Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EVALUASI PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA DARI TAMAN ALOON – ALOON KABUPATEN TULUNGAGUNG Purnawati, Laily
Jurnal PUBLICIANA Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Tulungagung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.703 KB)

Abstract

Tatkala industrialisasi pesat berkembang hingga di aras lokal, kualifikasi yang dapat ditawarkan pada kelompok ini pada umumnya hanya sebatas pekerja kasar. Sejak terjadinya krisis ekonomi di Indonesia pada tahun 1998 banyak sekali kegiatan ekonomi yang cenderung beralih pada sektor informal salah satunya pedagang kaki lima.Perkembangan kota secara pesat (rapid urban growth) yang tidak disertai dengan pertumbuhan kesempatan pekerjaan yang memadai mengakibatkan kota-kota menghadapi berbagai ragam problem sosial yang sangat pelik (Alisjahbana, 2003). Tumbuh suburnya sektor ekonomi informal kota adalah jawaban dari kondisi tersebut.Di satu sisi keberadaan pedagang kaki lima diakui sebagai potensi ekonomi yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Pedagang kaki lima yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang cukup besar serta menyediakan kebutuhan hidup bagi masyarakat. Tetapi lain hal keberadaan pedagang kaki lima dianggap mengganggu keindahan dan ketertiban lingkungan Kota. Inilah yang membuat pemerintah turun tangan dalam permasalahan ini.Pemerintah Kabupaten Tulungagung dengan mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Tulungagung nomor 7 tahun 2012 tentang penyelenggaraan ketertiban umum, senantiasa melakukan penataan dan memberikan pembinaan kepada pedagang kaki lima, agar PKL dalam menjalankan kegiatannya tidak menganggu keindahan dan kenyamanan kota dan menjaga keseimbangan kegiatan PKL dengan kepetingan umum.Dalam upaya penataan pedagang kaki lima, langkah besar pernah dilakukan Pemerintah  Kabupan Tulungagung yaitu pada saat relokasi pedagang kaki lima aloon-aloon Tulungagung ke pujasera pasar ngemplak dan dilanjutkan dengan relokasi ke area Ngrowo Water Front yang berada di seputar sungai NgrowoBerbagai upaya dilakukan pemerintah daerah untuk memperindah kota dengan menata keberadaan pedagang kaki lima tersebut. Akan tetapi pedagang kaki lima juga membutuhkan tempat sebagai ruang sosial yang justru seringkali tidak diindahkan di dalam perencanaan kota sehingga tidak jarang penataan ini malah menimbulkan penolakan dari pedagangan sendiri karena malah menjauhkan mereka dari keramaian kegiatan perekonomian masyarakat.Melihat dilema dalam penataan pedagang kaki lima ini maka diperlukan strategi di dalam penataan pedagang kaki lima agar bisa tetap bertahan dan tidak menggangu di dalam perencanaan kota mengingat PKL juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah ( PAD ). Pemerintah daerah juga perlu melibatkan pihak lain di dalam pemberdayaan sektor informal ini agar mereka bisa mandiri secara ekonomi.
PEMBENTUKAN KELOMPOK SADAR WISATA ( POKDARWIS ) DAN PENGEMBANGAN WISATA DI PANTAI GEMAH Purnawati, Laily
Publiciana Vol. 14 No. 02 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.505 KB) | DOI: 10.36563/publiciana.v14i02.372

