Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS PERHITUNGAN DAN PERBANDINGAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) MEDIUM BUS TYPE J 05 123 CC DENGAN BIG BUS TYPE J 08 E – UF (Koridor 1 Pakupatan – Serang Timur – Serang Barat) Rahmawati, Roselina
Construction and Material Journal Vol 1, No 2 (2019): Construction and Material Journal Vol. 1 No. 2 Juli 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angkutan umum antar kota dalam propinsi adalah salah satu dari banyak jenis transportasi umum yang digunakan mengangkut penumpang dari satu kota ke kota lain di dalam sebuah provinsi. Transportasi ini merupakan urat nadi kehidupan berbangsa dan bernegara, yang mempunyai fungsi sebagai penggerak dan penunjang pembangunan serta sistem yang terdiri dari sarana dan prasarana, yang didukung oleh tata laksana dan sumber daya manusia membentuk jaringan prasarana dan jaringan pelayanan. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder kemudian dianalisis dengan metode dari literatur, jurnal, dan penelitian terdahulu yang terkait dengan biaya operasi kendaraan. Biaya operasi kendaraan dibagi atas menjadi 3 kelompok yaitu biaya tetap (fixed cost), biaya tidak tetap (running cost), biaya overhead. Hasilnya menunjukkan bahwa biaya operasional setiap kendaraan bervariasi sesuai dengan tipe kendaraan yang digunakan. Biaya operasional kendaraan di di Cilegon, Serang, Pandeglang, dan Rangkasbitung (koridor 1 Pakupatan – Serang Timur – Serang Barat) untuk medium bus tipe J 05 123 cc adalah Rp. 8.577/ Km dan untuk bus besar tipe J 08 E – UF adalah Rp. 9.817/Km. Hasil analisis dari segi perawatan bus bus medium tipe J 05 123 CC lebih besar dari bus besar tipe J 08 E – UF.Kata kunci: BOK, Angkutan umum, Kota Serang
Kajian Proses Pelaksanaan dan Perhitungan TKDN Roselina Rahmawati
JIE Scientific Journal on Research and Application of Industrial System Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : President University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.758 KB) | DOI: 10.33021/jie.v1i2.347

Abstract

This study is about the study of the implementation process and calculation of TKDN (Domestic Component Level). Industrial work in Indonesia are expected to use the main ingredients sourced from Indonesian local products. So that the service provider / goods must have Domestic Component Level (TKDN)> 25% (more or equal to 25%), price preference in TKDN can only be given to goods with TKDN content> 25%. This study was conducted with a study literature from indonesian regulation. So from the results of the study obtained the implementation phase and calculation formula TKDN that can be used to determine the percentage of the level of use of local products used. 
ANALISIS PERHITUNGAN DAN PERBANDINGAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) MEDIUM BUS TYPE J 05 123 CC DENGAN BIG BUS TYPE J 08 E – UF (Koridor 1 Pakupatan – Serang Timur – Serang Barat) Roselina Rahmawati
Construction and Material Journal Vol. 1 No. 2 (2019): Construction and Material Journal Vol. 1 No. 2 Juli 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/cmj.v1i2.1472

Abstract

Angkutan umum antar kota dalam propinsi adalah salah satu dari banyak jenis transportasi umum yang digunakan mengangkut penumpang dari satu kota ke kota lain di dalam sebuah provinsi. Transportasi ini merupakan urat nadi kehidupan berbangsa dan bernegara, yang mempunyai fungsi sebagai penggerak dan penunjang pembangunan serta sistem yang terdiri dari sarana dan prasarana, yang didukung oleh tata laksana dan sumber daya manusia membentuk jaringan prasarana dan jaringan pelayanan. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder kemudian dianalisis dengan metode dari literatur, jurnal, dan penelitian terdahulu yang terkait dengan biaya operasi kendaraan. Biaya operasi kendaraan dibagi atas menjadi 3 kelompok yaitu biaya tetap (fixed cost), biaya tidak tetap (running cost), biaya overhead. Hasilnya menunjukkan bahwa biaya operasional setiap kendaraan bervariasi sesuai dengan tipe kendaraan yang digunakan. Biaya operasional kendaraan di di Cilegon, Serang, Pandeglang, dan Rangkasbitung (koridor 1 Pakupatan – Serang Timur – Serang Barat) untuk medium bus tipe J 05 123 cc adalah Rp. 8.577/ Km dan untuk bus besar tipe J 08 E – UF adalah Rp. 9.817/Km. Hasil analisis dari segi perawatan bus bus medium tipe J 05 123 CC lebih besar dari bus besar tipe J 08 E – UF.Kata kunci: BOK, Angkutan umum, Kota Serang
PENINGKATAN KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN BISNIS ONLINE PADA SISWA SMK 2 SALATIGA Rahmawati, Roselina; Supriyadi, Supriyadi; Fatmawati, Leily; W, Herry Ludiro; Hadi, Tjokro; Isnubroto, Danang; Santosa, Stefanus; Joko, Karnawan; S, Sri Wahyuningsih
Jurnal Hilirisasi Technology kepada Masyarakat (SITECHMAS) Vol. 5 No. 1 (2024): Vol. 5 No. 1 April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/sitechmas.v5i1.5015

