Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Instalasi Kelistrikan Sesuai Standar Puil di CV Multi Teknik Perkasa Palembang Riko Saputra; M. Saleh Al Amin; Yudi Irwansi
Uranus : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, Sains dan Informatika Vol. 2 No. 3 (2024): September: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, Sains dan Informatika
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/uranus.v2i3.300

Abstract

Research conducted at CV Multi Teknik Perkasa Palembang indicates that the total installed power for various panels is 18,448 watts, consisting of 448 watts for lighting panels, 5100 watts for induction motor power panels, 9000 watts for cooling panels, and 3900 watts for lamp and socket panels. Further analysis reveals that the power consumption does not exceed the available power. Therefore, the electrical installation at CV Multi Teknik Perkasa Palembang is in good and safe condition for use.
Sosialisasi penggunaan material listrik standar dan pengujiannya emidiana, Emidiana; Al Amin, M. Saleh; Azis, Abdul; Nurdiana, Nita; Febrianti, Irine Kartika; Perawati, Perawati; Irwansi, Yudi
Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Vol. 3 No. 1 (2025): Kemas Journal - Januari - Juni
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan material listrik yang tidak sesuai standar sering kali menyebabkan terjadinya kecelakaan listrik, bahaya kebakaran, dan menyebabkan kerusakan peralatan elektronik. Hal ini terjadi, karena masyarakat tidak memahami pentingnya standar kualitas dan keamanan material listrik yang akan digunakan. Karena hal tersebut, sosialisasi mengenai standarisasi penggunaan material listrik, seperti : stop kontak, saklar, dan kabel serta pengujiannya menjadi hal yang sangat penting. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya siswa SMA, mengenai pentingnya penggunaan material listrik yang sesuai standar. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan risiko kecelakaan listrik dapat dikurangi, juga untuk meningkatkan keselamatan serta efisiensi penggunaan listrik di rumah dan sekolah. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini meliputi penyampaian materi edukatif oleh tujuh pemateri yang ahli di bidangnya, sesi diskusi interaktif, dan praktik langsung pengujian material listrik sesuai standar. Untuk untuk mengukur efektivitas sosialisasi dilaksanakan  sesi evaluasi pre-test dan post-test. Lebih dari 70% peserta setuju dan sangat setuju terhadap materi sosialisasi yang menunjukkan tingginya penerimaan dan pemahaman terhadap pentingnya penggunaan material listrik standar. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan keselamatan dan kualitas penggunaan listrik di berbagai sektor, dengan mengedukasi para siswa SMA sebagai agen perubahan di masyarakat.
Studi Potensi Energi Terbarukan dengan Solar Rooftop On-Grid pada Gedung Business and Science Center (BSC) Nita Nurdiana; Al Amin, M. Saleh; Emidiana; Irwansi, Yudi; Pratama Putra, Febri
Jurnal Surya Energy Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Teknik Elektro, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v9i2.433

Abstract

Penelitian ini menganalisis potensi teknis dan ekonomi penerapan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On-Grid di Gedung Business and Science Center (BSC) Universitas PGRI Palembang. Studi dilakukan dengan perangkat lunak PVsyst versi 7.4 menggunakan konfigurasi sistem yang terdiri dari 55 panel surya berkapasitas 250 Wp, dengan total kapasitas 13,6 kWp. Hasil simulasi menunjukkan sistem ini dapat menghasilkan energi sebesar 48,96 kWh per hari, mencukupi kebutuhan energi harian aula gedung sebesar 48,93 kWh. Dengan biaya investasi sebesar Rp 200.500.000, sistem ini memiliki masa pengembalian investasi sekitar 6 tahun, penghematan bersih tahunan Rp 33.740.800, serta nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp 131.461.417. Efisiensi energi yang dihasilkan optimal dengan mempertimbangkan potensi iradiasi matahari rata-rata 4,527 kWh/m²/hari di Kota Palembang. Hasil penelitian membuktikan bahwa PLTS On-Grid tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi pengelola gedung.
Analisis Gangguan Hubung Singkat pada Generator Menggunakan Relay Arus Lebih di PT. Oki Pulp and Paper As’ad Mubarok; M. Saleh Al Amin; Irine Kartika F; Yudi Irwansi
Mars : Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer Vol. 3 No. 2 (2025): April : Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/mars.v3i2.757