Abstract

ABSTRAK Devisa terbanyak bagi daerah disumbangkan oleh bidang pariwisata. Hal ini disebabkan karena Indonesia memiliki keanekaragaman Potensi wisata. Salah satunya di Tulungagung terdapat Pantai yang sudah dikenal oleh wisatawan dan wisatawan sudah banyak yang berkunjung,yaitu Pantai Gemah. Destinasi tersebut dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata “Lejar Misuwur” yang bertugas mengelola dan mengembangkan Potensi Wisata Pantai Gemah Tulungagung sehingga menjadi Destinasi Wisata yang Layak Jual. Dengan adanya Pokdarwis ini diharapkan mampu menambah minat wisatawan baik lokal maupun nasional untuk mengunjungi pantai Gemah karena objek wisata sudah dikelola dengan sangat baik oleh kelompok Pokdarwis Lejar Misuwur tersebut. Bagaimana pengembangan obyek wisata di pantai Gemah Tulungagung melalui pembentukan Pokdarwis dan 1Faktor pendukung dan 1penghambat apa saja dalam pelaksanaan pengembangan pariwisata di pantai Gemah Tulungagung merupakan 1rumusan masalah yang akan diteliti 1dalam penelitian ini.1Tujuan penelitian ini 1adalah untuk menganalisa dampak pembentukan kelompok sadar wisata bagi pengembangan pariwisata di pantai gemah beserta faktor pendorong dan penghambat di dalamnya. Untuk menganalisa hasil penelitian peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dimana 1pengumpulan data 1dilakukan dengan 1metode wawancara, observasi, dan dokumentasi.1Subjek penelitian 1adalah pengurus,1anggota Pokdarwis Lejar Misuwur, masyarakat Desa Keboireng dan, Pengunjung Pantai Gemah.1Pembuktian keabsahan data menggunakan 1teknik triangulasi sumber.1Analisis data yang 1digunakan adalah analisi 1kualitatif dengan 1langkah reduksi data,1display data,1dan penarikan kesimpulan. Dengan terbentuknya Pokdarwis di pantai Gemah membawa dampak yaitu wisata pantai Gemah menjadi terkenal di skala nasional. Dari sisi pengelolaan juga sudah mulai baik dan meningkatnya pengetahuan dan ketramplan masyarakat disekitar pantai Gemah. Kata Kunci : Pembentukan kelompok sadar wisata,pengembangan pariwisata,Pantai Gemah Tulungagung. ABSTRACT Most of the foreign exchange for the region was contributed by the tourism sector. This is because Indonesia has a diversity of tourism potential. One of them in Tulungagung there is a beach that is already known by tourists and many tourists have visited, namely Gemah Beach. The destination is managed by the Tourism Awareness Group "Lejar Misuwur" which is in charge of managing and developing the Tourism Potential of Tulungagung Gemah Beach so that it becomes a Tourism Destination Worth Selling. With this Pokdarwis, it is hoped that it will increase the interest of both local and national tourists to visit Gemah beach because the tourist attraction has been managed very well by the Lejar Misuwur Pokdarwis group. How is the development of tourism objects on Gemah Tulungagung beach through the formation of Pokdarwis and what 1supporting and inhibiting 1factors in the implementation of tourism development on Gemah Tulungagung beach is 1the formulation of the 1problem that will be examined 1in this study. The purpose of 1this study was to analyze 1the impact of forming a tourism awareness group for tourism development in Panati Gemah 1along with the driving and inhibiting 1factors in it. To analyze the research results, the researcher used a qualitative descriptive approach. Where 1data collection is done 1by interview, observation, and documentation. The research subjects were administrators, members of the Lejar Misuwur Pokdarwis, the people of Keboireng Village and, visitors to Gemah Beach. Proof of data validity using source triangulation technique.1Analysis of the data used is a 1qualitative analysis with data reduction steps, data display, and drawing conclusions. With the formation of Pokdarwis on Gemah beach, the impact is that Gemah beach tourism has become famous on a national scale. In terms of management, it has also started well and the knowledge and skills of the community around Gemah beach have increased. Keywords: Formation of tourism awareness groups, tourism development, Gemah Beach Tulungagung.
Manajemen Pondok Jompo Panti Al Ishlah Kota Malang dalam Perspektif Komunikasi Empatik Qorib, Fathul; Simung, Yuliana; Purnawati, Laily
Publiciana Vol. 17 No. 02 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/publiciana.v17i02.1019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komunikasi antara pengasuh atau perawat dengan orang tua lanjut usia (lansia) di Pondok Jompo Panti Al-Ishlah, Kota malang. Teori Komunikasi Interpersonal dan Komunikasi Empatik menjadi dasar dalam memahami dinamika relasi yang terjadi dalam organisasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan lima pengasuh di Panti Jompo Pondok Al-Ishlah sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi empatik antara pengasuh dan lansia tidak hanya menjadi aspek penting dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga merupakan bagian integral dari tugas pengasuh dalam merawat lansia. Komunikasi empatik digunakan untuk mengatasi berbagai situasi, seperti menenangkan lansia yang sedang sedih atau merindukan keluarga mereka, serta untuk berkomunikasi dengan lansia yang sulit diajak berbicara. Tantangan yang dihadapi oleh pengasuh dalam berkomunikasi dengan lansia termasuk kesulitan komunikasi dengan mereka yang mengalami gangguan pikun dan