Abstract

Pandemi Covid-19 di dunia menyebabkan penurunan perekonomian nasional bahkan dunia. Mengakibatkan bertambahnya jumlah pengangguran dikarenakan PHK secara masal terjadi selama pandemi Covid-19. Usaha Mikro kecil menengah (UMKM) juga terkena dampak penurunan penjualan karena pandemi Covid-19 dikarenakan perubahan perilaku konsumen. Konsumen yang awalnya melakukan transaksi secara langsung, dikarenakan pandemi Covid-19 berubah menjadi melakukan transaksi secara online.Struktur Kurikulum 2013 SMA/SMK memuat mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan yang memberikan pemahaman dasar tentang kemampuan berwirausaha kepada peserta didik. Melalui pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan peserta didik dapat mempelajari teori dan nilai-nilai kewirausahaan yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata melalui praktik, baik yang terintegrasi dalam mata pelajaran maupun yang dilaksanakan diluar mata pelajaran atau kegiatan ekstrakurikuler.Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Salatiga adalah salah satu mantan sekolah RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) yang berada di kota Salatiga. SMK Negeri 2 Salatiga termasuk dalam kelompok Teknologi & Industri, berlokasi di Jl.Parikesit, Sidomukti, Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk mendukung misi SMK 2 Salatiga yakni menyiapkan tamatan mampu menerapkan jiwa kewirausahaan. Dengan hadirnya kegiatan PKM ini juga untuk menumbuhkan semangat berwirausaha siswa dengan menggunakan transaksi online.
PENDAMPINGAN PEMBANGUNAN PONDASI JEMBATAN SEBAGAI AKSES PERUMAHAN PERMATA JANGLI TAHAP 2 Sulistiawati, Baiq Heny; Pangesti, Rendy Dwi; Supriyadi, Supriyadi; Fatmawati, Leily; Rahmawati, Roselina; Setyono, Karnawan Joko; Sukoyo, Sukoyo; Mulyono, Tedjo; Sudarmono, Sudarmono; Warsiti, Warsiti
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5584

Abstract

Bridges have a central role as routes that connect between regions, one of which is Permata Jangli Housing Phase 2. Because of the importance of this connectivity, community dedication to repairing bridges is a major concern in efforts to maintain the safety and sustainability of the bridge. This community service examines repair methods for the retaining walls around the bridge to avoid the potential for the bridge to be eroded by water flow. Through the active participation of community members and the implementation of appropriate construction techniques, the results of this collaboration show that the retaining walls around the bridge have been successfully repaired, as well as increasing their resistance to water pressure and erosion. The success of this community service not only improves the quality of life of local residents by ensuring sustainable connectivity, but also empowers communities in efforts to preserve their vital infrastructure. This community service can be an inspiring example for similar efforts in similar housing complexes that face similar challenges in maintaining important infrastructure such as bridges. This underlines the important role of community service in maintaining infrastructure as a key aspect in sustainable development in urban housing.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN LIMBAH ABUTA (ABU SEKAM PADI, DAN SERBUK BATA) SEBAGAI SUBTITUSI SEMEN PADA CAMPURAN BETON RAMAH LINGKUNGAN Wicaksono, Teguh Mulyo; Mukhlisin, Muhammad; Fatmawati, Leily; Rahmawati, Roselina; Supriyadi, Supriyadi; Sukoyo, Sukoyo; Sudarmono, Sudarmono; Herlambang, Fajar Surya; Anastasya, Frida
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5681

