Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kelayakan Usaha Ternak Ayam Buras Petelur Di Desa Gunung Meriah Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Deli Serdang Ade Rae Salomo; Yetti Meuthia Hasibuan; Denny Walady Utama
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 5 No. 1 (2024): Vol 5 No 1 Februari 2024
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk beternak ayam buras petelur (ayam petelur) di desa Gunung Meriah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini berfokus pada melakukan analisis kelayakan bisnis, dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti aspek hukum, sosial dan budaya, pasar dan pemasaran, teknis dan teknologi, dan aspek keuangan. Pengumpulan data untuk analisis dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil analisis kelayakan menyatakan bahwa usaha ternak ayam buras petelur di Desa Gunung Meriah Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Deli Serdang layak untuk di jalankan untuk tiap tiap aspek yang telah di pertimbangkan. Melalui aspek finansial diketahui dalam tahun pertama usaha berjalan mengalamai kerugian sebesar Rp. 10.370.000,- dengan rasio R/C 0,91. Ditahun ke dua usaha ternak ayam buras mengalami keuntungan sebesar Rp. 115.540.000,- dengan rasio R/C 1, Secara total dalam dua tahun usaha berjalan menghasilkan keuntungan sebesar Rp. 105.170.000,- dengan rasio R/C 1,42 yang berati usaha ternak ayam buras yang dijalankan selama 2 tahun menguntungkan. Hasil analisis BEP pada usa ternak ayam buras untuk produksi dan penjualan 73.543 butir telur dengan total penjualan sebesar Rp. 220.630.043,- dan lama waktu untuk BEP ialah 1 tahun 6 bulan. Dalam analisis SWOT usaha ternak ayam buras petelur berada pata kuadran pertama dengan strategi yang duterapkan merupakan srategi pertumbuhan yang agresif. dari hasil data penelitian dapat disimpulkan bahwa usaha ternak ayam buras petelur di Desa Gunung Meriah Kecamatan Gunung Meriah layak untuk dijalankan.
Analisis Pelaksanaan TPM Dengan Menggunakan Metode OEE di PT. XYZ Luthfi Willyanda Putra; Denny Walady Utama; Yetti Meuthia Hasibuan
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Vol 4 No 1 Februari 2023
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak TPM adalah suatu metode yang digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi di bidang manufaktur suatu perusahaan dengan menggunakan mesin dan peralatan secara rasional dan efisien dengan cara meminimalkan kerusakan besar pada mesin dan peralatan. Objek penelitian ini adalah mesin penggiling daun teh / Open Top Roller. Data yang digunakan adalah data tahun sebelumnya yaitu dari Juli 2021 – Juni 2022, dari hasil perhitungan yang dilakukan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE)) dengan nilai nilai 48,19% – 55,92%. dan nilai OEE terendah terjadi pada bulan Maret 2022 dengan nilai 48,19%, pencapaian ini jauh lebih rendah dibandingkan bulan-bulan lainnya sedangkan target perusahaan yang ditetapkan sebesar 85%. Penurunan nilai OEE dipengaruhi oleh nilai availability dengan nilai sebesar 72,11% - 84,76%, Performance dengan nilai sebesar 78,81% - 87,76% dan nilai Quality sebesar 75,28% - 79,78%. Solusi untuk melakukan perbaikan adalah dengan mengimplementasikan seluruh program TPM karena konsep TPM mencakup pemeliharaan mandiri.
Pengaruh Pelaksanaan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Produktivitas Pegawai BPBD Kabupaten Deli Serdang Rendi Fadillaha; Abdul Azis Syarif; Denny Walady Utama
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Vol 4 No 1 Februari 2023
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pelaksanaan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai di BPBD Kabupaten Deli Serdang. Terdapat 47 pegawai BPBD Kabupaten Deli Serdang yang dijadikan sebagai sample dalam penelitian ini. Pengambilan data yang digunakan adalah dengan metode sampel Jenuh, dengan jumlah sample 47 pegawai atau seluruh pegawai yang ada di BPBD Deli Serdang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara membagikan kuesioner kepada pegawai BPBD Kabupaten Deli Serdang. Analisis data yang diperoleh ditemukan hasil penelitian adalah Keselamatan Kerja secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai dengan niali signifikansi 0.0095 > 0.05, Kesehatan kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas kerja pegawai dengan nilai signifikansi 0.002 < 0.05, Keselamatan kerja dan Kesehatan kerja secara simultan berpengaruh Terhadap Produktivitas kerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0,05.
Perancangan Preventive Maintenace Mesin Screw Press Dengan Metode Reliability Centered Maintenance Denny Walady Utama
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Vol 3 No 1 Februari 2022
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEU adalah sebuah perusahaan swasta yang memiliki usaha di bidang Perkebunan Kelapa Sawit dan Pabrik Minyak Kelapa Sawit. Dalam proses pengolahan bahan baku kelapa sawit menjadi minyak (crude palm oil) menggunakan mesin-mesin pengolahan diantaranya adalah mesin screw press. Kerusakan mesin atau komponen mesin tersebut secara tiba-tiba akan berdampak pada terganggunya proses produksi sehingga tidak terpenuhinya target perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah memberikan usulan perawatan preventive mesin screw press dan penggantian komponen mesin berdasarkan mean time to failure (MTTF). Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan Reliability Centered Maintenance. Dari hasil penelitian, spare part mesin screw press yang memiliki tingkat resiko kritis adalah hand worm screw, handle shaft, dan cylinder press. Waktu penggantian spare part kritis adalah hand worm screw: 2.082 jam, handle shaft: 1.415 jam dan press cylinder: 2.435 jam.
Perencanaan Persediaan Bahan Baku Biji Kopi Menggunakan Metode Min dan Max Pada UMKM Deli Coffee Zaharuddin, Zaharuddin; Marisden, Giat Damei; Walady Utama, Denny; Meuthia Hasibuan, Yetti
SURYA TEKNIKA Vol 13 No 1 (2026): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v13i1.11259

