Suwanto Marsudi
Unknown Affiliation

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Perencanaan Struktur Bangunan Dolphin Protector Moveable Bridge Kapasitas 5.000 GRT di Dermaga III Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Jawa Timur Dibrata Putra, Muhamad Ekira Wikrama; Suwanto Marsudi; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.64

Abstract

Perencanaan Dolphin Protector Moveable Bridge Dermaga III Pelabuhan Ketapang Banyuwangi dilakukan sebagai upaya peningkatan kapasitas pelabuhan untuk melayani kapal dengan bobot hingga 5.000 GRT dalam mendukung arus penyeberangan Ketapang–Gilimanuk. Studi ini menggunakan data sekunder yang meliputi data batimetri, oseanografi, geoteknik, dan angin untuk merencanakan desain struktur yang aman dan efisien. Analisis dilakukan terhadap tinggi gelombang rencana, elevasi muka air laut, perhitungan tiang pancang, pile cap, serta jenis dan kapasitas fender yang digunakan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa struktur tiang pancang dengan kedalaman 48 meter dan diameter 0,8 meter dinyatakan aman dengan daya dukung ultimate sebesar 476,64 ton. Pile cap dengan mutu beton K-400 juga memenuhi kriteria kekuatan lentur dan geser berdasarkan SNI 2847:2019. Total Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diperoleh untuk pembangunan struktur ini mencapai Rp 3.539.185.000,00. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar perencanaan teknis dan acuan pengambilan keputusan pembangunan infrastruktur pelabuhan yang berstandar dan berkelanjutan.
Perencanaan Pondasi Tiang Bor untuk Mesin Gas Turbin pada PLTMG Tahuna Tobing, Hana Gia Jodis; Suwanto Marsudi; Evi Nur Cahya
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi geologis di area PLTMG Tahuna didominasi oleh lapisan tanah lempung lanau dan berpasir berplastisitas tinggi yang rawan mengalami pergerakan serta penurunan berlebih. Mempertimbangkan kondisi tersebut, dilakukan perencanaan pondasi tiang bor (bored pile) untuk mesin gas turbin. Perencanaan ini melibatkan analisis statis dan dinamis. Evaluasi kapasitas daya dukung dan penurunan tanah dihitung secara spesifik berdasarkan data N-SPT PLTMG Tahuna, yang kemudian dilengkapi dengan analisis RAB. Dari analisis yang dilakukan, didapatkan dimensi pondasi berupa pile cap 16 m x 5 m x 1,5 m, pedestal 15 m x 4 m x 0,5 m, dan 27 tiang bor D600 mm dengan panjang masing-masing 10 m. Nilai daya dukung serta penurunan tanah dinyatakan aman karena telah memenuhi faktor aman yang disyaratkan. Total kebutuhan biaya berdasarkan analisis RAB adalah sebesar Rp892.000.000,00.
Perencanaan Struktur Bangunan Plengsengan Kapasitas 2.000 GRT di Dermaga LCM Pelabuhan Bulusan Banyuwangi Jawa Timur Wirayana, Adi Pradana; Suwanto Marsudi; Sebrian Mirdeklis Beselly Putra
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Bulusan di Banyuwangi, Jawa Timur, membutuhkan pengembangan dermaga LCM (Landing Craft Mechanized) untuk menampung kapal berkapasitas hingga 2.000 GRT guna mendukung distribusi barang dan penumpang antar Jawa dan Bali. Penelitian ini merencanakan struktur bangunan plengsengan sebagai penahan sekaligus tempat sandar kapal, meliputi analisis kondisi kolam pelabuhan eksisting, penentuan elevasi muka air laut rencana, desain struktur dan dimensi plengsengan, analisis pembebanan, desain pondasi tiang pancang, serta penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hasil analisis menunjukkan elevasi muka air laut rencana sebesar +5,00 m dari MSL, dengan struktur plengsengan berdimensi 70 x 30 m menggunakan pondasi spun pile diameter 600 mm. Beban vertikal maksimum 84,19 ton masih jauh di bawah daya dukung izin 423,52 ton, sehingga pondasi dinyatakan stabil. Total RAB yang dibutuhkan untuk pembangunan plengsengan ini adalahRp3.950.000.000. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan teknis dalam pengembanganDermaga LCM Pelabuhan Bulusan.