Abstract

Generators are an important component in electrical generation. One of the disturbances that occurs in the generator is a short circuit fault. PT Oki Pulp and Paper has a Diesel Generator which is equipment that can be used as an alternative electrical generator to meet backup electricity needs, when a trip / shutdown occurs, the diesel generator will become backup power. The diesel generator observed is YCSR with a capacity of 3875 KVA/380 Volts. The purpose of this research is to analyse the Short Circuit Disturbance of Diesel Generator YCSR 3875 KVA and analyse the calculation of the time required for Over Current Protection on short circuit disturbance of Diesel Generator YCSR 3875 KVA. The research was conducted at the DG House of PT Oki Pulp and Paper in December 2024. The results of the short circuit fault analysis obtained are 17,042.40 A. The time required for the relay to disconnect the electricity during a short circuit is 4.09 seconds. The time obtained from the calculation is quite short, it can be seen that the short circuit fault that occurred was 17,042.40 A. To get the results of the relay working time, there is a calculation to find out how much TMS is determined through calculation, from the calculation getting the TMS result of 1,007 seconds. With TMS = 1.007 seconds, calculations are carried out to find the time required for the overcurrent relay to send a signal to the circuit breaker.
Sosialisasi penggunaan material listrik standar dan pengujiannya emidiana, Emidiana; Al Amin, M. Saleh; Azis, Abdul; Nurdiana, Nita; Febrianti, Irine Kartika; Perawati, Perawati; Irwansi, Yudi
Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Kemas Journal - Januari - Juni
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kemas.v3i1.19389

Abstract

Penggunaan material listrik yang tidak sesuai standar sering kali menyebabkan terjadinya kecelakaan listrik, bahaya kebakaran, dan menyebabkan kerusakan peralatan elektronik. Hal ini terjadi, karena masyarakat tidak memahami pentingnya standar kualitas dan keamanan material listrik yang akan digunakan. Karena hal tersebut, sosialisasi mengenai standarisasi penggunaan material listrik, seperti : stop kontak, saklar, dan kabel serta pengujiannya menjadi hal yang sangat penting. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya siswa SMA, mengenai pentingnya penggunaan material listrik yang sesuai standar. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan risiko kecelakaan listrik dapat dikurangi, juga untuk meningkatkan keselamatan serta efisiensi penggunaan listrik di rumah dan sekolah. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini meliputi penyampaian materi edukatif oleh tujuh pemateri yang ahli di bidangnya, sesi diskusi interaktif, dan praktik langsung pengujian material listrik sesuai standar. Untuk untuk mengukur efektivitas sosialisasi dilaksanakan  sesi evaluasi pre-test dan post-test. Lebih dari 70% peserta setuju dan sangat setuju terhadap materi sosialisasi yang menunjukkan tingginya penerimaan dan pemahaman terhadap pentingnya penggunaan material listrik standar. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan keselamatan dan kualitas penggunaan listrik di berbagai sektor, dengan mengedukasi para siswa SMA sebagai agen perubahan di masyarakat.
EFISIENSI MOTOR INDUKSI JENIS SHADED POLE SEBAGAI PENGGERAK BLOWER Al amin, M Saleh; Emidiana, Emidiana
Jurnal Ampere Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL AMPERE
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ampere.v5i2.5069