Abstract

Inventory of raw materials is something that must be considered. In order for a production process to run smoothly, the company must have a good supply of raw materials so that production continues and demand can be met. Inventories are stored materials or goods that will be used to fulfill certain purpose. Focusing on small and medium enterprises (SMEs) which are included in the food and Baverage business category. Deli Coffee UKM which produces various types of coffee beans. Ordering raw materials made by SMEs is still relatively unplanned. Orders are made when there is a small supply of materials in the warehouseand orders from suppliers and 15 days for new orders to arrive. Data collection methods used are primary and secondary data. Min-max supply chain of coffee beans for safety stock is 151, 93 kg, minimum inventory of 223,59 kg, maximum inventory of 4283,33 kg, and reorder point of 1989,74 kg and order quantity per period of 223 order frequency of 11 times, and total cost of IDR 8.375.642.000.
Analisa kualitas produksi tempe untuk mengurangi tingkat produk cacat dengan menggunakan metode seven tools dan fmea : Analisa kualitas produksi tempe untuk mengurangi tingkat produk cacat Abdul Azis Syarif; Deny Walady Utama; Amas Ramadan Sipahutar
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Vol 7 No 1 Februari 2026
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/iesm.7.1.2026.01-08

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian sebagai berikut : Mengetahui pengendalian kualitas tempe dengan menggunakan metode Seven Tools, Mengidentifikasi kegagalan proses produksi tempe dengan menggunakan metode FMEA, Mengetahui langkah – langkah yang digunakan untuk memperbaiki produk cacat tempe. Berdasarkan Peta Kontrol np Bar produk cacat tempe dapat diketahui bahwa produk cacat yang berada pada batas kontrol atas dan batas kontrol bawah yaitu produk cacat yang dihasilkan pada Minggu ke – 1, Minggu Ke -2 dan Minggu Ke-4 sebesar 112, 124 dan 85. Sedangkan untuk Minggu Ke -3 menghasilkan produk cacat yang tidak terkontrol sebesar 150 yang melewati Upper Control Limit (LCL). faktor – faktor yang menyebabkan terjadinya produk cacat dimana faktor – faktor tersebut sebagai berikut : Tempe yang kurang matang terdiri dari Kualitas kedelai yang kurang bagus, Kualitas ragi kurang bagus, Tidak mengetahui suhu ruangan yang tepat untuk proses permentasi tempe, Tidak mengetahui SOP penggunaan ragi Suhu ruangan Fermentasi yang tidak Stabil, Kelembapan ruangan yang kurang bagus untuk permentasi kemudian untuk Ukuran Yang Tidak Sesuai terdiri dari Ukuran plastik yang digunakan tidak sesuai dengan standar ukuran yang ditetapka, Kurangnya mengetahui ukuran kapasitas pelastik yang dingunakan , Tidak adanya takaran ukuran pada saat memasukkan kedelai kedalam pelastik , Tidak adanya SOP ukuran berupa berat sampel kedelai yang dimasukkan kedalam pelastik pada saat proses pengemasan, Tempe Belum Matang dan Ukuran Tidak Sesuai Standar yaitu Ukuran plasti yang digunakan tidak sesaui standar dan kualitas ragi yang digunakan tidak bagus serta tidak adanya takaran pada saat memasukkan kedelai kedalam plastik serta tidak adanya ukuran ragi yang digunakan Kata Kunci : Pengendalian Kualitas, Seven Tools, FMEA.
Penerapan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Untuk Meningkatkan Efektivitas Mesin Produksi Sabun Di PT. Best Ilham Wahyudi; Denny Walady Utama; Yetti Meuthia Hasibuan; Zaharuddin
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Vol 7 No 1 Februari 2026
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/iesm.7.1.2026.09-21

