Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-Irsyad Journal of Physics Education

ANALISIS HASIL BELAJAR FISIKA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 3 MAROS Pebrianti, Sherlin; Usman, Usman; Wahyuni, Sri Astika; Setiawan, Trisno
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijpe.v4i2.346

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan mengetahui karakteristik gaya belajar peserta didik di SMA Negeri 3 Maros dan menganalisis hasil belajar fisika ditinjau dari gaya belajar peserta didik di SMA Negeri 3 Maros. Variabel dalam penelitian ini gaya belajar dan hasil belajar fisika. Populasi dalam penelitian yaitu peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Maros yang berjumlah 221. Penarikan sampel menggunakan teknik Proporsional Simple Random Sampling berjumlah 156. Jenis gaya belajar yakni visual, auditorial, dan kinestetik. Data hasil penelitian diperoleh dengan cara memberikan angket skala Likert untuk gaya belajar dan tes hasil belajar yang terdiri atas indikator memahami (C2), menerapkan (C3), menganalisis (C4), dan mengevaluasi (C5) dalam bentuk pilihan ganda. Hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa gaya belajar peserta didik di SMA Negeri 3 Maros adalah cenderung lebih banyak yang mempunyai gaya belajar kinestetik yaitu sebanyak 81 orang. Hasil belajar peserta didik SMA Negeri 3 Maros untuk gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik berada pada kategori tinggi. gaya belajar kinestetik dengan presentase sebesar 51,92%, gaya belajar visual dengan presentase sebesar 30,12%, dan gaya belajar auditorial dengan presentase sebesar 17,95%.  
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XI FISIKA SMA NEGERI 2 MAKASSAR Putra, Rakha Novendra; Usman, Usman; Wahyuni, A. Sri Astika; Sakona, Aldena Aenun R; Setiawan, Trisno
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijpe.v4i2.403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah fisika peserta didik kelas XI Fisika SMA Negeri 2 Makassar. Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu keterampilan berpikir tingkat tinggi yang sangat penting dalam pembelajaran fisika. Pembelajaran fisika tidak hanya menuntut pemahaman terhadap konsep-konsep abstrak, tetapi juga penerapannya dalam konteks nyata dan kompleks. Oleh karena itu, kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah menjadi indikator penting dalam keberhasilan proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah fisika peserta didik kelas XI Fisika SMA Negeri 2 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek dalam penelitian ini adalah 47 peserta didik kelas XI jurusan fisika. Instrumen penelitian berupa tes subjektif sebanyak 6 soal yang disusun berdasarkan tahapan pemecahan masalah menurut Polya, yaitu (1) memahami masalah, (2) merencanakan penyelesaian, (3) melaksanakan rencana, dan (4) meninjau kembali hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kemampuan pemecahan masalah fisika peserta didik sebagian besar berada pada kategori sedang (51%). Pada indikator memahami masalah, sebanyak 64% peserta didik berada pada kategori sedang. Namun demikian, pada indikator merencanakan penyelesaian, sebanyak 38% peserta didik berada pada kategori sedang hingga rendah. Sebanyak 45% berada pada kategori rendah untuk indikator melaksanakan rencana, dan 55% berada pada kategori rendah untuk indikator meninjau kembali. Penelitian ini penting dilakukan karena masih terbatasnya studi yang secara eksplisit menganalisis kemampuan pemecahan masalah fisika berdasarkan setiap tahap Polya. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa guru perlu lebih menekankan pada pengembangan strategi berpikir sistematis siswa terutama dalam merencanakan solusi masalah fisika.