Abstract

Construction prioritizes the strength of concrete without thinking about the negative impact on the environment. The cement industry is estimated to contribute 5-7% of CO2 gas emissions in the world. On the other hand, Indonesia is also faced with environmental problems caused by various industrial waste. From this problem an innovation emerged, namely ABUTA (husk ash and brick ash). The aim of this innovation is to create a concrete innovation using Abuta Waste (Rice Husk Ash, and Brick Powder). For the manufacture of economical, environmentally friendly concrete to reduce the negative impacts caused by excessive use of cement and reduce industrial waste in Indonesia. In writing this proposal the author used the experimental writing method and data collection method. The concrete innovation applied is concrete with a mixture of variations in the composition of rice husk ash powder and red brick powder of 10% of the cement composition in conventional concrete so that it is more economical and environmentally friendly. In this study, the ACI (American Concrete Institute) mix design method was used with the required design quality of 30 MPa. It is hoped that this innovation can become an environmentally friendly concrete innovation to reduce the negative impacts of excessive cement use and reduce industrial waste in Indonesia. Based on the mix design, the proportion of ash mixture (rice husk ash and brick powder) is 1:1. Meanwhile, the ratio of the amount of ash mixture to cement is 10%: 90%. The compressive strength of concrete with a 0% Abuta mix variation (7 days old) was 19.5, while the concrete innovation with a 10% Abuta mix variation (7 days old) was 15.70 Mpa. This means that the 10% mixture reduces the compressive strength value by 46.28% below the 0% abuta mixture variation. Using a mixture of 10% ash (rice husk ash and brick powder) in innovative concrete can reduce production costs by IDR. 76,700/m ³. Based on the materials obtained in this manufacture, it can be concluded that to obtain optimal compressive strength, better quality materials are needed. The application of concrete can be applied in casting work floors and non-structural construction work such as buildings that require general load power such as housing, sculpture, home interiors and others.
PERSENTASE JUMLAH KECELAKAAN DAN ACCIDENT CAUSATION MODEL TRANSPORTASI UDARA DI INDONESIA PADA MASA PANDEMI COVID TAHUN 2020 Rahmawati, Roselina; Martono, Martono; Pangesti, Rendy Dwi; Mahbub, Jamal
Bangun Rekaprima Vol. 7 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.998 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v7i2.2998

Abstract

Daya jelajah maskapai global mengalami penurunan akibat pembatasan sosial untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19. Beberapa kebijakan terkait Transportasi Udara diberlakukan dalam masa pandemi Covid ini. Keselamatan transportasi adalah hal yang mutlak harus dipenuhi. Penelitian ini akan membahas Presentasi Jumlah Kecelakaan Transportasi Udara di Indonesia pada masa Pandemi Covid Tahun 2020. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa jumlah presentase kecelakaan transportasi udara yang diinvestigasi oleh KNKT dan mengetahui ( Accident Causation Models (model penyebab kecelakaan) yang terjadi pada fenomena kecelakaan Transportasi Udara pada masa pandemi Covid 19. Penelitian ini adalah penelitian retrospektif data sekunder dari laporan kecelakaan Transportasi Udara yang dihimpun oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Kementerian Perhubungan. Hasil yang diperoleh menujukkan penurunan jumlah kecelakaan sebanyak 67% jika dibanding masa sebelum terjadinya pandemi yaitu tahun 2015 ”“ 2020. Berdasarkan Office of Technology and Assessment (OTA) model sebagai bagian dari Accident Causation Models (model penyebab kecelakaan) menyatakan bahwa penurunan tingkat kecelakaan ini termasuk dalam tipe model keselamatan primer dan tertier. Dalam faktor keselamatan primer yaitu mengenai hal Air Traffic environment (Lingkungan lalu lintas udara) dimana salah satu faktor keselamatan lalu lintas udara dipengaruhi oleh volume dan komposisi lalu lintas udara. Saat ini kondisi pandemi jumlah penerbangan menurun karena mengikuti regulasi yang dikeluarkan Pemerrintah Republik Indonesia dalam rangka pencegahan penularan covid 19 sehingga jumlah kecelakaan ikut menurun. Selain faktor tersebut, faktor lain yang mempengaruhi adalah dari segi faktor keselamatan tertier dimana pada faktor ini merefleksikan nilai ”“ nilai dari masyarakat. Dalam perkembangan masa pandemi Covid 19 di lingkungan masyarakat Indonesia telah terbit regulasi dari pemerintah mengenai hal pembatasan mobilitas dan aturan mengenai tata cara operasional seluruh bidang transportasi termasuk transportasi udara.
ANALISIS PENERAPAN METODE KONSTRUKSI DI LUAR LOKASI (OFFSITE CONSTRUCTION) DI INDONESIA Kusumastuti, Dianita Ratna; Rahmawati, Roselina; Marsudi, Marsudi; Martono, Martono; Suparman, Suparman
Bangun Rekaprima Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.643 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v8i2.3962