Studi Perencanaan Bore Pile pada Dinding Pelimpah Bendungan Bagong, Kabupaten Trenggalek Alfirenno Fitra Noercholis; Suwanto Marsudi; Andre Primantyo Hendrawan
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek menghadapi kendala geoteknik pada area pelimpah akibat tanah dan batuan berdaya dukung rendah serta rentan longsor. Penelitian inimerencanakan dinding penahan tanah pada peredam energi pelimpah, mengevaluasi stabilitasnya, serta menentukan kebutuhan perkuatan pondasi bore pile. Metode menggunakan analisis deskriptif-kuantitatif berbasis data topografi, geologi, geoteknik, dan parameter gempa, dengan evaluasi stabilitas manual dan GEO5 pada empat kondisi pembebanan (kosong dan banjir, tanpa dan dengan gempa), serta analisis lereng metode Bishop. Hasil menunjukkan dinding penahan tipe counterfort (tinggi 7 m, lebar dasar 6,5 m) memenuhi stabilitas lokal terhadap guling, geser, dan daya dukung, namun stabilitas global lereng menurun pada kondisi gempa dengan faktor keamanan 1,21 (kosong-gempa) dan 1,26 (banjir-gempa), belum memenuhi kriteria aman. Perkuatan 2 bore pile diameter 1,0 m dan panjang 20 m meningkatkan faktor keamanan global lereng hingga di atas 1,50. Kombinasi keduanya dinilai layak meningkatkan keamanan struktur pelimpah Bendungan Bagong.
Analisis Laju Erosi dan Sedimentasi Berdasarkan Proyeksi Perubahan Tata Guna Lahan di Hulu DAS Lariang Sulawesi Tengah Dony Rahman; Ery Suhartanto; Suwanto Marsudi
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hulu DAS Lariang mengalami perubahan tata guna lahan yang memengaruhi hidrologi serta meningkatkan risiko erosi dan sedimentasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan tata guna lahan, memproyeksikannya hingga 50 tahun, serta mengkaji pengaruhnya terhadap laju erosi, sedimen, dan Indeks Bahaya Erosi (IBE). Analisis tata guna lahan menggunakan citra Landsat tahun 2004, 2014, dan 2024, sedangkan proyeksi 2034–2074 dimodelkan menggunakan MOLUSCE. Proyeksi menjadi input ArcSWAT 2012 untuk mensimulasikan erosi dan sedimentasi berdasarkan USLE, SYLD, dan nilai erosi yang dapat ditoleransi (TSL). Analisis menunjukkan peningkatan lahan pertanian dari 94,7 km² menjadi 560,0 km² dan penurunan vegetasi dari 6.120,5 km² menjadi 5.765,5 km². Erosi dan sedimentasi tertinggi terjadi pada 2014, masing-masing 74,34 dan 15,78 ton/ha/tahun, kemudian menurun sebelum meningkat pada 2074 menjadi 54,73 dan 22,00 ton/ha/tahun. IBE Rendah tetap dominan, tetapi menurun dari 76,95% menjadi 63,42%, sementara kategori Sedang dan Sangat Tinggi meningkat. Perubahan ini menunjukkan perlunya pengelolaan dan konservasi di Hulu DAS Lariang.
Optimasi Penjadwalan Konstruksi Intake dan Saluran Pengelak Bendungan Cijurey Menggunakan Metode Fast Track dan Crashing Rafi Haykal; Suwanto Marsudi; Pitojo Tri Juwono
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis optimasi penjadwalan pekerjaan intake dan saluran pengelak Bendungan Cijurey menggunakan Microsoft Project 2021. Analisis mencakup volume pekerjaan, harga satuan, kebutuhan sumber daya, hubungan ketergantungan, lintasan kritis, pemerataan sumber daya, serta percepatan dengan metode fast track dan crashing. Jadwal normal memiliki durasi 995 hari dan biaya langsung Rp426.183.507.759,02. Lintasan kritis terdiri atas delapan aktivitas utama. Metode fast track menurunkan durasi menjadi 947 hari tanpa mengubah biaya, sedangkan metode crashing melalui penambahan dua jam kerja harian menurunkan durasi menjadi 964 hari dan biaya menjadi Rp424.926.083.873,30. Berdasarkan perhitungan ulang yang konsisten terhadap jadwal dan biaya dasar, fast track menghemat waktu 4,82%, sedangkan crashing menghemat waktu 3,12% dan biaya 0,30%. Fast track paling efektif untuk target waktu, tetapi crashing memberikan keseimbangan waktu dan biaya yang lebih baik