Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan E-Modul Berbasis Mastery Learning Untuk Mata Pelajaran KKPI Kelas XI Luh Putu Eka Diantari; Luh Putu Eka Damayanthi; Nyoman Sugihartini Sugihartini; I Made Agus Wirawan
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v7i1.12166

Abstract

Abstract— The aims of this research are: (1) To develop e-modul mastery learning teaching model of KKPI toward XI grade students at SMKN 1 Sawan, (2) To know both students and teachers response toward the development to realitation e-modul mastery learning teaching model of KKPI toward XI grade students at SMKN 1 Sawan. The design of this research was R&D (research and development) research design accompanied with the development model of PLOMP. The subject of this research was all XI grade students at SMKN 1 Sawan academic year 2017/2018. In order to know both teachers and students response toward the e-modul KKPI, the researcher used questionnaire. This research shows that: (1) the development of realitation e-modul mastery learning teaching model of KKPI toward XI grade students at SMKN 1 Sawan have been successfully realitation looking at several tests have been done by the researcher. (2) Based on the analysis of the data of teacher's response score of 45, if this converts into table of response categorization, it belongs to very positive category. Furthermore, based on the analysis of the data of students' response, on the other hand, shows the mean score of 65,70. If it is converted into table of response categorization, it belongs to  positive category.
Pengaruh E-Modul Berbasis Metode Pembelajaran Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran Basis Data Terhadap Hasil Belajar Dan Motivasi Siswa (Studi Kasus : Kelas XII Rekayasa Perangkat Lunak Di SMK Negeri 1 Negara) Gili Pratama P.; Dewa Gede Hendra Divayana; Nyoman Sugihartini
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v7i2.12369

Abstract

Abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh e-modul mata pelajaran Basis Data kelas XII RPL terhadap hasil belajar siswa di SMK Negeri 1 Negara (2) Motivasi siswa kelas XII RPL di SMK Negeri 1 Negara setelah menggunakan e-modul berbasis problem based learning pada mata pelajaran Basis Data (3) Respon siswa kelas XII RPL di SMK Negeri 1 Negara setelah menggunakan e-modul berbasis problem based learning pada mata pelajaran Basis Data. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas XII RPL SMK Negeri 1 Negara Tahun Pelajaran 2017/2018. Sampel yang digunakan yaitu kelas XII RPL 2 yang digunakan sebagai kelas ekperimen dan XII RPL 3 yang digunakan sebagai kelas kontrol dengan jumlah 92 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes uraian untuk mengukur hasil belajar dan metode angket untuk menganalisis motivasi belajar siswa dan respon siswa. Data hasil belajar kemudian dianalisis dengan melakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji- t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan hasil belajar yang lebih tinggi dalam penerapan e-modul berbasis Problem Based Learning pada mata pelajaran basis data kelas XII RPL di SMK Negeri 1 Negara. Hasil analisis uji-t memperoleh thitung = 6.1402 dan ttabel = 1.6619 untuk dk sebesar 90 dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan kreteria pengujian diperoleh thitung > ttebel, ini berarti H0 ditolak. (2) Motivasi belajar siswa yang menggunakan e-modul dikatakan tinggi dilihat dari rata-rata motivasi belajar kelas eksperimen yaitu sebesar 110.13. (3) Respon siswa dari penerapan e-modul berbasis problem based learning pada mata pelajaran basis data adalah positif dilihat rata – rata skor hasil angket respon  siswa yaitu 93.41.
PENGARUH E-MODUL BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATA PELAJARAN SISTEM KOMPUTER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMK NEGERI 3 SINGARAJA Komang Surya Weda; Ketut Agustini; Nyoman Sugihartini
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v7i2.13349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar menggunakan e-modul berbasis discovery learning dan siswa yang belajar menggunakan buku sekolah elektronik pada mata pelajaran Sistem Komputer siswa kelas X Multimedia SMK Negeri 3 Singaraja (2) respon siswa kelas X Multimedia SMK Negeri 3 Singaraja setelah menggunakan e-modul berbasis discovery learning mata pelajaran Sistem Komputer. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X Multimedia SMK Negeri 3 Singaraja Tahun Pelajaran 2017/2018. Sampel yang digunakan yaitu kelas X Multimedia2 yang digunakan sebagai kelas eksperimen dan X Multimedia1 yang digunakan sebagai kelas kontrol, dengan jumlah 73 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes uraian untuk mengukur hasil belajar, dan metode angket untuk menganalisis respon siswa. Data hasil belajar kemudian dianalisis dengan melakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hasil belajar yang lebih tinggi antara siswa yang belajar menggunakan e-modul berbasis discovery learning dan siswa yang belajar menggunakan media konvensional pada mata pelajaran Sistem Komputer siswa kelas X Multimedia SMK Negeri 3 Singaraja. Hasil analisis uji-t memperoleh thitung sebesar 6,5289 dan ttabel sebesar 1,664 untuk dk sebesar 72 dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan kriteria pengujian diperoleh thitung > ttabel, ini berarti H0 ditolak. (2) respon siswa dari penerapan E-Modul berbasis discovery learning pada mata pelajaran Sistem Komputer adalah positif dilihat dari rata – rata skor hasil angket respon siswa yaitu 93,13.
PENGARUH E-MODUL BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN VIDEOGRAFI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DI SMK NEGERI 1 SUKASADA Pande Gede Erick Suryadi; Ketut Agustini; Nyoman Sugihartini
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 7 No. 3 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v7i3.13433

