Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI KEMAMPUAN PANEL LVMDP TERHADAP PEMBEBANAN M. Saleh Al Amin
Jurnal Ampere Vol 3, No 1 (2018): JURNAL AMPERE
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.52 KB) | DOI: 10.31851/ampere.v3i1.2115

Abstract

ABSTRACT In today's highly competitive industry, manufacturing and production industries are required to always be ready and reliable in the availability of products offered to consumers. This is absolutely absolute because ultimately it involves consumer satisfaction as the final part of a business chain. One of the factors that plays an important role in the industrial world is the facilities and facilities, facilities and facilities including production machinery, buildings, materials, and other supporting facilities. In this case the production machine is a vital part in a work / manufacturing location, where the production machine generally uses an electric motor as a driver in operating it. One type of electric motor that is widely used is the type of commutator induction motor, because according to their needs, namely for high speed, such as drilling machines, planers, mixers, which are the driving force of workshop and production equipment, which are often used in frame making workshops, workshops lathe, and other workshop. On continuous operation, only a few seconds of operation will stop, the motor coil will heat up, which means expansion of the coil wire. This will result in changes in motor impedance, so that the motor rotation will also change. The provisional guess of the test is that there is a expansion of coil wire due to heating, which results in an increase in motor impedance, so that the motor rotation will decreaseABSTRAK Panel LVMDP merupakan peralatan listrik yang terdiri dari beberapa komponen listrik, yang berfungsi sebagai pembagi utama saluran distribusi tegangan rendah ke setiap saluran beban, sebagai pembatas daya utama, dan pengaman pada rangkaian utama sistem distribusi tegangan rendah. Komponen-komponen yang terdapat pada panel LVMDP ini antara lain, MCCB utama, MCCB salauran setiap beban atau cabang, Selector  Switch, Contactor, KWh meter, ACB, UVT, OVT, OCR, EFR, RPR, GFCI, RCD, TOR, Busbar tembaga, CT, Alat ukur arus, tegangan, frekwensi, Faktor kerja, Synkronous meter, Capacitor Bank, Pushbutton, Pilot Lamp, dan peralatan penunjang lainnya, seperti terminal, dan lainnya. Komponen utama yang sangat berperan dalam penyaluran daya suatu panel LVMDP dalam keadaan normal adalah MCCB, yang dapat memikul seluruh beban panel dalam keadaan steady state. MCCB ini akan ditunjang oleh komponen-komponen lainnya apabila terjadi gangguan, seperti bila terjadi hubung singkat, yang terjadi setelah MCCB. Bila terjadi gangguan sebelum MCCB, maka komponen yang akan bekerja adalah UVT atau OVT, dan seterusnya, sehingga bila terjadi gangguan maka MCCB akan di backup oleh komponen penunjang.  Tetapi bila terjadi kegagalan pada komponen penunjang, maka MCCB harus dapat berfungsi sebagai proteksi terhadap panel LVMDP secara keseluruhan, baik dari gangguan beban lebih, maupun gangguan hubung singkat, tetapi MCCB tidak dapat menanggulangi gangguan di luar kemampuannya. Dengan demikian kemampuan MCCB untuk melindungi panel LVMDP dari gangguan beban lebih dan hubung singkat, tertera pada nameplate MCCB tersebut.
FLUKTUASI BEBAN PADA GENERATOR SET M. Saleh Al Amin
Jurnal Ampere Vol 1, No 2 (2016): JURNAL AMPERE
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ampere.v1i2.901

Abstract

ABSTRAK          Generator merupakan mesin listrik untuk mengubah energi mekanik menjadi energi listrik dengan cara induksi elektromagnet. Generator Set sangat dibutuhkan sebagai pembangkitan energi listrik cadangan untuk menjaga kontinyuitas energi pada suatu beban saat terjadi pemadaman listrik dari sumber utama. Pada saat pemadaman listrik oleh sumber utama, generator set akan dioperasikan untuk melayani bebannya. Tegangan yang disuplai ke beban oleh generator set tersebut tidaklah stabil, karena banyak faktor yang menyebabkannya, antara lain adalah beban yang dilayani. Beban yang dilayani akan berfluktuasi, yang akan mengakibatkan terjadinya perubahan unjuk kerja dari generator set tersebut, sehingga akan terjadi perubahan pada fluksi, arus eksitasi, dan tegangan generator tersebut. Perubahan parameter generator set tersebut harus masih berada dalam batasan-batasan yang telah ditentukann agar operasional generator set tidak terganggu, sehingga kontinyuitas pelayanan beban juga tidak akan terganggu. Kata kunci : Fluktuasi beban, parameter generator.
PEMBANGKITAN TEGANGAN GENERATOR INDUKSI SATU FASA Saleh Al Amin
Jurnal Ampere Vol 3, No 2 (2018): JURNAL AMPERE
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.408 KB) | DOI: 10.31851/ampere.v3i2.2398

