Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Optimal Midwife Journal

Efektivitas Pelatihan Pijat Bayi dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu tentang Pijat Bayi dan Berat Badan Bayi Rohmah, Nur; Sofia, Norlaila; Aprilea, Noor Adha
Optimal Midwife Journal Volume 1 No. 2 Desember 2024
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15875634

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan pijat bayi dalam meningkatkan pengetahuan ibu dan hubungannya dengan peningkatan berat badan bayi di Kabupaten Banjar. Metode: Menggunakan desain quasi-eksperimental dengan kelompok kontrol, penelitian ini melibatkan 51 pasangan ibu-bayi yang dibagi menjadi kelompok intervensi (n=17) dan kelompok kontrol (n=34). Hasil: Hasil uji McNemar menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan ibu tentang manfaat pijat bayi (p=0,031), teknik pijat bayi (p=0,016), tanda bayi siap dipijat (p<0,001), dan hal-hal yang perlu diperhatikan saat memijat bayi (p=0,016). Peningkatan paling drastis terlihat pada pengetahuan tentang tanda bayi siap dipijat, dari 11,8% menjadi 88,2%. Meskipun pengetahuan tentang persiapan pijat bayi meningkat dari 82,4% menjadi 94,1%, perubahan ini tidak signifikan secara statistik (p=0,250). Diskusi/Saran: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan pijat bayi efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu dan berpotensi mendukung pertumbuhan bayi yang optimal. Analisis lebih lanjut menunjukkan adanya hubungan positif antara peningkatan pengetahuan ibu dengan peningkatan berat badan bayi. Penelitian dengan sampel yang lebih besar dan periode observasi yang lebih panjang diperlukan untuk memastikan efek jangka panjang dari peningkatan pengetahuan ibu tentang pijat bayi terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi.
Neurological Complications of Measles in Children: A Systematic Review Norlaila Sofia; Asy-Syifa Nashriyah; Noor Adha Aprilea; Tri Tunggal
Optimal Midwife Journal Volume 2 No. 2 Desember 2025
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/5rm4vf13

Abstract

Measles remains a major global health issue, including in Indonesia, with more than 10,600 cases reported in 2023 and approximately 3,400 cases until August 2025. Although most cases are self-limiting, neurological complications such as encephalitis and Subacute Sclerosing Panencephalitis (SSPE) remain significant causes of morbidity and mortality in children. This review summarizes recent evidence on the clinical characteristics, diagnostic approaches, and management of measles encephalitis in children. A literature search was conducted using Publish or Perish with the query “measles encephalitis” AND (child OR children OR pediatric) across Scopus, PubMed, Semantic Scholar, and Google Scholar, covering the period 2015–2025. Selection followed PRISMA guidelines through identification, screening, eligibility, and inclusion. Of 157 articles identified, 13 met the criteria. Case reports comprised 69.2%. Diagnosis was most frequently based on cerebrospinal fluid (CSF) analysis and electroencephalography (EEG) (≥70%), followed by reverse transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR) (46.1%) and histopathology (15.4%). Acute encephalitis was described in 84.6% of articles with nearly 50% mortality. SSPE was reported in 53.8% with progressive and fatal outcomes. Cases in immunocompromised children and neonates (15.4% each) showed more aggressive progression. Only two articles discussed therapeutic interventions with inconsistent outcomes. Measles encephalitis in children remains a critical challenge due to high mortality and limited therapeutic options. This review summarizes the latest evidence on the clinical and diagnostic spectrum of measles encephalitis and highlights the urgent need for research on diagnostic biomarkers and innovative therapies in the future.