Abstract

Shaded pole induction motors are most widely used for everyday use, for low-power equipment, such as: fan or blower drive. But in use, the motor quickly decreases its speed and the sound gets louder. This is due to the high value of the losses on the motor, which results in a low value of efficiency, 59.1%. High losses cause the motor to heat up, so that the speed decreases and the sound becomes even more noisy. In the shaded pole induction motor, the iron core is very dominant, it can reach 60% of the total motor material. This will make the magnetic field path long, which can result in lower motor efficiency. To resolve this low efficiency, it is better if the motor coil wire dimensions are enlarged to reduce the motor impedanceAbstrak--Motor induksi jenis kutub terbelah (shaded pole) paling banyak digunakan untuk penggunaan sehari-hari, yaitu untuk kebutuhan dengan daya rendah, seperti : penggerak kipas angin atau blower. Tetapi dalam penggunannya, motor tersebut cepat mengalami penurunan kecepatan dan suaranya semakin keras. Hal ini disebabkan karena tingginya nilai rugi-rugi pada motor tersebut, yang berakibat rendahnya niali efisiennya, yaitu 59,1%. Rugi-rugi yang tinggi menyebabkan motor menjadi panas, sehingga kecepatannya menurun dan suaranya semakin bising. Pada motor induksi jenis shaded pole, inti besinya sangat dominant, dapat mencapai 60% dari total material motor. Hal ini akan membuat jalur lintasan medan magnetnya panjang, yang dapat mengakibatkan rendahnya efisiensi motor. Untuk mengatasi efisiensi yang rendah tersebut, maka sebaiknya dimensi kawat kumparan motor diperbesar untuk menurunkan impedansi motor
Rancang Bangun Prototype Penjemur Pakaian Otomatis Berbasis Mikrokontroller ATMEGA8535 Nopirdo, Nopirdo; Al Amin, M Saleh; Nurdiana, Nita
Jurnal Ampere Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL AMPERE
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ampere.v6i1.5234

Abstract

Menjemur pakaian merupakan suatu pekerjaan yang sering kita lakukan sehari-hari. permasalahan utama kita adalah turunnya hujan secara tiba-tiba, sedangkan kita mempunyai aktifitas lain selain menjemur pakaian sehingga kita lalai dan membuat pakaian menjadi basah sebelum di angkat. kemajuan teknologi dengan adanya inovasi-inovasi terbaru dalam segala aspek, di buatlah penjemur pakaian otomatis berbasis Mikrokontroler ATMega8535, yang dalam wujudnya seperti IC (Integrated Circuit). alat ini bekerja berdasarkan inputan dari Sensor Air Hujan dan Sensor LDR (Light Defendent Resistor) untuk menggerakkan motor penggerak dari rel jemuran. kedua sensor ini sama-sama menggunakan rangkaian komparator (pembanding), rangkaian komparator berfungsi sebagai signal conditioning, artinya bahwa sinyal atau tegangan yang dihasilkan oleh sensor LDR atau sensor air hujan akan di kondisikan ke level yang sesuai yang dapat di baca oleh mikrokontroler sebagai logika “0” dan “1”. inputan yang di baca akan di ubah mikrokontroler menjadi output dan dikirim menuju driver motor. driver motor berfungsi sebagai catu daya dari motor karna mikrokontroler tidak mempunyai daya yang besar untuk mengerakkan motor. data inputan dari sensor LDR dan air hujan akan di tampilkan pada LCD saat semua kondisi yang terjadi.
Penggunaan Panel Surya Sebagai Pembangkit Listrik Pada Alat Pengering Makanan Al Amin, M. Saleh; Emidiana, Emidiana; Pebrianti, Irine Kartika; Irwansi, Yudi
Jurnal Ampere Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Ampere
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ampere.v7i1.7703