Abstract

electric power generation machines currently used, induction generators arealternative electric energy generation machines that are being used, because they haveadvantages, especially in the field of construction which can reduce the manufacturing costs of engine manufacturing. At this time an induction generator is produced for one phase small power, which is mostly used for the household sector as a backup generator. Excitation of a single phase induction generator uses an exciter coil on the side of the rotor which is a closed loop circuit, and a coil at the side of the stator which is supplied with a capacitor. The voltage will be generated due to the magnetic remanence in the rotor core, which generates an induced voltage in the stator coil, so that the capacitor will be charged, which will eventually generate a nominal voltage on the side of the power coil at the stator. Dari beberapa mesin pembangkit tenaga listrik yang digunakan sekarang ini, generatorinduksi merupakan mesin pembangkit energi listrik alternatif yang mulai digunakan, karenamemiliki keunggulan, khususnya dibidang konstruksi yang dapat menurunkan biaya produksi pabrikasi mesin. Pada saat ini generator induksi diproduksi untuk daya kecil satu fasa, yang kebanyakan digunakan untuk sektor rumah tangga sebagai pembangkit cadangan. Eksitasi Generator induksi satu fasa menggunakan kumparan eksiter di sisi rotor yang merupakan rangkaian loop tertutup, dan sebuah kumparan di sisi stator yang diseri dengan kapasitor. Tegangan akan terbangkit karena adanya remanensi magnet di inti rotor, yang memnbangkitkan tegangan induksi di kumparan stator, sehingga kapasitor akan terisi muatan, yang akhirnya akan terbangkit tegangan yang nominal di sisi kumparan daya di stator
Penggunaan Panel Surya Sebagai Pembangkit Listrik Pada Alat Pengering Makanan M. Saleh Al Amin; Emidiana Emidiana; Irine Kartika Pebrianti; Yudi Irwansi
Jurnal Ampere Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Ampere
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ampere.v7i1.7703

Abstract

Indonesia merupakan negara yang terletak di wilayah khatulistiwa dengan kekayaan yang melimpah, antara lain berupa cahaya matahari. Matahari sebagai sumber energi dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Salah satunya dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik bagi alat pengering makanan. Pada penelitian ini akan dirancang suatu sistem pembangkit listrik menggunakan cahaya matahari, yang akan mensuplai listrik pada alat pengering makanan. Saat matahari bersinar, cahaya matahari dapat digunakan untuk mengeringkan bahan makanan dan untuk mengisi batere. Saat hari hujan, listrik yang berasal dari cahaya matahari dan sudah disimpan dalam batere, dapat digunakan sebagai sumber listrik pada alat pengering makanan. Alat ini terdiri dari panel surya, regulator / charger, batere (akumulator) dan inverter. Alat ini diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat yang mencari nafkah dengan memanfaatkan cahaya matahari untuk pengeringan, misalnya : ikan asin dan kemplang. Tegangan rata-rata yang dihasilkan saat pengukuran pada panel surya adalah 12,49 V, batere 12,45 V dan inverter 221,1 V. Alat yang dihasilkan juga dapat menjadi alat praktek mahasiswa teknik elektro di laboratorium.
Sosialisasi Penggunaan Panel Surya Bagi Petani Sawah Tadah Hujan Emidiana Emidiana; Nita Nurdiana; M. Saleh Al Amin; Abdul Azis; Irine Kartika Febrianti; Perawati Perawati; yudi irwansi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i2.884