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar menggunakan e-modul dengan siswa yang menggunakan menggunakan bahan ajar LKS, Video dan sumber dari guru pada mata pelajaran Videografi Siswa Kelas XI DKV SMK Negeri 1 Sukasada, (2) untuk mengetahui respon siswa setelah menggunakan e-modul berbasis project based learning mata pelajaran Videografi. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Pengumpulan daya dilakukan dengan metode esei untuk mengatur ranah kognitif. Data hasil belajar di analisis melalui uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas dengan hasil kedua kelompok berdistribusi normal dan homogen, dilanjutkan dengan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t. hasil menyatakan terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar menggunakan e-modul dengan siswa yang menggunakan menggunakan bahan ajar LKS, Video dan sumber dari guru. Kemudian dilihat dari rata-rata hasil belajar, rata-rata kelas eksperimen adalah 19 dan kelas control adalah 17 maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran e-modul mendapatkan rata-rata yang lebih tinggi dari media pembelajaran yang bersumber dari guru.
PENGEMBANGAN KONTEN INTERAKTIF MENGGUNAKAN ARTICULATE STORYLINE 3 BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATA PELAJARAN ANTROPOLOGI DI SMA NEGERI 1 UBUD Kadek Reza Alfionita; Nyoman Sugihartini; I Nengah Eka Mertayasa
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan konten interaktif pada mata pelajaran Antropologi serta mengetahui respon guru dan siswa terhadap Pengembangan Konten Interaktif Menggunakan Articulate Storyline 3 Berbasis Discovery Learning Pada Mata Pelajaran Antropologi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (R&D) dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Melalui penelitian ini dapat memudahkan guru dalam memfasilitasi kebutuhan dalam kegiatan belajar mengajar, dan mampu meningkatkan minat belajar dan pemahaman peserta didik dalam belajar. Penelitian dilaksanakan di kelas XI Peminatan Bahasa SMA Negeri 1 Ubud pada 36 peserta didik dan seorang guru pengampu mata pelajaran Antropologi. Pada penelitian ini menggunakan instrument penelitian berupa angket. Hasil penelitian untuk uji kevalidan konten interaktif berasal dari hasil perhitungan validasi ahli yakni ahli isi, ahli desain dan media pembelajaran dan memperoleh nilai rata-rata 1,00 yang termasuk dalam kriteria sangat valid. Untuk hasil uji efektivitas menggunakan rumus N-Gain yang memperoleh nilai sebesar 0,71 yang termasuk dalam kriteria efektif. Serta hasil uji respon peserta didik terhadap pengembangan konten interaktif ini mendapatkan nilai rata – rata sebesar 67,5 yang masuk dalam kategori sangat valid, dan respon guru dengan nilai rata – rata 49 yang masuk dalam kategori sangat valid.Kata Kunci: Konten Interaktif, Articulate Storyline, Antropologi, Discovery Learning
PENGEMBANGAN KONTEN PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN ARTICULATE STORYLINE 3 BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATA PELAJARAN KOMUNIKASI KEPERAWATAN Ni Komang Tri Witari; Nyoman Sugihartini; Ida Bagus Nyoman Pascima
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v11i3.49810

