Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penyuluhan Penatalaksanaan program CERDIK untuk mencegah komplikasi pada penyandang diabetes melitus di Desa Sibedi kecamatan Marawola Kabupaten Sigi: Counseling on the Management of the CERDIK program to prevent complications in people with diabetes mellitus in Sibedi village, Marawola sub-district, Sigi Regency Sri Yulianti; Nur Febrianti; Maryam
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8608

Abstract

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit kronik mengakibatkan progresif sehingga ditandai dimana tubuh mengalami ketidakseimbangan atau gangguan pada sistem metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein, sampai mengakibatkan peningkatan kadar gula darah dalam tubuh. Tujuan dilakukan. Tujuan dilakukam pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan untuk pencegahan terjadinyapenyakit diabetes melitus melalui program CERDIK. Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara sosialisasi dengan dilakukan penyuluhan kesehatan dengan media flip chart dan leaflet. Hasil Di dapatkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan terkait materi Diabetes Melitus. Sebagian besar masyarakat Desa Sibedi belum memahami penyebab terjadinya Diabetes Melitus dan bagaimana cara pencegahan penyakit Diabetes Melitus. Pada saat setelah diberikan penyuluhan tentang penyakit Diabetes Melitus sebagian masyarakat banyak bertanya terkait penyakit Diabetes Melitus, setelah itu diberikan penjelasan dan masyarakat dapat memahami terkait penyakit Diabetes Melitus.
Dampak Pernikahan Dini Ditinjau Dari Segi Hukum Dan Kesehatan Di Desa Kaluku Tinggu Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah: The Impact of Early Marriage from a Legal and Health Perspective in Kaluku Tinggu Village, Sigi Regency, Central Sulawesi Province Maryam
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8696

Abstract

Pernikahan dini adalah akad nikah yang dilangsungkan pada usia dibawah kesesuaian aturan yang berlaku. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan menyebutkan bahwa perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 tahun. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pernikahan dini ditinjau dari segi hukum dan kesehatan di Desa Kaluku tinggu kecamatan Dolo Barat kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan coss-sectional, populasi adalah Seluruh Masyarakat Desa Kaluku Tinggu Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, sampel sebanyak 30 responden, dilakukan di Desa Kaluku Tinggu Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besa kurang mengetahui sebanyak 23 responden (76.7%), hal ini didukung rata-rata ibu rumah tangga sebanyak 26 responden (86,7%), sisanya tidah tahu 2 responden (6,6%). Apabila ditinjau dari sisi kesehatan, pernikahan usia muda dapat menimbulkan resiko kematian jika fisik remaja perempuan yang belum siap untuk hamil dan melahirkan (UNICEF, 2005). Pernikahan usia dini juga bisa berpengaruh tidak baik terhadap kesehatan perempuan1. Belum matangnya organ reproduksi dan fisik remaja perempuan akan berpengaruh terhadap resiko mengandung. Hal ini dapat menimbulkan kemungkinan kecacatan pada anak, ibu meninggal saat melahirkan, dan resiko lainnya yang berbahaya ketika perkawinan usia dini terjadi. Kesimpulan penelitian ini adalah Sebagian besar masyarakat Desa Kaluku Tinggu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah belum mengetahui serta memahami tentang Dampak hukum/aturan dan Dampak kesehatan akibat terhadap pernikahan Dini.
Implementasi Pemberian Terapi Foot massage Pada Ibu Post Op Sectio Caesare Dengan Diagnosa Keperawatan Nyeri Akut Di Ruangan Matahari Rsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah : Implementation of Foot Massage Therapy for Post-Op Caesarean Section Mothers with Nursing Diagnosis of Acute Pain in the Sun Room at Undata Regional Hospital, Central Sulawesi Province Cintia Anacelsia; Rahma Edy Pakaya; Maryam
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.8731

Abstract

Sectio caesarea sering menyebabkan nyeri pasca operasi yang menghambat pemulihan ibu, Terapi farmakologis efektif tetapi memiliki risiko efek samping Oleh karena itu, terapi nonfarmakologis seperti foot massage menjadi alternatif yang aman dan efektif. Foot massage merangsang saraf kaki, meningkatkan endorfin, mengurangi nyeri, serta mempercepat penyembuhan dan kenyamanan pasien post operasi. Metode Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan subjek ibu post sectio caesarea yang mengalami nyeri akut dan dikelolah selama 4 kali kunjungan 3 kali implementasi dengan pemberian tindakan keperawatan berupa teknik foot massage dan dilakukan 1-2 kali/hari selama 15-20 menit. Pengumpulan data menggunakan buku status, wawancara, observasi, dan metode proses keperawatan. Bahan yang digunakan yaitu minyak pijat, handscon bersih. Hasil Terdapat perubahan setelah dilakukan terapi foot massage selama 3 hari pada responden, dari skala nyeri yang dirasakan 8 pada hari pertama turun menjadi 7, hari kedua skala nyeri turun menjadi 5, hari ketiga skala nyeri menurun menjadi 3 setelah dilakukan terapi, hasil yang didapatkan menunjukan bahwa terjadi perubahan yang signifikan. Kesimpulan Teknik foot massage efektif untuk digunakan pada ibu yang mengalami nyeri skala sedang setelah sectio caesarea, dan terapi ini sangat mudah dilakukan serta berpengaruh besar untuk mengtasi masalah nyeri akut.
Asuhan Keperawatan Pada Anak Usia Sekolah Dengan Diagnosa Medis Dispepsia Di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Nursing Care For School-Aged Children With A Medical Diagnosis Of Dyspepsia At Undata Regional General Hospital Central Sulawesi Province Selfina R.N; Indri Iriani; Maryam
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9012

Abstract

Pendahuluan Dispepsia gangguan pencernaan yang umum terjadi pada anak usia sekolah dan dapat berdampak negatif terhadap kualitas hidup, status nutrisi, serta aktivitas sehari-hari anak. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan pada anak usia sekolah dengan diagnosa medis dispepsia yang dirawat di Ruangan Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah seorang anak laki-laki usia 11 tahun 9 bulan dengan keluhan nyeri ulu hati, muntah cair berulang, dan penurunan nafsu makan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari 5 menjadi 3 dan peningkatan nafsu makan serta porsi makan pasien. Pasien menunjukkan respon positif terhadap intervensi yang diberikan, dengan kondisi yang semakin stabil dari hari ke hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa asuhan keperawatan yang terarah, holistik, dan melibatkan keluarga terbukti efektif dalam menurunkan nyeri dan memperbaiki status nutrisi pada anak dengan dispepsia. Pendekatan sistematis melalui pengkajian menyeluruh, pemantauan berkala, serta kolaborasi dengan keluarga menjadi kunci dalam mendukung proses pemulihan pasien.