hidup siswa. Hasil luaran dalam PKM ini publikasi artikel ilmiah ( draf,) HKI granted dan luaran media massa sudah terbit, Produk berupa susu Jagung, Video, dan Flyer
Penguatan Profitabilitas Bisnis BUMDesa berbasis Ketahanan Pangan di Bandungan Kabupaten Semarang Saifudin Saifudin; Sri Budi Wahjuningsih; Adijati Utaminingsih; Dian Triyani
TEMATIK Vol. 6 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v6i1.12748

Abstract

Kegiatan Pendampingan Penguatan Profitablitas Bisnis BUMDesa berbasis Ketahanan Pangan berangkat dari keprihatinan Tim melihat potensi ketahanan pangan yang melimpah tidak dioptimalkan pemanfaatannya oleh BUMDesa. Hal inilah yang melatarbelakangi Tim Pendamping Universitas Semarang untuk tergerak mendampingi pennyusunan laporan profitabilitas bisnis. Aktivitas Pendampingan berjalan selama periode Mei sampai Juli 2025, dengan hasil tersusunnya laporan profitabilitas bisnis berbasis ketahanan pangan sesuai dengan potensi desa di wilayah Bandungan.