Abstract

Sumber belajar yang bersifat monoton yang hanya memaparkan materi-materi dan tidak adanya kreasi berupa gambar ataupun video yang mengakibatkan kurangnya pemahaman peserta didik terhadap materi yang disampaikan oleh guru. Ketersediaan buku sebagai bahan ajar yang seharusnya dimiliki oleh setiap peserta didik hanya dimiliki oleh guru pengampu mata pelajaran yang mengakibatkan peserta didik mencari materi tambahan melalui internet. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan, mengimplementasikan dan mendeskripsikan respon guru serta peserta didik terhadap pengembangan konten pembelajaran interaktif. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (R&D) yang menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X Asisten Keperawatan 1 dan guru pengempu mata pelajaran komunikasi keperawatan. Berdasarkan hal tersebut maka diperolehlah sebuah produk konten pembelajaran interaktif menggunakan articulate storyline 3 dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan dan implementasi konten pembelajaran interaktif berbasis discovery learning pada mata pelajaran komunikasi keperawatan berhasil diterapkan berdasarkan hasil uji validasi dari ahli isi, ahli desain dan media pembelajaran dengan nilai rata-rata sebesar 1,00 dengan kriteria sangat valid, hasil uji efektifitas dengan memberikan pre-test dan post-test memperoleh nilai ­N-Gain sebesar 0,78 dengan interpretasi “efektif” dan hasil dari perhitungan respons guru mendapatkan skor rata-rata sebesar 44 dan skor rata-rata peserta didik sebesar 62.58 dengan kategori “sangat praktis”. Kata kunci: Discovery Learning, Komunikasi Keperawatan, Konten Interaktif, ADDIE
FILSAFAT KONSTRUKTIVISME: IMPLEMENTASI PEER ASSESSMENT DIGITAL PADA MATA KULIAH MICROTEACHING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGAJAR MAHASISWA CALON GURU Ni Nyoman Sugihartini; Kustono Djoko
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v11i3.55501

Abstract

This study aimed to implement peer assessment in microteaching courses as an implementation of constructivism paradigm. Constructivism is a paradigm that supports the student-centered learning process (student center approach). Constructivism believes that the learning process is student-centered, then students are given the opportunity to discover and construct based on their knowledge which can cause students to better remember the material being studied. This research is a research and development (R&D). The R&D model used is the ADDIE model, there are: Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation. The implementation of peer assessment begins with the development of a web-based system, to accommodate student teaching practice videos in microteaching courses, then other students and supporting lecturers provide feedback through the web-based system. The results showed that the student response after implementing the peer assessment was 87.65 which was classified as very positive. However, in this article, it is only focused on the viewpoint of the philosophy of science where the implementation of peer assessment is one of the implementations of the constructivism paradigm, to create prospective teachers in 21st century learning.
Pemasaran Digital Tenun Songket Buleleng Bali Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi; Kadek Sintya Dewi; I Gede Partha Sindu; Nyoman Sugihartini
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6976

Abstract

Kain tenun Songket khas Buleleng adalah kain tenun tradisonal Bali yang memiliki keunikan tersendiri, misalnya: benang yang digunakan adalah benang sutra dengan modifikasi benang emas, pewarna alami dari alam seperti pewarna dari tumbuh-tumbuhan, serta motif songket mencirikan kehidupan peradaban masyarakat dan alam Buleleng (Bali utara). Adapun yang menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah kelompok pengrajin kain songket desa penglatan dengan jumlah anggota 15 orang. Permasalahan yang dialami mitra adalah: Mitra belum melakukan pemasaran yang baik. Proses penjualan kain songket masih dilakukan dengan cara-cara konvensional, yakni pembeli datang langsung ke rumah pengrajin, Mitra belum memiliki pengetahuan tentang digital marketing, perencanaan bisnis, manajemen keuangan, manajemen usaha, time manajemen, Mitra belum melakukan inovasi usaha, seperti: pengemasan produk dengan kotak eksklusif, membuat turunan produk songket, menjalin kerjasama dengan pemda ataupun pihak swasta setempat agar menjadikan kain songket khas buleleng sebagai cinderamata. Adapun solusi yang akan dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu: Melakukan Digital marketing, meliputi: Membuatkan logo usaha, website, account social media di facebook/instagram, Mendaftarkan usaha di marketplace ternama, Membuat produk inovasi turunan songket khas Buleleng, pembuatan nota, pembuatan kartu nama, pembuatan kemasan eksklusif, pembuatan banner untuk kegiatan pameran, pembuatan cap usaha, pembuatan brosur, membuat buku profile, Melakukan pelatihan manajemen produksi, Pelatihan SDM, Pelatihan pembuatan business plan, Pelatihan Manajemen bisnis, Pelatihan pembukuan. Metode yang akan digunakan: persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, FGD, dan evaluasi. Kegiatan ini telah menghasilkan website dengan alamat https://songketbuleleng.com.
Pemasaran Digital Tenun Songket Buleleng Bali Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi; Kadek Sintya Dewi; I Gede Partha Sindu; Nyoman Sugihartini
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6976