Abstract

Indonesia merupakan negara yang terletak di wilayah khatulistiwa dengan kekayaan yang melimpah, antara lain berupa cahaya matahari. Matahari sebagai sumber energi dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Salah satunya dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik bagi alat pengering makanan. Pada penelitian ini akan dirancang suatu sistem pembangkit listrik menggunakan cahaya matahari, yang akan mensuplai listrik pada alat pengering makanan. Saat matahari bersinar, cahaya matahari dapat digunakan untuk mengeringkan bahan makanan dan untuk mengisi batere. Saat hari hujan, listrik yang berasal dari cahaya matahari dan sudah disimpan dalam batere, dapat digunakan sebagai sumber listrik pada alat pengering makanan. Alat ini terdiri dari panel surya, regulator / charger, batere (akumulator) dan inverter. Alat ini diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat yang mencari nafkah dengan memanfaatkan cahaya matahari untuk pengeringan, misalnya : ikan asin dan kemplang. Tegangan rata-rata yang dihasilkan saat pengukuran pada panel surya adalah 12,49 V, batere 12,45 V dan inverter 221,1 V. Alat yang dihasilkan juga dapat menjadi alat praktek mahasiswa teknik elektro di laboratorium.
Analisis Daya dan Efisiensi Motor Induksi Tiga Fasa Pada Sistem Distribusi Air PDAM Desa Babat Muhazib, Muhazib; Al Amin, M. Saleh; Nita Nurdiana
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 19 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v19n3.2871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian kapasitas motor induksi tiga fasa pada sistem pemompaan air bersih PDAM Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI. Permasalahan utama yang diangkat meliputi perhitungan kebutuhan air berdasarkan jumlah pelanggan, penentuan waktu operasional pompa untuk memenuhi kebutuhan harian, analisis tekanan (head) sesuai dengan panjang dan karakteristik pipa, serta evaluasi daya dan efisiensi motor induksi yang digunakan. Metode yang diterapkan meliputi pengumpulan data primer melalui observasi lapangan dan pengukuran teknis, serta analisis numerik berdasarkan rumus perencanaan sistem pompa dan motor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air harian sebesar 288 m³ dari 250 pelanggan dapat dipenuhi dengan pompa berkapasitas 36 m³/jam yang beroperasi selama 8 jam per hari. Head total sistem dihitung sebesar 219,76 meter, dan daya listrik yang dibutuhkan mencapai 12,76 kW. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan motor yang sesuai agar efisiensi energi meningkat dan distribusi air berlangsung stabil. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan sistem pemompaan PDAM berbasis efisiensi dan keandalan operasional.
Edukasi dan Sosialisasi Pemasangan Instalasi Listrik Penerangan Sesuai Standar PUIL di SMK Setianegara Sembawa Nurdiana, Nita; Emidiana, Emidiana; Al Amin, M. Saleh; Azis, Abdul; Kartike Febrianti, Irine; Perawati, Perawati; Irwansi, Yudi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.2786

Abstract

Dalam era modern ini, listrik telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat di pedesaan maupun perkotaan. Meski memberikan manfaat besar dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan listrik juga menimbulkan potensi bahaya. Salah satu penyebab umum dari risiko ini adalah modifikasi atau penambahan instalasi listrik yang tidak sesuai standar. Pemasangan beban yang berlebihan pada satu titik stop kontak juga dapat menyebabkan masalah. Untuk mengatasi risiko ini, pemerintah Indonesia telah mengatur standar instalasi listrik melalui Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang standar instalasi listrik, dengan harapan dapat mengurangi kemungkinan bahaya akibat kesalahan instalasi. Metode yang digunakan meliputi presentasi, ceramah, studi kasus, dan demonstrasi praktis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 82% peserta merasakan manfaat dari materi yang disampaikan, dan 75% memberikan penilaian kepuasan terhadap materi tersebut. Dari evaluasi tersebut juga terlihat adanya peningkatan pemahaman dari peserta. Para peserta menyarankan agar kegiatan ini diberikan waktu lebih lama, sehingga mereka dapat melakukan praktek lebih intensif. Hal ini mencerminkan antusiasme peserta untuk benar-benar menguasai pengetahuan yang diberikan. Kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam pemasangan instalasi listrik tampaknya meningkat, dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan semacam ini dapat menjadi langkah awal yang positif.