gangguan pendengaran. Oleh karena itu, komunikasi nonverbal menjadi strategi utama dalam menyampaikan pesan kepada lansia yang mengalami gangguan pendengaran. This research aims to determine the communication process between caregivers and elderly parents at the Panti Al-Ishlah Nursing Home, Malang City. Theories of Interpersonal Communication and Empathic Communication are the basis for understanding the relationship dynamics that occur in the organization. This research used qualitative methods with five caregivers at the Pondok Al-Ishlah Nursing Home as research subjects. The research results show that empathetic communication between caregivers and the elderly is not only an important aspect of daily life but also an integral part of the caregiver's duties in caring for the elderly. Empathetic communication is used to overcome various situations, such as calming elderly people who are sad or missing their family, as well as to communicate with elderly people who are difficult to talk to. Challenges faced by caregivers in communicating with the elderly include communication difficulties with those who experience dementia and hearing loss. Therefore, nonverbal communication is the main strategy for conveying messages to elderly people who have hearing loss.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL OLEH KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) UNTUK MENINGKATKAN PARIWISATA PANTAI GEMAH TULUNGAGUNG DALAM PRESEKTIF E-GOVERNMENT Agnia, Wizka Nida; Purwaningrum, Nabila Ramadhani; Handayani, Pungki Sri; Purnawati, Laily; Nurhalimah, Zulfaisya
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i2.1678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial oleh Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Pantai Gemah, Tulungagung, dalam meningkatkan pariwisata dengan menggunakan pendekatan e-government, khususnya model partisipasi warga yang dikembangkan oleh Kim (2003). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden meliputi pimpinan POKDARWIS, wisatawan, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial oleh POKDARWIS mencakup empat aspek : (1) Daerah, menunjukkan interaksi dua arah antara masyarakat dan pemerintah masih terbatas, sementara interaksi antara POKDARWIS dan masyarakat terjalin dengan baik; (2) Ideologi, mengungkapkan bahwa demokrasi dan transparansi masih lemah, dengan partisipasi warga yang lebih bersifat pasif; (3) Partisipasi, menyoroti upaya POKDARWIS dalam mempromosikan pariwisata melalui media sosial, meskipun layanan pemesanan online belum tersedia; dan (4) Tingkat Masyarakat Sipil, menekankan peran POKDARWIS sebagai perantara antara masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan transparansi, edukasi, serta partisipasi aktif masyarakat. Simpulan, meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan akses dan literasi digital, POKDARWIS berhasil memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan pariwisata Pantai Gemah dan meningkatkan interaksi dengan wisatawan. Pendekatan e-government berbasis partisipasi warga memungkinkan masyarakat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Kata Kunci: Media Sosial, Pariwisata, Masyarakat, E-Government  
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI SIREKAP (SISTEM INFORMASI REKAPITULASI) DALAM PEMILU 2024 Putri, Jovita Angelina; Sari, Nike Yulita; Rahayuningtyas, Fatmala Desi; Cahyono, Anang Sugeng; Purnawati, Laily
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i2.1679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan transparansi penerapan aplikasi SIREKAP dalam Pemilu 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan sumber data berasal dari buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan. Data dianalisis menggunakan pendekatan literatur yang mengelompokkan informasi berdasarkan tema utama, seperti kecepatan, kemudahan, dan keterbukaan dalam penggunaan aplikasi SIREKAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIREKAP berperan penting dalam meningkatkan efisiensi perhitungan suara dan transparansi hasil pemilu. Dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, aplikasi ini memungkinkan rekapitulasi suara dilakukan lebih cepat dibandingkan metode manual. Namun, terdapat beberapa kendala dalam penerapannya, seperti keterbatasan jaringan internet, beban server yang tinggi, serta kurangnya pemahaman petugas terhadap sistem. Analisis menggunakan indikator dari Harvard JFK School of Government menunjukkan bahwa keberhasilan SIREKAP dipengaruhi oleh tiga faktor utama: support (dukungan pemerintah dan kesiapan SDM), capacity (ketersediaan infrastruktur dan pelatihan teknis), serta value (nilai manfaat bagi penyelenggara dan peserta pemilu). Simpulan, bahwa meskipun SIREKAP memiliki dampak positif terhadap efektivitas dan efisiensi pemilu, diperlukan peningkatan infrastruktur, pelatihan petugas, serta stabilisasi sistem agar implementasi di masa mendatang dapat berjalan lebih optimal. Kata Kunci: SIREKAP, Pemilu 2024, Efektivitas, Transparansi, Digitalisasi Pemilu
Implementasi Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan Pariwisata di desa Winong kabupaten Tulungagung Purnawati, Laily; Aprillianti, Veni
JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol. 9 No. 2 (2023): JPAP (Jurnal Penelitian Administrasi Publik)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpap.v9i2.10038