Abstract

Pemilihan suatu metode sangat penting dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi karena metode pelaksanaan yang tepat dapat memberikan hasil yang maksimal terutama jika ditinjau dari segi biaya maupun waktu. Salah satu usaha yang dilakukan oleh pengelola proyek adalah mengganti cara”“cara konvensional menjadi lebih modern, yaitu dengan cara penerapan metode diluar lokasi (Offsite Cosntruction).Fenomena metode konstruksi di luar lokasi ini sudah berjalan dengan sangat baik di Indonesia seperti negara ”“ negara berkembang lainnya sehingga analisis tersebut telah menghasilkan teori metode pelaksanaan konstruksi yang paling banyak digunakan dan yang paling efektif digunakan dalam proyek konstruksi.Alasan bahwa metode konstruksi di Luar lokasi telah banyak digunakan di Indonesia adalah karena metode ini lebih efisien dalam pelaksanaan dan waktu pekerjaan yang lebih singkat serta mengurangi permasalahan jangka panjang. Namun beberapa pekerjaan masih dikerjakan dengan metode konstruksi tradisional mengingat lokasi pekerjaan yang sulit diakses oleh armada yang besar. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah metode konstruksi diluar lokasi ini harus tetap mengutamakan aspek mutu, memastikan bahwa lokasi pekerjaan dapat diakses oleh mesin erector serta jalur yang ditempuh tidak rawan macet.
SISTEM PERENCANAAN SALURAN DRAINASE BANDARA DOUW AUTURURE ”“ NABIRE Pangesti, Rendy Dwi; Rahmawati, Roselina; Mahbub, Jamal
Bangun Rekaprima Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.796 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v8i2.3974

Abstract

Drainase bertujuan untuk mengalirkan air dari suatu kawasan yang berasal dari air hujan maupun air buangan, agar tidak terjadi genangan yang berlebihan terutama di landasan pacu di bandara, sehingga apabila terjadi hujan diharapkan air yang berada di landasan pacu langsung dialirkan ke drainase damping kiri dan kanan. Tujuan dari penelitian ini adalah merencanakan sistem drainase di Bandara Douw Aututure-Nabire untuk mengalirkan air pada saat musim hujan agar tidak terjadi genangan akibat curah hujan yang terlalu besar. Perencanaan sistem drainase dibagi menjadi 2 bagian yaitu drainase kanan dan kiri. Data curah hujan harian pada stasiun Nabire dianalisis untuk mendapatkan intensitas curah hujan rencana menggunakan metode Mononobe dan waktu konsentrasi metode Kirpich dan FAA. Perhitungan dmensi saluran dimodelkan dengan bantuan program EPA SWMM 5.1. Besar debit rencana yang digunakan untuk perencanaan saluran sebesar 19,76 m3/dtk. Saluran drainase dianalisis per 100 meter, sehingga diperoleh 7 tipe drainase yang digunakan dalam perencanaan, dengan kapasitas maksimal 97%.
ANALISIS PERBANDINGAN HEADWAY DAN METODE PEMBAYARAN PADA JAKARTA MASS RAPID TRANSIT (MRT JAKARTA) DAN SINGAPORE MASS RAPID TRANSIT (MRT SINGAPURA) Rahmawati, Roselina; Fatmawati, Leily; Mukhlisin, M.; Wicaksono, Teguh Mulyo; Megantoro, Alam; Setioko, Rafi; H, M. Luqmanul
Construction and Material Journal Vol. 6 No. 1 (2024): Construction and Material Journal Vol. 6 No. 1 Mei 2024
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/cmj.v6i1.6514

