Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG UPAYA PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS CARINGIN KOTA BANDUNG Silaban, Cici Bella; maryani, lidya; Prasetyo, Yunus Adhy
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan di seluruh belahan dunia dan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Hipertensi dijuluki sebagai silent killer atau sesuatu yang secara diam - diam dapat menyebabkan kematian mendadak para penderitanya. Penyakit hipertensi juga merupakan the silent disease karena orang tidak mengetahui dirinya terkena hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu dengan menyusun, mengumpulkan, menganalisis serta mengolah data terhadap 50 responden yang bertempat di wilayah Puskesmas Caringin. Dengan kerangka konsep penelitian dengan metode penyuluhan, serta instrumen penelitian berupa kuisioner yang digunakan untuk pengumpulan datauntuk mengetahui karakteristik responden. Pengolahan data menggunakan program SPSS dengan uji statistik yang dilakukan adalah analisa Univariate dan Bivariate dengan uji Wilcoxon. Subjek dari penelitian ini berjumlah 50 responden sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan mengenai pencegahan hipertensi. Data dari 50 responden tersebut kemudian dianalisis menggunakan Wilcoxon. Hasil dari sebelum dan sesudah diberikan pengetahuan mengenai pencegahan Hipertensi adalah 0.000 (p<0.05). Hal tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dengan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan mengenai pencegahan Hipertensi.
Implementation of SBAR Communication among Nurses during Handover between Shifts before and after a Mini Seminar in the Mawar Inpatient Ward, West Kalimantan Yogi, Ignasius; Lidya Maryani
Indonesian Journal of Health Research and Development Vol. 4 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research and Development
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/ijhrd.v4i1.526

Abstract

Delayed care processes, lack of attention, and limited knowledge in receiving patient information often lead to poor communication among nurses. The World Health Organization recommends SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) as a structured communication tool to convey critical information requiring immediate action. This study aimed to determine the implementation of SBAR communication among nurses during handovers between shifts before and after a mini seminar in the Mawar Inpatient Ward, West Kalimantan. A pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach was applied and described descriptively. The results showed that before the mini seminar, 50% of respondents applied SBAR communication incorrectly, while 50% applied it correctly. After the mini seminar, there was a significant improvement, with 100% of respondents applying SBAR communication appropriately. These findings indicate that the mini seminar successfully improved the implementation of SBAR communication among nurses during shift handovers. In conclusion, the mini seminar was proven to enhance the professionalism of nursing services by optimizing communication, reducing the risk of medical errors, and supporting better quality of care in the inpatient ward.
Pengabdian Masyarakat Melalui Penyuluhan Kesehatan Pengendalian TBC Berbasis Persepsi sehat dan Peningkatan Gizi Galuh Chandra Irawan; Susanti Niman; Stephanie Melia; Kristin Sihombing; Lidya Maryani; Ardini Dwi Utari
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 7 No 1: JANUARI 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/kzxy5b18

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan karena kondisi TBC Paru yang menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Bandung. Angka kasus TBC Paru di kota Bandung khususnya kelurahan Situsaeur mengalami peningkatan. Lingkungan padat penduduk, kurang pengetahuan masyarakatnya dan status gizi yang rendah menjadi faktor resiko yang peningkatan kasus TBC Paru. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengendalian TBC Paru berbasis persepsi sehat dan peningkatan gizi. Metode pelaksanaan melalui penyuluhan kesehatan kepada 34 anggota masyarakat yang tinggal di RW 04 kelurahan Situsaeur. Penyuluhan kesehatan dilakukan di Posyandu dengan metode ceramah, tanya jawab. Media yang digunakan powerpoint dan LCD proyektor.  Hasil kegiatan terjadi perbedaan rata-rata nilai pretest dengan posttest. Nilai posttest meningkat 17,32 poin setelah edukasi. Nilai p = 0.000 menunjukkan peningkatan sangat signifikan. Simpulan dari kegiatan penyuluhan kesehatan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan. Adanya peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan kesehatan akan membuat peserta lebih mampu dalam mengendalikan TBC Paru karena pengetahuan dapat membentuk persepsi dan perilaku sehat dalam pencegahan penularan, pengobatan TBC dan menjaga status gizi keluarga.