Abstract

Against the background of the less than optimal development of Ngambal Lake tourism potential by the Winong village government, seen from the low number of visitors, the Winong village government wants to create a tourist destination again with a different concept, namely Jowin peak. In order to maintain its existence, the village government needs to create a strategy in developing and managing tourism potential. This research wants to analyze the strategy for developing and managing tourism potential created by the Winong village government. The qualitative approach is the research method chosen with the type of research being descriptive. The data collection used was interview and documentation methods. From the research results, it was concluded that the strategy for developing tourism potential in Winong village is through attraction aspects, transportation aspects and facility aspects to support Jowin peak tourism.
Pengabdian Masyarakat di Desa Ringinpitu, Tulungagung: Pemberdayaan Melalui Pelayanan Kesehatan, Administrasi, dan Sosial untuk Meningkatkan Kesejahteraan Warga Purnawati, Laily; Amanda, Tantria Sela; Khoirunnisa, Anis
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 3 No. 1 (2025): June
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v3i1.163

Abstract

The Community Service Program (PPM) implemented in Ringinpitu Village, Kedungwaru District, Tulungagung Regency, aims to directly contribute to solving the problems faced by the village community, particularly in the areas of administration, health, and social empowerment. This PPM activity includes administrative services such as certificate of poverty, health certificate, death certificates, and moving letters, which support population administration processes. Health activities include posyandu for people with mental disorders and toddlers, immunization, and nutritional assistance to prevent stunting in children. Other activities include community work for maintaining environmental cleanliness, a 17th August commemoration ceremony, and Poswindu for the elderly. The method used in this activity involves direct observation, interviews with the community, and literature studies to understand the social conditions and needs of the village. The results of this activity show an increase in community awareness about the importance of good administration, better health management, and the strengthening of community roles in maintaining cleanliness and social welfare. This program has successfully made a positive impact on the community and demonstrates the importance of student involvement in village development through targeted service. Praktek Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) yang dilaksanakan di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, bertujuan untuk memberikan kontribusi langsung terhadap pemecahan masalah yang dihadapi oleh masyarakat desa, khususnya di bidang pelayanan administrasi, kesehatan, dan pemberdayaan sosial. Kegiatan PPM ini meliputi pelayanan surat menyurat seperti SKTM, SKCK, surat kematian, dan surat pindah, yang mendukung proses administrasi kependudukan. Selain itu, kegiatan kesehatan juga dilaksanakan, seperti posyandu untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan balita, imunisasi, serta pemberian bantuan gizi untuk mencegah stunting pada anak-anak. Kegiatan lainnya termasuk kerja bakti untuk menjaga kebersihan lingkungan, malam tirakatan untuk memperingati HUT Kemerdekaan, dan poswindu untuk lansia. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini melibatkan observasi langsung, wawancara dengan masyarakat, serta studi literatur untuk memahami kondisi sosial dan kebutuhan desa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi yang baik, pengelolaan kesehatan yang lebih baik, dan penguatan peran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesejahteraan sosial. Program ini berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta menunjukkan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan desa melalui pengabdian yang terarah.
Strategi Kampanye Partai Politik dalam Pemilihan Umum 2024: Sebuah Tinjauan Efektivitas di Partai PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur Purnawati, Laily; Rodiyah, Maslikhatur
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i2.142