Abstract

Kain tenun Songket khas Buleleng adalah kain tenun tradisonal Bali yang memiliki keunikan tersendiri, misalnya: benang yang digunakan adalah benang sutra dengan modifikasi benang emas, pewarna alami dari alam seperti pewarna dari tumbuh-tumbuhan, serta motif songket mencirikan kehidupan peradaban masyarakat dan alam Buleleng (Bali utara). Adapun yang menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah kelompok pengrajin kain songket desa penglatan dengan jumlah anggota 15 orang. Permasalahan yang dialami mitra adalah: Mitra belum melakukan pemasaran yang baik. Proses penjualan kain songket masih dilakukan dengan cara-cara konvensional, yakni pembeli datang langsung ke rumah pengrajin, Mitra belum memiliki pengetahuan tentang digital marketing, perencanaan bisnis, manajemen keuangan, manajemen usaha, time manajemen, Mitra belum melakukan inovasi usaha, seperti: pengemasan produk dengan kotak eksklusif, membuat turunan produk songket, menjalin kerjasama dengan pemda ataupun pihak swasta setempat agar menjadikan kain songket khas buleleng sebagai cinderamata. Adapun solusi yang akan dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu: Melakukan Digital marketing, meliputi: Membuatkan logo usaha, website, account social media di facebook/instagram, Mendaftarkan usaha di marketplace ternama, Membuat produk inovasi turunan songket khas Buleleng, pembuatan nota, pembuatan kartu nama, pembuatan kemasan eksklusif, pembuatan banner untuk kegiatan pameran, pembuatan cap usaha, pembuatan brosur, membuat buku profile, Melakukan pelatihan manajemen produksi, Pelatihan SDM, Pelatihan pembuatan business plan, Pelatihan Manajemen bisnis, Pelatihan pembukuan. Metode yang akan digunakan: persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, FGD, dan evaluasi. Kegiatan ini telah menghasilkan website dengan alamat https://songketbuleleng.com.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Penggunaan Sistem E-Learning Undiksha dengan Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) Sukarya, I Gede Arya; Pradnyana, I Made Ardwi; Sugihartini, Nyoman
INSERT : Information System and Emerging Technology Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Prodi Sistem Informasi, FTK, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/insert.v1i2.25940