Abstract

Sinar matahari merupakan sumber energi terbarukan yang dapat langsung diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan solar panel atau solar panel. Pemanfaatan listrik tenaga surya sebagai sumber energi listrik telah diterapkan di berbagai bidang. Pada kegiatan ini dibuat aplikasi pada pompa air yang akan digunakan oleh petani tadah hujan di Desa Jejawi. Desa Jejawi merupakan salah satu desa di Kecamatan Jejawi yang termasuk dalam Kabupaten Ogan Komering Ilir. Sebagian besar penduduk Desa Jejawi berprofesi sebagai petani padi dan petani air hujan. Akses air untuk mengairi sawah menjadi kendala bagi petani di Desa Jejawi, terutama saat musim kemarau. Hal ini karena lahan tadah hujan mereka merupakan lahan pertanian yang tidak memiliki air irigasi dan kebutuhan air tanaman mereka hanya dapat dipenuhi dengan bercocok tanam. hujan Situasi ini sering menyebabkan gagal panen dan hasil panen yang kurang optimal karena kekurangan air. Kegiatan nirlaba ini bertujuan tidak hanya untuk mensosialisasikan sistem irigasi yang menggunakan panel surya sebagai sumber energi, tetapi juga untuk mendemonstrasikan perakitan dan penggunaan sistem energi surya yang digunakan untuk mengoperasikan pompa air. Sebelas ketua kelompok tani ikut serta dalam kegiatan ini. Tidak ada kendala berarti yang ditemui dalam pelaksanaan kegiatan ini .
Evaluasi Sistem Proteksi Motor Induksi 3 Fasa sebagai Mesin Bubut di CV. Multi Teknik Perkasa (MTP) Ahmad Dahlan; M. Saleh Al Amin; Perawati Perawati; Yudi Irwansi
Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Vol. 3 No. 3 (2024): September : JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jtmei.v3i3.4163

Abstract

Cv.Multi Teknik Perkasa (MTP) is an individual company which operates in the field of tools, commonly known as lathes. This company handles repair, cutting and scraping of working media such as iron, steel and others. CV. Multi Teknik Perkasa (MTP) uses a 3 phase induction motor for each production process. One of the lathe driving machines used is a 3 phase 380V induction motor with 6KVA power. This induction motor has a Mini Circuit Breaker (MCB), Contactor, and Thermal Overload Relay (TOR) protection system, which functions as an overload controller so that the electric motor is not easily burned or damaged due to overload. For Mini Circuit Breaker (MCB), which in accordance with the standards of the National Electrical Manufactures Association (NEMA). According to research results, the correct size is 25 A while the installed one is 20 A, which of course is not appropriate. For contactors, which are installed at 65 A while the analysis results are 12 A, the three-phase induction motor protection system must be updated or improved. Previously using DiazedFuse (fuse), replaced with a contactor with a current setting of 12 A, so that the motor can avoid being damaged or burned due to the load. Moreover, to find out the power requirements of the induction motor to carry out the turning process, you need the tools to do it, including amper pliers, thermogun, tachometer, so the motor power for turning without load is 5.5A while with a 0.5mm tire the motor power increases to 6A and the maximum load limit is 1mm turning motor power 12A.
Rancang Bangun Alat Penghantar Makanan Pintar Subagja, Riki; Nurdiana, Nita; Al Amin, M Saleh
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jupiter.v3i2.7476

Abstract

The COVID-19 pandemic has given rise to new habits where these new habits require people to keep their distance in all community activities and interactions. From this habit, the idea was born to design a prototype of a smart food delivery device. The purpose of this research is to design a device that can help serve food automatically to the customer's table by relying on a conveyor as a mechanical device that can move goods from one place to another and sensors and laser diodes as a plate position detection device. The design of this tool uses a conveyor that is positioned like a conveyor belt to deliver food. The LDR is used as a sensor to detect where the food stops receiving input from the laser diode. This sensor is placed facing the laser diode when food is placed on the conveyor table it will pass through the LDR and laser diode. Based on the results of the tests that have been carried out, this prototype requires a power of 0.593 Watt when the conveyor is without load and 1.142 Watt when the conveyor is loaded. Overall, the tool works as designed AbstrakPandemi COVID-19 memunculkan kebiasaan baru dimana kebiasaan baru tersebut menuntut masyarakat untuk menjaga jarak dalam segala aktivitas dan interaksi masyarakat. Dari kebiasaan tersebut lahirlah ide untuk merancang sebuah prototipe perangkat pengantar makanan pintar. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang suatu alat yang dapat memantu menyajikan makanan secara otomatis ke meja pelanggan dengan mengandalkan konveyor sebagai alat mekanis yang dapat memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain serta sensor dan dioda laser seagai alat pendeteksi posisi piring. Perancangan alat ini menggunakan konveyor yang diposisikan seperti ban berjalan untuk mengantarkan makanan. LDR digunakan sebagai sensor untuk mendeteksi di mana makanan berhenti menerima input dari dioda laser. Sensor ini diletakkan menghadap ke laser diode ketika makanan diletakkan di atas meja conveyor maka akan melewati LDR dan laser diode. Bedasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, prototipe ini membutuhkan daya sebesar 0,593 Watt saat conveyor tanpa beban dan 1,142 Watt saat conveyor berbeban. Secara keseluruhan, alat ini bekerja sesuai dengan perancangan
STABILISASI PENERANGAN KEBUN BUAH NAGA BERBASIS SOLAR PANEL Putro, Henry Anggoro; Al Amin, M. Saleh; Nurdiana, Nita
Jurnal Teknik Elektro Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/jte.v13i1.887