Abstract

The global population growth increased by 0.88% at the end of 2022 compared to the previous year. Jakarta and Singapore, as two densely populated areas in Southeast Asia, need to pay extra attention to the need for infrastructure, including adequate transportation systems. One of the prominent transportation modes in both regions is Mass Rapid Transit (MRT). MRT is an urban rail-based transportation mode aimed at providing regular and sustainable public services. The MRT system excels in capacity, speed, and reliability compared to other transportation modes, as it operates on fully separated tracks. Despite both regions having MRT systems, there are differences in several aspects. This research is conducted using a qualitative method, applying techniques such as the analysis of literature. The differing aspects between the Jakarta MRT and the Singapore MRT are headway (time between trains) and payment methods. The Singapore MRT has a smaller headway compared to the Jakarta MRT. The shorter the time, the better the service. In terms of payment methods, the Singapore MRT predominantly implements a cardless payment system, in contrast to the Jakarta MRT. The Jakarta MRT still offers the purchase of Single Trip Tickets and Multi Trip Tickets.
Co-Authors Adhyaksa, Raden Rahadian Adiwijaya, Reynardo Tanjiro Rizky Afandi Nur Aziz Thohari, Afandi Nur Aziz Affafi, Chelsea Dhiya Aina Diva Az-Zahra Aina, Risda Nuril Aisyatul Karima Akromah, Prima I'anatul Al Akbar, Iqbal Akasa Alfadhil, Fajri Alfaidhin Anastasya, Frida Andayani, Galuh Putri Anggraini, Ellyta Aqmal, Falah Arby, Fachrul Astuti, Berna Dita Novi Atmaja, Ilman Bayugiri, Purwoko Setya Chornito, ⁠Fachrul Arby Cintara Viera Az-Zahra Dharma, Monasari Dianita Ratna Kusumastuti Dimas Ariya Pamungkas Dinar Wirayuda Edo Wiguna Fajar Surya Herlambang Farhan Raihan Sungkar Fatmadila, Annisya Audita Fernanda, Fery H, M. Luqmanul Hadi Wibowo Hadi, Tjokro Hendaryanto, Reyksa Dwi Hendriansyah, Dimas Hidayati, Alfiyana Isnubroto, Danang I’anatul, Prima I’anatul Joko, Karnawan Juliana, Nabela Putri Khozinunniam, Khozinunniam Leily Fatmawati Leily Fatmawati, Leily Lely Angraeni Wijaya Mahbub, Jamal Makom, Maharani Rona Marsudi Marsudi Martono Martono Maulina, Dwi Mayvrick Giri Seilendra Megantoro, Alam Muhammad Daffa Seno Raharjo Muhammad Mukhlisin Muhammad Mukhlisin Mukhlisin, M Mukhlisin, M. Mulyono, Tedjo Nanda, Qorry Nihaya, Qorry Nanda Novita Fitri Nur Faizah Nugroho, Rangga Satria Pangesti, Rendy Dwi Paulus, Bondan Satria Pradana, Mahardika Rully Pratama, Mahardhika Wahyu Pratama, Nabiel Alief Putra Puspita, Ajar Septi Rahman, Yusuf Noufal Ramadani, Anggi Dwi Ramadhani, M. Iqbal Ratna K, Dianita Rifqi Aulia Abdillah, Rifqi Aulia Rismawanti, Fajar Rudfi, Liefki Azizan Rully, Mahardika S, Sri Wahyuningsih Santoso, Kuwat Sasabela, Isnaini Putri Satria, Rangga Satya, Arya Wisnu Setiawan, Ahmad Rony Ardian Setioko, Rafi Setyono, Karnawan Joko Stefanus Santosa SUDARMONO SUDARMONO Sukoyo Sukoyo Sulaiman, Sri Wahyuningsih Sulistiawati, Baiq Heny Suparman Suparman Supriyadi Supriyadi Syuhada, Fakhruddin Lathif Trisnanda Putra, Fajar Ramadhan Utami, Rasyida Vania W, Herry Ludiro Wahyono, Herry Ludiro Warsiti Warsiti Wibowo, Candra Ari Wicaksono, Teguh Mulyo Yudhistira, Muhammad Ghulam Yusetyowati Yusetyowati, Yusetyowati Yustinus Eka Wiyana, Yustinus Eka