Abstract

Campaigns are conducted by all political parties with the aim of winning the sympathy of voters and ultimately their votes in the general election. Therefore, political parties must have their own strategies to win this political contest. This study analyzes the effectiveness of the Indonesian Democratic Party of Struggle (PDI Perjuangan) campaign strategy in the 2024 Legislative Elections, focusing on the three main elements of strategy according to Nasution: objectives, means, and methods. The researcher used a qualitative approach with descriptive data. Observation, interviews, and documentation were the methods used in data collection. The informants were PDI Perjuangan administrators from Tulungagung Regency. The results of this study indicate that the PDI Perjuangan campaign strategy in the 2024 Legislative Elections was effective and successful, utilizing a holistic and structured approach in accordance with the effectiveness measurement theory used: program understanding, on-target effectiveness, timely implementation, goal achievement, and tangible change. This success certainly demonstrates the importance of regular evaluation and strategy adjustments to maintain effectiveness in a dynamic political context. Kampanye dilakukan oleh semua partai politik dengan maksud untuk bisa menarik simpati para pemilih dan akhirnya mau memberikan suara pada pemilihan umum. Sehingga partai politik harus memiliki strategi tersendiri agar bisa memenangkan konsestasi politik ini. Penelitian ini menganalisis tentang efektivitas strategi kampanye Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dalam Pemilu Legislatif 2024, dengan fokus pada tiga elemen utama strategi menurut Nasution yaitu tujuan, sarana, dan cara. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan data dalam bentuk deskriptif. Metode observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan metode peneliti dalam melakukan pengumpulan data. Sebagai narasumber yaitu pengurus dari Partai PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi kampanye PDI Perjuangan dalam Pemilu Legislatif 2024 dapat dikatakan efektif dan berhasil dengan melakukan pendekatan yang holistik dan terstruktur sesuai dengan teori pengukuran efektivitas yang digunakan yaitu pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, serta adanya perubahan yang nyata. Keberhasilan tersebut tentu membuktikan bahwa pentingnya evaluasi rutin dan penyesuaian strategi untuk menjaga efektivitas dalam konteks politik yang dinamis.
Pengaruh Babymonster sebagai Brand Ambassador Produk Good Day Latte terhadap Minat Beli Konsumen Aini, Dewi Nur; Yunita, Putri; Chasanah, Uswatun; Kusmayati, Nindya Kartika; Purnawati, Laily
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh BabyMonster sebagai brand ambassador terhadap minat beli konsumen terhadap produk Good Day Frezee. Dalam era pemasaran modern, penggunaan figur publik sebagai brand ambassador menjadi strategi promosi yang signifikan, terutama bagi generasi Z yang cenderung responsif terhadap tren global dan citra selebriti. Good Day Latte, sebagai produk minuman kopi kemasan, memanfaatkan popularitas BabyMonster untuk memperkuat daya tarik merek dan meningkatkan intensi pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 33 responden berusia 20-25 tahun di Surabaya. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen penelitian layak digunakan.Analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji f dan uji t digunakan untuk menguji hubungan antara variabel brand ambassador dan minat beli. Temuan menunjukkan bahwa BabyMonster memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen, baik secara transaksional, referensial, preferensial, maupun eksploratif. Penelitian ini memberikan implikasi strategis bagi perusahaan dalam merancang kampanye promosi berbasis figur publik untuk meningkatkan daya saing produk di pasar anak muda.
EFEKTIVITAS APLIKASI SISTEM INFORMASI DATA PEMILIH (SIDALIH) TERHADAP PENGELOLAAN DATA PEMILIH PILKADA 2024 DI KECAMATAN KARANGREJO: THE EFFECTIVENESS OF THE APPLICATION OF THE VOTER DATA INFORMATION SYSTEM (SIDALIH) ON THE MANAGEMENT OF VOTER DATA FOR THE 2024 REGIONAL ELECTIONS IN KARANGREJO DISTRICT Ferdiansah, Alfian; Shofiyulloh Alhadi, Nizar; Anugroho, Ridho; Cahyono, Anang Sugeng; Purnawati, Laily
JSPH : Jurnal Sosial Politik Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Desember
Publisher : CV Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jsph.v1i3.1428

Abstract

Artikel ini membahas efektivitas penerapan Sistem Informasi Data Pemilih (SIDALIH) dalam pengelolaan data pemilih untuk Pilkada 2024 di Kecamatan Karangrejo. SIDALIH merupakan alat yang dikembangkan untuk memperbarui, memverifikasi, dan menyinkronkan data pemilih secara real-time, sehingga meningkatkan transparansi dan akurasi dalam proses pemilihan. Sebelum penerapan SIDALIH, pemutakhiran data pemilih dilakukan secara manual, yang rentan terhadap kesalahan manusia, duplikasi, dan data yang tidak terupdate, sehingga mengakibatkan kualitas data pemilih yang buruk. Setelah penerapan SIDALIH, proses pemutakhiran data menjadi lebih efisien, akurat, dan terintegrasi. Data pemilih dapat diperbarui secara real-time dan diverifikasi dengan lebih mudah melalui koneksi antar lembaga, mengurangi risiko duplikasi dan kesalahan manusia, serta meningkatkan validitas dan keandalan data pemilih. Implementasi integrasi vertikal dan horizontal dalam SIDALIH memastikan data terintegrasi dari tingkat desa, kecamatan, hingga pusat, dan memudahkan koordinasi serta meningkatkan kualitas data pemilih. Meskipun terdapat beberapa kendala teknis dan infrastruktur, penggunaan SIDALIH membantu menciptakan proses pemilu yang lebih transparan, adil, dan akurat. Transformasi digital melalui SIDALIH menunjukkan komitmen KPU dalam mengadopsi teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia. Kata Kunci: Sistem Informasi Data Pemilih, Pemutakhiran Data, KPU Kabupaten