Abstract

Buah naga merupakan jenis tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Tanaman buah naga mampu berbunga sepanjang tahun dengan total produksi bunga tertinggi pada bulan September, dan produksi terendah pada bulan Februari. Tanaman buah naga disebut sebagai tanaman CAM, yaitu tanaman yang membutuhkan pencahayaan sepanjang hari, oleh karena itu diperlukan teknologi berupa pemberian penerangan di malam hari. Petani membutuhkan inovasi dalam penerangan, guna menekan biaya produksi dan memaksimalkan keuntungan, oleh sebab itu perlu pemanfaatan panel surya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghitung kapasitas panel surya yang dibutuhkan, dan untuk menciptakan desain pemasangan panel surya yang efektif. Penelitian yang berlokasi di Desa Nguntoronadi, Kecamatan Gorang-gareng, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Berdasarkan hasil observasi, total panel yang dibutuhkan yaitu 5 buah panel untuk mensuplay 120 buah lampu selama 4 jam. Jumlah baterai yang dibutuhkan berjumlah 5 buah, dengan 1 buah SSC yang memiliki arus 38,8 A. Panel surya dipasang pada tepi kebun, dimana diletakkan diantara baris tananman buah naga, hal ini dilakukan agar sinar matahari maksimal
Evaluasi Penggerak Mesin Pengolahan Tandan Kosong (EFB) dengan Menggunakan Motor Induksi di PT. Suryabumi Argo Langgeng Sumatra Selatan Andiko Andiko; M. Saleh Al Amin; Perawati Perawati; Yudi Irwansi
Manufaktur: Publikasi Sub Rumpun Ilmu Keteknikan Industri Vol. 2 No. 3 (2024): September : Manufaktur : Publikasi Sub Rumpun Ilmu Keteknikan Industri
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/manufaktur.v2i3.471

Abstract

The research issues include the performance of three-phase induction motors and the impact of load on three-phase induction motors. This study aims to develop a driving system for empty fruit bunches (EFB) processing machines using induction motors at PT. Suryabumi Agro Langgeng, South Sumatra. The research was conducted at PT. Suryabumi Agro Langgeng in South Sumatra, from May to June 2024. Primary data in this research were obtained through observation and interviews, while secondary data were gathered from document analysis. In the context of this research on three-phase induction motors, document analysis techniques can be used to analyze various documents such as scientific literature, technical specifications, maintenance reports, production records, or other documents related to induction motors. The research methods include system requirements analysis, system design and implementation of the driving system, and performance testing of the developed system. The results show that the use of induction motors can provide better operational efficiency in EFB processing. This research is expected to contribute positively to improving the efficiency and productivity of PT. Suryabumi Agro Langgeng's operations.
Evaluasi Instalasi Kelistrikan Pada Gedung Vessel Traffic Service Palembang Merry Dhani Anitasari; M. Saleh Al Amin; Irine Kartika F; Yudi Irwansi
Mars : Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer Vol. 2 No. 2 (2024): April : Mars : Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/mars.v2i2.87

Abstract

Electrical installation is one of the important elements in buildings. Safe electrical installations that comply with applicable safety standards can prevent electrical accidents. This research aims to evaluate the electrical installation in the Palembang Vessel Traffic Service (VTS) Building. Evaluation is carried out by measuring and calculating several parameters, namely: voltage and current values, current carrying capacity (KHA), circuit breaker (CB) size, short circuit impedance, grounding value. Quantitative research methods were used because this research aims to evaluate the electrical installation at the Palembang Vessel Traffic Service (VTS) Building. Evaluation is carried out by comparing the results of measurements and calculations with applicable standards. Based on the research results, it can be concluded that the electrical installations of the Palembang VTS Building generally meet safety requirements and comply with applicable standards. However, there are several recommendations that can be made to increase the safety of electrical installations, namely: The results of checking that the electrical current on the 7th and 8th floors is unbalanced must immediately identify the cause and repair the load group points so that the electrical load is evenly distributed so that power losses do not occur and result in damage to the existing electrical installation.