Abstract

PT. Berlian Eka Sakti Tangguh merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi sabun membutuhkan kefektivitasan mesin dalam menjalankan produksi nya. Mesin produksi yang kurang dijaga pemeliharaan nya adalah salah satu penyebab utama tingginya downtime akibat kerusakan mesin cutting yang terjadi saat produksi berlangsung, dimana tiap bulannya tingkat kerusakan sebanyak 5 kali/bulan dengan waktu breakdown 540 menit/bulan. Tingginya downtime pada mesin merupakan masalah yang banyak dihadapi perusahaan. Kondisi tersebut mengakibatkan proses produksi pada perusahaan menjadi menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai penyebab menurunnya efektivitas mesin cutting dengan menggunakan konsep Overall Equipment Effectiveness (OEE). Hasilnya menunjukkan bahwa nilai efektivitas peralatan keseluruhan (OEE) berkisar antara 59% - 82% jauh diatas target yakni 95%. Penyebab terjadinya pemborosan yang paling dominan berdasarkan Six Big Losses adalah reduced speed losses. Dengan persentase sebesar 24% atau sebesar 58% terhadap persentase losses yang lain. Sehingga perlu adanya perbaikan untuk meningkatkan nilai OEE agar menjadi kategori kelas dunia
Analisis Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dengan Metode Hira Dan Hazop Pada PT. AGM Audrey Iva Novia Sihombing; Yetti Meuthia Hasibuan; Denny Walady Utama
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Vol 7 No 1 Februari 2026
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/iesm.6.1.2025.34-46

Abstract

Proses produksi pupuk NPK memiliki potensi risiko. Karyawan masih kurang menyadari pentingnya menggunakan alat pelindung diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bahaya yang mungkin terjadi, serta faktor-faktor yang menyebabkan bahaya tersebut terjadi. Selain itu, penelitian ini akan memberikan saran untuk menurunkan risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan: Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) dan Hazard and Operability Study (HAZOP). Metode HIRA digunakan untuk menemukan bahaya yang mungkin terjadi dan memberikan penilaian risiko berdasarkan kemungkinan terjadi dan tingkat keparahan risiko. Namun, metode HAZOP digunakan untuk mengevaluasi kesalahan, sumbernya, efek, dan solusi perbaikan yang disarankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 32 bahaya yang ditemukan, yang dibagi menjadi empat sumber bahaya: 15 bahaya untuk prosedur kerja, 11 bahaya untuk sikap kerja, 4 bahaya untuk tempat kerja, dan 2 bahaya untuk lingkungan kerja. Perbaikan administrasi dan teknis adalah bagian dari perbaikan kerja yang diusulkan. Menurut PP RI No. 50 Tahun 2012, upaya pengendalian risiko yang sudah dilakukan termasuk rekayasa teknik, pemasangan rambu K3, pemeliharaan peralatan dan instalasi, pelatihan, penyediaan APD, APAR, dan peralatan tanggap darurat.
Desain Rancangan Kemasan Makanan Ringan (Coklat) dengan Metode Theory Of Inventive Problem Solving (TRIZ) di UKM Himasweets Tembung Putri Elita Silitonga; Yetti Meuthia Hasibuan; Denny Walady Utama
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 2 No 3 (2023): Desember
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v2i3.56

Abstract

This research at UKM Himasweet Tembung evaluated snack food (chocolate) packaging that was less attractive and standard, using clear plastic without information on halal logos, composition, or trademarks. The research aims to design more attractive packaging according to consumer desires, using the TRIZ method, which focuses on previous experience and eliminates contradictions. Adequate packaging is essential to protect products, convey information, and increase appeal. A survey method with a questionnaire of 100 respondents was used to collect data. Analysis using TRIZ produces recommendations for packaging improvements. As a result, the ideal snack packaging is a yellow aluminum foil standing pouch with dimensions of 14 x 25 cm (250 gr), yellow brand writing, ziplock, product information, and a picture of the snack (brown) to represent the product.
Mengoptimalkan Produktivitas Kerja di PT SEN Melalui Analisis Kebutuhan Karyawan Menggunakan Metode Quality Function Deployment Evin Hard; Uun Novalia Harahap; Denny Walady Utama
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 2 No 3 (2023): Desember
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v2i3.77

Abstract

This research highlights the importance of meeting employee needs to increase work efficiency and effectiveness at PT SEN, a company operating in the oil and gas industry. Using the Quality Function Deployment (QFD) method, this research aims to translate employee desires into technical attributes that management can implement. Through surveys and data collection from 25 respondents, the service attributes desired by employees have been identified, evaluated for validity and reliability, and linked to company performance. The research results show that several attributes, such as laptops with high specifications, comfortable workspaces, and integrated work dashboards, are top priorities for PT SEN employees. Service attribute performance is evaluated through the House of Quality (HOQ) matrix, and target values are set, guiding the improvement and development of necessary facilities and infrastructure. The analysis also leads to identifying unnecessary or less essential attributes of employees. In conclusion, QFD is a practical approach to determining priorities for meeting the needs of PT SEN employees. The analysis results provide significant insight to direct management in improving the work environment and service for employees by focusing on the attributes most prioritized by employee teams.