Abstract

Sistem E-learning dikembangkan oleh Undiksha untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pembelajaran. Namun pada kenyataannya E-learning Undiksha belum dimanfaatkan secara maksimal oleh dosen di lingkungan Undiksha. Pengguna dapat menerima dan menggunakan sistem adalah hal yang penting untuk dapat mengetahui tingkat keberhasilan dari implementasi sistem tersebut. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku penggunaan sistem E-learning Undiksha dengan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). UTAUT merupakan salah satu model penerimaan teknologi yang menggabungkan delapan teori penerimaan teknologi sebelumnya. UTAUT memiliki empat konstruk utama yaitu ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha,  pengaruh sosial dan kondisi yang memfasilitasi. Data diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner tertutup dengan sampel 64 Dosen Undiksha. Dianalisis menggunakan software SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Ekspektasi kinerja, ekpektasi usaha, pengaruh sosial dan kondisi yang memfasiitasi berpengaruh positif terhadap perilaku penggunaan sistem E-learning Undiksha (2) Variabel moderator jenis kelamin memperkuat hubungan ekspektasi kinerja dan ekspektasi usaha terhadap perilaku penggunaan sistem E-learning Undiksha sedangkan untuk variabel moderator jenis kelamin memperlemah hubungan variabel pengaruh sosial terhadap perilaku penggunaan sistem E-learning Undiksha (3) Variabel moderator umur memperkuat hubungan variabel ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial dan kondisi yang memfasilitasi terhadap perilaku penggunaan sistem E-learning Undiksha (4) Variabel moderator pengalaman memperkuat hubungan ekspektasi usaha, pengaruh sosial dan kondisi yang memfasilitasi terhadap perilaku penggunaan sistem E-learning Undiksha.
Co-Authors ., Gede Bagus Sukawirya ., Gede Rai Sutama ., Gede Taruna Saputra ., I Made Adi Palguna ., I Made Dwipayana ., Luh Cahayaning Saraswati ., Made Ayu Putri Purwaningsih ., Made Delina Rusnawati ., Ni Made Asri Sasmita ., Ni Putu Sri Dianti ., Pd. Made Edi Suyasa ., Putu Chandra Cahyana Putera Ahda Audia Andreana, I Made Dwi antari, kadek widya Ari Kamelia Dewi, Ni Made Ariawan, I Gede Artha, I Komang Dodi Ary Widayanti, Putu Astawa, I Putu Gina Audia, Ahda Dessy Seri Wahyuni Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewi, Tri Nita Dharma, Kadek Yuda Diantari, Luh Putu Eka Dika Prasetya, I Putu Djoko Kustono Dwariani, Made Tia Erick Suryadi, Pande Gede Febrianto, I Putu Novri Gede Aditra Pradnyana Gede Bagus Sukawirya . Gede Rai Sutama . Gede Saindra Santyadiputra Gede Saindra Santyadiputra Gede Saindra Santyadiputra, Gede Saindra Gede Saindra Santyadiputra, S.T., M.Cs . Gede Taruna Saputra . Gili Pratama P. Hermawati, Komang Lilis I Gede Ariawan I Gede Arya Sudarmayana I Gede Bendesa Subawa I Gede Mahendra Darmawiguna I Gede Partha Sindu I Ketut Resika Arthana I Komang Dodi Artha I Made Adi Palguna . I Made Ardwi Pradnyana I Made Arya Dwi Saputra I Made Dwi Andreana I Made Dwipayana . I Made Gede Sunarya I Made Putrama I Made Sukaryawan I Made Sukaryawan, I Made I Nengah Eka Mertayasa I Nyoman Laba Jayanta I Nyoman Sudiartayasa Adiputra I Putu Dika Prasetya I Putu Gina Astawa I Putu Novri Febrianto I Putu Wira Adnyana I Wayan Suwendra Ida Ayu Widiyanthi Ida Bagus Nyoman Pascima Kadek Dwi Suantara Kadek Reza Alfionita Kadek Sintya Dewi Kadek Sintya Dewi kadek widya antari Kadek Yuda Dharma Kadek Yudiana Ketut Agustini Komang Adi Premayogi Komang Ary Sudewa Komang Dewi Lestari Komang Meli Tri Wahyuni Komang Sabda Kusumantara Komang Surya Weda Kusumantara, Komang Sabda Lestari, Komang Dewi Luh Asri Ramayanthi Luh Asri Ramayanthi, Luh Asri Luh Cahayaning Saraswati . Luh Diah Surya Adnyani Luh Mertasari Luh Putu Eka Damayanthi Luh Putu Eka Damayanthi, Luh Putu Eka Luh Putu Eka Diantari M.Cs ., Gede Saindra Santyadiputra, S.T., M.Cs M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . Made Ayu Putri Purwaningsih . Made Delina Rusnawati . Made Windu Antara Kesiman Made Yuda Sadewa Made Yudana Putra Made Yudana Putra, Made Yudana Marvilianti Dewi, Eka Dianita Nadiana, Ni Made Ayu Sri Ni Kadek Nopiani Ni Komang Tri Witari Ni Luh Dinda Ajeng Wahyuni Ni Made Ari Kamelia Dewi Ni Made Asri Sasmita . Ni Putu Sri Dianti . Ni Wayan Rahayu Pradnyawati Putri Ni Wayan Sri Suprapti Novitasari Putri Novitasari Putri, Novitasari Nyoman Ari Dwismara Putra Nyoman Ari Dwismara Putra, Nyoman Ari Nyoman Karina Wedhanti P. WAYAN ARTA SUYASA P., Gili Pratama Pande Gede Erick Suryadi Pd. Made Edi Suyasa . Pradnyani, Ida Ayu Agung Yogi Pratiwi, Putu Ari Premayogi, Komang Adi Putra, I Nyoman Tri Adi Putu Ari Pratiwi Putu Ary Widayanti Putu Chandra Cahyana Putera . Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi Putu Intan Paramita Putu Intan Paramita, Putu Intan Putu Yuli Krisnawati Saindra Santyadiputra, Gede Saindra Santyadiputra, Gede Saputra, I Made Arya Dwi Sindu, I Gede Partha Sintya Dewi, Kadek Suantara, Kadek Dwi Sudarmayana, I Gede Arya Sudewa, Komang Ary Sudiartayasa Adiputra, I Nyoman Sukarya, I Gede Arya Surya Wardani Swisnandy, I Gusti Agung Michael Tri Nita Dewi Tri Wahyuni, Komang Meli Utami, Gusti Ayu Indah Wahyuni, Ni Luh Dinda Ajeng Wardani, Surya Weda, Komang Surya Widiyanthi, Ida Ayu Wira Adnyana, I Putu Wismawan, Komang Hendra Wulandari, Ida Ayu Komang Yuli Krisnawati, Putu Yundari, Yundari